⌛️ Besok Terakhir, Diskon 15% untuk Distributor!
00
Hari
:
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Logo Bee Web

5 Contoh Aset Tidak Berwujud dan Penjelasannya dalam Bisnis

Contoh aset tidak berwujud paling umum dan dikenal adalah hak paten, selain itu ada banyak lagi lainnya, berikut rincian dan penjelasannya!
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Wednesday, 28 February 2024

Secara pengertian aset tidak berwujud adalah aset yang dimiliki perusahaan namun tidak dapat dirasakan oleh panca indra, contoh aset tidak berwujud seperti hak paten, hak cipta dan sejenisnya.

Aset tidak berwujud memiliki fungsi strategis dalam meningkatkan nilai dan daya saing bisnis. Dengan mengelola aset tidak berwujud secara efektif, bisnis dapat memaksimalkan nilai ekonomi. menciptakan keunggulan kompetitif, dan membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: Mengenal Aset Tak Berwujud, Karakteristik, Jenis dan Contohnya

Apa saja contoh, jenis dan karakteristiknya? Simak pada penjelasan artikel di bawah ini!

Karakteristik Aset Tidak Berwujud Pada Bisnis

Aset Tak Berwujud

Aset tidak berwujud adalah aset yang tidak memiliki bentuk fisik dan tidak dapat dirasakan oleh panca indra (Credit: Freepik.com)

Sebelum membahas mengenai contoh aset tidak berwujud, kenali terlebih dahulu bagaimana karakteristiknya. Adapun karakteristik dari aset tidak berwujud adalah sebagai berikut:

  • Tidak memiliki bentuk fisik
  • Nilai aset tidak berwujud bersumber dari hak atau kepemilikan yang melekat, seperti hak cipta, merek dagang, dan paten.
  • Aset tidak berwujud seringkali dilindungi oleh hukum dan peraturan tertentu, seperti undang-undang hak cipta atau merek dagang, untuk mencegah penggunaan tanpa izin oleh pihak lain.
  • Beberapa aset tidak berwujud memiliki masa berlaku tertentu, seperti paten atau hak cipta, yang memberikan hak eksklusif selama periode waktu tertentu.
  • Meskipun tidak berwujud secara fisik, aset ini memiliki nilai ekonomi yang dapat diukur dan memberikan kontribusi nyata terhadap keberhasilan dan pertumbuhan bisnis.

Klasifikasi Aset Tidak Berwujud

Aset tidak berwujud diklasifikasikan menjadi 3 kelompok, yakni:

1. Definite Intangible Asset (Aset Tak Berwujud Pasti)

Kelompok pertama adalah aset berwujud pasti, yakni klasifikasi aset tak berwujud yang memiliki nilai dengan batas waktu tertentu. Contohnya, sebuah perusahaan yang memperoleh hak penggunaan paten perusahaan lain selama periode yang telah disepakati.

Nilai paten ini dianggap pasti dan terbatas pada masa waktu perjanjian. Setelah periode tersebut berakhir, nilai aset ini akan secara otomatis menghilang atau berkurang.

2. Indefinite Intangible Asset (Aset Tak Berwujud Tidak Terbatas)

Kemudian, aset tidak berwujud tak terbatas, dalam hal ini aset dinilai yang tidak terbatas dalam konteks kelangsungan perusahaan. Misalnya, loyalitas pelanggan.

Merupakan aset tak berwujud yang terus bernilai selama perusahaan tersebut tetap beroperasi dan mempertahankan hubungan yang kuat dengan pelanggan. Dalam hal ini, nilai aset tidak berwujud tidak terbatas karena tidak ada batasan waktu

3. Intellectual Property (Hak Milik Intelektual)

Terakhir ada hak milik intelektual, mencakup klasifikasi aset yang melibatkan karya atau hasil kreasi berdasarkan pemikiran, seperti penamaan tempat, brand, gambar, desain, karya sastra, dan karya akademik.

Hak milik intelektual memiliki nilai yang menjanjikan dan umumnya dilindungi oleh hukum kekayaan intelektual. Contoh termasuk merek dagang yang mencirikan identitas suatu produk atau perusahaan.

Kemudian ada hak cipta yang melindungi karya kreatif seperti lagu atau buku. Keberlanjutan nilai hak milik intelektual seringkali tergantung pada bagaimana entitas melindunginya dan memanfaatkannya dalam pasar.

Contoh Aset Tidak Berwujud dan Penjelasannya

Intangible Asset Atau Aset Tidak Berwujud

Macam-macam Intangible Assets (Credit: stockanalysis.com)

Berikut beberapa contoh aset tidak berwujud yang sering ditemukan dalam bisnis:

1. Hak Paten

Contoh pertama ada hak paten, yakni bagian aset tidak berwujud yang memberikan pemegangnya hak eksklusif untuk menggunakan, membuat, dan menjual suatu inovasi atau penemuan tertentu.

Contohnya, sebuah perusahaan farmasi yang berhasil mengembangkan obat baru dapat mendapatkan hak paten untuk melindungi hak eksklusif mereka atas formula atau proses produksi obat tersebut.

Hak paten memberikan perlindungan hukum yang mencegah pihak lain menyalin atau menggunakan inovasi tersebut selama periode waktu tertentu, memberikan insentif bagi perusahaan untuk berinvestasi dalam riset dan pengembangan.

2. Lisensi

Contoh aset tidak berwujud berikutnya adalah lisensi, yakni bentuk aset pemilik hak memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakan hak atau inovasi tertentu.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan teknologi yang memiliki teknologi unggul dapat memberikan lisensi kepada mitra bisnis untuk menggunakan teknologinya dalam produk atau layanan mereka.

Dengan lisensi ini, perusahaan dapat memperluas jangkauan penggunaan teknologi mereka dan menciptakan sumber pendapatan tambahan melalui biaya lisensi.

3. Goodwill

Selanjutnya adalah goodwill mencerminkan nilai ekonomi positif yang terkait dengan reputasi baik suatu perusahaan. Ini melibatkan persepsi positif pelanggan terhadap merek atau bisnis tersebut, hubungan positif dengan karyawan, dan citra yang baik di pasar.

Sebagai contoh, sebuah restoran yang terkenal dengan kualitas makanan dan pelayanan pelanggan yang luar biasa dapat memiliki goodwill yang tinggi, yang dapat meningkatkan daya tarik dan kesetiaan pelanggan.

Baca Juga: Goodwill Adalah Aset Tak Berwujud, Ini Penjelasan, Jenis dan Penyebabnya

4. Merek Dagang

Berikutnya adalah merek dagang, seperti simbol, nama, atau desain yang digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakan produk atau layanan suatu perusahaan dari pesaingnya.

Contohnya, merek dagang Coca-Cola melibatkan logo dan nama yang langsung diidentifikasi dengan minuman ringan tersebut. Merek dagang memberikan identitas unik dan dapat meningkatkan pengenalan merek, kepercayaan konsumen, dan loyalitas pelanggan.

5. Perjanjian Franchise

Kemudian ada perjanjian franchise, sistem bisnis dengan memberikan hak kepada pihak lain untuk menjalankan bisnis menggunakan model bisnis, merek dagang, dan dukungan dari pemilik merek.

Contohnya, McDonald's memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk membuka dan mengoperasikan restoran McDonald's dengan mengikuti standar dan prosedur tertentu.

Dalam hal ini, pemilik merek mendapatkan keuntungan melalui biaya royalti dan dapat memperluas jangkauan bisnis mereka melalui mitra franchise.

pembukuan bisnis fnb

Manfaat Aset Tidak Berwujud

Aset tak berwujud ini memiliki beberapa manfaat bagi bisnis, yakni:

  • Menciptakan keunggulan kompetitif dengan merek dagang kuat atau inovasi yang dilindungi paten.
  • Meningkatkan nilai perusahaan dalam penilaian pasar melalui aset seperti merek dagang atau hak cipta yang bernilai tinggi.
  • Menjadi sumber pendapatan tambahan melalui lisensi atau hak cipta, memungkinkan perusahaan mendapatkan keuntungan tanpa produksi fisik.
  • Menawarkan perlindungan hukum terhadap pelanggaran hak oleh pihak lain, menjaga nilai dan keberlanjutan aset.
  • Aset seperti loyalitas pelanggan memberikan keberlanjutan bisnis dengan menciptakan basis pelanggan setia dan mengurangi tingkat churn.

Metode Cara Menilai Aset Tak Berwujud

Untuk mengetahui nilai dari aset tak berwujud perusahaan bisa dilakukan dengan 3 metode, yakni:

1. Metode Biaya

Metode biaya fokus pada perhitungan biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menciptakan aset tak berwujud. Ini melibatkan penaksiran nilai saat ini aset berdasarkan biaya awal pembuatannya, termasuk biaya waktu, bahan, dan biaya lainnya.

2. Metode Pasar

Metode selanjutnya adalah metode pasar melibatkan perbandingan nilai aset tak berwujud dengan aset serupa yang telah dinilai oleh perusahaan lain. Ini mencakup aset, merek, atau entitas serupa yang dapat dijadikan pembanding untuk menentukan nilai aset tak berwujud perusahaan tersebut.

3. Metode Pendapatan

Kemudian terakhir, metode pendapatan menggunakan proyeksi arus kas masa depan yang dihasilkan oleh aset tak berwujud untuk menilai nilai aset tersebut. Ini melibatkan perhitungan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan dari pemanfaatan aset dalam jangka waktu tertentu.

Nah itu dia, beberapa contoh aset tidak berwujud perusahaan dan penjelasannya. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait

Mengenal Analisis Peluang Usaha dan Cara Menganalisanya
Apabila saat ini Anda tertarik untuk terjun ke dunia usaha, mengetahui, memahami, dan melakukan analisis peluang usaha merupakan hal yang
Baca Juga
Competitive Advantage: Cara Meningkatkan Daya Saing UKM
Apakah Anda pernah mendengar istilah Competitive Advantage? Atau jika diartikan ke bahasa Indonesia artinya “keunggulan bersaing” atau disingkat “daya saing”.
Baca Juga
Desain Kemasan Produk: Mengoptimalkan Daya Tarik Penjualan
Desain kemasan produk memainkan peran yang sangat penting dalam menciptakan daya tarik dan kesuksesan penjualan. Ketika Anda melihat rak-rak di
Baca Juga
Mengenal FOB (Free On Board) dalam Bisnis Pengiriman Barang
Anda mungkin pernah mendengar istilah "FOB" ketika berurusan dengan bisnis pengiriman barang internasional. FOB adalah singkatan dari "Free On Board",
Baca Juga
11 Ide Nama Minuman Unik untuk Brand Bisnis Anda
Pemilihan nama brand menjadi hal penting yang perlu diperhatikan ketika pertama kali akan membangun bisnis. Nama sendiri tidak bisa dibuat
Baca Juga
Contoh Barang Inferior, Pengertian, Jenis dan Karakteristiknya
Barang inferior adalah jenis produk atau barang yang mengalami penurunan permintaan ketika pendapatan konsumen meningkat. Dalam konteks ekonomi, barang ini
Baca Juga

Artikel Populer

Tuesday, 10 May 2022
Download File Excel Laporan Laba Rugi Gratis
Baca Juga
Friday, 11 September 2020
11 Contoh SIM (Sistem Informasi Manajemen) Perusahaan
Baca Juga
Monday, 7 March 2022
[DOWNLOAD] Contoh Cash Flow Excel dan Template Membuatnya Gratis
Baca Juga
Thursday, 21 April 2022
Aplikasi POS Alfamart Adalah: Pengertian dan Cara Kerja
Baca Juga
Friday, 25 September 2020
Mengenal Sejarah Akuntansi Secara Singkat
Baca Juga
Monday, 25 April 2022
4 Contoh Pembukuan Kas Masuk dan Keluar dan Prosesnya
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu