Web Logo Bee
Penulis: Rizal Arisona

Pengertian Omset Adalah dan Cara Meningkatkan Omzet Jualan?

Dipublish Tgl: Tuesday, 6 December 2022

Sering mendengar kata omzet tetapi bingung membedakan apa itu omset dengan profit? Padahal kedua istilah ini sangat penting untuk dipahami bagi para pelaku usaha. Sekilas perbedaannya profit merupakan selisih antara pendapatan dan pengeluaran. Sedangkan, omset adalah jumlah seluruh penjualan yang dilakukan suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu, baik itu berupa barang atau jasa.

Lebih lengkapnya silahkan baca artikel ini hingga akhir.

Apa Itu Omset?

Omset merupakan jumlah penjualan yang telah dilakukan dalam satu periode tertentu. Baik itu per bulan, per tahun, ataupun per jam.

Sedangkan menurut wikipedia, omset adalah jumlah uang yang diterima oleh perusahaan atau organisasi dari kegiatan aktivitasnya seperti penjualan produk dan/atau jasa kepada pelanggan.

Nah, ketika kita membicarakan omset, maka yang terbayang adalah seberapa banyak penjualan yang telah dilakukan dalam suatu periode tertentu. Penjualan dalam omset ini bukan hanya berupa barang yang telah terjual, tetapi juga berupa jasa yang telah diberikan.

Apa Perbedaan Antara Omset dan Laba?

Ada perbedaan besar antara omset penjualan dan laba. Laba adalah jumlah uang yang dihasilkan bisnis Anda setelah semua biaya dibayarkan, sedangkan omset adalah jumlah total penjualan yang dihasilkan bisnis Anda dalam periode waktu tertentu.

Omset adalah jumlah penjualan yang didapat perusahaan dalam satu periode tertentu. Sedangkan laba adalah keuntungan yang diperoleh perusahaan setelah seluruh biaya telah dibayar. Jadi omzet tidak termasuk biaya.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Omzet dan Profit serta Strateginya Untuk Bisnis

Laba sendiri merupakan selisih antara omzet dan biaya produksi. Jadi, semakin besar omzet yang diperoleh, maka akan semakin besar juga laba atau profit yang didapatkan. Namun begitu, tidak semua bisnis memiliki tujuan untuk memperoleh profit. Beberapa bisnis justru memiliki tujuan untuk memperoleh omset tertentu agar dapat beroperasi secara stabil.

Omset dan profit adalah dua hal yang berbeda. Omzet adalah jumlah penjualan yang telah dilakukan, sedangkan profit merupakan selisih antara omzet dan biaya produksi. Jadi, omset tidak selalu menjamin profit, tetapi profit akan meningkat apabila omzet juga meningkat.

Apa Perbedaan Omzet, Profit, Cash dan Free Cash?

Anda mungkin pernah mendengar istilah-istilah ini sebelumnya, tetapi apa arti sebenarnya?

Apa itu omset? Omset adalah total pendapatan penjualan bisnis, sedangkan profit adalah jumlah uang yang tersisa setelah semua biaya dan pengeluaran dibayar.

Cash adalah uang fisik aktual yang dimiliki perusahaan di rekening banknya, sedangkan free cash adalah jumlah uang tunai yang tersedia untuk digunakan untuk investasi, ekspansi, atau dividen.

Hujan Uang Rupiah Omset

Cash adalah uang fisik yang anda pegang (Sumber: Freepik.com)

Piutang (accounts receivable) dapat dianggap sebagai bagian dari omset karena merupakan pendapatan dari penjualan yang masih harus diterima ke depannya. Jadi, semua pendapatan dari penjualan yang telah dilakukan dan masih akan dilakukan termasuk dalam omset. Sedangkan untuk profit dan cash, hanya pendapatan yang telah direalisasikan saja yang dihitung.

Penting untuk memahami istilah-istilah ini karena dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik tentang bisnis Anda. Misalnya, jika Anda tahu bahwa bisnis Anda memiliki banyak uang tunai, Anda mungkin memutuskan untuk menginvestasikannya kembali di perusahaan. Tetapi jika Anda tahu bahwa keuntungan Anda turun, Anda mungkin memutuskan untuk menunda keputusan besar apa pun sampai keadaan membaik.

Bagaimana Cara Menghitung Omset?

Menghitung omset cukup sederhana. Semua yang perlu Anda lakukan adalah menjumlahkan semua hasil penjualan riil Anda selama satu periode.

Omset = Jumlah Produk x Harga Jual

Nilai inilah yang disebut apa itu omset. Sebagai contoh, misalkan bahwa selama satu bulan, Anda berhasil menjual 500 barang dengan harga per barangnya Rp. 100.000. Maka akan diketahui bahwa omset penjualan Anda adalah Rp. 5.000.000.

Sedangkan untuk menghitung omset selama tahun, bisa menggunakan rumus ini :

Omset = Jumlah Produk Terjual x Harga Jual x 12 bulan

Omset merupakan metrik utama yang perlu dipertimbangkan untuk mengukur efisiensi bisnis dan kinerja keuangan Anda secara keseluruhan.

Ilustrasi Grafik Analisa Omset Meningkat

Cara Meningkatkan Omset (Sumber: Freepik.com)

Bagaimana Cara Meningkatkan Omset yang Efektif?

Untuk meningkatkan omset yang ada, maka perlu ada beberapa strategi yang tepat. Beberapa diantaranya adalah dengan meningkatkan jumlah produk yang dijual, meningkatkan harga produk, ataupun meningkatkan jumlah pelanggan yang ada.

10+ tips meningkatkan penjualan bagi usaha kecil dengan cepat yaitu:

  1. Analisa harga jual barang Anda
    Pastikan harga jual barang Anda sudah tepat, tidak mahal dan tidak terlalu murah.
  2. Lakukan Promosi dengan Baik
    Anda bisa melakukan promosibaik dengan memberikan diskon ataupun memberikan barang gratis.
  3. Buatlah Produk Unggulan
    Produk unggulan yang dimaksud adalah produk yang memiliki nilai jual tinggi dan banyak diminati oleh pelanggan.
  4. Lakukan Penjualan Secara Online
    Saat ini, penjualan secara online sudah sangat mudah dilakukan. Anda bisa memanfaatkan berbagai media sosial untuk mempromosikan produk Anda.
  5. Jaga Kualitas Produk
    Produk yang berkualitas sangatlah penting, jangan sampai pelanggan kecewa dengan produk yang dibeli. Selain itu, pelanggan yang puas akan lebih mudah untuk membeli produk Anda kembali.
  6. Buatlah Sistem Loyalitas
    Sistem loyalitas akan membuat pelanggan lebih tertarik untuk membeli produk Anda.
  7. Bangun Tim yang Solid
    Tim yang solid memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan penjualan.
  8. Buatlah Sistem Pengiriman yang Baik
    Sistem pengiriman yang baik akan membuat pelanggan lebih mudah untuk membeli produk Anda. Selain itu, pelanggan juga akan merasa lebih puas dengan pelayanan yang diberikan.
  9. Jaga Kepercayaan Pelanggan
    Kepercayaan pelanggan sangat penting, jangan sampai pelanggan merasa dirugikan dengan produk yang dibeli.
  10. Pastikan Pelayanan Anda Baik
    Pelayanan yang baik akan meningkatkan kepuasan pelanggan dan pelanggan akan tertarik untuk datang kembali.
  11. Lakukan Evaluasi
    Evaluasi adalah hal yang penting untuk mengetahui apa yang sudah Anda lakukan dan apa yang harus Anda perbaiki.

Untuk melakukan evaluasi penjualan, lebih mudah jika Anda menggunakan software akuntansi karena memudahkan proses pelacakan dan menganalisis data penjualan. Software akuntansi membantu meningkatkan efisiensi dalam memonitor data penjualan dan menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu untuk membantu membuat keputusan yang tepat.

Salah satu software akuntansi andalan pengusaha UMKM adalah Beecloud.

Dengan Beecloud juga memungkinkan para pemilik bisnis untuk menganalisis penjualan dalam perspektif yang lebih luas, sehingga mereka dapat mengidentifikasi kemungkinan peluang untuk memperluas jangkauan bisnis mereka. Selain itu, software akuntansi juga membantu menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi dengan membantu para pemilik bisnis untuk menghemat waktu dan tenaga dalam memonitor data.

Beecloud Cek Omset dan Laporan Keuangan Jualan Online

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan omset penjualan bagi usaha kecil Anda. Selain itu, Anda juga perlu melakukan evaluasi secara rutin untuk mengetahui apakah strategi yang Anda lakukan berjalan dengan baik atau tidak.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Omset Penjualan 79% dengan Matematika SD

Untuk meningkatkan omset penjualan, perusahaan harus memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan mereka. Mereka juga harus selalu menawarkan sesuatu yang baru dan menarik bagi pelanggan, sehingga mereka tertarik untuk membeli produk atau layanan Anda. Selain itu, perusahaan juga harus menetapkan harga yang kompetitif, sehingga pelanggan tertarik untuk membeli produk atau layanan Anda.

Faktor-faktor Apa Saja yang Dapat Meningkatkan Omzet Penjualan?

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi omset penjualan, seperti penetapan harga, pemasaran, dan perekonomian secara keseluruhan. Namun, faktor yang paling penting adalah permintaan pelanggan. Jika produk atau layanan Anda tidak menarik bagi pelanggan Anda, maka mereka tidak akan membelinya, apa pun yang Anda lakukan.

Selain itu faktor yang bisa meningkatkan omset adalah:

  • Promosi dan pemasaran yang efektif
  • Inovasi produk
  • Kualitas produk
  • Pengembangan pasar
  • Diferensiasi dengan kompetitor
  • Loyalitas pelanggan
  • Pertumbuhan ekonomi
  • Pemahaman tim penjualan tentang produk yang dijual

Anda dapat meningkatkan omset penjualan dengan memahami dan menganalisis faktor-faktor di atas. Karena jika Anda dapat meningkatkan salah satu atau lebih faktor, itu akan sangat membantu Anda dalam meningkatkan omset penjualan perusahaan Anda.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang apa itu omset. Dengan melakukan analisis yang tepat, akan memudahkan perusahaan untuk menentukan langkah yang tepat guna meningkatkan omset.

Semoga dengan membaca artikel ini, Anda dapat meningkatkan omset dengan mudah.

9 Rumus Excel Paling Populer yang Digunakan di Tempat Kerja
Dalam hal produktivitas di tempat kerja, Microsoft Excel atau Spreadsheet adalah salah satu alat yang paling populer. Excel adalah sebuah […]
Baca Juga
Cara Efektif Menentukan Segmentasi Pasar Berdasarkan Tipenya
Segmentasi pasar adalah kegiatan usaha yang membagi target pasar ke dalam beberapa kelompok lebih kecil sehingga lebih mudah dikelola berdasarkan […]
Baca Juga
Apa itu Owner? Tanggung Jawab dan Bedanya dengan C-Level
Sering kali kita mendengar dan membaca seseorang disebut owner. Sebenarnya, apa itu owner? Owner adalah kata yang berasal dari bahasa […]
Baca Juga

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No. 41B, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2023 Bee.id
magnifiercrossmenu