Web Logo Bee
Penulis: Rininta Oktaviana

Sistem Penjualan Langsung, Kelebihan dan Kekurangannya

Dipublish Tgl: Thursday, 8 September 2022

Sistem penjualan langsung (direct selling) merupakan salah satu strategi penjualan untuk menghadapi persaingan bisnis. Strategi ini dibutuhkan untuk memberikan peningkatan pada nilai penjualan.

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan strategi direct selling, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan salah satunya adalah kenali dulu apa itu sistem penjualan langsung dan bagaimana cara kerjanya.

Artikel ini akan membahas apa itu sistem penjualan langsung, apa saja jenisnya, tips hingga kekurangan dan kelebihan menerapkannya untuk bisnis Anda.

Apa itu Sistem Penjualan Langsung (Direct Selling)?

Sistem Penjualan Langsung Adalah

Ilustrasi Sistem Penjualan Langsung di Pasar (Sumber: Pexels.com)

Sistem penjualan langsung adalah strategi penjualan yang memanfaatkan tenaga penjual untuk memasarkan produk secara langsung kepada konsumen. Meski begitu, penjualan langsung tidak terbatas pada saluran langsung, penjualan ini dapat terjadi antara produsen dengan pelanggan, antara produsen dengan perantara, dan antara perantara dengan pelanggan.

Kegiatan penjualan produk melalui sistem penjualan langsung bertujuan untuk memperkenalkan produk dan mendorong pelanggan agar membeli produk yang ditawarkan perusahaan.

Saat bisnis menerapkan sistem penjualan langsung diharapkan dapat mengenalkan lebih banyak tentang produk atau jasa yang perusahaan tawarkan. Dengan sistem penjualan langsung juga perusahaan akan meningkatkan kualitas produk agar produk yang dijual memiliki keunggulan sehingga memiliki daya saing tinggi.

Baca Juga: Cara Membuat Laporan Penjualan Harian Sederhana dan Contohnya

Apa Fungsi Sistem Penjualan Langsung?

Menurut Sutisna (2001) sistem penjualan langsung memiliki beberapa fungsi, diantaranya:

  1. Menyampaikan pesan yang kompleks kepada konsumen potensial mengenai produk atau jasa dan kebijakan perusahaan.
  2. Mengadaptasi penawaran atau daya tarik promosional produk untuk kebutuhan yang unik dan konsumen yang spesifik.
  3. Membujuk konsumen bahwa produk atau jasa perusahaan lebih unggul dari pesaing.

Jenis-jenis Penjualan Langsung (Direct Selling)

Jenis Jenis Penjualan Langsung

Ilustrasi Penjualan Langsung Single Level Marketing (Sumber: Pexels.com)

Apa saja yang termasuk jenis-jenis sistem penjualan langsung?

  • Single Level Marketing (Pemasaran Satu Tingkat)

Metode pemasaran barang atau jasa melalui program pemasaran berbentuk satu tingkat, di mana mitra usaha mendapatkan komisi dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang atau jasa yang dilakukannya sendiri.

  • Multi Level Marketing (Pemasaran Multi Tingkat)

Metode pemasaran barang atau jasa melalui program pemasaran berbentuk lebih dari satu tingkat, di mana mitra usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus dari hasil penjualan barang atau jasa yang dilakukannya sendiri dan anggota jaringan dalam kelompoknya.

  • Host/Party Plan Sales

Metode ini dilakukan saat terdapat banyak audiens, contohnya seperti mengadakan acara sosial untuk menawarkan produk atau jasa yang dijual. Pelanggan akan sangat menyukai metode ini karena ada suguhan acara yang menarik. Host/party plan sales atau bisa juga disebut event marketing menjadi trik jitu mensukseskan nilai jual dengan sistem penjualan langsung.

Saluran Marketing Sistem Penjualan Langsung

Menurut Kotler dan Rahmat Astri (2017) ada banyak saluran marketing yang bisa digunakan sebagai penjualan langsung, di antaranya adalah‚ÄĚ

  1. Direct Selling, penjual mendatangi calon konsumen pada lokasi-lokasi tertentu.
  2. Direct Mail, biasanya menggunakan surat penawaran, pengumuman, juga dikirim audiotape, videotape, CD, disket, kepada calon-calon konsumen yang sudah dikenal.
  3. Catalog Marketing, mengirimkan satu atau beberapa katalog produk kepada konsumen.
  4. Telemarketing Direct Response Marketing, dilakukan dengan menggunakan telepon dengan tujuan menjual langsung dan menarik calon konsumen.
  5. Kiosk Marketing, usaha penjual menempatkan ‚Äúcustomer-order-placing machines‚ÄĚ yang ditempatkan di toko, bandara, dan lokasi lainnya.
  6. The Online Customer, pelanggan dapat meminta informasi berbagai produk, harga, fitur, kualitas dan dapat langsung memesan produk atau jasa sesuai kebutuhan mereka.

Tips Sukses Menjalankan Sistem Penjualan Langsung

Tips Sukses Sistem Penjualan Langsung

Ilustrasi Sistem Penjualan Langsung yang Ramai (Sumber: Pexels.com)

  • Fokus Membangun Hubungan dengan Pelanggan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penjualan langsung merupakan strategi penjualan yang langsung berhubungan dengan customer. Untuk itu, prioritas kita adalah membangun hubungan baik dengan customer maupun mitra usaha.

Jalin hubungan baik, catat kebutuhan dan keluhan mereka sehingga Anda dapat menawarkan solusi. Selalu tindak lanjuti prospek baru dengan cepat untuk membangun hubungan baru (customer-oriented). Jangan pernah mengutamakan penjualan, namun utamakan customer atau mitra bisnis.

  • Bangun Database Pelanggan

Apakah usaha Anda belum memiliki database pelanggan? Jika belum Anda bisa mulai membuat database pelanggan sekarang. Database pelanggan penting untuk membangun, melacak dan berkomunikasi secara berkala dengan mereka. Anda juga bisa menggunakan database pelanggan untuk membagikan materi pemasaran seperti launching produk baru, promo, diskon dan update lainnya.

  • Kuasai Pengetahuan tentang Produk

Penguasaan produk (product knowledge) yang baik dapat membantu mempercepat proses closing. Mengapa? Bila kita dapat menjelaskan produk dengan baik, mengetahui harga, spesifikasi, kelebihan hingga alasan produk dapat menjawab kebutuhan pelanggan maka otomatis akan meningkatkan rasa kepercayaan mereka.

Jangan sampai Anda menjelaskan produk kepada konsumen namun tidak mengenal produk yang ditawarkan.

  • Mampu Mempresentasikan Produk

Pendekatan yang baik juga berlaku saat Anda ingin mempresentasikan produk. Anda bisa mengatur area penjualan dengan merencanakan ruang presentasi dan tampilan produk secara baik.

Anda akan memperagakan cara pakai, kelebihan kekurangan, perawatan dan lain-lain yang dibutuhkan konsumen dari produk tersebut. Karena itu kita diwajibkan harus pintar dalam membawa diri.

  • Rajin Follow-up Hingga Mendapatkan Referral

Setiap perusahaan perlu mengembangkan sistem untuk tetap berhubungan dengan prospek dan klien. Meskipun mengalami penolakan, jangan sampai hal ini membuat hubungan perusahaan dengan klien tersebut berhenti.

Jika konsumen sudah menerima untuk membeli, maka bisa ditanyakan apakah ada teman atau anggota keluarga lain yang menurut konsumen membutuhkan informasi atau produk yang ditawarkan.

Anda harus mampu melihat dan membaca peluang besar. Bertemu konsumen dan mempersiapkan diri menghadapi prospek ke depannya, selain itu perlu didapat peluang lokasi untuk melakukan penjualan langsung.

Manfaat Sistem Penjualan Langsung untuk Pelanggan/Pembeli

Ilustrasi Penjualan Makanan (Sumber: Pexels.com)

Beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh pembeli ketika melakukan penjualan secara langsung adalah sebagai berikut:

  • Pembeli dapat melihat langsung produk yang ditawarkan melalui penjualan secara langsung,sehingga dapat mengecek langsung secara detail, baik fisik dan fungsi.
  • Menjalin hubungan sosial yang intens. Pelanggan dapat langsung berinteraksi dengan tenaga pemasar secara langsung, dapat menanyakan hal seputar produk yang ditawarkan.
  • Kepuasan dalam mengambil keputusan. Melalui penjualan langsung, pembeli memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi karena sebelum mengambil keputusan untuk membeli, pembeli sudah melihat langsung, mempelajari langsung, dan mengetahui semua hal secara langsung baik dari mempelajari langsung produk tetapi juga berdasarkan informasi dari tenaga pemasar produk.

Kelebihan Mengimplementasikan Sistem Penjualan Langsung

Penjualan langsung juga menghasilkan banyak manfaat bagi penjual, yaitu:

  • Membentuk Hubungan Baik dengan Konsumen

Penjual dapat langsung menyusun informasi dan data tentang pelanggan yang berpotensi menghasilkan penjualan berkelanjutan (reorder) dengan basis data yang diperoleh, sehingga dapat mengembangkan penjualan berkelanjutan.

  • Menyesuaikan Penawaran

Pemasaran langsung memberikan kemudahan bagi penjual untuk menyesuaikan penawaran sesuai konsumen yang mereka tuju. Sehingga penjualan semakin tepat sasaran.

  • Response dan Kepuasan Konsumen

Memudahkan penjual untuk mengetahui lebih cepat bagaimana respon konsumen terhadap barang yang mereka tawarkan.

Kekurangan Mengimplementasikan Sistem Penjualan Langsung

Kekurangan Sistem Penjualan Langsung

Ilustrasi Wanita Memegang Tomat (Sumber: Pexels.com)

Namun ada juga beberapa kelemahan dalam penggunaan penjualan langsung, yaitu:

  • Penolakan Konsumen

Banyak konsumen yang merasa jengkel ketika harus mengangkat telepon yang ternyata tawaran dari sebuah perusahaan. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengimplementasikan sistem penjualan langsung Anda harus siap untuk menghadapi banyak penolakan. Apalagi, ada citra negatif dari penjual langsung di pasar.

  • Privasi Konsumen Terancam

Dengan seringnya menjalin hubungan secara langsung terkadang pemasar mengamati kehidupan konsumen mulai dari nama, alamat, bahkan hobi untuk dijadikan

database

  • Sulit Menjangkau Secara Luas

Mendekati setiap pelanggan secara individual dengan pergi dari pintu ke pintu atau mengadakan party plan house. Oleh karena itu, sulit bagi seseorang untuk menjangkau khalayak yang luas.

Baca Juga: Pengertian Jurnal Pembelian & Jurnal Penjualan Beserta Contohnya

Kesimpulan

Sistem penjualan langsung adalah sebuah metode penjualan di mana pemasar atau produsen mendekati pelanggan potensial secara langsung dengan produk barang atau jasa yang ditawarkan contohnya adalah penawaran properti melalui telepon, katalog, dan iklan
outdoor.

Tujuan dari penjualan langsung adalah menginformasikan kepada pelanggan tentang produk atau jasa yang mungkin dibutuhkan tanpa menunggu pelanggan tersebut mencari informasi mengenai suatu produk atau layanan.

Buat Laporan Penjualan Harian Satu Kali Klik dengan Beecloud

Beecloud merupakan software akuntansi yang bisa mengontrol 48 cabang. Artinya Anda hanya diperlukan 1 klik saja untuk semua cabang usaha Anda dengan menggunakan software ini. Ada beberapa kelebihan dari software ini. Pertama, dapat membantu analisa bisnis berdasarkan angka seperti cash flow atau analisa penyakit bisnis. Kedua, aman dari manipulasi dan kebocoran. Kebocoran disini artinya kebocoran stok, kas, dan piutang.

Dengan Beecloud keluar/masuk barang semua tercatat sehingga mencegah kebocoran/manipulasi stok. Ketiga, bisa diakses di hp, tablet, maupun laptop.  Selain itu terdapat laporan yang bisa disajikan melalui software ini yaitu Laporan Laba/Rugi, Neraca, Kas/Bank, Stok, Piutang.

Bikin Laporan Penjualan Mudah dan Cepat

Bikin Laporan Penjualan Mudah dan Cepat

Pajak Shopee Naik! Simak Penjelasannya Supaya Tidak Rugi
Penerapan pembayaran pajak nyatanya juga berlaku kepada pelaku usaha online yang bergabung dalam situs belanja online shopee. Bagaimana ketentuan pajak […]
Baca Juga
Tips Melakukan Manajemen Gudang yang Benar
Setiap perusahaan yang punya gudang sendiri atau menyewa memang sudah sepatutnya melakukan suatu sistem manajemen gudang secara baik dan benar. […]
Baca Juga
Cara Meningkatkan Omset Penjualan 79% dengan Matematika SD
Saya ingin cerita bagaimana cara meningkatkan omset penjualan dengan matematika sd saat meng-handle usaha distributor.¬† Usaha ini awalnya hanya memiliki […]
Baca Juga

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Copyright © 2022 Bee.id
magnifiercrossmenu