Web Logo Bee
Penulis: Lutfatul Malihah

Goodwill Adalah Aset Tak Berwujud, Ini Penjelasan, Jenis dan Penyebabnya

Kategori: ,
Dipublish Tgl: Thursday, 19 January 2023

Goodwill adalah aset tidak berwujud yang termasuk dalam bagian aset dalam neraca keuangan perusahaan yang berkaitan dengan perhitungan akuntansi. Pada dasarnya Goodwill adalah aset tidak berwujud (intangible) tidak sedikit orang mengalami kesulitan dalam perhitungannya,

Namun, masih dikatakan sebagai aset yang tentu saja memiliki banyak pengaruh bagi kondisi keuangan perusahaan. Berikut penjelasan lengkap tentang goodwill:

Apa itu Goodwill?

Goodwill adalah sebuah aset tidak berwujud yang akan ditemukan pada setiap catatan keuangan pada bisnis. Sayangnya masih banyak orang yang tidak menyadari bahkan tidak tahu apa itu goodwill dan bagaimana fungsi dan pengaruhnya pada bisnis.

Istilah aset tidak berwujud ini dinamakan dengan intangible dalam neraca keuangan sebuah bisnis, karena wujudnya yang tidak tampak ini banyak orang yang kesulitan ketika menghitung dengan tepat.

Meskipun demikian goodwill masih tetap menjadi sebuah aset yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan sebuah bisnis. Apa sebenarnya arti goodwill?

Singkatnya goodwill adalah semua selisih dari nilai pembelian sebuah perusahaan yang dilakukan oleh perusahaan lain, selisih ini muncul ketika adanya proses pembelian pada perusahaan dengan nilai yang melebihi harga pasar aset.

Selain sebagai aset tidak berwujud goodwill juga dikatakan sebagai aset nol riil dan akan dicatat ketika neraca keuangan sebuah perusahaan terjadi akuisisi. Yang mana perusahaan sedang membeli perusahaan lain dengan harga tinggi dan tidak wajar.

Dari sinilah aset tidak berwujud bisa didapatkan atau diperoleh lalu dikurangi dengan asumsi jumlah kewajiban. Goodwill ini bisa meliputi kuatnya identitas perusahaan, SDM yang kompeten, up to date dalam hal teknologi hingga reputasi perusahaan.

Goodwill akan bisa dilihat saat aktivitas bisnis sebuah perusahaan membeli perusahaan lainnya. Namun, bila ternyata harga beli perusahaan tersebut berada di bawah kekayaan aslinya, yang muncul adalah goodwill negatif.

Dan etika perusahaan mencatat biaya untuk goodwill, perusahaan akan menyusutkan jumlah tersebut dari waktu ke waktu untuk menyeimbangkan dampaknya pada laporan laba rugi.

Baca juga: Apa itu Amortisasi? Perhatikan Perbedaan Amortisasi dan Depresiasi!

1. Jenis-jenis Goodwill Adalah ..

Amortisasi Adalah Penyusutan Aset Tak Berwujud

lustrasi Aset Tak Berwujud berupa Copyright Photo by Markus Winkler on Unsplash

Berikut jenis-jenis goodwill dalam perhitungan keuangan yang dibedakan berdasarkan sifatnya, diantaranya:

Jenis-Jenis Goodwill Berdasarkan Sifat

  • Goodwill Akuntansi

Jenis pertama adalah goodwill akuntansi, yang mana goodwill dalam akuntansi adalah sebuah laporan yang berkaitan dengan akuisisi yang sedang terjadi. Artinya perusahaan akan memasukkan goodwill dalam laporan keuangan yang telah ditetapkan berdasarkan standar akuntansi.

  • Goodwill Ekonomi

Berikutnya ada jenis goodwill ekonomi, jenis ini tidak akan ditemukan dalam neraca keuangan karena memiliki konsep yang berbeda dengan akuisisi.

Jenis goodwill ekonomi akan lebih dilihat jika berkaitan dengan hal-hal yang berkaitan dengan kinerja perusahaan dimasa yang akan datang, seperti reputasi, loyalitas brand hingga kualitas karyawan yang dimiliki.

2. Jenis-jenis Goodwill Berdasarkan Nilai Perusahaan

  • Purchased (Dibeli)

Goodwill berdasarkan nilai pertama adalah purchased atau goodwill yang dibeli, hal ini menunjukkan adanya perbedaan antara nilai dari perusahaan yang telah dibayar. Aset perusahaan telah menurun, begitu pula liabilitasnya, sehingga berdampak pada bisnis secara keseluruhan.

  • Inherent

Berikutnya adalah inherent yang artinya nilai dari goodwill perusahaan yang sudah memenuhi nilai pada umumnya dari total aset bersih yang bisa dipisahkan.

Dapat dikatakan sebagai inherent karena dihasilkan dari pihak internal perusahaan yang kemungkinan akan muncul selama periode tertentu. Sebab, perusahaan sebelumnya sudah memiliki reputasi baik dalam bidang bisnis.

Perlu diketahui, ada dua kemungkinan nilai goodwill yang akan muncul. Pertama, nilai goodwill positif jika total nilai bisnis telah melebihi nilai wajar aktiva bersih.

Dan kedua adalah nilai goodwill negatif, ketika total nilai bisnis kurang dari nilai aset bersih yang ditentukan.

Manfaat Goodwill Adalah ...

Perbedaan Amortisasi Dan Depresiasi

Ilustrasi Trendmark Sebagai Aset Tak Berwujud (Sumber: Freepik.com)

Meskipun goodwill termasuk sebuah aset tidak berwujud, namun keberadaannya memiliki banyak pengaruh pada kondisi keuangan bisnis, termasuk pengaruh positif. Diantaranya:

1. Menghasilkan Uang dengan Menjual Produk Perusahaan Lain

Hal pertama yang bisa dimanfaatkan oleh sebuah perusahaan dari goodwill adalah bisa mendapatkan penghasilan lain dengan menjual produk milik perusahaan (lainnya) di masa depan.

Hal ini disebabkan karena jika seorang pengusaha melakukan akuisisi perusahaan lain dengan sistem goodwill maka kedepannya nanti harga barang di perusahaan tersebut dapat dijual kembali.

Meskipun dalam proses pembeliannya terdapat selisih sebab melampaui nilai buku perusahaan lama. Namun, masih berpotensi memberikan keuntungan karena tidak ada yang tahu kemungkinan harga produk perusahaan diakuisisi akan semakin tinggi dimana depan.

2. Menghasilkan Pendapatan dari Pembayaran Sewa

Jika perusahaan memegang aset tidak berwujud seperti goodwill, pendapatannya tidak hanya akan dihasilkan dari perusahaan saja. Pendapatan tambahan akan diperoleh dari perusahaan yang dibeli oleh perusahaan.

Hal ini karena jika entitas baru tersebut tidak terjual, maka akan disewakan dan uang sewa-lah yang akan menimbulkan laba selama proses penyewaan terus berlangsung.

Jika memang tidak dilanjutkan lagi, perusahaan bisa mencari penyewa baru atau mengelola sendiri perusahaan tersebut dari awal, jika memungkinkan.

3. Meningkatkan Kecepatan Operasi Bisnis

Memiliki aset goodwill dapat diterima, selama selisihnya tercantum dengan benar di neraca. Hal ini meningkatkan kemampuan perusahaan untuk memberikan layanan yang unggul kepada pelanggannya.

Dengan membeli perusahaan lain, seorang wirausahawan mendapatkan keuntungan dari dua bisnis yang berjalan secara bersamaan. Jika produk yang mereka hasilkan dan jual terkait, distribusi lebih cepat dan pelanggan akan lebih puas.

4. Produktivitas Tenaga Kerja

Manfaat lainnya jika memiliki aset goodwill adalah ketika pengusaha memiliki perusahaan lain dari hasil akuisisi dengan harga lebih tinggi di pasar, pengusaha tersebut bebas dan lebih leluasa untuk mengatur ketersediaan sumber daya manusia pada perusahaan-perusahaan yang dikelola.

Seperti melakukan mutasi karyawan dari perusahaan lama ke perusahaan baru, sehingga perusahaan untung dan pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien karena produktivitas tenaga kerja sudah terpercaya.

5. Mendapat Lisensi dari Perusahaan Baru

Keuntungan lain yang bisa didapatkan oleh pengusaha ketika memiliki aset goodwill adalah mendapatkan lisensi baru, karena secara otomatis lisensi dari perusahaan yang diakuisisi menjadi milik pembeli.

Faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Goodwill

Aset Tidak Wujud

Memiliki Karyawan Kompeten Termasuk Aset Tak Berwujud (Sumber: Pixels)

Dilansir dari Bussinesstech, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi terbentuknya goodwill, diantaranya:

1. Kualitas Produk

Faktor pertama yang bisa mempengaruhi terbentuknya goodwill adalah seberapa kualitas dari produk pada sebuah perusahaan. Semakin baik kualitas produk maka akan semakin tinggi nilai dari goodwill perusahaan. Tidak hanya berkaitan dengan angka penjualan namun juga kepuasan pelanggan.

2. Lokasi

Berikutnya adalah lokasi perusahaan juga dapat mempengaruhi terbentuknya goodwill, semakin strategis lokasi perusahaan maka akan semakin tinggi juga nilai goodwillnya.

Sebuah perusahaan/ bisnis bisa dikatakan berada ditempat strategis jika lokasi perusahaan mudah dijangkau dari mana saja, juga tidak harus melewati jalan yang jauh dan berliku-liku untuk bisa sampai di sana.

3. Efisiensi Manajemen

Berikutnya adalah ketika perusahaan memiliki sistem manajemen yang baik bahkan lebih baik maka goodwill perusahaan akan tumbuh dan operasinya akan menjadi lebih lancar dan lebih efisien.

4. Akses Bahan Baku

Hal lain yang tidak kalah penting pada perusahaan yang bisa mempengaruhinya goodwill adalah akses terhadap bahan baku. Dengan memiliki akses yang cukup ke bahan baku dan persediaan dapat meningkatkan reputasi perusahaan, memungkinkan mereka untuk memproduksi barang tanpa khawatir akan kekurangan.

5. Memahami Kondisi Pasar

Selanjutnya adalah seberapa lihai sebuah perusahaan dalam memahami kondisi pasar, kemampuan ini bisa dikaitkan dengan bagaimana cara perusahaan memperhatikan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen mereka.

Apa Itu Amortasi Goodwill?

Aset Tidak Berwujud

Perhitungan Mudah Aset Tidak Berwujud Bisa Menggunakan Beeacounting (Sumber: Freepik.com)

Baca Juga: Cara Menghitung Biaya Penyusutan Nilai dan Contohnya

Istilah amortartasi diartikan sebagai penyusutan pada aset tetap tidak berwujud, berdasarkan standar pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) amortisasi merupakan jumlah penyusutan secara sistematis terhadap aktiva tidak berwujud.

Makna dan pengertian amortisasi goodwill sebenarnya masih menjadi perdebatan IFRS maupun IAS. Keduanya tidak memperbolehkan amortisasi goodwill ditetapkan sebagai gantinya menggunakan impairment/ revaluasi goodwill.

Sampai saat amortisasi goodwill dalam akuntansi masih adalah menjadi perdebatan baik IFRS ataupun di IAS. IFRS maupun IAS ini tidak membolehkan penerapan amortisasi goodwill dan menggantinya dengan impairment (revaluasi goodwill).

Perlu diperhatikan, secara umum amortisasi adalah sebuah prosedur pengurangan nilai sebuah aset tak berwujud yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Fungsinya, untuk mencari cerminan nilai aset yang dimiliki sebuah perusahaan untuk dijual.

Kegiatan perhitungan amortisasi akan wajib bagi perusahaan yang melakukan pembayaran utang mencakup pembayaran pokok. Amortisasi bisa dihitung dengan dua metode yang memiliki keterkaitan dengan aset tidak berwujud milik sebuah perusahaan. Seperti hak paten, hak cipta, hingga goodwill.

Cta Beeaccounting 170123 Amortisasi

Cara perhitungan amortisasi cukup membingungkan dan ribet apalagi yang awam dengan akuntansi. Untuk itu dalam perhitungan amortisasi pebisnis perlu menggunakan alat bantu seperti Software akuntansi Beeaccounting. Segera daftar dan dapatkan trial Gratis dan panduan langsung dari tim IT Support.

Bagaimana Cara Membuat Laporan Laba Rugi Cepat & Mudah
Sebagian perusahaan menginginkan operasional yang dijalankan berjalan dengan yang diharapkan. Semua kegiatan perusahaan seperti perputaran uang, keluar masuknya stok, manajemen […]
Baca Juga
Pengertian Koperasi Serta Sejarah, Prinsip, Jenis, dan Lainnya
Pengertian koperasi secara umum diartikan sebagai sebuah badan usaha bersama dengan asas kebersamaan dan gotong royong yang selalu dijalankan para […]
Baca Juga
Apa Pengertian Invoice? Jenis-jenis, Fungsi dan Contohnya
Pada artikel ini akan dijelaskan secara detail mengenai pengertian, jenis-jenis invoice, hingga contohnya. Bukti transaksi merupakan salah satu bagian penting […]
Baca Juga

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No. 41B, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2023 Bee.id
magnifiercrossmenu