Web Logo Bee
Penulis: Rininta Oktaviana

[DOWNLOAD] Contoh Purchase Order dan Tips Mudah Membuatnya

Dipublish Tgl: Tuesday, 30 August 2022

PO adalah singkatan dari Purchase Order. Artinya kita melakukan pemesanan barang kepada penjual namun pengiriman barang akan dikirim ke pembeli setelah barang yang diminta sudah ada. Jadi bisa dikatakan kita tidak dapat mendapatkan barang secara langsung dikarenakan supply dari barang yang kita minta sangat terbatas. Lalu, bagaimana cara membuat contoh purchase order yang benar?

Pengertian Purchase Order (PO)

Pengertian Purchase Order

Ilustrasi Melakukan Purchase Order (Sumber: Freepik.com)

Purchase order (PO) merupakan dokumen permintaan/pemesanan barang yang diajukan pembeli kepada penjual. Dokumen ini berisi informasi lengkap mengenai spesifikasi barang yang diminta pembeli. Sistem PO memudahkan penjual dalam mengontrol penumpukan barang. Melalui sistem PO penjual dapat menawarkan secara kredit tanpa resiko kepada pembeli.

Hal ini dikarenakan pembeli tidak harus melunasi pembayaran saat itu juga. Tentu ini sangat menguntungkan bagi pembeli. Singkatnya, dokumen PO bisa dikatakan sebuah kontrak antara penjual dan pembeli. Inilah yang membuat dokumen PO sangat penting bagi penjual.

Komponen dalam Purchase Order (PO)

Setelah mengetahui apa itu PO, lalu apa saja ya komponen yang harus ada dalam pembuatan dokumen PO? Mari kita simak beberapa komponen yang harus ada di dalam dokumen PO

  • Memuat nama perusahaan selaku pembeli dan pembeli selaku supplier
  • Berisi informasi detail penjual dan pembeli seperti alamat, nomor telepon dsb
  • Mencantumkan nama, jenis, dan detail produk yang dipesan
  • Informasi mengenai jumlah, harga satuan, total harga dari produk yang dipesan
  • Mencantumkan nomor transaksi, tanggal transaksi dan tanggal jatuh tempo pembayaran yang disepakati keedua belah pihak
  • Keterangan batas waktu pengiriman barang
  • Kolom tanda tanganĀ 
  • Syarat dan ketentuan yang disepakati kedua belah pihak

Baca Juga: Fungsi, Cara dan Contoh Purchase Order Barang

Download Template Contoh Purchase Order (PO)

Di bawah ini ada beberapa contoh template dokumen purchase order yang bisa kalian download.

Download Purchase Order Button

Alasan Mengapa Membuat Purchase Order Penting

Purchase Order Penting

Ilustrasi Memeriksa Purchase Order (Sumber: Pexels.com)

Mungkin ada dari kalian yang masih takut menggunakan sistem PO sebagai metode transaksi. Tak perlu khawatir karena disinilah dokumen PO berperan penting. Dengan adanya dokumen PO kalian selaku pembeli dapat membuat kesepakatan kepada penjual. Untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasan di bawah ini mengenai alasan mengapa dokumen PO itu penting

  • Menghindari kekeliruan pesanan

Kelalaian pesanan tentu bisa saja terjadi, namun dengan adanya PO penjual dapat melakukan pengecekan ulang terhadap pesanan yang masuk. Pihak pembeli juga lebih teliti dalam membuat dokumen PO.

  • Mencegah adanya pesanan ganda

Melalui sistem PO, penjual dapat dengan mudah mendeteksi adanya permintaan ganda dari pembeli. Sehingga dapat dicegah dengan melakukan konfirmasi kepeada pembeli. Double order dari sisi pembeli mungkin bisa saja terjadi apabila pembeli melakukan pemesanan barang yang sama ke supplier yang berbeda. Namun hal itu bisa dihindari dengan melakukan pencatatan yan teratur dan penngecekan yang benar.

  • Melacak pesanan yang sudah masuk

Sistem PO memudahkan penjual dalam melacak pesanan yang masuk. Dikarenakan penjual melakukan pengaadaan barang hanya ketika ada pesanan masuk.

  • Mendapat harga terbaik

Dengan menggunakan sistem PO, pembeli dapat melakukan penawaran kepada beberapa supplier. Sehingga sangat memungkinkan untuk mendapatkan harga yang terbaik.

  • Mengamankan kesediaan barang

Adanya sistem PO ini sangat membantu penjual dalam mengontrol ketersedian barang. Sehingga meminimalisir penumpukan barang yang berlebihan. Sedangkan disisi pembeli sistem PO juga sangat menguntungkan, dikarenakan pembeli dapat melakukan pemesanan barang sesuai dengan yang dibutuhkan saja.

  • Pencatatan lebih mudah

Penerbitan dokumen PO mempermudah pencatatan karena di dalam dokumen PO terdapat rincian informasi yang berguna sebagai laporan transaksi untuk masing-masing pihak.

Perbedaan Purchasing Order dengan Invoice

Apa Itu Invoice Online

Ilustrasi Invoice

Sekilas purchase order dan invoice terdengar sama. Keduanya sama-sama dilakukan oleh penjual dan pembeli guna mengatur transaksi pembayaran suatu produk atau jasa. Namun perlu diketahui bahwa letak utama perbedaan keduanya adalah di waktu.

Dokumen PO diterbitkan oleh pembeli diawal proses permintaan barang. Sedangkan dokumen invoice dibuat diakhir proses dengan mengacu pada dokumen PO. Dokumen invoice diterbitkan untuk menagih pembayaran kepada pembeli sesuai dengan kesepakatan diawal.

Alur Pemesanan dengan Purchase Order

1. Daftar permintaan barang keluar

Apabila kalian berada di suatu perusahaan, ada baiknya mendiskusikan terlebih dahulu bersama pihak internal yang terkait mengenai pengadaan barang yang akan dipesan. Apabila telah disepakati, kalian bisa memulai membuat rincian mengenai barang yang akan dipesan.

2. Pemilihan supplier

Setelah membuat rincian barang, kalian dapat melakukan reset beberapa supplier yang sekiranya cocok dan mampu memenuhi keinginan permintaan barang kalian.

3. Pengajuan daftar penawaran harga

Pengajuan Daftar Penawaran Harga

Ilustrasi Membaca Penawaran Harga di Purchase Order (Sumber: Freepik.com)

Supplier pasti telah mempunyai patokan harga dari barang yang kita pesan. Namun sebagai pembeli, kita masih bisa melakukan penawaran harga terlebih dahulu kepada supplier. Kita bisa meyakinkan supplier apabila kerja sama kita cocok maka tidak memungkinkan kita akan melakukan pemesanan kembali di kemudian hari. Apabila usaha ini berhasil secara tidak langsung dapat menurunkan cost produksi dan meningkatkan profit perusahaan.

4. Seleksi supplier

Dari beberapa supplier yang kita dapat pasti ada satu yang paling mampu memenuhi kebutuhan kita. Nah, apabila telah menemukan supplier yang dirasa cocok kita dapat membuat dokumen PO barang yang kita pesan.

5. PO dikeluarkan

Setelah dokumen telah selesai dibuat, kita dapat mengirimkannya ke alamat supplier yang telah kita pilih sebelumnya. Pastikan informasi yang ada dalam dokumen PO tertulis jelas dan terinci agar pihak supplier mudah memahaminya.

6. Supplier meninjau pesanan

Supplier Meninjau Pesanan

Ilustrasi Supplier Meninjau Pesanan (Sumber: Freepik.com)

Ketika dokumen PO telah sampai, supplier akan meninjau pesanan. Bila supplier siap maka pesanan akan diterima. Supplier juga dapat menolak apabila pesanan yan tertulis tidak sesuai dengan yang didiskusikan sebelumnya. Kemungkinan lain supplier menolak yaitu adanya masalah yang terjadi di pihak supplier.

Sehingga perlu disampaikan alasan penolakan, agar pembeli dapat menganalisa apakah masalah yang ada di pihak supplier mempengaruhi pesanan dan kegiatan usaha perusahaan atau tidak. Apabila dirasa masalah supplier tidak mempengaruhi pembeli maka dapat diajukan kembali dokumen PO.

7. Pesanan disetujui

Setelah supplier melihat tidak ada kendala dalam supply barang yang dipesan. Maka pesanan akan disetujui dan kesepakatan yang tertera dalam dokumen PO mulai berlaku.

8. Memenuhi pesanan

Seiring berjalannya waktu, pesanan telah siap dikirim. Pihak supplier menerbitkan dokumen invoice sesuai dengan dokumen PO yang diberikan diawal. Dokumen invoice ini digunakan untuk menagih pembayaran bersamaan dengan dikirimnya barang yang dipesan.

9. Pembayaran

Setelah barang diterima, pembeli dapat melakukan pemeriksaan apakah barang yang dipesan sesuai dengan yang diminta. Apabila barang telah sesuai maka pihak pembeli memiliki kewajiban untuk membayar tagihan sesuai invoice yang telah dikirim oleh pihak supplier. Namun jika tidak sesuai, pembeli dapat memberi tahu supplier.

Buat Purchase Order Lebih Cepat dan Mudah dengan Beecloud

Sales Order (so) Mobile Beecloud

Klik Gambar untuk Info Selengkapnya SO Mobile Beecloud

Sistem PO sekarang sudah tidak lagi menggunakan cara manual. Banyak sistem yang telah diciptakan untuk memenuhi kebutuhan ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan software akuntansi online dari Beecloud. Melalui software ini, kalian dapat memenuhi kebutuhan bisnis kalian. Penggunaannya yang mudah tentu dapat mempercepat kinerja bisnis.

Baca Juga: 3 Aplikasi untuk Membuat Purchase Order Lebih Mudah

Kesimpulan

Dalam membuatĀ purchase orderĀ untuk bisnis Anda, sangat penting untuk diperhatikan secara khusus agar dapat membantu dalam penyediaan barang, dan utamanya agar tercapai kemajuan pada bisnis Anda.

Menggunakan ketiga aplikasi pembuatĀ purchase orderĀ di atas, cukup baik jika diaplikasikan dalam bisnis kelas menengah.Tetapi, Anda memerlukanĀ softwareĀ akuntansi lain seperti Beecloud, yang dapat membantu dalam aktivitas bisnis yang lebih besar.

Jika Anda tertarik untuk mencoba menggunakanĀ softwareĀ akuntansiĀ onlineĀ dalam mencatat keuangan secara gratis, silakan klikĀ di sini.

Selamat mencoba!Banner Beecloud Laporan Neraca

Nah, sekarang kalian tahu kan apa itu sistem purchase order (PO) beserta komponen dan langkah-langkah pembuatan PO. Demikian artikel Contoh Purchase Order dan Tips Mudah Membuatnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk bisnis kalian ya!

5+ Contoh Ide dan Peluang Usaha Paling Menjanjikan 2023
Di era revolusi industri 4.0 ini, tingkat pertumbuhan UMKM di Indonesia memang meningkat drastis. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari […]
Baca Juga
Harga Alat Kasir Android & Jenis Kasir Lainnya untuk Usaha
Harga alat kasir android ada untuk mendukung operasional usaha termasuk untuk jenis usaha kuliner atau retail. Teknologi dapat berdampak mempermudah […]
Baca Juga
Contoh Laporan Keuangan Sederhana Menggunakan Excel
Jika saat ini Anda sedang mencari contoh laporan keuangan sederhana menggunakan excel Anda sudah sangat tepat berada di artikel ini. […]
Baca Juga
3 Rekomendasi Software Toko Baju Terbaik 2023
Menjalankan bisnis toko baju tidak semudah yang dibayangkan, apalagi jika tidak memiliki software toko baju. Saat ini, tren fashion saat […]
Baca Juga
Software Kasir Minimarket yang Dapat Membuat Usaha Anda Tumbuh
Mesin kasir memang bukan hal yang asing lagi. Biasanya, mesin tersebut berada di meja kasir dan dapat pekerja gunakan untuk […]
Baca Juga
8 Tips Membangun Teamwork dan Bicara Tentang Team Building
Apa Itu Teamwork? Bisnis tidak bisa dijalankan seorang diri. Bisnis yang besar pasti memiliki kerjasama tim atau teamwork yang baik. […]
Baca Juga

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Web Bee Logo
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No. 41B, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright Ā© 2023 Bee.id
magnifiercrossmenu