Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan / COGS

Friday, 2 October 2020
Feni Purwantini
Feni Purwantini

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Menghitung harga pokok penjualan bukanlah perkara yang mudah. Ada rumusnya sendiri untuk mendapatkan angka HPP nya tepat dan benar. Jika HPP yang Anda hitung salah ini bisa mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit.

Oleh karena itu sebelum Anda menentukan HPP baca artikel ini sampai selesai. Karena diakhir artikel ini saya akan memberikan contoh harga pokok penjualan jadi Anda akan lebih mudah dalam memahaminya.

Pengertian Harga Pokok Penjualan

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan / COGS

Harga Pokok Penjualan (Sumber: Freepik.com)

HPP atau disebut juga dengan COGS (Cost Of Goods Sold) ialah biaya yang muncul dari suatu barang baik yang diperoleh dari produksi sendiri maupun pembelian kepada supplier yang kemudian dijual kembali. Pada umumnya HPP ini muncul pada bisnis usaha perdagangan.

Dan unsur-unsur harga pokok penjualan sendiri ada 3 yaitu ;

  1. Persediaan Awal Barang
  2. Persediaan Akhir Barang
  3. Pembelian Bersih

Fungsi HPP

Pada dasarnya HPP memiliki 2 manfaat yaitu ;

1. Membantu Menentukan Harga Jual

Dengan mengetahui HPP suatu barang, akan mempermudah dalam penentuan harga jual. Bisa dianalisa juga apakah dengan HPP yang kita peroleh, barang tersebut masih bisa bersaing dipasaran atau tidak.

2. Menentukan Laba/ Margin

Ketika Anda sudah tahu HPP dari suatu barang hal berikutnya ialah menentukan laba yang ingin Anda dapatkan. Jangan lupa perhitungkan biaya-biaya yang akan timbul pada saat proses transaksi penjualan barang tersebut seperti, biaya packing, ongkos kirim, gaji karyawan dll.

Metode Harga Pokok Penjualan

Cara menentukan HPP/ COGS setiap perusahaan berbeda-beda. Tergantung pada metode yang digunakan dalam penghitungannya, dan berikut ini ada 3 metode penghitungan HPP ;

1. Metode LIFO (Last In First Out)

Metode perhitungan HPP adalah pembebanan harga pokoknya kepada persediaan barang yang dikeluarkan dari gudang adalah harga pokok pembelian yang terakhir, disusul dengan yang masuk sebelumnya.

2. Metode FIFO (First In First Out).

Metode FIFO kebalikan dari metode LIFO yaitu barang yang masuk pertama ya yang dikeluarkan yang pertama. Jadi menentukan HPP berdasarkan dengan urutan terjadinya. Jadi HPP yang digunakan acuan adalah harga pokok yang terlebih dahulu masuk atau harga yang pertama.

3. Metode Average / Rata-Rata

Cara menghitung HPP dengan metode average ini sebenarnya lebih muda dari 2 metode diatas. Karena penghitungan HPP nya adalah di mana semua persediaan barang yang keluar untuk dijual dan produksi dibebankan dengan harga pokok rata-rata. Cara menghitungnya adalah membagi total jumlah harga perolehan dengan total jumlah barang.

Contoh Menghitung Harga Pokok Penjulan

Supaya Anda tidak bingung mengenai COGS ini berikut contoh harga pokok penjualan

Rumus menetukan HPP dengan menggunakan metode Average

HPP / Unit= (Saldo Awal Rupiah+ Pembelian Rupiah) : (Saldo Awal Qty + Pembelian Qty)

Total HPP terjual = HPP/unit x Qty Terjual

Saldo Akhir = Saldo Awal + Pembelian-Penjualan

Contoh soal : Sebuah Perusahaan ABC memiliki persediaan barang awal sejumlah Rp 40.000.000. Ke esok harinya perusahaan ABC membeli barang ke supplier dengan jumlah Rp 37.500.000 dan mendapatkan potongan sebesar Rp 2.500.000 dengan biaya kirim sebesar Rp 500.000. Bagaimana cara menghitung HPP nya ? berikut ini contoh menghitung HPP nya.

Contoh Soal HPP (Sumber: Bee.id)

Contoh Laporan Harga Pokok Penjualan dengan Metode Average

Mungkin Anda masih bingung dengan rumus yang saya berikan diatas. Agar memudahkan Anda dalam memahaminya langsung saja saya kasih contoh hpp dengan metode rata-rata

Harga Pokok Penjualan (Sumber: Bee.id)

Kesimpulan

Harga Pokok Penjualan (HPP) atau bisa disebut dengan COGS ini harus dimiliki oleh semua perusahaan jual beli. Karena dengan HPP akan sangat membantu dalam menentukan harga jual suatu barang dan menentukan berapa laba yang Anda inginkan. Metode penghitungan HPP ada 3 macam yaitu; FIFO, LIFO dan Average.

Supaya Anda lebih mudah dan terhindar dari kesalahan pada saat menghitung HPP. Gunakanlah software akuntansi online Beecloud. Dengan Beecloud Anda tidak perlu menghitung HPP satu persatu. Jadi tinggal Anda masukkan harga pembeliannya atau produksinya maka nanti otomatis HPP akan terbentuk.

Banner Beecloud Bikin Laporan Neraca 1x Klik

Dengan begitu akan terminilasir yang namanya kesalahan hitung. Selain itu Beecloud sistemnya sudah online jadi Anda bisa mengontrol bisnis dari mana saja dan kapan aja. Apalagi dimasa pandemi seperti saat ini. Jadi meskipun WFH (Work From Home) pekerjaan tetap jalan.

Langsung saja klik disini untuk coba gratis selama 14 hari. Dan jangan takut anggaran biaya akan membengkak karena Beecloud harganya sangat hemat dan bisa bayar perbulan karena sistemnya sewa. Kalau Anda mau intip dulu berapa harganya supaya tahu masuk gak dikantong Anda klik saja disini.

Jika ada pertanyaan mengenai Harga Pokok Penjualan maupun mengenai Beecloud jangan sungkan-sungkan untuk menuliskan koment dibawah ya.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :