Bagaimana Cara Membuat Laporan Laba Rugi Cepat & Mudah

Sunday, 22 March 2020
Anggara Farhan
Anggara Farhan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Sebagian perusahaan menginginkan operasional yang dijalankan berjalan dengan yang diharapkan. Semua kegiatan perusahaan seperti perputaran uang, keluar masuknya stok, manajemen karyawan, seenggaknya berjalan tanpa ada kendala. Seperti satu hal yang menjadi sebuah ketakutan tersendiri bagi beberapa pengusaha adalah masalah keuangan. Yup, laporan keuangan seperti laporan laba rugi sangat amat dibutuhkan setiap usaha.

Begitu pentingnya peran dari laporan keuangan laba rugi bagi perusahaan karena laporan ini bisa disebut juga sebagai pondasi dari berdirinya usaha yang Anda jalankan. Seperti yang dibicarakan semua orang, “Apa jadinya sebuah bangunan bisa berdiri tanpa adanya pondasi..”. 

Baca Juga: Cara Buat Laporan Neraca 5 Menit & Tanpa Jago Akuntansi

Apa itu Laporan Laba Rugi?

Laporan Laba Rugi

Audit Laporan Keuangan (Sumber: Freepik.com)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa disini laporan keuangan laba rugi memiliki peran penting dalam usaha Anda. Laporan laba dan rugi atau dalam bahasa Inggris: Income Statement atau Profit and Loss Statement merupakan bagian dari laporan keuangan suatu usaha yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba atau kerugian bersih. (Sumber: wikipedia.org)

Laporan keuangan ini menampilkan secara detail kondisi keuangan perusahaan Anda, apakah sedang mengalami keuntungan atau malah sedang mengalami kerugian. Laporan keuangan laba rugi secara rinci memberikan Anda informasi pendapatan dan juga pengeluaran berdasarkan akun yang sudah ada set dalam usaha yang Anda jalankan.

Tujuan Membuat Laporan Laba Rugi

Penting untuk Anda perhatikan bahwa ada beberapa jenis laporan keuangan yang dibuat dengan alasan dan tujuan yang berbeda. Contohnya, laporan akhir tahun yang dibuat setiap tahun untuk pemegang saham dan calon investor, laporan ini sebenarnya tidak memberikan banyak manfaat bagi manajemen yang sedang melakukan percobaan menjalankan rencana kerja tahun depan.

Lain halnya seperti laporan keuangan internal perusahaan yang dibuat manajemen untuk memeriksa kegiatan operasional selama 1 tahun. Manajemen usaha biasanya menyiapkan departemen yang lebih terstruktur untuk membuat transparasi pendapatan dan pengeluaran menurut segmen bisnis.

Pada akhirnya, tujuan utama dari sebuah laba rugi adalah untuk mengkomunikasikan profitabilitas dan operasional bisnis perusahaan dengan pengguna akhir dan para pemangku kepentingan. Setiap pengguna akhir ini memiliki rencana tersendiri dalam mengolah laporan ini.

Siapa Saja yang Butuh Laporan Laba Rugi?

Secara umum laporan keuangan ini sangat dibutuhkan siapa saja yang terlibat dalam berjalannya sebuah perusahaan. Terbagi menjadi dua kelompok yang berbeda yang menggunakan laporan ini, yaitu pengguna internal dan pengguna eksternal.

  • Pengguna internal. Yang tergolong kelompok ini adalah manajemen perusahaan atau dewan direksi yang menggunakan laporan ini dengan tujuan menganalisis bisnis secara keseluruhan dan membuat keputusan tentang bagaimana menjalankannya.Contohnya, mereka bisa menggunakan nomor kinerja untuk mengukur apakah mereka harus membuka cabang baru untuk mengembangkan bisnis, menutup departemen jika terdapat beberapa kerugian, atau meningkatkan produksi suatu produk untuk menjaga kestabilan perusahaan.
  • Pengguna eksternal. Yang tergolong kelompok ini adalah seperti investor dan kreditur. Di sisi lain, ada orang-orang di luar perusahaan yang tidak punya  sumber informasi keuangan tentang perusahaan terkecuali laporan yang diterbitkan.Investor pasti ingin mengetahui seberapa menguntungkan suatu perusahaan dan apakah perusahaan itu akan mengalami keuntungan di masa yang akan datang. Investor pasti sangat membutuhkan laporan keuangan laba dan rugi suatu perusahaan karena perannya yang sangat penting terkait keputusan menginvestasikan dana mereka pada perusahaan tersebut atau tidak. Katakanlah, mereka menginginkan laporan keuangan positif untuk menghasilkan hal yang positif.

Bagian-bagian Laporan Laba Rugi

Dalam pembuatan laporan keuangan ini, sangat penting sekali untuk mengetahui bagian-bagiannya. Umumnya laporan ini memiliki banyak bagian penting yang perlu Anda ketahui. Namun disini secara singkatnya terdapat 4 bagian laporan keuangan laba dan rugi yaitu:

1. Pendapatan

Pendapatan merupakan uang yang didapat dari beberapa transaksi penjualan barang atau jasa dari konsumen usaha Anda. Terdapat banyak sumber pendapatan namun itu tergantung pada masing-masing usaha yang dijalankan.

Jika ingin lebih spesifik, Anda bisa menjabarkan sumber-sumber pendapatan perusahaan menjadi beberapa bagian. Misalnya pendapatan operasional, pendapatan non operasional, pendapatan jasa, dan lain-lain.

Pendapatan ini yang nantinya akan digunakan untuk membayar biaya-biaya operasional.

2. Beban

Beban atau yang bisa disebut dengan Expenses merupakan arus keluar atau penggunaan aktiva dari timbulnya liabilitas selama periode tertentu karena pengiriman atau produksi barang. Beban ini bisa dikatakan sebagai biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan.

Anda juga bisa menjabarkan beberapa biaya agar lebih mudah membacanya dalam laporan keuangan.

3. Keuntungan

Keuntungan merupakan peningkatan modal kareba adanya sebuah transaksi perusahaan yang periferal atau mendapatkan pendapatan tertentu atau investasi dari pemilik perusahaan.

4. Kerugian

Kerugian adalah sebuah penurunan modal akibat penurunan atau berkurangnya pendapatan dari sebuah usaha. Biasanya penyebab kurgian sebuah usaha adalah karena biaya yang meningkat, atau penjualan yang tidak laku.

Macam-macam Bentuk dan Contoh Laporan Laba Rugi

Secara umum ada 2 format laba rugi yang disiapkan, diantaranya:

1. Bentuk Single Step

Dalam bentuk ini, semua pendapatan dikelompokkan menjadi satu dalam kelompok pendapatan. Sama halnya dengan beban, semua beban dikelompokkan menjadi satu yaitu kelompok beban.

Kelompok pendapatan diletakkan diawal laporan setelah itu dijumlahkan, selanjutnya beban dijumlahkan, untuk mendapatkan laba/rugi bersih perusahaan.

Rumusnya: Laba Rugi Bersih = Pendapatan – Beban

Laporan Laba Rugi

Contoh Laporan Laba Rugi Single Step (Sumber: Bee.id)

2. Bentuk Multi Step

Dalam bentuk laba rugi multiple step, Pendapatan dan Beban tidak dijadikan satu kelompok tetapi dibedakan berdasarkan operasional atau lain-lain. Kelompok pendapatan utama diletakkan diawal laporan lalu dijumlahkan, selanjutnya beban operasional yang dijumlahkan, dan terakhir Pendapatan lain-lain dan beban lain-lain diletakkan di akhir laporan.

Rumus: Laba Rugi Bersih = (Pendapatan Operasional – Beban Operasional) + (Pendapatan Lain Lain – Beban Lain Lain)

laporan laba rugi

Contoh Laporan Laba Rugi Multi Step (Sumber: Bee.id)

Cara Membuat Laporan Laba Rugi

Cara membuat laba rugi memerlukan pengutip seluruh saldo pada akun pendapatan dan beban dalam laba rugi yang ada di neraca lajur. Berikut ini cara membuat laporan keuangan laba rugi.

Cara Membuat Laba Rugi Single Step:

  • Menulis seluruh pendapatan
  • Menulis seluruh beban
  • Menghitung selisih pendapatan dengan beban, apabila pendapatan lebih besar dari pada beban maka selisihnya disebut laba bersih dan bila sebaliknya maka selisihnya tersebut disebut rugi bersih.

Cara Membuat Laba Rugi Multi Step:

  • Menulis pendapatan usaha
  • Menulis beban usaha
  • Menghitung selisih pendapatan dengan beban, bila pendapatan lebih besar dari pada beban maka selisihnya disebut laba usaha dan jika sebaliknya maka selisihnya tersebut disebut rugi usaha.
  • Menulis pendapatan di luar usaha
  • Menulis beban di luar usaha
  • Menghitung selisih pendapatan dengan beban di luar usaha, bila pendapatan di luar usaha lebih besar daripada beban di luar usaha maka selisihnya disebut laba di luar usaha dan bila sebaliknya maka selisihnya disebut rugi di luar usaha.
  • Menghitung laba rugi usaha dan laba rugi di luar usaha, hasilnya disebut laba rugi bersih sebelum pajak.
  • Laba bersih sebelum pajak dikurangi dengan pajak penghasilan yang dikenakan dan hasilnya tersebut disebut laba bersih setelah pajak.

Susahnya Membuat Laporan Laba Rugi

Jika Anda lihat di atas untuk cara membuat laporan keuangan laba rugi bisa terbilang agak susah karena Anda harus menemukan seluruh saldo setiap akun pendapatan maupun beban. Belum lagi ketika Anda menulis dan menghitung cara manual kemudian menyusunnya menjadi laporan laba rugi.

Memakan waktu yang banyak jika Anda melakukannya sendiri. Pastinya Anda butuh bantuan orang lain untuk menyusunnya.

Solusi, 5 Menit Bikin Laporan Laba Rugi

Untuk Anda yang mengalami kesulitan dalam menyusun laporan keuangan maka jangan khawatir karena kami disini punya rekomendasi terbaik untuk Anda.

Banner Beeaccounting Software untuk Mempermudah Laporan Akuntansi

Pakai Software Akuntansi

Beberapa keuntungan jika Anda menggunakan software Akuntansi:

  • Gak harus jago Akunting
  • Revisi mudah gak harus revisi satu-satu
  • Gampang diaudit
  • Bisa dibutuhkan kapan saja dan realtime

Kesimpulan

Jika Anda ingin lebih mudah dan praktis membuat laporan keuangan, Anda bisa menggunakan Software Akuntansi.

Info Lengkap bisa Anda kunjungi melalui link Berikut: Software Akuntansi

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :