Fungsi dan Pengertian Manajemen

Tuesday, 22 September 2020
Feni Purwantini
Feni Purwantini

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Fungsi dan pengertian manajemen merupakan materi dasar-dasar manajemen, sangatlah dibutuhkan oleh para pebisnis seperti Anda. Bagaimana ilmu manajemen yang akan dipelajari ini bisa bermanafaat untuk memajukan perusahaan Anda simak artikel ini sampai selesai.

Penerapan ilmu manajemen yang baik dan benar akan memudah sebuah perusahaan untuk menggapai tujuan yang sudah ditetapkan. Mengapa bisa begitu ? yuk kita mulai kita bahas terlebih dahulu mulai dari pengertian manajemen terlebih dahulu.

Pengertian Manajemen

Fungsi dan Pengertian Manajemen

Fungsi dan Pengertian Manajemen (Sumber: Freepik.com)

Pengertian manajemen secara etimologi adalah sebuah seni mengarahkan orang lain atau seseorang untuk mencapai tujuan sebuah perusahaan/organisasi dengan melalui proses pengorganisasian, pengelolaan, perencanaan dan pengawasan sumber daya dengan cara yang efektif dan efisien.

Pengertian Manajemen Menurut Parah Ahli;

  • Oey Liang Lee

Manajemen adalah ilmu dan seni untuk merencanakan, mengorganisasikan,mengarahkan, mengkoordinasi serta mengawasi manusia dengan bantuan alat-alat sehingga dapat mencapai tujuan.

  • Mary Paker Foleot

Manajemen merupakan sebuah seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.

  • George R. Terry

Manajemen adalah sebuah proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dari pengertianlah ini asal muasal ilmu dasar manajemen terbentuk. Jadi apa itu ilmu manajemen ?

Kata manajemen itu sendiri berasal dari bahasa perancis ‘manegement’ yang artinya seni untuk mengatur atau mengelola sesuatu. “Manage” dalam bahasa inggris yang berari mengendalikan atau mengelola.

Dari jabaran tentang dasar-dasar manajemen di atas maka bisa kita simpulkan jika ilmu manajemen itu adalah suatu cara seseorang untuk mengatur sesuatu, entah itu mengatur seseorang, mengatur waktu, mengatur kebijakan, mengatur perusahaan dll.

Kata manajemen selama ini identik dengan perusahaan namun apakah Anda tahu jika ilmu manajemen itu ada pada kehidupan kita sehari-hari tanpa disadari.

Contohnya adalah saat kita mengatur jadwal makan, tidur dan mengatur anak-anak Anda dll. Itu semua adalah ilmu manajemen, karena itu ilmu manajemen sangatlah penting bagi kita semua.

Teori Dasar Manajemen

Teori manajemen bisa dipahami menjadi 2 proses yaitu ;

  1. Proses sosial yaitu bagaimana suatu organisasi bisa berjalan secara efektif dan efisien.
  2. Figur Sosial manajemen adalah kelompok sosial, biasanya terdiri dari eksekutif dan manajer yang bekerja untuk mencipatkan efektivitas dan efisiensi sebuah perusahaan maupun organisasi dalam mencapai tujuannya.

6 Dasar Teori Manajemen

1. Teori Klasik

Teori manajemen klasik ini menyatakan bahwa manajemen sesuai dengan fungsi-fungsinya yang ada pada manajemen.

Terdapat pembagian kerja, struktur jabatan/ organisasi, hierarki proses fungsional serta pengawasan pada teori ini.

3. Teori Perilaku

Aliran perilaku ini mucul karena efisensi produksi dan kerserasian kerja tidak diperoleh pada aliran klasik. Seorang manajer banyak menghadapi kesulitan karena pada umumnya karyawan atau pekerja tidak bisa mengikuti pola pola perilaku rasional.

Maka teori perilaku ini mempergunakan disiplin ilmu sosiologi dan psikologi dalam penerapannya.

3. Aliran Manajemen Ilmiah

Ilustrasi Manajemen

Ilustrasi Proses Manajemen (Sumber: Pexels.com)

Sesuai dengan judulnya teori ini lebih mengedepankan optimasi yang melalui pendekatan ilmiah agar menghasikan hasil yang semaksimal mungkin dengan cara yang paling efisien.

4. Aliran Analisis Sistem

Aliran analisi ini fokus kepada permasalahan yang berkaitan dengan bidang lain didalam pengembangan teorinya.

Agar Anda lebih mudah memahaminya saya berikan contohnya, seorang kepala divisi bisa menyatakan keberhasilnya jika bisa memotivasi teamnya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.

Pada intinya aliran analisis ini menganalisa hal apa saja yang bisa membuat kinerja menurun maupun meningkat. Setelah itu dievaluasi dan diambil hal-hal yang baik untuk membuat perusahaan semakin maju.

5. Aliran Manajemen Berdasarkan Hasil

Pada sekitar tahun 1950an Peter Drucker memperkenalkan aliran ini. Aliran manajemen berdasar hasil ini fokus kepada hasi-hasil yang diperoleh, bukan kepada proses. Teori ini berdasarkan hasil memiliki tujuan meraih hasil optimal berdasarkan pada perjanjian yang terukur dan jelas dan dibuat diawal.

6. Aliran Dasar Mutu

Teori manajemen yang satu ini berfokus pada pemikiran atas usaha meraih kepuasan pelanggan.

Oleh karena itu dibutuhkan orang-orang yang benar-benar memahami bagaimana caranya memuasakan pelanggan dengan cara pelayanan yang ramah dan juga kualitas produk yang bagus.

Skema pengertian Manajemen

Bagan Manajemen (Sumber: Slideplayer.info)

Fungsi Manajemen

Berikut ini 4 fungsi dari manajemen

1. Planning (Perencanaan)

Arti dari planning atau perencanaan adalah suatu proses aktivitas untuk menentukan suatu hal yang ingin dicapai (tujuan) dimasa depan serta menentukan berbagai tahapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut dengan sumber daya yang dimiliki.

Perencanaan ini dilakukan untuk menentukan tujuan sebuah perusahaan maupun organisasi. Proses perencanaan ini sangatlah penting karena dari semua manajemen akan berjalan jika proses perencanaan ini ada. Jika tidak ada maka fungsi-fungsi yang lainya tidak akan berjalan.

Setiap perusahaan atau organisai sudah pasti memiliki tujuan yang berbeda-beda. Karena itu sudah tentu perencanaan yang dibuatpun pasti akan berbeda. Tetapi pada dasarnya tujuan perusahaan maupun organisasi memiliki tujuan sbb;

  • Mengantisipasi dan beradaptasi perubahan yang mungkin saja terjadi
  • Memberikan arahan (direction) kepada para administrator maupun non administrator agar bekerja sesuai dengan rencana.
  • Menghindari atau meminimilasir potensi terjadinya tumpang tindih dan pemborosan dalam pelaksanaan pekerjaan.
  • Menetapkan standar tertentu yang harus digunakan dalam bekerja sehingga memudahkan dalam pengawasan atau kontrol.

Dan sebuah perencanaan dikatakan baik jika memiliki sebuah tujuan. Oleh karena itu harus dibuat dengan cara rasional dan sederhana yang berisi analisa pekerjaan, fleksibel sesuai kondisi. Serta memiliki keseimbangan dan juga mampu mengefektifkan sumber daya.

Jejang perencanaan dari persepektif manajemen memiliki 3 tahapan ;

a. Top Level Planning

Perencanaan yang bersifat strategis. Di top level planning inilah yang berisi rumusan tujuan, pengambilan keputusan dan memberikan petujuk yang bersifat menyeluruh.

b. Midlle Level Planning

Di middle level planning ini sifatnya administratif meliputi beberapa cara bagaimana mencapai sebuah tujuan dari perencanaan yang sedang dijalankan.

c. Low Level Planning

Di level ini hanya fokus dalam hasil maka diproses ini lebih kepada aktivitas operasional dan menjadi tanggung jawab manajemen pelaksana.

2. Organizing (Mengorganisasikan)

Mengatur setiap pekerjaan tiap-tiap karyawan (jobdesk ) agar mempermudah manajer dalam mengawasi.

3. Leading(Memimpin)

Disilah proses seseorang yang disebut pemimpin harus membuat motivasi, mendorong, mengarahkan serta memberi pengaruh agar karyawan bisa bekerja sesuai yang diinginkan untuk meraih tujuan perusahaan maupun organisasi

4. Controlling (Pengontrol)

Controlling merupakan fungsi terakhir dari manajemen, sesuai dengan judulnya controlling maka tujuannya adalah mengontrol pekerjaan yang telah diberikan ke karyawan (SDM). Dan biasanya controlling ini disebuah perusahaan dilakukan oleh middle manager.

Nah pengertian middle manager itu sendiri adalah pimpinan menengah dari suatu perusahaan. Yang termasuk dalam golongan ini adalah kepala divisi, kepala unit dan juga pimpinan cabang.

Berikut ini langkah-langkah dalam upaya fungsi controlling

  • Mengukur performa setiap karyawan (SDM)
  • Melakukan evaluasi antara perfoma karyawan satu dengan lainnya apakah sudah sesuai standar atau belum.
  • Penyelarasan perfoma karyawan jika terjadi ketidakseimbangan antara karyawan satu dengan lainnya.
Bagan manajemen

Fungsi Manajemen (Sumber: Yogapermanawijayawordpress.com)

Kesimpulan

Sebagai seorang pebisnis Anda harus tahu penerapan ilmu manajemen dalam perusahaan. Bentuk manajemen dalam satu perusahaan meliputi ; manajemen keuangan, manajemen produksi, manajemen SDM (Sumber Daya Manusia), manajemen pemasaran, manajemen informasi dll.

Gratis Trial Beeaccounting - Software Akuntansi Sekali Bayar

Manajemen keuangan merupakan divisi yang mengatur keluar masuknya uang perusahaan/ cash flow. Dan cash flow merupakan darahnya suatu perusahaan. Karena itu mengontrol cash flow suatu keharusan. Jika laporan keuangan Anda masih menggunakan pembukuan manual tentu saja ini akan menjadi masalah tersendiri.

Karena bisa saja data yang disajikan tidak akurat dan tentu saja tidak realtime. Oleh karena itu saran saya gunakan software akuntansi untuk membantu Anda dalam mengontrol laporan cash flow perusahaan.

Banyak sekali software akuntansi yang bertebaran saat ini namun saah satu software akuntansi yang memiliki aftersales yang bagus dan juga bisa direquest sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda adalah Beeaccounting.

Beeaccounting ini adalah Software Akuntansi no 2 di Indonesia dengan harga yang sangat hemat dan Anda bisa coba gratis selama 15 hari dengan cara klik disini. Atau jika Anda ingin tanya-tanya terlebih dahulu silahkan hubungi customer servicenya di sini.

Semoga artikel mengenai pengertian dasar-dasar manajemen ini bisa bermanfaat untuk Anda. Terima Kasih

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :