⌛️ Besok Terakhir, Diskon 15% untuk Distributor!
00
Hari
:
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Logo Bee Web

Cara Membuat Anggaran Penjualan Agar Bisnis Tidak Rugi

Bagaimana cara membuat anggaran penjualan bisnis mudah bebaskan bisnis dari kerugian? Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini
Penulis: Lutfatul Malihah
Dipublish Tgl: Tuesday, 28 March 2023

Setiap pebisnis perlu memiliki anggaran penjualan untuk menentukan kemana mereka akan bergerak dalam aktivitas bisnis yang mereka jalankan. Tanpa adanya anggaran penjualan ini bisnis berpotensi kehilangan uang bahkan bisa bangkrut.

Anggaran penjualan atau Sales budget disusun sebagai acuan manajemen penjualan agar penjualan yang terjadi di perusahaan bisa berjalan dengan lebih efisien. Simak selengkapnya tentang Sales Budgeting di bawah ini:

Apa Itu Anggaran Penjualan?

Anggaran Penjualan Adalah

Dengan Memiliki Anggaran Penjualan yang Jelas, Pihak Perusahaan Bisa Menentukan Target Pendapatan yang Akan Dicapai (Credit: Freepik.com)

Mengutip dari pendapat M. Nafarin (2007) anggaran penjualan adalah sebuah rencana tertulis yang dinyatakan dalam angka dari produk yang akan dijual oleh perusahaan dalam kurun waktu tertentu.

Bisa dikatakan jika anggaran penjualan adalah sebuah rancangan sekaligus target jumlah produk yang akan terjual dalam periode tertentu guna mendapatkan gambaran mengenai seberapa penghasilan yang akan didapatkan. Dari anggaran dasar ini juga perusahaan bisa mempersiapkan laporan laba ruginya.

Baca Juga: Anggaran Adalah: Pengertian, Klasifikasi, Jenis dan Manfaat

Sales budget ini juga menjadi salah satu pertimbangan dasar dari evaluasi bisnis nantinya, oleh sebab itu dalam penyusunan Sales budget ini tidak bisa dilakukan asal-asalan dan harus mempertimbangkan beberapa hal.

Adapun hal-hal yang harus di pertimbangkan adalah lingkungan bisnis atau perusahaan, intensitas persaingan pasar, kapasitas dan kemampuan produksi bisnis, kondisi ekonomi secara keseluruhan dan sejenisnya.

Jika terjadi kesalahan dalam penyusunan anggaran penjualan ini, maka kondisi perusahaan akan terjerumus dalam bahaya kebangrutan karena perusahaan telah mengeluarkan biaya yang tidak murah untuk menargetkan jumlah penjualan tertentu. Sehingga, sekali lagi dibahas jika penyusunan anggaran tidak bisa dilakukan asal-asalan dan harus teliti sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Fungsi dan Manfaat Adanya Anggaran Penjualan

Ada beberapa fungsi dan manfaat dari sales budget atau anggaran penjualan ini bagi perkembangan bisnis, berikut diantaranya:

1. Estimasi Biaya Overhead

Manfaat dan fungsi pertama dari penyusunan anggaran ini adalah estimasi biaya Overhead yang nantinya akan digunakan untuk menyusun anggaran Budgeting yang diperlukan. Biaya Overhead sendiri tidak mencakup biaya produksi dan harus dianggarkan secara terpisah.

Dan dalam proses penyusunannya perlu ada sekelompok khusus yang memang bertugas dan sisa kelompok lainnya bisa dimanfaatkan untuk menyusun anggaran lainnya yang tidak kalah penting.

2. Estimasi Arus Kas

Selanjutnya adalah estimasi arus kas, estimasi ini berguna untuk memastikan serta membantu pihak manajemen untuk memastikan jumlah pendapatan yang direncanakan sebelumnya, juga melakukan monitoring berkelanjutan

3. Memprediksi Jumlah Produksi

Manfaat dan fungsi anggaran selanjutnya adalah memprediksi berapa jumlah dari produk yang akan diproduksi, sehingga memudahkan perusahaan untuk menentukan target penjualan.

Dimana perusahaan akan menentukan berapa banyak target yang harus terjual sekaligus pendapatan yang akan diperoleh. Dengan adanya hal ini, juga mampu meningkatkan semangat kinerja karyawan.

Dengan demikian, anggaran mampu melakukan manajemen alokasi dana atau sumber ekonomi yang terbatas kepada barang, jasa area wilayah yang direncanakan pengembangannya.

4. Mengukur dan Mengontrol Kinerja Perusahaan

Selanjutnya adalah mengatur dan mengontrol bagaimana kinerja perusahaan. Pada pembahasan di atas disebutkan jika Anggaran Penjualan salah satu fungsinya adalah menentukan berapa banyak produk yang diproduksi dan berapa kemungkinan pendapatan yang diperoleh.

Maka, tahapan selanjutnya adalah mengontrol seberapa berhasil perusahaan menjual dan memuji target mereka. Dengan ini perusahaan bisa mengukur seberapa berhasil mereka dalam memenuhi target penjualan.

Baca Juga: Inilah Alasan Pentingnya Membuat Anggaran Perusahaan

Faktor Mempengaruhi Anggaran Penjualan

Sebelum membuat dan menyusun anggaran penjualan, Ada pembahasan terkait faktor apa saja yang bisa berpengaruh pada anggaran penjualan yang harus dipahami, berikut diantaranya:

  • Pertama: Faktor Pasar, berkaitan dengan seberapa luas area pasar, skala pemasaran pasar, jenis persaingan pasar juga kondisi konsumennya.
  • Kedua: Faktor Keuangan, berkaitan dengan kemampuan perusahaan dalam memberikan modal usaha, nilai dari biaya bahan baku, proses produksi sampai jasa yang terlibat di dalamnya.
  • Ketiga: Faktor Ekonomis, berkaitan dengan perkiraan laba yang diperoleh dari meningkatnya angka penjualan.
  • Keempat: Faktor Kebijakan, berkaitan dengan bagaimana ketentuan kualitas dari produk yang diproduksi. Sehingga, dalam penyortiran produk lebih mudah dilakukan.
  • Kelima: Faktor Perkembangan Penduduk, dimana semakin meningkat angka kelahiran kebutuhan primer yang harus disediakan juga semakin banyak.
  • Keenam: Faktor kebudayaan, keamanan, sosial dan politik.
  • Ketujuh: Faktor Teknis, berkaitan dengan seberapa mampu mesin produksi perusahaan memproses bahan baku menjadi barang jadi.
  • Kedelapan: Faktor Pendukung Lainnya, berkaitan dengan perubahan musim di suatu wilayah sampai kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Cara Menyusun dan Membuat Anggaran Penjualan

Menyusun Anggaran Keuangan

Ada Beberapa Step yang Harus Dilakukan dalam Menyusun Anggaran Penjualan Ini (Credit: Freepik.com/ @amnarj)

Nah, berikut ini cara membuat anggaran penjualan. Ikuti beberapa langkahnya di bawah ini:

1. Tentukan Periode Penyusunan yang Tepat

Langkah pertama adalah menentukan periode penyusunan anggaran penjualan yang tepat. Periode ini bisa dalam jangka waktu satu bulan, 3 bulan atau bahkan satu tahun. Dalam menentukan periode sebaiknya pebisnis juga perlu mempertimbangkan jenis produk yang dipasarkan.

Contohnya produk yang diproduksi sepanjang tahun cocok untuk periode per bulan dan produk yang hanya diproduksi per musim, cocok pada periode 3 bulan sampai 6 bulan.

2. Cek Stok Barang dan Harga yang Ditetapkan

Berikutnya adalah mengukur dan memprediksi ketersediaan atau stok barang yang masih ada, juga menetapkan harga untuk periode berikutnya. Dengan melakukan. Pengecekan ini pebisnis akan lebih mudah dalam menganalisa bagaimana anggaran penjualan yang akan disusun dimasa yang akan datang.

3. Cek dan Analisis Data Penjualan Periode Sebelumnya

Selanjutnya adalah melakukan pengecekan analisis data penjualan dari periode sebelumnya, cara ini akan menjadikan anggaran biaya yang Anda susun menjadi lebih realistis. Selain itu, jika terjadi kesalahan pada periode sebelumnya bisa dilakukan evaluasi dan perbaikan di masa kini, agar kesalahan tidak terjadi berulang kali.

4. Bandingkan dengan Industri Lainnya

Dalam menjalankan bisnis, penting untuk menjaga angka anggaran penjualan Anda sejalan dengan pasar dan persaingan saat ini. Untuk itu, perusahaan perlu melakukan perbandingan angka penjuala dengan perusahaan serupa lainnya. Dengan ini perusahaan dapat memperoleh wawasan untuk menyesuaikan sasaran penjualan yang tepat.

5. Konsultasi dengan Tim Penjualan

Selanjutnya, jika ingin mendapatkan umpan balik yang berharga untuk menginformasikan anggaran penjualan. Sebaiknya konsultasikan dengan tim penjualan yang bertugas di perusahaan. Hal ini karena, tim penjualan lebih dekat dengan pelanggan.

Sehingga mereka dapat memberi tahu lebih banyak tentang harapan, kekecewaan, dan keinginan pembeli. Dalam artian, tim penjualan lebih paham terkait orang yang menggunakan produk Anda akan memiliki wawasan untuk dibagikan.

Dengan berkomunikasi dengan pelanggan juga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap perusahaan dan merupakan strategi penjualan sosial yang cukup efektif.

6. Analisis Trend Penjualan Saat Ini

Keenam adalah melakukan analisa trend, dalam hal ini penjual perlu paham betul dan pandai-pandai membaca peluang yang ada, juga kemungkinan resiko yang terjadi.

Peluang ini bisa dicontohkan seperti platform penjualan yang paling digemari masyarakat saat ini, jenis promosi apa yang paling diminati dan sejenisnya.

Sedangkan resiko bisa berkaitan dengan tingginya daya saing bahkan bencana alam yang terjadi contohnya pandemi covid-19 yang mulai terjadi pada tahun 2019 lalu.

7. Mulailah Susun Anggaran Penjualan

Nah, setelah mempersiapkan enam poin di atas, langkah berikutnya adalah Anda bisa mulai menyusun anggaran penjualan. Salah satu metode yang bisa Anda gunakan adalah metode button up, dimana setiap divisi yang ada di perusahaan mempersiapkan perkiraan angka penjualan dan setelah itu baru diserahkan pada departemen penjualan.

Pantau Anggaran Real Time Pakai Beecloud

Mudah bukan? Namun, akan lebih mudah lagi jika Anda menggunakan software akuntansi online Beecloud untuk mulai merancang anggaran penjualan bisnis Anda. Dengan data penjualan yang tercatat secara sistematis, laporan keuangan yang jelas dan akurat yang dibuat secara otomatis akan semakin membuat aktivitas bisnis menjadi lebih menyenangkan.

Artikel Terkait

Cara Memilih Program Akuntansi Online Terbaik Untuk Bisnis
Program akuntansi online dibuat untuk memudahkan aktivitas bisnis. Bisa dibayangkan betapa pusingnya akuntan perusahaan mengelola keuangan tanpa software pembukuan online.
Baca Juga
Feedback Artinya: Jenis, Fungsi, beserta Cara Mendapatkannya
Suatu istilah yang dipakai masyarakat untuk menilai aktivitas seseorang ialah umpan balik atau feedback artinya dalam bahasa Indonesia ialah umpan
Baca Juga
5+ Usaha yang Tidak Pernah Sepi, Modal Kecil Untung Besar
Anda tentu pernah mendengar pepatah lama yang mengatakan, usaha yang tidak pernah sepi. Ungkapan ini seakan menjadi mantra para pengusaha
Baca Juga
3 Contoh Marketing Plan dan Cara Penyusunannya
Bisnis perlu mengenalkan produk kepada masyarakat supaya bisa menghasilkan penjualan, sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat. Namun menyusun rencana pemasaran
Baca Juga
10 Strategi Pengelolaan Stok Barang Saat High Season
High season pada bisnis dapat diibaratkan bagai pisau bermata dua. Disatu sisi momen ini menjadi keuntungan karena penjualan meningkat, di
Baca Juga
Prinsip Ekonomi Adalah: Jenis, Ciri dan Manfaatnya, Lengkap
Prinsip ekonomi adalah sebuah hal yang menjadi lumrah dan umum diterapkan pada kegiatan ekonomi. Baik dalam bisnis maupun kehidupan sehari-hari,
Baca Juga

Artikel Populer

Tuesday, 10 May 2022
Download File Excel Laporan Laba Rugi Gratis
Baca Juga
Friday, 11 September 2020
11 Contoh SIM (Sistem Informasi Manajemen) Perusahaan
Baca Juga
Monday, 7 March 2022
[DOWNLOAD] Contoh Cash Flow Excel dan Template Membuatnya Gratis
Baca Juga
Thursday, 21 April 2022
Aplikasi POS Alfamart Adalah: Pengertian dan Cara Kerja
Baca Juga
Friday, 25 September 2020
Mengenal Sejarah Akuntansi Secara Singkat
Baca Juga
Monday, 25 April 2022
4 Contoh Pembukuan Kas Masuk dan Keluar dan Prosesnya
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu