Web Logo Bee
Penulis: Rininta Oktaviana

9 Elemen Penyusun Bisnis Model Canvas

Kategori: ,
Dipublish Tgl: Friday, 19 August 2022

Berbicara soal rancangan bisnis, ada istilah yang namanya canvas business model. Istilah ini dipakai untuk menyebutkan model atau tipe rancangan manajemen bisnis. Bisnis model canvas sendiri dapat diartikan sebagai kerangka kerja yang isinya ide-ide konsep bisnis yang dibuat secara terstruktur. 

Di era modern saat ini, model canvas lebih sering digunakan karena dianggap lebih menarik untuk menjelaskan suatu konsep bisnis yang akan dijalankan kedepannya. Model canvas ini bisa dipakai oleh semua jenis kelas bisnis, khususnya bagi bisnis startup yang sedang berkembang. 

9 Elemen Penyusun Bisnis Model Canvas

Elemen Penyusun Bisnis Model Kanvas

Ilustrasi Salesman Menjelaskan Jenis Frama (Sumber: Freepik.com)

Untuk bisa membuat rangkaian model canvas, Anda perlu tahu terlebih dahulu elemen-elemen yang menyusun kerangkanya. Setidaknya ada 9 elemen model canvas yang penting dalam menyusun model ini. Apa saja itu? Simak berikut ini penjelasan tiap poin elemen bisnis model canvas

1. Customer Segment

Elemen yang paling utama dalam model canvas ini adalah terkait customer segment atau yang biasa dikenal dengan segmentasi konsumen. Dalam hal ini pelaku bisnis harus menentukan strategi segmentasi calon pelanggan atau target bisnis. 

Segmentasi yang dipakai pun ada beraneka ragam, mulai dari pekerjaan, gender, usia, kondisi ekonomi, hingga status calon pelanggan. Semua poin ini dapat dijadikan acuan dalam menentukan segmentasi calon pelanggan. 

Nantinya hasil segmentasi ini akan menunjukkan siapa saja golongan calon customer yang akan membeli dan berani membayar untuk produk dan jasa yang sedang ditawarkan oleh bisnis tersebut. 

2. Value Proposition

Jika sebelumnya elemen model canvas lebih mengarah pada pembahasan segmentasi pelanggan, maka elemen selanjutnya ini lebih membahas tentang bagaimana nilai produk atau jasa yang sedang ditawarkan pada konsumen. 

Pada elemen inilah nantinya Anda bisa menjabarkan sekua detail dari produk atau jasa bisnis yang sedang ditawarkan. Utamanya Anda harus menjabarkan bagaimana manfaat dan keunggulan produk tersebut. 

Dalam hal ini Anda juga bisa menjelaskan perbandingan keunggulan produk dengan produk lain yang ada di toko sebelah namun tanpa menjatuhkan toko lain tersebut. Dari sini nantinya calon pelanggan dapat melihat bagaimana kualitas unggul dan kegunaan produk yang ditawarkan. 

Baca Juga: Bisnis Model Canvas Adalah, Keuntungan, dan Fundamental

3. Customer Relationship

bisnis model canvas

Ilustrasi Customer Relationship (Sumber: Freepik.com)

Secara sekilas, elemen ini hampir mirip dengan customer segment. Namun tetap saja ada perbedaan yang signifikan antara kedua elemen tersebut. Pada elemen ini pebisnis diharuskan melakukan pendekatan pada konsumen agar terjalin hubungan yang baik. 

Hubungan yang baik antara konsumen dan penjual akan turut membangun hubungan kepercayaan dari konsumen, sehingga produk akan lebih mudah terjual pada konsumen tersebut. Memahami karakteristik dan pola kebutuhan konsumen juga bagian dari elemen ini. 

Dalam hal ini kebutuhan yang dipahami adalah kebutuhan yang berkaitan dengan produk atau jasa yang sedang jadi objek bisnis Anda. 

4. Channels

Selain dua poin di atas, elemen channels ini juga termasuk elemen paling penting yang harus dicantumkan pada bisnis model canvas yang sedang dibuat. Maksud dari elemen channels ini adalah media yang akan membantu produk atau jasa sampai pada calon pelanggan. 

Dari channels inilah calon pelanggan bisa tahu segala informasi tentang produk atau jasa yang sedang ditawarkan. Channels ini juga bisa menjadi sarana komunikasi antara penjual dan pembeli. 

Penetapan channels yang akan dipakai dalam sebuah business plan akan menentukan seberapa nilai potensi keberhasilan bisnis tersebut. Jaman sekarang ada banyak sekali ranah channels yang bisa dimanfaatkan untuk memberitahukan informasi bisnis Anda. 

Salah satu contohnya adalah media sosial. Media ini bersifat online dan dijangkau oleh hampir semua orang yang hidup di era digital saat ini. Selain itu ada juga bisa memanfaatkan website dan marketplace online sebagai media pemasaran nantinya. 

5. Revenue Streams

Selanjutnya elemen bisnis model canvas adalah terkait revenue streams. Revenue streams ini sendiri maksudnya adalah pengaturan sumber pendapatan. 

Pebisnis harus bisa mencari solusi atau strategi jitu untuk memaksimalkan pemasukan atau pendapatan selama berbisnis. Biasanya pebisnis akan menggunakan cara pancingan seperti mengadakan event membership dengan pengumpulan poin. 

Semakin banyak jumlah beli, pelanggan akan diberi lebih banyak poin. Dari poin tersebut Anda bisa berikan potongan harga atau reward produk secara gratis. Tentu saja nilai reward yang diberikan ini tidak seberapa dari pendapatan akan didapat jika banyak pelanggan tertarik.

6. Key Activities

bisnis model canvas

Ilustrasi Key Activities Target (Sumber: Pexels.com)

Seperti namanya, elemen key activities ini ada kaitannya dengan fokus kegiatan dalam menjalankan bisnis untuk pencapaian target. Misalnya saja pebisnis lebih berfokus pada interaksi melalui website resmi toko. 

Konsumen akan diarahkan terkait website resmi toko ini adakah media utama untuk melakukan pembelanjaan. Dengan begitu aktivitas promosi dalam website resmi ini nantinya yang menjadi inti dari key activities bisnis Anda. 

Selain itu pastikan juga bahwa media yang digunakan untuk fokus meraih pendapatan ini sudah termanajemen dengan baik dan dapat diakses oleh semua kalangan konsumen. 

7. Key Resource

Setelah key activities tentu harus ada komponen yang jadi pendukung berjalannya key activities tersebut bukan? Istilah untuk komponen pendukung ini adalah key resource. Baik itu sumber daya manusianya maupun sumber daya pendukung lainnya, harus dipenuhi dengan baik. 

Contohnya pada strategi pemasaran online yang akan dijalankan, pebisnis pasti membutuhkan setidaknya satu perangkat lengkap beserta daya internetnya. Kemudian ketika bisnis sudah berkembang pesat, pasti dibutuhkan karyawan yang akan membantu jalannya bisnis. 

Hal-hal tersebutlah yang disebut dengan mey resource. Peran elemen ini sangat penting untuk mendukung dan memaksimalkan strategi dalam mencapai target pemasaran yang disusun. 

8. Key Partner

Key Partner

Ilustrasi Key Partner Persetujuan (Sumber: Freepik.com)

Pada dasarnya key partner ini masih ada kaitannya dengan key resource. Pasalnya elemen key resource ini juga berfungsi sebagai pendukung untuk jalannya aktivitas bisnis. Namun key partner ini lebih berfokus pada sumber daya eksternal. 

Dalam berbisnis biasanya orang akan mengadakan kerjasama dengan pihak di luar toko demi kelancaran siklus bisnis tersebut. Beberapa contoh key partner eksternal dalam hal ini adalah seperti reseller, dropshipper, supplier, investor, dan sejenisnya. 

Tak hanya itu, hal-hal eksternal lain seperti hosting yang dipakai untuk promosi di website pun digolongkan sebagai key partner. Sumber daya eksternal ini akan sangat membantu meskipun perannya tidak sevital beberapa elemen lainnya. 

Baca Juga: 5 Rahasia Membangun E-Commerce Yang Sukses

9. Cost Structure

Kemudian ada cost struktur yang masuk dalam kategori elemen vital dalam model canvas. Cost structure sama juga dengan manajemen keuangan. Dalam hal ini fokusnya lebih pada pengelolaan pengeluaran untuk semua kebutuhan yang mendukung jalannya bisnis. 

Mulai dari biaya pengeluaran untuk membayar barang masuk, kebutuhan tambahan, sumber daya internal dan eksternal, hingga kebutuhan lain yang memang sangat dibutuhkan untuk menjalankan bisnis tersebut. 

Manajemen biaya pengeluaran ini nantinya akan sangat berpengaruh untuk mengurangi tingkat kerugian bisnis. Meskipun pengaruhnya tidak secara nyata terlihat, namun akan ada efek setelah bisnis berjalan. 

Bisa dibilang elemen-elemen bisnis model canvas di atas adalah pilar penting untuk membangun bisnis yang efektif dan optimal. Semua bagian elemennya harus diperhatikan dan diatur dengan baik dan benar.

Kesimpulan

Dari informasi di atas dapat disimpulkan bahwa bisnis model canvas adalah rancangan atau konsep bisnis yang dapat membantu Anda untuk mengembangkan perusahaan dan merealisasikannya dengan tepat.

Jika Anda mau punya bisnis distributor yang berkembang dan benar-benar menguntungkan maka sangat penting untuk membuat database outlet dan sales kanvas. Masalah yang sering dikeluhkan adalah bagaimana memantau kinerja sales kanvas agar terhindar dari sales nakal yang suka mark-up harga, buat nota dobel, sales kanvas yang males jarang visit ke outlet sehingga pelanggan kabur.

Untuk Anda disttibutor yang memiliki masalah-masalah tsb, sekarang ada apliksi SO (Sales Order) Mobile Beecloud untuk sales kanvas yang memiliki fitur, lokasi GPS, bagikan foto tampan depan dan dalam outlet, foto owner toko, nama toko dan owner, dan kontak.

Coba gratis SO (Sales Order) Mobile Beecloud sekarang! Klik gambar di bawah ini untuk info selengkapnya.

Sales Order (so) Mobile Beecloud

Daftar Harga Komputer Kasir Terlaris dan Terjangkau
Daftar Komputer Kasir - Perkembangan teknologi saat ini sudah merambah lebih canggih dari zaman ke zaman. Teruma saat ini teknologi […]
Baca Juga
Biaya Tetap Adalah Biaya Pasti Dalam Bisnis Minimarket
Bahasan tentang biaya variabel dan biaya tetap adalah hal yang selalu ada dalam berbagai bisnis. Bagi Anda yang ingin buka […]
Baca Juga
Mengenal Pembukuan Kas Sederhana dan Cara Membuatnya
Pembukuan kas sederhana sering kita dengar dalam istilah akuntansi. Pebisnis seperti Anda tentu sudah tidak asing dengan istilah ini. Namun, […]
Baca Juga

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Copyright © 2022 Bee.id
magnifiercrossmenu