Logo Bee Web

Pengertian Debit dan Kredit dalam Akuntansi dan Perbedaannya

Pengertian debit dan kredit adalah konsep dasar yang sangat penting untuk mencatat, melacak, dan mengelola transaksi, apa perbedannya?
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Thursday, 2 November 2023

Secara garis besar pengertian debit dan kredit adalah akun yang digunakan dalam mencatat transaksi keuangan, baik dalam hal akuntansi maupun perbankan, dimana debit digunakan untuk mencatat penambahan dan kredit digunakan untuk mencatat kekurangan.

Dalam penggunaannya debit dan kredit digunakan secara bersamaan untuk mengikuti prinsip akuntansi yang dikenal dengan istilah prinsip dualitas.Untuk penjelasan lengkapnya simak artikel di bawah ini:

Pengertian Debit dan Kredit

Perbedaan Debit Dan Kredit Pada Laporan Keuangan

Ilustrasi catatan debit dan kredit akuntansi perusahaan (Credit: Freepik.com)

Berikut penjelasan mengenai debit dan kredit:

# Debit

Dalam akuntansi debit adalah catatan yang digunakan untuk mencatat penambahan aset, biaya, dan pengurangan ekuitas pemilik dalam suatu entitas. Ketika Anda melakukan transaksi yang mengakibatkan peningkatan aset atau biaya.

Istilah debit juga sering disebut dengan sisi kiri, karena letaknya berada di sisi kiri jurnal akuntansi, yang digunakan untuk mencatat dan memastikan jika total debet sama dengan total kredit.

# Kredit

Sedangkan kredit dalam akuntansi adalah catatan yang digunakan untuk mencatat penambahan kewajiban, ekuitas, dan pendapatan dalam suatu entitas. Selain itu, kredit dalam akuntansi yang mencerminkan peningkatan dalam hutang atau ekuitas.

Biasanya, kredit ditempatkan pada sisi kanan jurnal akuntansi, dan tujuannya adalah untuk mencatat transaksi keuangan sambil memastikan bahwa total debet selalu seimbang dengan total kredit.

Kredit juga merupakan bagian integral dari sistem akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan dengan tujuan menjaga keseimbangan antara total debet dan total kredit.

Baca Juga: Kredit Adalah: Jenis, Penggunaan, dan Perbedaan dengan Debit

Penggunaan Debit dan Kredit dalam Akuntansi

Berikut 5 fungsi debit dan kredit dalam akuntansi:

1. Pencatatan Transaksi Keuangan

Fungsi debit dan kredit yang pertama adalah digunakan untuk mencatat setiap transaksi keuangan dalam sistem akuntansi berbasis akrual. Setiap transaksi akan mempengaruhi setidaknya dua rekening dengan jumlah yang sama antara debit dan kredit, sehingga neraca akuntansi selalu seimbang.

2. Pencatatan Aspek Keuangan

Berikutnya adalah untuk pencatatan aspek keuangan, dimana debit digunakan untuk mencatat peningkatan aset atau biaya, sedangkan kredit digunakan untuk mencatat peningkatan kewajiban, ekuitas, atau pendapatan.

Sebagai contoh, ketika Anda membeli persediaan dengan uang tunai, Anda akan mendebit rekening persediaan dan mengkredit rekening uang tunai.

3. Penyesuaian Akhir Tahun

Dalam penutupan buku akhir tahun, debit dan kredit digunakan untuk menutup rekening pendapatan dan biaya sehingga Anda dapat memulai tahun buku baru dengan rekening yang bersih. Pendapatan ditutup dengan mengkreditnya, dan biaya ditutup dengan mendebitnya.

4. Pengawasan Kas dan Saldo Bank

Debit dan kredit digunakan untuk mencatat setiap transaksi yang melibatkan kas dan bank. Debit digunakan saat Anda menyetor uang ke bank, sementara kredit digunakan saat Anda menarik uang dari bank.

5. Pengukuran Laba atau Rugi

Debit digunakan untuk mencatat biaya, dan kredit digunakan untuk mencatat pendapatan. Dengan mencatat semua biaya dan pendapatan ini, Anda dapat menghitung laba bersih atau rugi bersih dalam laporan laba rugi.

Penggunaan debit dan kredit dalam akuntansi adalah prinsip dasar ganda pencatatan (double-entry accounting) yang memungkinkan perusahaan untuk mencatat dengan akurat semua transaksi keuangan mereka dan memastikan bahwa catatan keuangan mereka tetap seimbang.

Perbedaan Debit dan Kredit dalam Akuntansi

Tabel Posisi Jurnal

Tabel posisi debit dan kredit jurnal akuntansi (Credit: Bee.id)

Ada beberapa hal yang menonjol dalam membedakan debit dan kredit dalam akuntansi, yakni:

1. Posisi pada Jurnal Akuntansi

Perbedaan debit dan kredit pertama adalah posisinya dalam jurnal akuntansi, dimana Debit terletak di sebelah sisi kiri jurnal, sedangkan kredit ditempatkan di sisi kanan jurnal akuntansi. Perbedaan posisi ini menentukan bagaimana fungsi dari kedua akun tersebut.

2. Arti dalam Konteks Rekening

Selanjutnya adalah dalam konteks rekening, debit digunakan untuk mencatat peningkatan aset atau biaya. Ketika Anda mendebit rekening, Anda menambahkan nilai ke dalamnya. Sedangkan kredit digunakan untuk mencatat peningkatan kewajiban, ekuitas, atau pendapatan. Dalam hal ini, Anda meningkatkan nilai rekening tersebut.

3. Efek pada Rekening

Berikutnya adalah efek yang ditimbulkan pada rekening. Dimana debit dapat meningkatkan saldo rekening aset dan biaya, tetapi mengurangkan saldo rekening kewajiban dan ekuitas. Ini mencerminkan peningkatan atau pengeluaran dari entitas.

Sedangkan pada kredit berimbas untuk meningkatkan saldo rekening kewajiban, ekuitas, dan pendapatan, tetapi mengurangkan saldo rekening aset dan biaya. Ini mencerminkan peningkatan utang atau penerimaan.

4. Transaksi Khas yang Menggunakan Debit dan Kredit

Berikutnya adalah transaksi yang terjadi pada kedua akun, pada debit transaksi yang terjadi adalah jenis transaksi yang mengurangkan aset, seperti pembelian barang, pembayaran biaya operasional, atau pengurangan piutang dari pelanggan, menggunakan debit. Ini berarti nilai aset menurun.

Sedangkan jenis transaksi pada kredit adalah transaksi yang menambah utang, seperti pemberian pinjaman oleh bank atau peningkatan ekuitas pemilik melalui penyertaan modal, menggunakan kredit. Ini berarti entitas menerima tambahan dana atau utang.

5. Tujuan Penggunaan

Hal terakhir dan yang paling menonjolkan perbedaan kredit dan debit adalah dari segi tujuan penggunaan. Dimana debit digunakan untuk mengurangkan ekuitas atau mencatat pengeluaran, mengurangkan aset, atau mengurangkan nilai entitas. Sedangkan kredit digunakan untuk menambah ekuitas atau mencatat penerimaan, menambah kewajiban, atau menambah nilai entitas.

Baca Juga: Tahukah Anda Perbedaan Debit dan Kredit? Hati-Hati Tertukar!

Kesimpulan

Dalam akuntansi, pengertian debit dan kredit adalah konsep dasar yang sangat penting untuk mencatat, melacak, dan mengelola transaksi keuangan perusahaan. Debit digunakan untuk mencatat peningkatan aset atau biaya.Sementara kredit digunakan untuk mencatat peningkatan kewajiban, ekuitas, atau pendapatan.

Posisi debit dan kredit dalam jurnal akuntansi berbeda, dan setiap transaksi akan mempengaruhi setidaknya dua rekening dengan jumlah yang sama antara debit dan kredit untuk menjaga keselarasan neraca akuntansi. Perbedaan antara debit dan kredit mencerminkan arah aliran uang atau nilai dalam suatu entitas, sehingga perusahaan dapat mengukur kesehatan keuangan mereka, mengelola aset dan kewajiban, serta menghasilkan laporan keuangan yang akurat.

Beeaccounting, Software Akuntansi Sekali Bayar Lifetime, Cukup 1x Bayar

Dengan memahami prinsip-prinsip dasar debit dan kredit, perusahaan dapat menjaga akuntansi yang sesuai dengan standar dan memastikan keuangan mereka selalu dalam keseimbangan yang tepat.

Mengenal Dasar Dasar Akuntansi, Ini Pembahasannya Lebih Lanjut
Ada sejumlah dasar dasar akuntansi yang perlu dipahami pemula, terutama bagi pemilik usaha. Ilmu akuntansi dan usaha sangat berkaitan satu
Baca Juga
Cara Menentukan HPP Terbaik Biar Nggak Rugi!
Menentukan HPP adalah sebuah hal penting yang harus dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh harga terbaik untuk kegiatan jual beli. HPP
Baca Juga
Cara Membuat Neraca Saldo Setelah Penutupan (Lengkap)
Dalam siklus akuntansi di bagian akhir setelah pembuatan jurnal penutup ada satu step awal sekaligus akhir yakni pembuatan neraca saldo
Baca Juga
Cara Gampang Menghitung Neraca untuk Laporan Keuangan
Menghitung neraca adalah kegiatan yang banyak orang lakukan untuk membuat laporan keuangan. Karena neraca sendiri termasuk dari laporan keuangan yang
Baca Juga
Laporan Perubahan Modal: Pengertian, Tujuan dan Cara Membuat
Banyak Pebisnis pernah dengar tentang laporan perubahan modal saat mengatur pembukuan bisnis. Walaupun hal ini penting dalam bisnis, hanya beberapa
Baca Juga
10 Standar Audit Menurut GAAP Serta Prosedur Penerapannya
Audit adalah sebuah istilah yang menggambarkan proses pemeriksaan yang berkaitan dengan keuangan, dengan tujuan melakukan koreksi sehingga meminimalisir kesalahan. Sehingga
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu