Logo Bee Web

10 Karakteristik Informasi Akuntansi dan Penjelasannya

Karakteristik informasi akuntansi harus memiliki beberapa komponen berikut ini, mulai dari relevan, netral hingga materiality. Cek di sini
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Monday, 21 August 2023

Karakteristik informasi akuntansi memiliki beberapa hal penting yang harus memenuhi standar kualitas untuk menjadi berguna bagi pengambilan keputusan dan analisis. Sehingga data yang dihasilkan tidak sembarangan dan asal-asalan.

Tujuan utama dari informasi akuntansi adalah memberikan dasar yang kuat bagi pengambilan keputusan yang baik dan memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk memahami dan menganalisis kondisi keuangan dan kinerja bisnis secara efektif.

Apa saja saja karakteristik kualitas akuntansi yang harus dimiliki? Simak selengkapnya pada artikel berikut ini.

10 Karakteristik Kualitas Informasi Akuntansi

Karakteristik Kualitas Informasi Akuntansi

Pentingnya memperhatikan kualitas informasi akuntansi yang digunakan dalam analisa bisnis (Credit: Freepik.com)

Kualitas informasi akuntansi adalah prinsip-prinsip penting yang memastikan bahwa data keuangan dan laporan akuntansi dapat diandalkan, relevan, dan berdaya guna dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Ini dia 10 karakteristik informasi akuntansi lengkap dengan penjelasannya:

1. Relevan

Karakteristik yang pertama adalah relevan. Dimana sebuah informasi akuntansi dikatakan relevan ketika informasi tersebut memiliki kaitan langsung dengan keputusan ekonomi yang akan diambil.

Dalam konteks ini, informasi relevan adalah informasi yang dapat mempengaruhi pemahaman dan penilaian pengguna terhadap situasi keuangan atau kinerja suatu entitas. Informasi yang tidak relevan cenderung tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap pengambilan keputusan ekonomi.

2. Teruji dan Akurat

Berikutnya adalah teruji dan akurat. Karakteristik ini menekankan pada keandalan informasi akuntansi. Informasi yang teruji dan akurat adalah informasi yang disajikan dengan benar dan didukung oleh bukti yang dapat diverifikasi.

Pengguna informasi harus dapat mempercayai bahwa data dan informasi yang disajikan sesuai dengan kenyataan dan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang sebenarnya terjadi.

3. Ketepatan Waktu

Informasi akuntansi yang memiliki karakteristik ketepatan waktu diberikan kepada pengguna dalam periode yang sesuai dan relevan.

Informasi yang disajikan secara tepat waktu memungkinkan pengguna untuk mengambil tindakan yang cepat dan tepat berdasarkan kondisi keuangan dan kinerja entitas. Keterlambatan dalam penyajian informasi dapat mengurangi nilai informasi tersebut dalam pengambilan keputusan.

4. Mudah Dipahami

Berikutnya adalah mudah dipahami, dimana informasi akuntansi yang mudah dipahami adalah informasi yang disajikan dalam format dan bahasa yang jelas, sehingga pengguna dapat dengan mudah memahaminya tanpa menghadapi hambatan atau kesulitan yang berarti.

Hal ini melibatkan penggunaan istilah dan metode yang umum dikenal dalam bidang akuntansi, serta penyajian data dalam format yang terstruktur dan teratur. Tujuannya adalah agar para pengguna informasi, termasuk manajemen, investor, dan pihak eksternal lainnya, dapat dengan cepat dan akurat memahami situasi keuangan dan kinerja entitas.

Baca Juga: 7+ Cara Mudah Menyusun Laporan Keuangan

5. Komparabilitas

Prinsip Konsistensi

Salah satu indentifikasi informasi akuntansi yang berkualitas adalah konsistensinya (Credit: Freepik.com)

Selanjutnya karakteristik komparabilitas mengacu pada kemampuan untuk membandingkan informasi keuangan dari periode ke periode atau antara entitas yang berbeda.

Informasi akuntansi yang komparatif memungkinkan para pengguna untuk menganalisis tren, perubahan, dan perbandingan antara berbagai aspek keuangan dan kinerja.Untuk mencapai komparabilitas, prinsip-prinsip akuntansi harus diterapkan secara konsisten dari waktu ke waktu dan antara entitas yang berbeda, sehingga data dapat dibandingkan dengan akurat.

6. Tepat Waktu

Karakteristik informasi akuntansi selanjutnya tepat waktu, mengacu pada pentingnya menyajikan informasi akuntansi dalam batas waktu yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Informasi yang diberikan tepat waktu memungkinkan para pengguna untuk merespons dengan cepat terhadap perubahan kondisi dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Keterlambatan dalam penyajian informasi dapat mengurangi nilai informasi tersebut dalam pengambilan keputusan, karena pengguna mungkin sudah terlambat dalam mengambil tindakan yang diperlukan jika informasi disajikan terlambat.

7. Konsisten

Informasi akuntansi yang disajikan harus memiliki sifat yang konsisten, yang mana konsistensi merujuk pada penggunaan prinsip-prinsip akuntansi yang sama secara kontinu dari periode ke periode dan antara berbagai elemen laporan keuangan.

Informasi akuntansi yang konsisten memungkinkan pengguna untuk memahami dan membandingkan data dari waktu ke waktu tanpa disertai perubahan yang tidak relevan. Konsistensi penting untuk memelihara keandalan dan integritas informasi akuntansi, serta untuk memfasilitasi analisis dan perbandingan yang akurat.

8. Memiliki Nilai Prediktif

Selanjutnya adalah dapat dijadikan sebagai panduan prediksi dari nilainya, artinya informasi akuntansi yang memiliki nilai prediktif adalah informasi yang dapat membantu pengguna dalam membuat perkiraan atau prediksi tentang situasi keuangan atau kinerja di masa mendatang.

Informasi ini memberikan petunjuk tentang tren dan pola yang mungkin terjadi berdasarkan data historis dan faktor-faktor lain yang relevan. Nilai prediktif informasi akuntansi membuatnya lebih bermanfaat dalam perencanaan dan pengambilan keputusan jangka panjang.

9. Netralis

Kesembilan ada netralis, mengacu pada prinsip bahwa informasi akuntansi harus disajikan secara objektif dan tanpa bias. Informasi akuntansi yang netral tidak boleh dipengaruhi oleh pendapat atau preferensi subjektif dari pihak yang menyusun laporan keuangan.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa informasi akuntansi mencerminkan realitas ekonomi yang sebenarnya dan dapat diandalkan oleh pengguna dalam pengambilan keputusan.

10. Materiality

Terakhir adalah materialis, yakni konsep yang mengindikasikan bahwa informasi dianggap material jika pengabaian atau kesalahan dalam penyajian informasi tersebut dapat mempengaruhi pengambilan keputusan pengguna.

Informasi yang material harus disajikan secara akurat dan lengkap dalam laporan keuangan. Konsep materialitas membantu memfokuskan perhatian pada informasi yang benar-benar penting bagi para pengguna, sehingga tidak semua perbedaan kecil perlu dicatat atau diungkapkan.

Baca Juga: Mengenal Tujuan Akuntansi Beserta Manfaatnya Bagi Perusahaan

Fungsi Informasi Akuntansi dalam Bisnis

Cv Aneka Rupa Teknik Menggunakan Software Akuntansi Beecloud

Fungsi penting informasi akuntansi adalah pengambilan keputusan (Credit: Freepik.com)

Kenapa karakteristik informasi akuntansi sangat diperhatikan? Sebab, informasi akuntansi ini memiliki peran penting dalam sebuah bisnis. Apa saja? Simak selengkapnya berikut ini:

1. Pengambilan Keputusan

Fungsi pertama informasi akuntansi adalah untuk memberikan dasar yang kuat bagi pengambilan keputusan di dalam bisnis. Melalui laporan keuangan dan analisis kinerja, manajemen dapat mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan.

Kemudian mengidentifikasi trend, dan merencanakan strategi untuk masa depan. Informasi akuntansi juga membantu dalam penilaian terhadap investasi, alokasi sumber daya, dan pengambilan keputusan operasional.

2. Pengendalian dan Monitoring

Berikutnya adalah pengendalian operasional dan pemantauan kinerja bisnis. Dengan melacak transaksi, mengelola anggaran, dan membandingkan hasil dengan target.

Perusahaan dapat mengidentifikasi ketidaksesuaian atau penyimpangan yang memerlukan tindakan korektif. Informasi akuntansi juga memungkinkan manajemen untuk memonitor efisiensi operasional dan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan produktivitas.

3. Pelaporan Keuangan

Salah satu fungsi utama informasi akuntansi lainnya adalah menyajikan laporan keuangan yang akurat dan terstruktur. Laporan-laporan ini, seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas, memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi keuangan perusahaan dan kinerja operasionalnya.

Laporan keuangan ini diperlukan oleh pemangku kepentingan internal (seperti manajemen) dan eksternal (seperti investor, kreditor, dan regulator) untuk evaluasi dan pengambilan keputusan.

4. Perencanaan dan Penganggaran

Berikutnya adalah menjadi landasan untuk perencanaan dan penganggaran. Dengan menganalisis data historis dan tren, perusahaan dapat mengembangkan anggaran operasional dan proyeksi keuangan untuk masa depan.

Informasi ini memungkinkan manajemen untuk mengalokasikan sumber daya dengan efisien, merencanakan investasi, dan menilai kelayakan proyek.

5. Komunikasi dan Transparansi

Terakhir, informasi akuntansi memfasilitasi komunikasi antara berbagai pemangku kepentingan. Laporan keuangan dan catatan akuntansi memberikan gambaran yang jelas tentang kinerja perusahaan kepada investor, kreditor, mitra bisnis, dan pihak eksternal lainnya.

Keterbukaan dan transparansi dalam pelaporan keuangan membantu membangun kepercayaan dan hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan, serta menjaga integritas perusahaan.

Anda bisa mendapatkan kualitas informasi yang berkualitas dengan menggunakan software akuntansi online Beecloud. Dengan laporan akuntansi akurat mudahkan Anda dalam mengelola keuangan bisnis. Dengan Beecloud Anda bisa mengecek laporan keuangan kapan saja dan dimana saja. Dapatkan gratis trial TERBATAS hanya untuk Anda pengguna pertama!

Pakai Beecloud Berbisnis Jadi Lebih Mudah Dan Menguntungkan

Secara keseluruhan, informasi akuntansi berperan penting dalam membantu perusahaan mengelola operasi, merencanakan pertumbuhan, dan membuat keputusan yang informasional dan strategis. Untuk itu, karakteristik kualitas informasi akuntansi sangat penting untuk diterapkan dalam setiap prakteknya.

Mengenal dan Mengetahui Sejarah Akuntansi
Sejarah Akuntansi - Pernahkah terbesit di pikiran Anda mengenai asal usul dari akuntansi? Saat ini hal yang menjadi patokan dalam
Baca Juga
Pengertian Kode Etik Akuntansi Indonesia dan Tujuannya
Indonesia memiliki IAI atau Ikatan Akuntansi Indonesia yang mengatur profesi akuntan di seluruh Indonesia. IAI ini memiliki kode etik akuntansi
Baca Juga
Software Akuntansi Perusahaan Dagang Mudah dan Aman
Saat ini, tersedia begitu banyak program komputer yang memang dirancang khusus untuk membantu perkembangan perusahaan di era digital. Salah satunya
Baca Juga
Mengenal Akuntansi Pembelian, Fungsi dan Sistem Kerjanya
Sistem akuntansi pembelian adalah hal yang tidak akan terlepas dari serangkaian kegiatan bisnis yang biasa digunakan perusahaan untuk menyediakan barang
Baca Juga
Karakteristik Perusahaan Jasa dan Siklus Akuntansi Jasa
Karakteristik perusahaan jasa adalah menjual jasa kepada pelanggannya. Perusahaan jasa memperoleh laba berasal dari pendapatan jasa yang diterima dikurangi dengan
Baca Juga
Cash Flow Adalah: Jenis dan Cara Mudah Membuatnya (Lengkap)
Cash flow adalah pengeluaran jumlah uang keluar dan masuk secara tunai yang dilaporkan pada periode waktu tertentu, yang juga disebut
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu