🔧Diskon se-Juta khusus Bisnis Bengkel, Sisa 3 Hari
00
Hari
:
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Logo Bee Web

Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang dan Cara Membuatnya

Jurnal penyesuaian perusahaan dagang dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk catatan transaksi yang belum dicatat dan sudah terjadi.
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Tuesday, 28 February 2023

Jurnal penyesuaian perusahaan dagang dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk catatan transaksi yang belum dicatat dan sudah terjadi. Fungsi dari jurnal ini untuk mencatat transaksi yang perlu koreksi agar nilainya sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Pencatatan jurnal penyesuaian ini dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni beban yang dicatat serta penangguhan pengakuan pendapatan akun. Dimana pencatatannya harus berdasarkan pendapatan yang belum dicatat dalam akun.

Mengenal Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang

Akuntansi Dasar

Proses Penyusunan Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang (Sumber: Freepik.com)

Jurnal penyesuaian merupakan sebuah jurnal yang harus bisa disesuaikan berdasarkan dalam buku besar di perusahaan. Jurnal ini dibuat saat adanya perubahan saldo pada akun di bagian akhir siklus akuntansi.

Baca Juga: Jurnal Adalah Catatan, Apa Fungsinya dalam Akuntansi?

Hal ini tentunya juga bertujuan untuk bisa mencatat beban maupun pendapatan yang tidak diakui pada periode tertentu. Dibuatnya jurnal ini sebagai proses pencatatan bahwa adanya perubahan pada saldo di sebuah akun.

Jadi nantinya saldo yang akan mencerminkan jumlah seperti kenyataan sebenarnya. Umumnya, manfaat yang akan diberikan oleh jurnal oni dapat menetapkan saldo catatan akun di buku besar pada akhir periode.

Jadi ketika sebuah transaksi dimulai dalam satu periode akuntansi, maka akan langsung diakhiri di bagian periode berikutnya. Biasanya, jurnal penyesuaian perusahaan dagang ini dibutuhkan hanya untuk mencatat transaksi yang benar.

Hal ini tentunya berkaitan pada pelaporan keuangan yang kesalahan sebelumnya sudah dikoreksi pada periode akuntansi. Tujuan dibuatnya jurnal penyesuaian yaitu untuk mengubah transaksi tunai menjadi metode akuntansi akrual.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan di bidang konstruksi telah memulai pekerjaannya dalam satu periode. Akan tetapi malah tidak menagih pelanggan sampai pekerjaan selesai dalam kurun waktu enam bulan.

Biasanya, sebuah perusahaan di bidang konstruksi harus bisa melakukan jenis jurnal ini setiap akhir bulan. Hal ini tentunya untuk dapat melihat penghasilan 1/6 dari jumlah yang ditagih pada waktu enam bulan tersebut.

Cara Membuat Jurnal Penyesuaian yang Tepat

Cara Membuat Jurnal Penyesuaian

Ada Beberapa Tahapan dalam Penyusunan Jurnal Penyesuaian (Sumber: Freepik.com)

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebagai cara tepat untuk bisa membuat Jurnal penyesuaian perusahaan dagang. Berikut ini sudah ada beberapa langkah untuk membuat jurnal yang perlu diketahui, antara lain:

1. Persediaan Barang Dagang

Umumnya, pada proses pencatatan barang dagang, Anda dapat langsung menggunakan 2 metode seperti harga pokok penjualan (HPP) dan ikhtisar laba rugi. Berikut ini sudah ada penjelasan terkait dua metode ini.

  • Ikhtisar Laba Rugi

Melalui metode ini, persediaan awal tentunya dapat mempengaruhi harga pokok dru penjualan. Oleh karena itu, di akhir periode Anda harus memindahkan persediaan barang dagang ditempat yang di kredit pada akun laba/rugi.

Untuk penyesuaian barang dagang di akhir ini tentunya akan ditempatkan pada posisi debit akun. Misalnya saja seperti mengkreditkan laba/rugi dan persediaan barang dagang.

  • HPP/Harga Pokok Penjualan

Hal yang harus Anda perhatikan pada metode ini yaitu akun akan langsung dipindahkan ke harga pokok penjualan. Terdapat 6 akun yang disesuaikan khususnya dalam unsur harga pokok penjualan.

Misalnya saja seperti biaya angkut, pembelian barang dagang, persediaan barang dagang awal, dan potongan pembelian. Selain itu, ada retur pembelian, serta persediaan barang dagang akhir.

2. Beban dibayar di muka

Jurnal Pembelian

Pembayaran di Muka/ Depan (Sumber: Pixels.com)

Biaya ini sebenarnya bisa menjadi salah satu kewajiban dalam pembayaran pada periode tertentu. Akan tetapi, pada kenyataannya pembayaran harus dilakukan lebih awal. Beban yang dibayar di muka terbagi menjadi 2 hal yakni beban dan harta.

3. Pendapatan dibayar di muka

Pendapatan ini dikatakan sebagai pembayaran yang diterima lebih awal karena penghasilan berasal dari transaksi pembayaran yang tidak dilakukan oleh konsumen. Jadi pencatatan jurnal penyesuaian ini akan ditempatkan sebagai pendapatan dan utang.

4. Perlengkapan

Apabila dilihat dari akun perlengkapan, maka dapat melihat nilai yang sudah digunakan. Caranya untuk mengetahui nilai tersebut dan mengurangi saldo perlengkapan awal yang tersisa.

5. Beban yang masih dibayarkan

Utang beban merupakan beban yang sebenarnya masih harus dibayarkan oleh perusahaan di akhir periode. Contohnya saja Anda memiliki karyawan, jadi masih punya beban untuk membayar gaji para karyawan.

6. Penghasilan yang wajib diterima

Piutang pendapatan merupakan sebuah penghasilan yang akan diterima di masa mendatang. Hal ini karena pelanggan masih memiliki utang yang harus dibayarkan kepada perusahaan.

7. Piutang

Beban perusahaan merupakan resiko yang biasanya dialami oleh perusahaan akibat tidak tertagihnya piutang dagang. Hal ini karena belum menerima hasil pembayaran dari usaha perusahaan.

8. Penyusutan

Terdapat kerugian yang ditanggung akibat adanya penyusutan nilai aktiva yang tetap. Contohnya saja usaha Anda memiliki peralatan, kendaraan, gedung, dan lainnya.

Jadi dari penyusutan Anda bisa tahu nilai ekonomis dengan cara menghitung aktiva tetap yang dimiliki usaha. Dari situ Anda juga tahu pencatatan Jurnal penyesuaian perusahaan dagang berperan penting dalam membuat laporan keuangan pada perusahaan dagang.

Oleh karena itu, performa usaha Anda akan menentukan strategi dan struktur apa yang digunakan ke depannya. Namun, sekarang tidak perlu buat pembukuan keuangan secara manual karena sudah tersedia software akuntansi yang ada fitur jurnalnya.

Fungsi dari Jurnal Penyesuaian Dagang

Jurnal Akuntansi

Dengan Jurnal Penyuaian Data yang Didapatkan Benar-Benar Real di Akhir Periode (Sumber: Freepik.com)

Ada berbagai macam fungsi dari jurnal penyesuaian yang perlu diketahui. Di bawah ini sudah ada penjelasan terkait fungsi Jurnal penyesuaian perusahaan dagang, antara lain:

1. Mampu Menghitung Pendapatan dan Beban Perusahaan Selama Periode Tertentu

Salah satu aspek paling penting yang bisa diperoleh oleh perusahaan dagang yaitu dapat mengetahui finansial dari perusahaan itu sendiri. Bahkan, dengan adanya data finansial yang dimiliki oleh sebuah perusahaan bisa membuat perusahaan lebih mudah menghitung pendapatan serta beban perusahaan.

Tentunya, hal ini sebenarnya juga akan membantu perusahaan dalam melakukan proses finansial agar dapat terorganisir dengan baik. Oleh sebab itu, pembuatan dari jurnal penyesuaian ini harus dilakukan oleh setiap perusahaan dagang.

2. Sebagai Bukti yang Nyata bagi Perusahaan

Saat seorang akuntan keuangan melakukan proses pembuatan jurnal di perusahaan dagang, maka pada akhir periode perusahaan akan langsung melihat secara jelas. Dimana didalamnya sudah ada akun akun riil perusahaan mulai dari harta, hingga modal.

Selain itu, jurnal penyesuaian ini juga bisa menampilkan informasi terkait akun nominal misalnya seperti beban dan pendapatan yang dimiliki oleh perusahaan. Oleh sebab itu, pembuatan jurnal ini bisa menjadi bukti yang kredibel bagi perusahaan.

Hal ini tentunya karena melalui jurnal penyesuaian informasi finansial terhadap perusahaan dapat diakui. Dikarenakan bisa menunjukan kondisi yang sebenarnya serta proses pembuatan jurnal dapat terjadi dalam satu periode.

3. Sebagai Perkiraan Perusahaan Dagang untuk Menunjukan Perkiraan dari Akun Riil

Saat sebuah perusahaan dagang membuat jurnal penyesuaian maka seorang akuntan keuangan bisa melakukan proses pencatatan saldo akun terhadap buku besar. Jadi hanya dengan melakukan pembuatan jurnal ini bisa membuat perusahaan mengetahui akun riil.

Contoh dari Jurnal Penyesuaian Perusahaan

Di bawah ini sudah ada Contoh jurnal penyesuaian perusahaan dagang yang perlu diketahui. Berikut gambarnya yang dapat dijadikan sebagai referensi.

contoh jurnal penyesuaian

Contoh jurnal penyesuaian (Sumber: Bee.id)

Baca Juga: Software Akuntansi Perusahaan Dagang Mudah dan Aman

Kesimpulan

Pencatatan jurnal penyesuaian perusahaan dagang menjadi salah satu hal penting karena akan membantu mengontrol kondisi sebuah perusahaan. Melalui adanya pencatatan jurnal perusahaan, maka performa akan menjadi lebih terukur.

Jadi bisa menentukan langkah yang baik bagi perusahaan selanjutnya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bila perusahaan mempercayakan proses pengerjaan Jurnal penyesuaian perusahaan dagang dengan menggunakan software akuntansi. Salah satunya dengan menggunakan software akuntansi Beeaccounting, bisnis menjadi lebih mudah dan nyaman.

Beeaccounting Catat Jual Beli Bayar Langsung Jadi Laporan Keuangan

Artikel Terkait

Contoh Laporan Laba Rugi Berbagai Usaha Lengkap dengan Caranya
Laporan laba rugi dibuat untuk dijadikan sebagai bahan acuan evaluasi keuangan dalam jangka waktu tertentu. Pada artikel ini akan mengklik
Baca Juga
Cara Gampang Menghitung Neraca untuk Laporan Keuangan
Menghitung neraca adalah kegiatan yang banyak orang lakukan untuk membuat laporan keuangan. Karena neraca sendiri termasuk dari laporan keuangan yang
Baca Juga
Fungsi dan Contoh Laporan Audit Perusahaan
Penyusunan laporan audit harus dilakukan secara teliti untuk menghindari kesalahan input. Apabila terjadi kesalahan maka yang dirugikan adalah pihak perusahaan
Baca Juga
Pentingnya Peranan Petty Cash Dalam Pembukuan
Bisnis merupakan kegiatan yang menyediakan produk atau jasa bagi konsumen untuk memperoleh keuntungan. Salah satu hal yang menjadi faktor krusial
Baca Juga
Pentingnya Software Akuntansi di Era Digitalisasi
Pentingnya software akuntansi berbarenganan dengan melejitnya tren start up di Tanah Air. Digitalisasi global menyentuh seluruh dunia. Dari negara adidaya,
Baca Juga
5 Kesalahan Umum Rekonsiliasi Fiskal yang Harus Dihindari
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana perusahaan menyelaraskan laporan keuangannya dengan aturan perpajakan yang berlaku? Di artikel ini Anda akan mendapatkan jawabannya!
Baca Juga

Artikel Populer

Wednesday, 15 March 2023
Model AIDA: Pengertian, Kelebihan dan Contohnya
Baca Juga
Wednesday, 28 June 2023
7 Contoh Positioning Produk Brand Ternama dan Strateginya
Baca Juga
Wednesday, 7 June 2023
Feedback Artinya: Jenis, Fungsi, beserta Cara Mendapatkannya
Baca Juga
Wednesday, 7 February 2024
4 Tahapan Proses Manajemen Strategi, Fungsi dan Komponennya
Baca Juga
Monday, 31 October 2022
7 Contoh Ekonomi Kreatif di Indonesia Saat Ini
Baca Juga
Wednesday, 18 October 2023
Contoh Matriks SWOT, Pengertian dan Strategi Penerapannya
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu