Hindari Sikap-Sikap Ini Jika Ingin Usaha Anda Berkembang!

Monday, 26 August 2019
Anggara Farhan
Anggara Farhan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Tak peduli seberapa besar visi dan misi Anda dalam membangun usaha, beberapa sikap yang buruk bisa menghambat berjalannya usaha, bahkan menghentikan perkembangan usaha yang sudah berjalan. Tentunya Anda tidak ingin hal ini terjadi dalam usaha Anda. Maka dari itu, perlu diketahui beberapa sikap yang harus dihindari jika ingin usaha Anda terus berkembang menuju kesuksesan.

Baca Juga: 5 Tips Branding Kedai Kopi Agar Mudah Terkenal

1. Membuat terlalu banyak alasan.

Salah satu alasan yang sering dibuat oleh pengusaha saat mereka gagal mencapai suatu tujuan adalah keterbatasan waktu. Sebenarnya, masalah waktu sangat mungkin diatasi jika pengusaha mampu membuat skala prioritas dan mendahulukan semua pekerjaan yang paling penting. Jika usaha yang dijalankan menjadi fokus utama, maka pasti ada waktu yang dialokasikan untuk mengembangkan usaha tersebut.

2. Mencari kambing hitam.

Kesalahan kecil maupun besar tidak boleh dilampiaskan pada pihak luar. Seringkali, pengusaha menyalahkan kondisi ekonomi negara, latar belakang mereka, pelanggan, karyawan, bahkan cuaca. Hal ini tidak boleh dilakukan, karena setiap kesalahan merupakan kesempatan bagi pengusaha untuk belajar dan melakukan usaha yang lebih baik.

3. Tidak jujur.

Ketidakjujuran seorang pengusaha bisa memiliki banyak ragam, misalnya sengaja merugikan karyawan dalam hal gaji atau berbohong tentang produk atau jasa kepada pelanggan. Selain itu, memuji karyawan secara berlebihan juga termasuk ketidakjujuran yang akan merugikan si pengusaha sendiri karena dengan begitu, usaha tidak bisa berkembang ke arah yang lebih baik.

4. Malas.

usaha berkembang

Gambar 1. Jangan Bermalas-malasan! (Sumber: Freepik.com)

Anda tidak boleh tertidur sembarang waktu, terlambat datang ke kantor, malas membaca, atau menghindari tanggung jawab. Sikap-sikap inilah yang akan menghambat perkembangan bisnis Anda.

5. Merasa serba tahu.

Kepercayaan diri memang penting bagi pengusaha karena optimisme merupakan salah satu dasar dari berkembangnya bisnis yang sukses, namun pastikan masih ada dalam batas yang wajar. Seringkali, pengusaha yang merasa sudah cukup lama menjalankan suatu bisnis merasa sudah tahu segalanya tentang berbisnis dan tidak mau belajar lebih atau mengikuti perkembangan zaman. Akibatnya, mereka gagal membawa perubahan yang positif bagi usaha.

6. Sulit mengambil keputusan.

Sebelum mengambil keputusan, memang penting untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi. Namun terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mempertimbangkan hanya akan menghambat proses dan menghabiskan biaya. Jika sudah ada suatu rencana yang sekiranya baik, tidak ada salahnya mencoba menjalankannya.

7. Tidak menetapkan tujuan yang jelas bagi usaha.

Tentunya tidak ada karyawan yang ingin bekerja bagi suatu perusahaan tanpa tujuan yang jelas. maka dari itu, Anda perlu menentukan tujuan usaha agar bisa menarik orang dengan kualifikasi terbaik sebagai karyawan.

8. Merasa bisa melakukan semuanya sendiri.

Sebagai pengusaha, Anda harus sadar bahwa tidak semua aspek dalam pengembangan usaha bisa Anda tangani sendiri. Anda sebaiknya fokus mencari cara menjalankan usaha dengan baik, lalu mempercayakan hal-hal yang kurang Anda kuasai (misalnya membangun situs web perusahaan) kepada orang yang memiliki keahlian di bidang tersebut.

9. Terlalu lemah.

Sikap pengusaha yang terlalu lemah (misalnya tidak mau menegur karyawan yang kurang becus dalam bekerja) bisa menjadi penghambat bagi usaha. Jika seorang atasan terlihat tidak mau memberikan perlawanan atau terlihat lemah di hadapan karyawan, maka ia akan cenderung dimanfaatkan.

10. Memberikan produk atau layanan yang kurang berkualitas.

Anda harus memastikan bahwa kualitas produk atau layanan yang diberikan konsisten dalam hal kualitas. Tak hanya itu, pelayanan untuk pelanggan (misalnya customer service) juga harus dijaga kualitasnya agar pelanggan merasa dihargai.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print

Artikel Yang Mungkin Anda Suka :