Pengertian Jurnal Pembelian & Jurnal Penjualan Beserta Contohnya

Wednesday, 20 January 2021
Anggara Farhan
Anggara Farhan
jurnal pembelian dan jurnal penjualan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
jurnal pembelian dan jurnal penjualan

Memahami jurnal pembelian dan jurnal penjualan (Sumber: Freepik.com)

Jurnal pembelian dan jurnal penjualan – Secara umum, kegiatan utama dalam sebuah perusahaan adalah melakukan penjualan dan pembelian secara terus menerus. Setiap transaksi yang dilakukan, wajib untuk dilakukan pencatatan. Jika dalam istilah akuntansi, pencatatan tersebut dinamakan jurnal.

Jurnal pembelian dan jurnal penjualan digunakan oleh perusahaan untuk mencatat segala transaksi pembelian dan penjualan dalam sebuah pembukuan. Namun tidak semua transaksi pembelian dan penjualan dilakukan secara tunai

Oleh karena itu, penting bahwa perusahaan harus mencatat semua transaksi yang terjadi pada jurnal pembelian dan penjualan. Penggunaan kedua jurnal tersebut tidak lebih dari memfasilitasi perekaman dan persiapan laporan keuangan.

Pada artikel ini akan dijelaskan secara detail mengenai jurnal pembelian dan penjualan. Silahkan Anda simak dengan seksama.

Sekilas Mengenai Siklus Perdagangan

pengertian-siklus-perdagangan

Sekilas Tentang Siklus Perdagangan (Sumber: Freepik.com)

Dalam kehidupan sehari-hari, hidup kita tidak jauh dari kegiatan jual dan beli. Ketika bangun dari tidur hingga kembali tidur, seakan nyaris berurusan dengan aktivitas jual beli.

Ketika kita berperan sebagai penjual, mungkin juga kita sedang:

  • Menjual skill dan kemampuan kita,
  • Menjual produk dan layanan kita, atau
  • Menjualkan produk atau jasa orang lain.

Namun sebaliknya, ketika kita berperan menjadi pembeli, kita melakukan pembelian barang dan jasa kebutuhan kita, keluarga kita, atau membeli produk dan jasa untuk dijual kembali.

memahami-siklus-perdagangan

Memahami Siklus Perdagangan (Sumber: Freepik.com)

Sama halnya dengan perusahaan. Mereka tidak pernah terlepas dari 2 aktivitas tersebut. Suatu saat perusahaan berperan sebagai pembeli produk atau jasa, melakukan pembelian untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Atau bisa juga membeli untuk digunakan sebagai bahan baku dan bahan pembantu dalam sebuah proses produksi.

Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan aktivitas sebuah perusahaan, maka jumlah transaksinya semakin kompleks dan akan terus bertambah. Semakin banyaknya transaksi yang masuk, maka perusahaan tersebut harus menjalankan sistem pencatatan yang baik dan benar.

Itulah yang kita kenal selama ini, sistem pencatatan tersebut dinamakan sebagai sistem akuntansi.

Pengertian Jurnal Pembelian

pengertian-jurnal-pembelian

Memahami Pengertian Jurnal Pembelian (Sumber: Freepik.com)

Pengertian jurnal pembelian adalah jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat semua produk perusahaan atau transaksi pembelian produk lainnya, pembelian secara tunai akan dicatat dalam jurnal khusus biaya tunai. Setiap pembelian kredit barang dagangan perusahaan akan dicatat dalam debit akun pembelian dan akun utang kredit.

Jika transaksi ini terjadi berulang kali, akan lebih praktis diberikan kolom khusus untuk pembelian dan hutang perusahaan. Sedangkan untuk pembelian peralatan dan aksesoris, itu akan dicatat dalam akun peralatan kolom debit dan kredit dari akun utang perusahaan. Jika transaksi ini juga terjadi berulang kali, kolom terpisah dapat dibuat untuk peralatan.

bentuk jurnal pembelian

Bentuk Jurnal Pembelian (Sumber: Bee.id)

Contoh Jurnal Pembelian Perusahaan Dagang

contoh jurnal umum

Contoh Jurnal Umum Perusahaan Dagang (Sumber: Beecloud.id)

Jenis Jurnal Pembelian

Jurnal Pembelian Tunai

Jurnal pembelian tunai merupakan pembelian barang dagangan yang dilakukan dengan kas atau setara kas pada saat transaksi dilakukan.

Contoh : CV Beepos membeli barang dagangan dari PT Beeaccounting sebesar Rp 100.000, maka jurnal yang dibuat oleh CV Beepos adalah :

Akun Debet Kredit
Pembelian Rp100.000
Kas Rp100.000

Jurnal Pembelian Kredit

Jurnal pembelian kredit merupakan pembelian barang dagangan yang dilakukan dengan cara kredit atau akan dibayar tunai pada waktu yang akan datang sesuai dengan periode waktu yang ditentukan.

Contoh : CV Beepos membeli barang dagangan dari PT Beeaccounting dengan cara kredit sebesar Rp 100.000, maka jurnal yang dibuat oleh CV Beepos adalah :

Akun Debet Kredit
Pembelian Rp100.000
Utang Dagang Rp100.000

Jurnal Diskon Pembelian

Jurnal diskon pembelian merupakan pembelian barang dagangan yang disertai diskon, dengan syarat pembayaran dilakukan dalam periode waktu yang ditentukan.

Contoh : CV Beepos membeli barang dagangan dari PT Beeaccounting sebesar Rp 100.000 dengan diskon pembelian 2/10, n/30,ย  maka jurnal yang dibuat oleh CV Beepos adalah :

Akun Debet Kredit
Utang Dagang Rp100.000
Potongan Pembelian Rp2.000
Kas Rp98.000

Pengertian Jurnal Penjualan

pengertian-jurnal-penjualan

Memahami Pengertian Jurnal Penjualan (Sumber: Unsplash.com)

Pengertian Jurnal Penjualan adalah jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat semua transaksi penjualan yang juga terkena akreditasi. Sehingga setiap penjualan barang dalam kredit dicatat di jurnal penjualan.

Pada transaksi penjualan untuk barang dagangan dengan kredit, itu menyebabkan penambahan akun piutang dagang dan penambahan penjualan. Pada saat penambahan akun piutang dagang dicatat dalam posisi debit karena piutang merupakan jenis harta dan sebaliknya ketika ada peningkatan pendapatan hasil penjualan, dicatat dalam posisi kredit.

bentuk jurnal penjualan

Bentuk Jurnal Penjualan (Sumber: Beepos.id)

 

Contoh Jurnal Penjualan Perusahaan Dagang

Contoh Jurnal Penjualan

Jenis Jurnal Penjualan

Jurnal Penjualan Tunai

Jurnal penjualan tunai merupakan penjualan barang dagangan kepada pembeli yang cara pembayarannya dilakukan cara kas/tunai pada saat transaksi dilakukan.

Contoh : CV Beepos menjual barang dagangan kepada Toko Beecloud sebesar Rp 100.000., maka jurnal yang dibuat oleh CV Beepos adalah :

Akun Debet Kredit
Kas Rp100.000
Penjualan Rp100.000

Jurnal Penjualan Kredit

Jurnal Penjualan Kredit merupakan penjualan barang dagangan kepada pembeli yang cara pembayarannya akan dilakukan di periode yang akan datang.

Contoh :ย CV Beepos menjual barang dagangan kepada Toko Beecloud sebesar Rp 100.000 dengan termin 2/10, n/30, maka jurnal yang dibuat oleh CV Beepos adalah :
Akun Debet Kredit
Piutang Dagang Rp100.000
Penjualan Rp100.000

Jurnal Diskon Penjualan

Jurnal Diskon Penjualan merupakan penjualan barang dagangan dengan disertai diskon, dengan syarat kredit yang ditentukan antara penjual dan pembeli.

Contoh : CV Beepos menjual barang dagangan kepada Toko Beecloud sebesar Rp 100.000 dengan syarat kredit 2/10, n/30, maka jurnal yang dibuat oleh CV Beepos adalah :

Akun Debet Kredit
Kas Rp980.000
Diskon Penjualan Rp2.000
Piutang Penjualan Rp100.000

Jurnal Retur Penjualan

Jurnal Retur Penjualan merupakan pengembalian barang dagangan dari si pembeli akibat rusak, cacat atau tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Contoh : Toko Beecloud mengembalikan barang dagangan yang rusak senilai Rp 25.000, maka jurnal yang dibuat oleh CV Beepos adalah :

Akun Debet Kredit
Retur Penjualan Rp25.000
Kas Rp25.000

Baca Juga: Contoh Jurnal Umum Akuntansi Perusahaan

5 Hal Penting Pada Jurnal Pembelian Dan Jurnal Penjualan

Setelah mengetahui segala tentang jurnal pembelian dan jurnal penjualan, maka selanjutnya yang perlu Anda perhatikan adalah beberapa hal penting berikut, yaitu:

  1. Catat Transaksi Penjualan Tunai Atau Kredit Serta Retur Dengan Benar.
    Ketika Anda menjual persediaan, Anda perlu membuat dua Catatan. Catatan pertama adalah bahwa pengakuan inventaris dijual melalui uang tunai atau menerima perdagangan dalam posisi debit dan akun penjualan dalam posisi kredit.
  2. Teliti Mencatat Jurnal Diskon Penjualan.
    Perlu Anda ketahui bahwa ketika terdapat kesalahan dalam melakukan pencatatan, maka nantinya akan ada kesalah pahaman laporan keuangan perusahaan Anda.
  3. Perhatikan Posisi Debit Kredit Yang Tepat Saat Membeli Persediaan.
    Ketika Anda membeli persediaan, maka perhatikan posisi akun persediaan yang akan didebitkan, namun pada posisi kredit akun tersebut berupa kas atau utang usaha tergantung perjanjian transaksi yang Anda lakukan.
  4. Catat Persediaan Pada Posisi Kredit Jika Terjadi Retur Pembelian.
  5. Lakukan Penghapusan Utang & Perhatikan Detail Termin Pembayaran.

Kesimpulan

Untuk Anda yang saat ini sedang menjalankan usaha dagang, penting untuk dilakukan pencatatan akuntansi jurnal pembelian dan jurnal penjualan. Lebih mudah lagi ketika Anda menggunakan Software Kasir Online Beepos yang sudah mendukung fitur pencatatan jurnal otomatis. Sehingga Anda akan punya lebih banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan lainnya. Coba gratis selama 14 hari dengan klik di sini atau klik gambar di bawah ini.

Mudah-Buat-Jurnal-Penbelian-dan-Jurnal-Penjualan-dengan-Beepos

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :