Logo Bee Web

Pengertian Aktiva Tetap, Jenis, Contoh dan Metode Penyusutan

Aktiva tetap merupakan aset berharga yang dimiliki oleh perusahaan. Aset tersebut ada yang memiliki penyusutan nilai dalam setiap periode.
Penulis: Rininta Oktaviana
Kategori: ,
Dipublish Tgl: Tuesday, 27 September 2022

Aktiva merupakan hal yang sangat penting dalam keuangan bisnis karena menjadi sumber ekonomi dari sebuah perusahaan tersebut. Di dalam aktiva terdapat yang namanya aktiva tetap. Biasanya perusahaan secara rutin mencatat dan melaporkan aktiva yang mereka miliki.

Dalam laporan keuangan perusahaan yang dibuat, aktiva atau aset harga memiliki sumber daya dan kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan. Aktiva ini di dapat bisa melalui berbagai cara, mulai dari pembelian maupun pemberian. Anda juga bisa melakukan penjualan aktiva jika hal tersebut diperlukan. 

Pengertian Aktiva Tetap

Aktiva Tetap

Ilustrasi Aktiva Tetap (Sumber: Freepik.com)

Aktiva tetap adalah aset harta yang dimiliki dan dikuasai oleh perusahaan untuk digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan. Karena hal itu, aktiva memiliki peran yang cukup besar agar produksi yang dihasilkan bisa sesuai dengan harapan.

Menurut pernyataan dari beberapa ahli, aktiva memiliki wujud tetap yang didapatkan agar siap dipakai atau dibangun terlebih dahulu. Aktiva bukan dimiliki atau diperoleh untuk dijual agar bisa mendapatkan keuntungan tetapi dapat dijual belikan kembali hanya untuk kegiatan operasional perusahaan.

Karena digunakan untuk kegiatan operasional, aktiva memiliki masa kegunaan lebih dari satu tahun. Meskipun demikian, nilai dari aktiva juga dapat menyusut berdasarkan lama penggunaannya.

Baca Juga: Pengertian Aset Tetap, Cara Penghitungan Dan Pembeliannya

Jenis dan Contoh Aktiva Tetap

Setelah mengetahui pengertian dari aktiva di atas dapat disimpulkan bahwa aktiva atau aset tetap memiliki bentuk fisik. Dalam hal ini ada tiga jenis dari aset tetap yang harus Anda ketahui. Dengan mengetahui jenis, tentu akan lebih mudah dalam membedakan dan mengelompokkannya.

Apa saja contoh dari beberapa jenis aset tersebut? Berikut ini adalah jenis beserta contoh aktiva:

  • Aktiva yang Memiliki Sumber Penyusutan

Seperti yang sudah diterangkan dalam pengertian aktiva di atas, aktiva atau aset tetap memiliki sumber penyusutan meskipun digunakan atau dimanfaatkan lebih dari satu tahun. Yang dimaksud penyusutan adalah nilai yang ada dari aktiva tersebut.

Contoh dari aktiva atau aset tetap adalah bangunan, gedung, inventaris, peralatan, kendaraan, mesin-mesin produksi, hingga berbagai alat yang digunakan untuk menunjang kegiatan operasional.

  • Aktiva yang Mempunyai Sumber Deplesi

Selanjutnya, ada juga aktiva yang mempunya sumber deplesi. Yang dimaksud dari jenis aktiva ini adalah sumber daya alam yang digunakan untuk melakukan produksi sehingga mengalami penyusutan. Karena itu, sumber daya alam yang tersebut harus dapat dialokasikan untuk beberapa periode.

Contoh dari sumber daya alam yang mempunyai sumber deplesi adalah tambang mineral. Sumber daya alam ini mengalami deplesi atau penyusutan tanpa bisa didapatkan dalam waktu yang singkat.

  • Aktiva yang Tidak Mengalami Penyusutan

Selanjutnya, ada juga jenis aktiva tetap yang tidak mengalami penyusutan meskipun digunakan dalam kegiatan produksi. Bahkan aktiva ini bisa memiliki peningkatan nilai tiap tahunnya. Contoh dari jenis aktiva ini adalah tanah yang didirikan bangunan atau gedung perusahaan di atasnya.

Aktiva ini bersifat permanen dan tidak akan mengalami penyusutan dalam nilainya. Namun aktiva ini masih bisa dijual belikan jika memang dibutuhkan. Untuk penjualan aktiva tetap dalam laporan arus kas disajikan sebagai arus kas keluar.

Penyusutan Aktiva Tetap

Penyusutan Aktiva Tetap

Ilustrasi Penyusutan Aktiva Tetap (Sumber: Freepik.com)

Seperti yang telah dijelaskan diatas, aktiva atau aset tetap memiliki nilai penyusutan dalam beberapa periode, kecuali aset yang tidak memiliki penyusutan, yaitu tanah. Nilai aktiva tersebut menyusut seiring dengan penggunaannya.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa penyusutan aktiva tetap adalah nilai atau harga yang didapatkan dari aktiva tetap karena penurunan nilai akibat penggunaannya dalam kegiatan operasional dalam periode tertentu.

  • Faktor Penyusutan Aktiva Tetap

Ada beberapa faktor yang menyebabkan aktiva atau aset tetap mengalami penyusutan. Lalu apa saja faktor yang dimaksud? Simak penjelasannya berikut ini:

- Harga Perolehan: Harga barang yang ditambah dengan biaya-biaya lain yang menyertainya.

- Harga Buku Aktiva: Harga perolehan dikurangi dengan akumulasi dari penyusutan aktiva.

- Nilai Residu: Perkiraan nilai aktiva setelah digunakan sesuai dengan umur ekonomis.

- Umur Ekonomis: Perkiraan usia atau batas waktu dari barang.

  • Metode Penyusutan Aktiva Tetap

Metode Penyusutan Aktiva

Ilustrasi Metode Penyusutan Aktiva (Sumber: Freepik.com)

Untuk mengetahui berapa nilai penyusutan, ada 5 metode penyusutan aktiva tetap yang bisa Anda gunakan berikut ini:

  • Metode Penyusutan dengan Garis Lurus

Yang pertama merupakan metode penyusutan dengan garis lurus atau yang biasa disebut dengan straight line method. Metode ini merupakan metode penyusutan aktiva tetap yang dimana beban penyusutan per tahun selalu sama hingga akhir penggunaan dari barang tersebut.

Metode satu ini menjadi salah satu metode yang sering sekali dipakai oleh perusahaan. Metode garis lurus digunakan untuk barang yang fungsinya tidak terpengaruh besar kecilnya jumlah produk atau jasa yang dibuat. 

Contoh aktiva yang memakai metode penyusutan dengan garis lurus adalah peralatan kantor dan bangunan.

  • Metode Penyusutan dengan Saldo Menurun Ganda

Yang kedua adalah metode penyusutan dengan saldo menurun ganda. Metode yang ini menentukan penyusutan dari aktiva tetap berdasarkan persentase yang dihitung dari harga buku pada tahun yang bersangkutan. Metode satu ini juga biasa disebut dengan metode double declining.

Ada rumus yang bisa untuk menggunakan metode penyusutan dengan saldo menurun ganda, yaitu

Penyusutan Aktiva Tetap = (2x(100% : umur ekonomis)) x Harga buku aktiva tetap.

  • Metode Penyusutan Jumlah Angka Tahun

Ketiga adalah metode penyusutan jumlah angka tahun atau juga disebut dengan sum of the years digit method. Metode penyusutan ini didasarkan dari besarnya penyusutan aktiva setiap tahun yang dimana jumlahnya akan semakin menurun.

Untuk rumus yang digunakan pada metode penyusutan jumlah angka tahun, yaitu sebagai berikut:

Penyusutan = Sisa Umur Penggunaan dibagi dengan Jumlah Angka Tahun x (harga perolehan nilai residu)

  • Metode Penyusutan Satuan Jam Kerja

Metode yang keempat ada metode penyusutan satuan jam kerja atau yang biasa disebut dengan service hours method. Metode satu ini merupakan metode yang didasarkan dari jumlah satuan produk dalam periode yang bersangkutan.

Rumus untuk menggunakan metode penyusutan satuan jam kerja adalah sebagai berikut:

Beban penyusutan per tahun = Jam kerja yang dicapai x Tarif penyusutan tiap jamnya.

Tarif penyusutan tiap jam = Harga perolehan – nilai residu : jumlah total jam kerja.

  • Metode Penyusutan Satuan Hasil Produksi

Dan yang kelima ada juga metode penyusutan satuan hasil produksi atau yang biasa disebut dengan productive output method. Metode ini ditetapkan dengan jumlah satuan produk dari hasil yang diperoleh dalam satu periode.

Untuk rumus yang digunakan dalam metode penyusutan satuan hasil produksi adalah sebagai berikut:

Beban penyusutan per tahun = Tarif penyusutan per produk x Jumlah dari satuan produk yang dihasilkan.

Tarif penyusutan per satuan produk = Harga perolehan dari nilai residu dibagi dengan jumlah total produk yang didapatkan.

Baca Juga: Pengertian Penyusutan Aset Tetap dan Cara Mencatat Penyusutan

Kesimpulan

Dari penjelasan mengenai aktiva tetap dapat disimpulkan bahwa setiap perusahaan memiliki aktiva atau aset tetap yang berguna untuk melakukan kegiatan operasional. Aktiva tersebut ada yang memiliki nilai yang menyusut setiap periode dan ada juga yang memiliki peningkatan nilai. 

Bikin laporan keuangan lebih cepat dan mudah dengan software akuntansi Beeaccounting. Hanya sekali klik akan muncul informasi keuangan yang Anda butuhkan. Laporan laba rugi, neraca, arus kas, semua sudah tersaji secara otomatis dan data yang diberikan juga sangat akurat.

Analisa bisnis lebih mudah dengan fitur unggulan yang tidak dimiliki software akuntansi lain yaitu Bee Financial Analisys (BFA). Fitur ini memberikan segala keadaan kaungan bisnis Anda dalam bentuk angka yang akurat, sehingga memudahkan Anda dalam mengambil keputusan.

Laporan Akuntansi Pakai Software Akuntansi Beeaccounting
Software Akuntansi Perusahaan Kontraktor dan Developer Property
Sebagaimana jenis usaha lain, bidang kontraktor juga memiliki software akuntansi untuk perusahaan kontraktor yang secara khusus menangani pekerjaan tersebut. Perusahaan
Baca Juga
Buku Besar Akuntansi: Manfaat, Bentuk, Contoh, Lengkap
Buku besar akuntansi menjadi sebuah tempat pencatatan penting dari kumpulan seluruh laporan keuangan, mulai dari jurnal penjualan, jurnal pembelian hingga
Baca Juga
Jurusan Akuntansi Kerja Apa Saja? Ini 15 Paluangnya
Memangnya jurusan akuntansi kerja apa saja? Tentu saja banyak sekali. Bidang akuntansi merupakan salah satu bidang yang dibutuhkan segala aspek
Baca Juga
Pengertian Biaya Overhead Serta Jenis dan Fungsinya
Overhead adalah sejumlah biaya yang harus dipersiapkan pada saat menjalankan bisnis, yang tidak terkait secara langsung terhadap aktivitas produksi barang
Baca Juga
Contoh Neraca Keuangan dan Cara Membuatnya
Contoh neraca menjadi salah satu hal penting dalam perkembangan sebuah perusahaan. Selain itu, neraca keuangan juga selalu berhubungan dengan bidang
Baca Juga
OJK Adalah, Mari Simak Pembahasan Menariknya Berikut Ini
Membahas OJK adalah hal yang menarik mengingat kapabilitas lembaga ini yang tinggi. Otoritas jasa keuangan ini menghadirkan banyak keuntungan baik
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu