Pengertian Akuntansi Manajemen, Fungsi, Penerapan dan Manfaatnya

Thursday, 17 December 2020
Rininta Oktaviana
Rininta Oktaviana
Pengertian-Akuntansi-Manajemen

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Akuntansi Manajemen merupakan hal terpenting bagi bisnis. Segala perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen berdasarkan data akuntansi manajemen. Oleh sebab itu, sangat penting bagi pemilik bisnis untuk memahaminya.

Pengertian-Akuntansi-Manajemen

Memahami Definisi Akuntansi Manajemen (Sumber: Freepik.com)

Pengertian Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen adalah proses akuntansi yang menyajikan segala bentuk laporan suatu satuan usaha untuk kepentingan pihak internal yaitu manajer atau manajemen dalam mengambil keputusan jangka pendek maupun jangka panjang yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan & pengendalian.

Akuntansi manajemen membantu dengan mengidentifikasikan, mengukur, menganalisis, menafsirkan dan mengkomunikasikan informasi kepada manajer dan manajemen.

Pengertian Akuntansi Manajemen Menurut Ahli

1. Charles T. Homgren (1993:4)

Sebuah proses identifikasi, penyiapan, pengukuran, akumulasi, analisa dan penafsiran serta komunikasi mengenai informasi yang dapat membantu eksekutif dalam memenuhi tujuan perusahaan.

2. Mulyadi (2001)

Sebuah informasi keuangan yang didapatkan dari berbagai tipe akuntansi manajerial, yang digunakan terutama oleh pengguna internal sebuah perusahaan.

3. Halim dan Supomo (2000)

Kegiatan atau proses yang menghasilkan informasi dengan bentuk keuangan bagi manajemen, berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam menjalankan fungsi manajemen.

Pihak-pihak yang Membutuhkan Akuntansi Manajemen

1. Manajer Keuangan

Untuk memperoleh informasi perusahaan yang berkaitan dengan modal kerja, beban biaya, tingkat pengembalian investasi, tingkat pengembalian modal, dan berbagai macam jenis keuangan lainnya.

2. Manajer Produksi

Membutuhkan data informasi mengenai rincian biaya harga pokok produksi seperti total biaya produksi, biaya per unit produk, beban tenaga kerja langsung, serta biaya overhead lainnya yang secara langsung berperan dalam proses produksi.

3. Manajer Pemasaran

Membutuhkan data informasi seluruh komponen biaya terkait dalam penetapan harga jual produk, penentuan sistem penjualan secara kredit atau tunai, beban komisi penjualan, marketing fee , serta informasi nilai diskon untuk produk tertentu dalam rangka peningkatan volume penjualan.

4. Manajemen Top Level

Mereka juga membutuhkan informasi perusahaan sebagai bahan kajian untuk menentukan kebijakan strategis berikutnya.

Fungsi Akuntansi Manajemen

Fungsi Akuntansi Manajemen

Alat Analisa Pengambilan Keputusan (Sumber: Freepik.com)

1. Alat Analisa Pengambilan Keputusan

Sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan strategi perusahaan berdasarkan data kualitatif maupun kuantitatif.

2. Sumber Data dan Informasi Keuangan yang Relevan

Sebagai sumber data baik dalam perencanaan anggaran dan kegiatan untuk periode mendatang serta menjadi menjadi dasar dari biaya operasional perusahaan. Sebelumnya data dan informasi harus divalidasi terlebih dahulu atas dasar kesepakatan bersama antara pihak internal dan eksternal.

3. Sumber Informasi Pertanggungjawaban Tingkat Manajemen

Dalam perusahaan, semua divisi memiliki tanggung jawab yang sama sesuai dengan uraian pekerjaan mereka. Proses akuntansi diperlukan sebagai sumber informasi untuk mendukung pekerjaan tiap divisi dan dapat bersinergi dengan divisi lain.

4. Mengukur dan Monitoring Kinerja Perusahaan

Manajemen memiliki tindakan pengendalian pada aktivitas perusahaan. Pemantauan dan kontrol tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk melihat proses bisnis yang berjalan berlangsung optimal atau tidak.

Baca Juga: Mengenal dan Mengetahui Sejarah Akuntansi

Penerapan Akuntansi Manajemen

Misalnya, ada seorang manajer produksi yang membutuhkan informasi mengenai anggaran biaya produksi untuk mengetahui produk apa yang laris sehingga perlu dibuat ulang, tapi berapa kira-kira yang harus dibuat? Kemudian bagaimana pengawasan karyawan dalam aktivitas produksi? Oleh karena itu, dia membutuhkan akuntansi manajemen untuk mengetahui total biaya produksi, beban tenaga kerja, dll.

Pada akhirnya, dia bisa mengambil keputusan apa produk yang perlu dibuat dan bagaimana kualitas bahannya agar tidak melebihi anggaran perusahaan.

Misalnya lagi, seorang investor ingin berinvestasi dan menanyakan tentang laba dan payback periode. Manajer keuangan bisa menjelaskan pembagian laba dan payback periode dengan akuntansi manajemen.

Kebanyakan investor ragu apabila belum mengetahui akuntansi manajemen dari bisnis yang akan dia investasikan.

Manfaat Akuntansi Manajemen

Manfaat-Akuntansi-Manajemen

Manfaat Untuk Perencanaan Usaha (Sumber: Freepik.com)

1. Memudahkan Perencanaan Perusahaan

Perencanaan ini didasarkan pada manfaat dari laporan keuangan dan sumber-sumber lain untuk menghasilkan rencana bisnis yang efektif dan efisien dan menentukan target kinerja perusahaan.

2. Memudahkan Pemantauan Kinerja Perusahaan

Jika ada hal-hal yang tidak diinginkan dalam kegiatan perusahaan, manajemen akan memantau dan menyelesaikan masalah menurut informasi yang ada untuk memastikan bahwa perusahaan berjalan tepat mencapai tujuan perusahaan.

3. Sebagai Acuan Kegiatan Perusahaan

Memberikan referensi untuk bisnis ingin dibentuk seperti apa dan kegiatan apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan tujuan bisnis. Perencanaan dilakukan oleh manajemen perusahaan didasarkan pada informasi keuangan dan siklus akuntansi yang tepat untuk menghasilkan rencana yang sesuai dengan kebutuhan.

4. Memudahkan Pengambilan Keputusan

Perusahaan akan lebih mudah untuk mengidentifikasi kebijakan apa yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Manajemen dalam perusahaan akan melakukan pengambilan keputusan yang difasilitasi oleh pengolahan informasi dan data perusahaan dalam laporan keuangan

5. Menyediakan Informasi yang Akurat

Informasi yang terkandung tidak terbatas pada data historis perusahaan, tetapi berorientasi pada masa depan perusahaan berkenaan dengan fungsinya dalam perencanaan bisnis.

Baca Juga: Profesi Akuntan Adalah: Pengertian dan Tugas

Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Perbedaan utama antara akuntansi manajerial dan akuntansi keuangan berkaitan dengan pengguna informasi yang dituju. Informasi akuntansi manajerial ditujukan untuk membantu para manajer dalam perusahaan membuat keputusan bisnis yang terinformasi dengan baik, sementara akuntansi keuangan ditujukan untuk memberikan informasi keuangan kepada pihak-pihak di luar perusahaan.

Akuntansi manajemen bukan untuk pengguna eksternal, maka dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Contoh, manajer departemen produksi ingin melihat informasi keuangan yang ditampilkan dengan persentase unit yang diproduksi pada periode tertentu.

Sedangkan akuntansi keuangan harus sesuai dengan standar tertentu, seperti prinsip akuntansi atau panduaan akuntansi. Semua perusahaan publik diharuskan untuk melengkapi laporan keuangan mereka sesuai dengan aturan sebagai syarat untuk mempertahankan status mereka yang diperdagangkan secara publik.

Kesimpulan

Setelah memahami secara lengkap akuntansi manajemen, sebagai manajer atau pemilik bisnis akan mudah saat Anda membuat laporan keuangan bisnis agar lebih terencana dan terdistribusi dengan baik sesuai kebutuhan setiap divisi manajemen perusahaan.

Banner Beecloud Bikin Laporan Neraca 1x Klik

Agar memudahkan Anda dalam menyusun laporan, Anda bisa menggunakan software akuntansi online seperti Beecloud yang bisa diakses secara real-time di mana saja dan kapan saja. Sehingga akan memudahkan untuk koordinasi dengan manajer divisi yang lain,

Coba gratis Beecloud selama 14 hari di sini!

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :