Web Logo Bee
Penulis: Rininta Oktaviana

Apa itu Catatan Atas Laporan Keuangan?

Kategori: ,
Dipublish Tgl: Friday, 15 July 2022

Pada urusan akuntansi perusahaan, Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) menjadi salah satu laporan yang penting. Laporan keuangan umumnya terdiri dari deretan angka yang barangkali tidak mudah dipahami apabila tidak ada dalam CALK sendiri.

Karena itu, pembukuan atau pencatatan dalam CALK menjadi hal yang dapat membantu dalam memahami laporan dan rincian keuangan perusahaan tanpa rasa bingung berlebih. Lalu, apa saja unsur CALK dan bagaimana cara membuat CALK?

Memahami Seputar CALK

Manfaat Aplikasi Laporan Keuangan Untuk Bisnis

Ilustrasi Laporan Keuangan (Sumber: Freepik.com)

Biasanya disingkat dengan CALK, catatan ini berarti catatan, informasi, atau rincian tambahan di mana memang sengaja dimasukkan pada bagian akhir suatu laporan keuangan. Tujuannya adalah agar terdapat informasi tambahan yang sekiranya tidak dimengerti oleh pembaca.

Fungsi Catatan Atas Laporan Keuangan adalah membantu Anda dalam menjelaskan hitungan-hitungan beberapa item yang terdapat pada laporan keuangan untuk memperoleh nilai komprehensif yang menggambarkan situasi keuangan suatu perusahaan.

Tidak hanya itu, CALK juga dapat menampilkan informasi mengenai kelangsungan usaha, hutang-piutang, informasi kontekstual lain, kewajiban kontinjensi, serta informasi-informasi lain yang dapat dimuat dalam laporan.

CALK sendiri memiliki beberapa tujuan pembuatan, yakni sebagai berikut.

  • Memberi informasi sumber daya, di mana terdapat informasi seperti kapasitas produksi, jam kerja, mekanisme pengiriman, cadangan kas, inventaris, persentase work in progress, dan sebagainya.
  • Memberi informasi potensi pengalihan, di mana tingkat ekspansi dapat diputuskan berdasarkan aset dan kewajiban ekonomi.
  • Menjadi dasar pengambilan keputusan oleh stakeholders perusahaan, seperti pemilik, pemerintah, direktur, karyawan, pelanggan, pemasok, serta masyarakat luas.
  • Melaporkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan, apakah keputusan tersebut dapat membuat tujuan tercapai atau tidak.
  • Meningkatkan pemahaman pengguna akhir, yakni pemilik atau kepada siapa susunan laporan keuangan akan diserahkan.

Baca Juga: 5 Laporan Keuangan Pengusaha Wajib Punya

 Unsur-Unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Pencatatan laporan keuangan

Ilustrasi Membuat Laporan Keuangan

Membuat suatu CALK tidak dapat dilakukan dengan asal-asalan. Anda harus memahami bahwa terdapat unsur-unsur yang harus tertera di dalamnya. Apa saja unsur yang perlu ada dalam sebuah CALK?

1. Unsur Umum (Penjelasan Perusahaan)

Unsur ini merupakan pemaparan mengenai sejarah serta latar belakang suatu perusahaan berdiri. Di samping itu, harus terdapat pula paparan tentang visi dan misi perusahaan, rincian AD/ART perusahaan, penawaran saham, status badan hukum, serta kebijakan-kebijakan perusahaan yang lain.

2. Kebijakan Akuntansi

Berikutnya adalah unsur kebijakan akuntansi, di mana salah satu contohnya adalah asumsi dasar saat menyusun laporan keuangan, multi currency, pengukuran laporan keuangan, serta kebijakan-kebijakan lain yang berkaitan.

3. Kebijakan Standar Akuntansi Keuangan

Unsur Catatan Atas Laporan Keuangan ini merupakan unsur yang terbagi menjadi kepatuhan pada isi laporan terhadap aturan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Pada SAK tertera hal-hal yang harus ada pada sebuah laporan keuangan.

4. Informasi Kebijakan Fiskal/Keuangan

Unsur ini mengandung informasi mengenai ekonomi makro, kebijakan ekonomi, pencapaian target APBD/APBN, serta hambatan perusahaan dalam menyentuh target.

5. Ikhtisar Pencapaian Kinerja

Maksudnya adalah ringkasan atau intisari dari pencapaian yang telah dilaksanakan sebuah perusahaan pada masa tertentu.

6. Pengguna Laporan Keuangan

Unsur ini terdiri dari informasi mengenai orang yang dapat membaca serta memakai laporan, seperti pemerintah, investor, serta masyarakat.

Sebuah CALK yang belum memuat keenam unsur tersebut, memungkinkan dapat menyesatkan pembaca atau publik. Informasi lain yang dimaksud adalah penggabungan dan/atau pemekaran entitas, pertukaran manajemen, kesalahan pada pencatatan sebelumnya, serta informasi lain.

Cara Membuat Catatan Atas Laporan Keuangan

Proses Pembuatan Laporan Keuangan Perusahaan

Proses Pembuatan Laporan Keuangan Perusahaan

Berdasarkan aturan SAK EMKM 2016:43, Anda dapat membuat CALK dengan langkah-langkah berikut ini.

1. Memperhatikan Struktur Terlebih Dahulu

Struktur atau gambaran dasar perusahaan dapat berisi informasi mengenai nomor dan tanggal akta pendirian, rangkuman riwayat perusahaan, lokasi perusahaan atau kegiatan, ranah usaha utama, dan tanggal perusahaan mulai beroperasi.

Di samping itu, langkah ini juga dapat memuat informasi mengenai penawaran umum efek perusahaan yang terdiri dari tanggal efektif penawaran umum perdana, tempat pencatatan efek, jenis serta banyak efek penawaran, serta kebijakan perusahaan.

Bisa pula ditambah dengan informasi mengenai direksi, lalu komisaris, serta karyawan, dan struktur perusahaan serta anak perusahaan.

2. Menerapkan Pernyataan serta Interpretasi dari SAK

Berikutnya, Anda harus memuat penerapan pernyataan dan interpretasi Standar Akuntansi Keuangan berdasarkan aturan yang berlaku dalam sebuah Catatan Atas Laporan Keuangan.

3. Memasukkan Kebijakan-Kebijakan Akuntansi yang Krusial

Pada struktur ini, informasi harus dibuat dengan isi dasar penyusunan laporan, kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan, piutang usaha, aset tetap, serta informasi penting lainnya.

4. Rincian Tambahan pada Penyajian Pos

Dalam sebuah CALK juga harus memuat informasi tambahan pada pos yang telah disajikan.

Baca Juga: Pentingnya Pembukuan Sederhana Untuk Bisnis Kecil / UMKM

Kesimpulan

Tanpa laporan keuangan, perusahaan tidak dapat mengukur kinerja hingga perkembangan perusahaan selama periode yang diketahui. Sayangnya hal ini tidak disadari oleh beberapa perusahaan yang baru berkembang.

Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui dan membuat 5 laporan keuangan untuk perusahaan. Jika Anda ingin membuat laporan keuangan secara otomatis dan cepat, Anda bisa menggunakan software akuntansi online Beecloud.

Membuat laporan keuangan bulanan dengan menggunakan Excel memang suatu keharusan bagi setiap instansi, perusahaan, dinas, maupun lembaga organisasi lainnya dengan tujuan untuk menganalisa pengelolaan keuangan di instansi tersebut. Prosesnya yang ribet dan memakan waktu kini sudah ada solusinya. Cobalah gunakan software akuntasi Beecloud untuk merasakan kemudahan dalam mengelola laporan keuangan perusahaan Anda.

Beecloud, Software Akuntansi Online yang Bisa Mengontrol 48 Cabang dari 1 Tempat. Satu-satunya software akuntansi online yang didesain untuk kontrol banyak cabang. Dilengkapi ratusan variasi laporan yang tersaji cepat & akurat. Laporan Laba/Rugi, Neraca, Kas/Bank, Stok, Piutang. Memudahkan manajemen mengambil keputusan bisnis

Banner Beecloud Laporan Neraca

Biaya dan Beban yang Harus Anda Ketahui Perbedaannya
Biaya dan beban merupakan hal yang tidak asing bagi pebisnis seperti Anda. Namun masih banyak orang yang bingung membedakan apakah […]
Baca Juga
Rekomendasi 3 Software Akuntansi Nirlaba Terbaik
Software akuntansi nirlaba merupakan inovasi teknologi yang berguna dalam membantu kelancaran bisnis Anda, karena software tersebut memberikan banyak kemudahan dan […]
Baca Juga
Software Akuntansi Surabaya untuk Usaha Kecil Menengah (UKM)
Meski sudah tersedia banyak pilihan software akuntansi Surabaya, Anda tidak boleh memilihnya secara sembarang. Ada sejumlah faktor yang harus Anda […]
Baca Juga

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Copyright © 2022 Bee.id
magnifiercrossmenu