Logo Bee Web

Scale Up Adalah: Fungsi, Strategi Penerapannya dalam Bisnis

Dalam bisnis scale up adalah strategi perluasan dan peningkatan kapasitas suatu perusahaan untuk mencapai pertumbuhan yang signifikan
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Wednesday, 6 December 2023

Scale up adalah kunci utama bagi perusahaan yang ingin meraih sukses dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Scale up bukan sekadar tentang meningkatkan ukuran perusahaan.

Tetapi lebih pada transformasi holistik untuk mengoptimalkan proses, kemudian meningkatkan efisiensi operasional, dan memperluas dampak pasar. Dengan mengadopsi strategi scale up yang tepat.

Perusahaan mampu mengejar peluang baru, menanggapi tantangan pasar dengan lebih adaptif, dan membuka potensi pertumbuhan yang tak terbatas. Bagaimana strategi penerapannya? Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini

Apa itu Scale Up? Scale Up Adalah …

Scale Up Bisnis

Scale up adalah sebuah langkah menuju perbaikan yang lebih baik (Credit: Freepik.com)

Dalam bisnis scale up adalah strategi perluasan dan peningkatan kapasitas suatu perusahaan untuk mencapai pertumbuhan yang signifikan. Proses scale up bisa mencakup keseluruhan bidang bisnis.

Mulai dari peningkatan dalam hal ukuran fisik atau jumlah karyawan, hingga melibatkan peningkatan kapasitas produksi, distribusi, serta peningkatan dalam efisiensi operasional.

Tujuan utama dari scale up adalah mengambil peluang pasar yang lebih besar, meningkatkan pangsa pasar, dan meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Caranya dengan mengimplementasikan strategi yang mencakup peningkatan sumber daya, perluasan geografis, dan adopsi teknologi baru untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Selain itu, scale up juga seringkali terjadi pada perusahaan yang telah melewati tahap awal pengembangan dan siap untuk memperluas dampak mereka di pasar.

Fungsi Scale Up pada Bisnis

Berikut adalah fungsi scale up pada bisnis:

  • Peningkatan Kapasitas Produksi: Scale up memungkinkan peningkatan produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang lebih besar.
  • Ekspansi Geografis: Melibatkan perluasan cakupan pasar, baik secara nasional maupun internasional.
  • Diversifikasi Produk atau Layanan: Scale up memungkinkan diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko dan meningkatkan pendapatan.
  • Optimasi Proses Bisnis: Investasi dalam teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan proses bisnis.
  • Pengembangan Sumber Daya Manusia:Fokus pada pengembangan keterampilan karyawan dan perekrutan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.

Alasan Kenapa Bisnis Perlu Scale Up

Manfaat Teknologi Informasi Bagi Bisnis (1)

Salah satu hal yang mendorong kenapa bisnis perlu melakukan scale up adalah perkembangan teknologi (Credit: Freepik.com)

Kenapa bisnis perlu melakukan scale up? Karena bisnis membutuhkan perkembangan dan pengembagan agar bisa terus bertahan ditengah persaingan, dengan melakukan scale up bisnis bisa melakukan perbaikan secara berkala.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang menjadi alasan kenapa bisnis perlu melakukan scale up, berikut diantaranya:

1. Menghadapi Perkembangan Teknologi dalam Industri

Alasan pertama kenapa bisnis perlu melakukan scale up adalah untuk menghadapi perkembangan teknologi, dimana dengan perkembangan yang ada memungkinkan perusahaan untuk melakukan adaptasi.

Seperti mengadopsi teknologi baru, meningkatkan daya saing, dan tetap relevan dalam pasar yang terus berubah. Dengan scale up bisnis bisa memastikan bahwa perusahaan dapat memanfaatkan keunggulan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi.

Baca Juga: Manfaat Teknologi Informasi Bagi Bisnis, Ekonomi dan Lainnya

2. Efisiensi Operasional

Berikutnya adalah meningkatkan efisiensi operasional bisnis, seiring berjalannya waktu bisnis terus mengambang, penjualan semakin meningkat, begitu pula aspek lainnya. Sehingga pebisnis perlu sigap dalam menanggapi perkembangan ini dengan meningkatkan efisiensinya.

Tidak hanya itu saja, dengan meningkatkan skala produksi atau layanan, perusahaan dapat mengurangi biaya produksi per unit, mencapai skala ekonomi, dan meningkatkan profitabilitas.

3. Persaingan Bisnis

Dalam lingkungan bisnis yang penuh persaingan, scale up menjadi penting untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing.

Dengan memperluas cakupan pasar dan meningkatkan kapasitas produksi atau layanan, perusahaan dapat menanggapi tuntutan pasar dengan lebih baik.

Scale up memungkinkan perusahaan untuk menawarkan harga yang lebih kompetitif, kualitas yang lebih tinggi, dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik daripada pesaing.

4. Evaluasi dan Perbaikan

Scale up bisnis dapat diartikan sebagai langkah strategis yang sekaligus berfungsi sebagai bentuk evaluasi bisnis yang komprehensif. Proses scale up tidak hanya mengarah pada pertumbuhan fisik atau ukuran perusahaan.

Tetapi juga melibatkan pemantauan dan analisis mendalam terhadap kinerja dan strategi bisnis.

Dengan melakukan scale up, perusahaan secara efektif mengevaluasi kapabilitasnya dalam menghadapi tantangan pasar dan teknologi, menilai efisiensi operasional, dan mengidentifikasi potensi perbaikan.

Bagaimana Cara Scale Up Bisnis?

Evaluasi Usaha Adalah

Ilustrasi proses evaluasi bisnis (Credit: Freepik.com)

Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan dalam melakukan scale up bisnis:

1. Evaluasi dan Perencanaan Matang

Langkah pertama yang perusahaan perlu lakukan dalam proses scale up adalah dengan mengevaluasi menyeluruh untuk menilai kesiapan dalam menghadapi proses scale up.

Setelah evaluasi dilakukan, penting untuk menyusun rencana matang yang mencakup tujuan jangka panjang, strategi taktis, dan metrik keberhasilan yang jelas. Dengan merinci langkah-langkah ini, perusahaan dapat lebih siap dalam menghadapi perubahan yang diperlukan.

Baca Juga: 11 Komponen, Fungsi dan Contoh Perencanaan Bisnis

2. Pahami Resiko dan Hambatan

Setelah itu, pahami resiko dan hambatan dalam bisnis, hal ini bisa Anda lakukan dengan menggunakan analisis SWOT dan sejenisnya.

Selain itu, tantangan yang dihadapi dalam scale up bisnis seringkali berupa resiko dan hambatan yang kompleks. Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami secara mendalam potensi risiko.

Seperti kekurangan dana, arus kas yang lemah, dan masalah kepemimpinan. Dengan pemahaman ini, perusahaan dapat merancang strategi mitigasi yang efektif, menciptakan pemahaman yang jelas terkait dengan risiko potensial.

3. Persiapan Dana yang Cukup

Setelah dua hal di atas selesai dilakukan dan sebelum melangkah lebih jauh, perusahaan harus memastikan keuangan mereka berada dalam kondisi yang baik. Jika diperlukan, perusahaan perlu menjajaki opsi untuk mendapatkan modal tambahan.

Dengan dana yang cukup, perusahaan dapat lebih leluasa dalam menjalankan langkah-langkah pertumbuhan. Dana tambahan ini bisa didapatkan melalui investasi, mitra, bahkan pinjaman modal usaha.

4. Belajar dari Keberhasilan Perusahaan Lain

Sebagai inspirasi, mengambil pelajaran dari keberhasilan perusahaan lain yang telah sukses dalam scale up merupakan langkah penting. Bukan berarti meniru secara mentah-mentah, namun sebagai bentuk inspirasi saja.

Seperti melakukan analisis mendalam terhadap strategi dan keputusan yang mereka ambil memberikan wawasan berharga.

Meskipun setiap perusahaan unik, pembelajaran dari kesuksesan orang lain dapat membantu perusahaan menghindari potensi kesalahan selama proses scale up.

5. Pertahankan Nilai Bisnis

Berikutnya, meskipun bisnis selalu dikembangkan, menjaga nilai bisnis inti tetap konsisten menjadi faktor kunci. Nilai-nilai ini mencerminkan identitas perusahaan.

Selain itu juga memainkan peran penting dalam mempertahankan hubungan baik dengan stakeholder. Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan tetap sejalan dengan nilai-nilai yang dianut.

6. Update Teknologi

Beecloud Business Owner Fokus Scaleup

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam melakukan scale up bisnis adalah melakukan pembaharuan dan update teknologi, dengan teknolog ini akan membantu meningkatkan efisiensi operasional dalam bisnis. Salah satunya dengan software akuntansi online seperti Beecloud.

Dengan memanfaatkan teknologi ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses keuangan, dan memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap kinerja bisnis secara keseluruhan.

Software akuntansi membantu dalam pemantauan transaksi keuangan secara real-time, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat,  tepat dan mengurangi risiko kesalahan manusia.

7. Pengembangan Pasar dan Produk

Kemudian langkah selanjutnya adalah mengembangkan pasar dan diversifikasi produk atau layanan.  Mengidentifikasi peluang baru, menargetkan audiens yang lebih luas, atau memperkenalkan produk inovatif adalah langkah penting dalam meningkatkan pangsa pasar.

Dengan mempertimbangkan langkah-langkah ini, perusahaan dapat memitigasi risiko dan meraih peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Tips Bisnis

Coba Gratis

Follow Social Media Bee

Strategi Adalah: Pengertian, Jenis & Fungsinya Pada Bisnis
Strategi adalah istilah atau kata lain yang mungkin sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang, karena memang banyak dipakai
Baca Juga
Contoh Surat Keterangan Usaha dan Cara Pengajuannya
Surat keterangan usaha memegang peran sentral dalam mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan berbagai jenis bisnis.Di indonesia sendiri setiap badan usaha wajib
Baca Juga
COD Artinya Cash On Delivery, Seperti Inilah Cara Menerapkannya
COD artinya sistem pembayaran langsung. Saat ini banyak sekali metode pembayaran yang tersedia sehingga mampu memberikan kemudahan bagi penjual dan
Baca Juga
12 Cara Membangun Motivasi Bisnis Paling Efektif 2023
Membangun motivasi bisnis merupakan suatu semangat yang tidak hanya penting dimiliki oleh pemula, tetapi juga wajib dirasakan oleh pebisnis berpengalaman.
Baca Juga
Contoh Format Order untuk Usaha Online Shop
Ketika pertama kali membuat sebuah bisnis online shop, tentu siapapun akan bingung untuk memulainya dari mana. Salah satu yang sering
Baca Juga
Cara Menghitung Persen di Excel, Kalkulator dan Contohnya
Dalam cara menghitung persen, sering kali panduan langkah demi langkah seperti di artikel ini bisa sangat membantu. Itulah sebabnya kami
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu