Komponen Dasar Laporan Keuangan untuk Bisnis Anda

Friday, 23 August 2019
Rizal Arisona
Rizal Arisona

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Laporan keuangan adalah sumber informasi yang paling penting untuk membantu Anda sebagai pemilik bisnis membuat keputusan dalam menjalankan bisnis. Artinya, semua komponen dalam laporan keuangan memainkan peran penting. Dalam bentuk kata-kata maupun angka, semua komponen yang ada dalam laporan keuangan tak boleh terlewatkan.

Di bawah ini, Anda bisa mengetahui beberapa komponen dasar laporan keuangan untuk bisnis Anda sebagai panduan. Dengan memasukkan semua komponen ini, Anda bisa membuat laporan keuangan yang lengkap serta mendukung berjalannya bisnis.

Baca Juga: Tips Akuntansi untuk Anda Pengusaha Bisnis Minimarket

Komponen Dasar Laporan Keuangan

1. Neraca

Komponen Dasar Laporan Keuangan
Gambar 1. Laporan Neraca (Sumber: Freepik.com)

Neraca terdiri dari beberapa unsur seperti aset, liabilitas, dan modal sebuah bisnis pada waktu tertentu. Dari neraca, Anda bisa mengetahui berapa modal yang dimiliki, juga berapa jumlah utang yang harus dibayarkan kepada pihak lain. Dalam neraca, ada beberapa unsur penting yang harus Anda perhitungkan.

  • Aset
    Aset bisa berupa benda yang berbentuk fisik maupun tidak. Suatu unsur dari bisnis dikategorikan ke dalam aset jika hal itu dipercaya bisa mendatangkan keuntungan di masa depan. Contoh aset berbentuk fisik adalah Gedung, peralatan, perlengkapan, serta barang-barang lainnya. Contoh aset tanpa bentuk fisik adalah hak cipta, hak milik, serta paten.
  • Liabilitas
    Liabilitas merupakan utang atau kewajiban yang harus dibayarkan oleh suatu bisnis selama beroperasi. Biasanya, liabilitas memiliki tenggat waktu pembayaran tertentu. Beberapa macam liabilitas yang umum ditemui dalam sebuah bisnis adalah gaji karyawan yang belum dibayarkan, pajak, deposit konsumen, serta biaya lain yang harus dibayarkan kepada pihak ketiga.
  • Ekuitas
    Ekuitas merupakan jumlah yang masih dimiliki oleh bisnis Anda setelah dikurangi dnegna liabilitas. Ekuitas biasanya meliputi biaya dari pemegang saham serta dana cadangan. Hal ini berarti ekuitas hanya bisa ditingkatkan dengan cara menarik investor atau meningkatkan jumlah keuntungan yang didapatkan dari bisnis.

2. Untung dan Rugi (Laba Rugi)

Komponen ini merupakan ringkasan performa keuangan dari bisnis Anda selama jangka waktu tertentu. Biasanya, catatan ini dibuat setiap kuartil atau tahunan.

  • Pendapatan
    Jumlah yang diperoleh oleh bisnis melalui penjualan barang atau jasa dikenal sebagai pendapatan. Pendapatan ini merupakan pendapatan kotor, yang berarti semua dana yang berasal dari luar dihitung tanpa pengecualian.
  • Pengeluaran
    Pengeluaran bisa terjadi dalam berbagai bentuk, misalnya produksi barang, biaya untuk memberikan layanan, dan biaya operasional. Beberapa jenis pengeluaran yang umum ditemui dalam suatu bisnis adalah gaji karyawan, sewa bangunan, penyusutan, serta bunga pinjaman.
  • Keuntungan
    Keuntungan merupakan peningkatan ekuitas melalui transaksi. Yang termasuk dalam keuntungan adalah pendapatan yang terjadi di luar kebiasaan, misalnya peningkatan harga saham dan mendapatkan hibah. Bisa juga disebut dengan pendapatan pasif.

3. Laporan Aliran Dana (Arus Kas)

Ini merupakan ringkasan dari uang yang keluar dan masuk selama periode akuntansi tertentu. Biasanya, laporan ini dibuat setiap bulan, kuartil, atau tahun. Dengan adanya laporan aliran dana, Anda bisa membuat perencanaan biaya atau rencana pengembangan bisnis di masa depan. Ada beberapa kegiatan yang bisa menjadi sumber aliran dana, seperti di bawah ini:

  • Biaya Perusahaan
    Aliran dana bisa terjadi dalam dua arah, keluar dan masuk. Aliran dana keluar misalnya berasal dari pembelian bahan baku, pemasaran, serta biaya pengiriman. Pendapatan dari penjualan barang atau jasa serta bunga yang diperoleh merupakan aliran dana masuk.
  • Investasi
    Merupakan aliran dana yang terkait dengan investasi, misalnya saham di pasar modal. Setiap komponen dasar laporan keuangan sangat penting untuk melihat performa bisnis yang Anda jalankan. Dengan laporan keuangan yang tepat dan terperinci, Anda bisa menentukan strategi untuk menjalankan serta mengembangkan bisnis dengan lebih mudah.

Itulah dia beberapa komponen dasar laporan keuangan untuk Anda yang ingin belajar membuat laporan keuangan untuk bisnis Anda.

Semoga Bermanfaat 🙂

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :