Logo Bee Web

Contoh Target Pasar Produk Berdasarkan Jenisnya

Berikut beberapa contoh target pasar produk dari berbagai jenis mulai dari produk makanan, skincare, jasa dan beberapa lainnya
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Wednesday, 8 November 2023

Menentukan target pasar dalam bisnis bukan hal baru lagi, sebab dari target pasar ini pelaku bisnis dapat lebih mudah dalam menentukan strategi yang akan mereka gunakan dalam meningkatkan penjualan. Contoh target pasar juga bervariasi.

Mulai dari konsumen muda yang aktif di media sosial, hingga profesional yang mencari informasi di situs-situs industri. Dalam artikel kali ini kita akan membahas contoh targeting pasar yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam menentukan target pasar yang tepat.

Apa itu Target Pasar?

Unsur Manajemen Target Market

Sekilas tentang target pasar (Credit: Freepik.com)

Sebelum membahas lebih dalam mengenai contohnya, lebih baik memahami terlebih dahulu pengertian dari target pasar. Dimana secara pengertian target pasar adalah kelompok spesifik dari calon pelanggan atau konsumen yang menjadi fokus utama dalam upaya pemasaran suatu produk atau layanan.

Biasanya target pasar dikelompokkan dalam satu kelompok yang memiliki karakteristik yang serupa, seperti demografi (usia, jenis kelamin, pendapatan), geografi (lokasi geografis), psikografi (gaya hidup, nilai-nilai, preferensi), dan perilaku (kebiasaan belanja, keputusan pembelian).

Pengelompokkan ini bertujuan untuk mengarahkan kegiatan pemasaran kepada kelompok konsumen yang tepat, sehingga potensi terjadinya transaksi jual beli produk juga tinggi.

Hal ini dijelaskan oleh Tjiptono dan Chandra (2012:162), jika pengertian pasar sasaran adalah sebuah proses evaluasi dan pemilihan satu dari banyaknya segmen pasar yang dinilai paling menarik untuk dijalankan dengan program pemasaran perusahaan secara spesifik.

Baca Juga: 7+ Cara Menentukan Target Market untuk Bisnis UMKM

Target Pasar Meliputi Apa Saja?

Ada 4 cakupan yang perlu diperhatikan dalam menentukan target pasar, yakni:

1. Geografi

Pertama adalah faktor geografis mencakup lokasi dan wilayah geografis yang menjadi pertimbangan dalam menentukan target pasar. Hal ini bisa mencakup negara, kota, lingkungan, iklim, dan lain-lain.

Misalnya, sebuah perusahaan mungkin ingin membatasi target pasar mereka pada daerah metropolitan yang padat penduduk atau wilayah dengan iklim tertentu yang mempengaruhi kebutuhan pelanggan.

2. Demografi

Berikutnya adalah faktor demografi, yakni faktor yang mengarah pada karakteristik penduduk seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, pekerjaan, dan status perkawinan.

Informasi demografis membantu perusahaan untuk memahami profil umum calon pelanggan dan menciptakan strategi pemasaran yang sesuai. Contoh, produk mungkin ditujukan khusus untuk remaja, orang dewasa muda, atau lansia berdasarkan demografi.

3. Psikografi

Ketiga adalah faktor psikografi, yakni aspek-aspek seperti nilai-nilai, gaya hidup, minat, dan kepribadian calon pelanggan. Ini membantu perusahaan memahami aspek-aspek psikologis yang mempengaruhi keputusan pembelian.

Sebagai contoh, orang dengan gaya hidup aktif yang peduli tentang lingkungan mungkin menjadi target pasar bagi produk yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

4. Perilaku

Terakhir adalah faktor perilaku, mencakup bagaimana perilaku konsumen saat melakukan pembelian dan kebiasaan konsumen. Ini termasuk kebiasaan berbelanja, frekuensi pembelian, preferensi merek, kesetiaan pelanggan, dan reaksi terhadap promosi dan iklan.

Perilaku konsumen dapat memberikan wawasan tentang bagaimana produk atau layanan perusahaan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan dengan lebih baik.

Baca Juga: Begini Teori Perilaku Konsumen, Pebisnis Wajib Tahu!

Cara Menentukan Target Pasar untuk Pemula

Contoh Target Pasar Produk

Ilustrasi proses analisis penentuan terget pasar produk (Credit: Freepik.com)

Berikut beberapa tips yang bisa dicoba dalam menentukan target pasar:

1. Melakukan Identifikasi Pasar

Sebagai langkah awal, khususnya pengusaha pemula penting untuk memahami bagaimana pasar itu sendiri. Dengan melakukan sederet riset mulai dari identifikasi tren, kompetitor, dan potensi pelanggan. Gunakan sumber daya online seperti laporan industri, survei, dan data analitik untuk memahami kebutuhan pasar.

2. Fokus Pada Demografi dan Geografi

Berikutnya adalah fokus pada dua poin kunci dalam menentukan target pasar, yakni demografi dan geografi. Di awal Anda bisa fokus pada karakteristik demografi (usia, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan) dan psikografi (gaya hidup, minat, nilai-nilai) yang cocok dengan produk atau layanan Anda.

Pemula sering menemukan lebih mudah untuk memahami demografi konsumen target mereka sebelum memasuki aspek psikografis yang lebih dalam.

3. Lakukan Segmentasi Pasar

Setelah Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang karakteristik target pasar, segmentasikan mereka. Pisahkan pasar menjadi kelompok yang lebih kecil berdasarkan kesamaan dalam demografi, psikografi, atau perilaku. Ini memungkinkan Anda untuk lebih fokus dan merancang strategi yang sesuai untuk setiap segmen.

4. Uji Coba dan Evaluasi

Berikutnya adalah melakukan uji coba kecil terlebih dahulu. Jika Anda memiliki beberapa segmen yang mungkin, uji produk atau layanan Anda dengan segmen kecil untuk melihat bagaimana mereka merespons.

Lakukan perubahan dan penyesuaian berdasarkan umpan balik yang Anda terima. Tahap uji coba ini penting dilakukan untuk pemula, karena biasanya pemula belum tahu bagaimana dan siapa target pasar yang tepat.

5. Perluas dan Kembangkan

Setelah Anda mendapatkan pengalaman dengan target pasar awal, Anda dapat mempertimbangkan untuk memperluas atau mengembangkan target pasar Anda. Ini dapat melibatkan penambahan lebih banyak segmen atau mengejar pasar yang lebih besar. Ingat, ini adalah proses yang terus menerus.

Contoh Target Pasar Produk

Berikut beberapa contoh kasus penentuan target pasar berdasarkan jenis produknya:

1. Contoh Target Pasar Produk Makanan

contoh target pasar produk makanan

Ilustrasi produk makanan sehat (Credit: Freepik.com)

  • Demografi: Wanita dan pria usia 25-40 tahun, pendapatan menengah ke atas.
  • Segmentasi: Mereka yang mencari makanan organik dan sehat.
  • Psikografis: Individu yang peduli akan kesehatan, berorientasi ke gaya hidup aktif, dan memiliki kesadaran lingkungan.
  • Perilaku: Orang-orang yang sering berbelanja di toko-toko makanan organik dan sering mengikuti tren diet sehat.

2. Contoh Target Pasar Produk Minuman

  • Demografi: Pria dan wanita usia 18-35 tahun.
  • Segmentasi: Peminum kopi yang setia.
  • Psikografis: Pecinta kopi yang menilai rasa dan aroma kopi, sering bekerja di luar rumah, dan menyukai pengalaman bersantai di cafe.
  • Perilaku: Orang-orang yang sering mengunjungi kafe, memesan berbagai jenis kopi, dan menghabiskan waktu disana untuk bekerja atau bersosialisasi.

3. Contoh Target Pasar Produk Kerajinan

  • Demografi: Wanita usia 30-50 tahun.
  • Segmentasi: Pecinta kerajinan tangan dan DIY (Do-It-Yourself).
  • Psikografis: Orang-orang yang senang menciptakan barang-barang unik, berkreasi, dan memiliki minat dalam seni dan kerajinan.
  • Perilaku: Mereka yang sering mengikuti tutorial kerajinan online, berpartisipasi dalam komunitas kerajinan, dan berbelanja bahan kerajinan.

4. Contoh Target Pasar Produk Skincare

  • Demografi: Wanita usia 25-45 tahun.
  • Segmentasi: Pencari produk perawatan kulit alami dan berbahan organik.
  • Psikografis: Individu yang peduli akan kesehatan kulit, ingin tampil lebih muda, dan memiliki gaya hidup yang mengutamakan kebersihan dan keberlanjutan.
  • Perilaku: Orang-orang yang memiliki rutinitas perawatan kulit harian, menggunakan produk berbahan alami, dan sering mencari ulasan produk online.

5. Contoh Target Pasar Produk Jasa

  • Demografi: Pemilik bisnis kecil dan menengah (UKM) di segmen makanan.
  • Segmentasi: UKM yang ingin meningkatkan visibilitas online.
  • Psikografis: Pemilik bisnis yang sibuk, berorientasi hasil, dan ingin meningkatkan penjualan mereka.
  • Perilaku: Mereka yang tidak memiliki waktu atau pengetahuan dalam pemasaran digital, mencari jasa pemasaran online yang efektif dan terjangkau.

Menentukan target pasar yang tepat merupakan langkah krusial dalam strategi pemasaran produk atau jasa. Dalam proses ini, faktor demografi, segmentasi, psikografis, dan perilaku calon pelanggan menjadi pilar utama. Dengan pemahaman yang mendalam tentang karakteristik kelompok yang dituju, perusahaan dapat merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan relevan.

Jangan lupa gunakan juga software akuntansi online Beecloud agar bisnis Anda jadi lebih mudah dikontrol dari mana dan kapan saja. Selain itu, Beecloud juga dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan dari pencatatan, kontrol stok akurt sesuai dengan penjualan, hingga laporan akuntansi. Klik banner di bawah ini untuk informasi selengkapnya!

Pakai Beecloud Berbisnis Jadi Lebih Mudah Dan Menguntungkan

Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dan Contohnya Lengkap
Dalam dunia akuntansi peran jurnal penyesuaian termasuk cukup penting dan termasuk dalam akuntansi dasar yang digunakan sebagai pencatatan perubahan saldo
Baca Juga
Manfaatkan Impulse Buying untuk Tingkatkan Penjualan Bisnis
Dalam dunia bisnis, memahami perilaku konsumen sangatlah penting untuk mencapai kesuksesan. Salah satu fenomena yang sering terjadi dalam pembelian konsumen
Baca Juga
9 Strategi Pemasaran Online Paling Jitu
Sudah saatnya pebisnis memahami apa saja strategi pemasaran online, guna meningkatkan jumlah penjualan mereka. Sebab, kini berbisnis tidak hanya bisa
Baca Juga
Contoh Rencana Bisnis: Fungsi, Komponen, & Langkah Membuat
Banyak orang yang memulai bisnis tanpa mempertimbangkan secara matang strategi, potensi, dan juga tantangan yang harus dihadapi. Hal ini membuat
Baca Juga
Jualan Apa yang Laku di Kampung? 7 Ide Usaha Ini Pasti Laris
Jualan apa yang laku di kampung? Saat ini ada berbagai ide bisnis yang bisa dipilih bagi para pengusaha di kampung.
Baca Juga
IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan Fungsinya bagi Pebisnis
IMB adalah singkatan dari izin mendirikan bangunan, yakni suatu persyaratan resmi yang diperlukan sebelum memulai konstruksi bangunan baru. Pemberian IMB
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu