Web Logo Bee
Penulis: Rininta Oktaviana

Kenali Lebih Dalam Tentang Riset Pemasaran Sebelum Memulai Bisnis

Kategori:
Dipublish Tgl: Monday, 24 October 2022

Sebelum memulai suatu bisnis atau usaha perlu dilakukannya riset pemasaran untuk mendapatkan data yang akurat dan bersifat objektif sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat suatu keputusan.

Hasil dari riset ini bisa menjadi pertimbangan dalam mengambil rencana strategi pemasaran produk yang akan ditawarkan. Simak artikel ini untuk bisa memahami lebih dalam agar bisa diaplikasikan bagi yang ingin memulai sebuah usaha atau bisnis.

Apa itu Riset Pasar?

Riset Pasar Adalah

Ilustrasi Melihat Produk (Sumber: Pexels.com)

Riset pasar adalah sebuah proses untuk mengumpulkan segala informasi dari target pasar yang sudah ditentukan secara spesifik sebelumnya. Riset pasar merupakan bagian dari riset mengenai pemasaran yang memiliki cakupan lebih luas.

Riset pemasaran adalah sekumpulan dari rangkaian proses untuk mendapatkan data yang nantinya digunakan sebagai pedoman dalam membuat aktivitas pemasaran. Banyak yang berpikir bahwa riset ini sama dengan riset pasar, padahal keduanya adalah istilah yang berbeda.

Cakupan yang dibahas bukan hanya meliputi informasi mengenai pasar namun juga dilakukan penelitian tentang produk yang ditawarkan dan preferensi dari sisi konsumen.

Baca Juga: Pengertian Lengkap Marketing Mix atau Bauran Pemasaran

Fungsi dari Riset Pemasaran

Riset ini perlu dilakukan untuk karena memiliki fungsi-fungsi diantaranya sebagai berikut:

1. Understanding

Fungsi dari riset ini yang pertama yaitu understanding, maksudnya adalah berfungsi untuk memahami segala keluhan yang dialami oleh konsumen sehingga bisa menghasilkan suatu produk yang bisa memenuhi kebutuhan dari konsumen.

Fungsi ini memberikan pemahaman bahwa masukan-masukan yang disampaikan oleh konsumen adalah hal yang sangat penting. Dalam tahap ini riset yang perlu dilakukan bisa meliputi kebiasaan dari konsumen, harapan dan keluhan-keluhan yang dialami pelanggan saat menggunakan produk.

2. Predicting

Fungsi selanjutnya yaitu predicting. Fungsi ini menjadi salah satu dari fungsi pemasaran yang memiliki resiko. Pasalnya, sebuah produk tidak bisa terjamin bisa bertahan dalam waktu yang lama di pasaran berdasarkan kebutuhan konsumen karena sifatnya relatif.

Maka dari itu, riset ini perlu dilakukan agar perusahaan memiliki acuan dalam menentukan target pasar dan membuat strategi pemasaran yang baru.

3. Controlling

Fungsi pemasaran bisa juga sebagai penjagaan terhadap proses bisnis yang sedang berjalan secara rutin. Hal tersebut meliputi posisi produk di sisi konsumen, tren yang sedang berlangsung, demografi serta efektifitas dari alat marketing yang sedang digunakan.

4. Evaluating

Fungsi evaluating disini yaitu berfungsi untuk mengevaluasi program-program pemasaran yang sebelumnya sudah dilaksanakan. Selain itu juga berfungsi dalam membuat suatu pertimbangan atau penilaian produk dengan cara membandingkannya dengan produk kompetitor.

Dengan kata lain fungsi dari evaluating ini yaitu agar bisa mengetahui bagian dari strategi pemasaran yang perlu dilakukan proses evaluasi.

Peran Riset Pemasaran

Peran Riset Pemasaran

Ilustrasi Marketing Strategy Photo by Campaign Creators on Unsplash 

Sebelum membuat suatu strategi pemasaran perlu dilakukan riset yang mendalam terlebih dahulu karena riset ini memiliki peran yang sangat penting diantaranya yaitu:

1. Menciptakan Ide Bisnis

Bagi yang ingin memulai untuk membangun suatu usaha, melakukan riset mengenai pemasaran dapat menjadi salah satu cara untuk menemukan ide bisnis. Selain itu, bisa juga memberikan pemahaman mengenai pasar yang akan dibidik dan bisa menjadi pedoman dalam mengambil langkah selanjutnya.

2. Memperoleh Variasi Pilihan Ide

Bukan hanya mendapatkan satu ide bisnis saja yang diperoleh namun bisa juga berkembang menjadi beberapa pilihan ide bisnis yang bisa dipilih berdasarkan keinginan dan kebutuhan. Jadi banyak alternatif ide yang tersedia yang bisa dipilih.

3. Membantu Pengembangan Konsep

Kendala yang sering dihadapi oleh pebisnis salah satunya yaitu tidak bisa mengembangkan konsep bisnisnya atau tetap berada di konsep yang itu-itu saja. Dengan melakukan riset maka akan diperoleh banyak informasi dan data sebagai acuan dalam membuat business plan.

4. Membantu Mengembangkan Strategi Pemasaran

Strategi Pemasaran

Ilustrasi Mengembangkan Strategi Pemasaran (Sumber: Freepik.com)

Dari hasil riset akan didapatkan berbagai macam tren terkini yang sedang terjadi. Pergerakan kondisi pasar yang cepat dari waktu ke waktu membuat pelaku bisnis harus bisa mengikuti tren yang ada karena hal tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam membangun strategi bisnis berikutnya.

5. Membantu Mengembangkan Produk

Pengembangan suatu produk dilakukan dengan mempertimbangan salah satunya melalui riset mengenai pemasaran terhadap konsumen menyesuaikan kebutuhan yang dilakukan dengan adanya perubahan strategi pada bisnis.

Penerapan pengembangan produk seperti contoh riset pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan mie instan yang mengembangkan variasi dari ukurannya karena banyak pelanggan yang merasa untuk satu bungkus mie instan kurang mengenyangkan sehingga tercipta mie instan dengan ukuran jumbo.

6. Tes Pasar

Tujuan riset pasar adalah untuk melakukan percobaan yang nantinya akan mengarah pada terciptanya penjualan produk atau komersialisasi. Dalam hal ini ruang lingkup dari riset pasar adalah produk yang ditawarkan, harga jual, tools pemasaran, distribusi hingga konsumen.

Semua proses bisnis dapat berjalan dari riset pasar yang nantinya akan menjadi acuan dalam mengambil suatu keputusan. Berikut yang termasuk ke dalam proses riset pasar kecuali riset mengenai pekerja yaitu ada riset pengembangan produk, bahan baku, rancangan hingga pemasaran.

Baca Juga: Tujuan Riset Pasar Adalah: Pengertian dan Tipsnya

Tahapan-Tahapan Riset Pemasaran

Tahapan Riset Pemasaran

Ilustrasi Tahapan Riset Target Market Photo by Melanie Deziel on Unsplash 

Berikut ini merupakan tahapan-tahapan yang dapat menjadi pedoman dalam menyusun riset yaitu sebagai berikut:

1. Membuat Rumusan Masalah

Tahapan ini sangat penting agar riset yang berlangsung bisa lebih fokus terhadap poin atau inti yang ingin dicapai pada saat melakukan riset. Dengan demikian, nantinya tidak ada hal lain yang membuat hilang fokus pada tujuan utama.

2. Menentukan Desain Riset yang Akan Digunakan

Tujuan dari penentuan desain riset adalah agar lebih memahami secara detail mengenai prosedur yang harus dilakukan pada saat proses riset berlangsung sehingga akan mempermudah dalam menentukan parameter sebagai acuan dalam menarik kesimpulan.

Prosedur yang dimaksud antara lain mengenai proses pengumpulan data, melakukan uji hipotesis dan metode yang akan dipakai untuk mengolah data yang telah diperoleh dari proses riset.

3. Merancang Metode untuk Pengumpulan Data

Jenis data dalam riset ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh berdasarkan hasil di lapangan sedangkan data sekunder merupakan data yang diperoleh dari suatu sumber seperti buku,blog, jurnal, website, atau referensi lainnya yang relevan.

4. Mengambil Sampel Data

Langkah berikutnya yaitu mengambil sampel data di lapangan sesuai dengan metode sampling yang telah ditentukan sebelumnya.

5. Menganalisis Data yang Sudah Didapatkan

Hasil dari analisis data dari hasil riset dapat menjadi acuan dalam mengambil kesimpulan dari riset yang telah dilakukan dan bisa menjadi pedoman dalam mengelola bisnis.

6. Menyusun Laporan Hasil Riset

Langkah terakhir yaitu membuat laporan yang berisikan keseluruhan dari proses riset, kesimpulan dan rekomendasi dari penelitian yang telah dilakukan yang kemudian akan diberikan kepada manajemen sebagai dasar untuk mengambil sebuah keputusan dalam bisnis.

Laporan hasil riset ini juga dapat menjadi bahan untuk evaluasi dari riset yang sebelumnya telah dilakukan.

Kesimpulan

Riset pemasaran merupakan bagian penting yang harus dilakukan bagi berlangsungnya proses bisnis di perusahaan. Sebelum memulai suatu bisnis pastikan untuk memahami secara mendalam mengenai riset ini sebagai acuan atau pedoman dalam mengambil keputusan dalam membangun strategi bisnis.

Jika Anda sudah menemukan racikan yang sempurna untuk strategi pemasaran produk bisnis Anda, otomatis omset juga akan terus bertambah. PR Anda selanjutnya adalah bagaimana cara mengontrol promosi yang telah Anda jalankan dan bagaimana menyusun laporan keuangan setiap bulannya.

Image Software Kasir Online Offline Twitter

Software Kasir Online Beepos menyediakan berbagai fitur promosi yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan omset bisnis Anda. Mudah digunakan dan cocok untuk yang sedang bereksperimen melakukan strategi promosi produk. Hebatnya lagi, Beepos juga menyediakan semua laporan keuangan secara realtime dalam sekali klik. Gampang banget deh.

Penasaran bagaimana Beepos bisa membantu promosi bisnis Anda? Klik di sini untuk coba gratis.

Brand Adalah dan Cara Membangun Brand Yang Kuat
Anda mungkin sudah sering mendengar istilah "brand" yang sering dilontarkan akhir-akhir ini, tetapi apa arti brand adalah sebenarnya? Dan yang […]
Baca Juga
Pengertian, Jenis, dan Manfaat dari Brand Awareness
Kemampuan konsumen dalam mengingat atau mengenali suatu merek menjadi salah satu hal yang mempengaruhi keputusannya saat akan membeli produk. Nah, […]
Baca Juga
Bisnis Waralaba: Sejarah Singkat, Kelebihan, dan Kelemahannya
Bisnis waralaba (franchise) adalah sebuah perjanjian mengenai metode pendistribusian barang dan jasa kepada konsumen. Berikut ini yang termasuk pihak dalam […]
Baca Juga

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Copyright © 2022 Bee.id
magnifiercrossmenu