Software Produksi yang Banyak Dipakai Pengusaha Manufaktur

Friday, 20 March 2020
Maghfirotul Amalia
Maghfirotul Amalia

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Software Produksi – Perusahaan manufaktur didalamnya mencakup berbagai macam kegiatan, proses produksi yang cukup panjang. Dibutuhkan pencatatan yang detail di tiap prosesnya. Tentu di era modern ini tidak hanya menggunakan laporan manual. Ada Software produksi yang bisa digunakan untuk mengelola data proses produksi di tiap tahapnya.

Apa itu Perusahaan Produksi ?

apa itu perusahaan produksi

Ilustrasi Pabrik Manufaktur (Sumber : Freepik.com)

Perusahaan manufaktur atau produksi adalah sebuah badan usaha yang memiliki aktivitas pengelolaan material atau bahan mentah sampai menjadi barang jadi lalu menjualnya kepada konsumen. Perusahaan Produksi dalam setiap pekerjaan atau kegiatan operasional yang dilakukannya tentu memiliki acuan dan standar dasar yang digunakan oleh para karyawan yang bekerja, biasanya acuan standar tersebut disebut dengan SOP (Standar Operasional Prosedur). (Sumber : mgt-logistik.com)

Bagaimana Pencatatan di Usaha Produksi ?

Bagaimana Pencatatan di Usaha Produksi

Ilustrasi Grafik dan Proses Produksi (Sumber : Freepik.com)

Proses Produksi adalah sebuah istilah untuk menyebut proses pengubahan bahan baku, komponen atau bagian–bagian menjadi barang jadi yang memenuhi harapan atau spesifikasi pelanggan. Beberapa industri seperti semikonduktor dan baja lebih sering menggunakan istilah fabrikasi dibandingkan manufaktur.

Untuk pencatatan di Usaha Produksi tentu harus dicatat sesuai dengan tahapan produksi yang ada. Tiap langkah produksi dan proses bisnis dari perusahaan manufaktur itu sendiri harus memiliki catatan detail agar tidak ada manipulasi data. Namun untuk pencatatan sendiri saat ini tidak harus menggunakan cara manual, banyak Software Produksi atau Software Manufaktur yang bisa digunakan untuk mengelola data perusahaan anda.

Kenapa Usaha Produksi Perlu Pencatatan?

Kenapa Usaha Produksi Perlu Pencatatan ?

Ilustrasi Proses Produksi Manufaktur Mesin (Sumber : Freepik.com)

Mengingat kompleksitas kelangsungan usaha sebuah industri, terdapat beberapa proses bisnis dari perusahaan manufaktur dan juga banyak biaya yang harus dikeluarkan. Biaya – biaya tersebut meliputi :

1. Biaya Bahan Baku

Yaitu bahan – bahan yang digunakan dan menjadi bagian dari proses produksi, sehingga bahan ini diolah dan menjadi suatu produk.

2. Biaya Tenaga Kerja

Biaya tenaga kerja adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk para tenaga kerja, dibedakan menjadi tenaga kerja langsung dan tak langsung.

Biaya langsung adalah biaya untuk tenaga kerja yang bekerja secara langsung berkaitan dengan aktivitas pengolahan bahan baku hingga menjadi suatu produk.

Sedangkan tenaga kerja tidak langsung contohnya adalah petugas pemeliharaan, petugas keamanan, petugas kebersihan dan lain – lain. Jadi tidak berhubungan langsung dengan proses pengolahan suatu produk.

3. Biaya Overhead Pabrik

Biaya ini adalah biaya diluar biaya bahan baku dan tenaga kerja. Disebut juga dengan BOP pada dasarnya merupakan biaya yang timbul akibat penggunaan bahan penolong atau biaya tidak langsung lainnya. Meski tidak terserap secara langsung pada produk, BOP tetap harus dikeluarkan atau dibebankan karena biaya ini juga memberikan kelancaran pada produksi. Contoh BOP adalah biaya bahan penolong, biaya pengawasan mesin pabrik, biaya telepon, biaya listrik dan lain sebagainya.

Apa Saja yang Perlu Dicatat Dalam Usaha Manufaktur?

Apa Saja yng Perlu Dicatat Dalam Usaha Manufaktur

Ilustrasi Proses Manufaktur Susu Sapi (Sumber : Freepik.com)

Banyaknya proses yang ada dalam sebuah perusahaan manufaktur tentu banyak hal yang perlu dicatat dalam setiap tahapnya, diantaranya adalah :

1. Stok Bahan Baku

Dalam industri manufaktur atau fabrikasi tentu bahan baku menjadi komponen utama yang harus selalu ada. Oleh karena itu data stok bahan baku harus selalu diupdate sehingga bisa tahu jumlah yang tersedia saat ini berapa agar tidak terjadi minim stok atau bisa jadi tidak tahu jika stok sudah habis. Pencatatan stok bahan baku harus benar – benar teliti mengingat pentingnya komponen ini untuk sebuah proses produksi barang sehingga bisa memenuhi permintaan konsumen. Dalam sebuah Software Produksi sudah tersedia fitur untuk mengelola data stok bahan baku, tentu antara data dan fisik harus dicocokkan.

2. Pembelian Bahan Baku

Selain itu, pembelian bahan baku juga harus menjadi fokus staf untuk dilakukan pencatatan data pembelian stok bahan baku. Karena terkait dengan supplier, harga beli bahan baku, jumlah bahan baku yang dibeli, sehingga perlu adanya data yang nyata dan sesuai dengan proses pembelian tersebut. Jika suatu saat terjadi kenaikan harga atau pergantian supplier maka data yang lama dan baru bisa dibandingkan untuk mengetahui berapa keuntungan yang didapat dengan harga yang baru.

3. Proses Produksi (Bahan Baku, Barang Setengah Jadi, Barang Jadi)

Dalam tahap ini tentu mencakup 3 poin diatas, berikut penjelasannya :

  • Bahan Baku

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, bahan baku merupakan komponen penting dalam sebuah proses produksi, karena bahan baku inilah yang akan diolah untuk dijadikan barang jadi dan akhirnya dijual kepada konsumen.

  • Barang Setengah Jadi

Barang setengah jadi adalah produk yang digunakan sebagai input untuk menghasilkan barang dan jasa lainnya. Oleh karena itu, produk tersebut tidak langsung dapat digunakan tetapi harus diproses terlebih dahulu. Contohnya baja yang diolah untuk dijadikan mobil atau tepung untuk membuat roti. Juga disebut dengan barang antara. (Sumber: cerdasco.com)

  • Barang Jadi

Yang terakhir dalam 3 poin proses produksi adalah barang jadi. Inilah barang yang sudah siap dipasarkan atau dijual kepada konsumen. Setelah melewati berbagai tahap maka barang jadi sudah bisa dikatakan sebagai sebuah produk dari perusahaan manufaktur dan diberikan merk tersendiri oleh perusahaan tersebut.

4. Laporan Produksi

Terkait dengan kompleksitas sebuah proses produksi yang melewati beberapa tahap, maka diperlukan sebuah laporan produksi dari tiap tahap yang ada. Tentu jika menggunakan catatan manual akan cukup sulit dan terlalu banyak berkas yang dibutuhkan. Kemudahan pencatatan laporan produksi hadir dalam sebuah Software Manufaktur atau Software Produksi. Meliputi beberapa laporan contohnya laporan harga pokok produksi, laporan persediaan barang dalam proses, biaya pembelian bahan baku dan biaya – biaya yang sudah saya sebutkan diatas.

5. Penjualan Barang Jadi

Fungsi yang digunakan untuk mencapai tujuan dari proses produksi dan menjual hasilnya, tujuannya untuk mendapatkan keuntungan. Banyak biaya yang perlu dimasukkan kedalam laporan termasuk biaya pemasaran, biaya transportasi, biaya sewa gudang dan biaya gaji karyawan promosi.

6. Laporan Operasional

Terkait dengan laporan operasional, banyak biaya yang juga harus dimasukkan dalam catatannya termasuk biaya listrik, air dan telepon, gaji karyawan, iklan dan juga biaya laba rugi operasi.

Kesulitan Jika Dicatat Manual

Kesulitan Jika Dicatat Manual

Ilustrasi Karyawan Deadline (Sumber : Freepik.com)

Melihat banyaknya laporan yang harus dikerjakan mulai dari awal hingga akhir proses produksi sampai ke penjualan dan operasional, tentu akan kesulitan jika harus terus – menerus menggunakan metode pencatatan manual. Mulai dari stok bahan baku, hutang/piutang, keluar masuk bahan baku dan barang setengah jadi, keluar masuk uang, control karyawan, biaya operasional, pajak dll. Yang tentu akan sangat memakan waktu jika anda masih menerapkan pencatatan manual dalam usaha manufaktur anda. Walaupun perusahaan produksi anda belum masuk dalam kategori skala besar, tentu tetap membutuhkan laporan yang akurat, efektif dan efisien.

Lalu Bagaimana Solusinya ?

Banner Beeaccounting untuk Pabrik Produksi Manufaktur

Kini telah hadir Beeaccounting untuk memudahkan anda dalam mencatat semua hal dalam usaha produksi anda. Tidak perlu catat manual dan semua terintegrasi sampai akunting. Software akuntansi yang sesuai dengan usaha produksi anda dan sangat fleksibel. Sehingga anda bisa mengontrol bisnis anda sewaktu – waktu darimana saja.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :