Logo Bee Web

Rumus Gross Profit Margin, Contoh dan Cara Menghitungnya

Dalam artikel ini akan dibahas pengertian, cara menghitung, dan manfaat gross profit margin, serta strategi meningkatkannya.
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Saturday, 23 December 2023

Salah satu indikator utama yang sering digunakan untuk menilai kesehatan finansial suatu perusahaan adalah gross profit margin. Indikator ini memberikan gambaran tentang seberapa efisien suatu bisnis dalam mengelola biaya produksi dan penjualan.

Bagi banyak perusahaan, gross profit menjadi sorotan utama karena mencerminkan efisiensi operasional dan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba yang cukup setelah mempertimbangkan biaya produksi.

Simak informasi selengkapnya pada artikel dibawah ini, mulai dari konteks keuangan bisnis, bagaimana menghitungnya, dan bagaimana perusahaan dapat meningkatkan angka ini untuk memperkuat posisi keuangan mereka.

Pengertian Gross Profit Margin

Profit Adalah

Memantau efisiensi produksi dan penjualan produk biasa dilakukan dengan margin gross profit (Credit: Freepik.com)

Menurut Hery (2015), pengertian gross profit margin adalah rasio yang digunakan untuk mengukur besarnya nilai [resentasi laba rugi atas presentase laba kotor. untuk menghitung rasio ini dilakukan dengan membagi laba kotor dengan laba penjualan bersih.

Dari segi fungsi margin ini digunakan untuk mengukur seberapa efisien suatu perusahaan mengelola produksi dan penjualan produk atau jasa. Tidak hanya itu saja, margin ini juga mempengaruhi harga pokok penjualan, dimana jika harga meningkat maka sebaliknya.

Untuk memahami ini dengan lebih sederhana, bayangkan jika Anda memiliki sebuah toko yang menjual kue. Margin ini akan memberitahu Anda seberapa besar persentase dari pendapatan penjualan kue.

Perhitungan ini dilihat dari berapa pendapatan penjualan yang tersisa setelah mengurangkan biaya produksi, seperti bahan baku, upah, dan biaya produksi lainnya.

Baca Juga: Apa itu Profit? Profit Adalah Laba, Ini Penjelasan dan Rumusnya

Siapa yang Perlu Mengetahui Gross Profit Margin?

Secara umum, gross profit margin tidak hanya penting bagi pihak keuangan saja, namun untuk semua kalangan pemangku kepentingan bisnis, seperti:

1. Pengusaha Kecil dan Menengah (UKM)

Bagi para pelaku bisnis skala kecil dan menengah gross profit berperan penting, khususnya untuk membantu mereka menilai keuntungan sebenarnya dari usaha mereka dan membuat keputusan yang lebih baik terkait harga, produksi, dan strategi penjualan.

2. Investor dan Pemilik Bisnis

Bagi investor dan pemilik bisnis, margin ini menjadi indikator utama keberlanjutan bisnis. Ini memungkinkan mereka melihat seberapa efisien perusahaan dalam menghasilkan keuntungan bersih dari operasionalnya.

3. Manajer Keuangan

Manajer keuangan juga perlu memahami margin gross profit, hal ini untuk membantu dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Informasi ini dapat digunakan untuk merancang strategi biaya yang lebih efektif.

4. Karyawan

Karyawan juga dapat diuntungkan dengan memahami margin ini, karena dapat memberikan wawasan tentang kesehatan keuangan perusahaan dan keberlanjutan pekerjaan mereka.

Cara Menghitung Gross Profit Margin

Untuk menghitng gross profit margin, berikut adalah langkah-langkahnya relatif sederhana yang bisa Anda lakukan:

  • Identifikasi total pendapatan kotor dari penjualan produk atau jasa Anda.
  • Selanjutnya, kurangkan biaya produksi langsung dari total pendapatan kotor.
  • Hasilnya kemudian dibagi dengan total pendapatan kotor dan dikalikan 100% untuk mendapatkan persentase. Rumusnya seperti yang telah disebutkan sebelumnya:

Rumus Gross Profit Margin = (Penjualan - Harga pokok penjualan) / Penjualan

Di mana:

  • Penjualan: total penjualan baik tunai maupun kredit yang sudah dikurangi retur, penyesuaian harga jual dan potongan penjualan.
  • Pendapatan: total uang yang diterima perusahaan dari penjualan produk atau jasa
  • Harga pokok penjualan: biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menghasilkan produk atau jasa

Contoh Perhitungan Gross Profit Margin

gross profit

Ilustrasi tabel gross profit (Credit: bee.id)

Berikut adalah contoh perhitungan rumus gross profit margin:

# Contoh 1

PT Sukses Selalu adalah perusahaan yang menjual produk makanan. Dalam satu tahun, PT Sukses Selalu memiliki penjualan sebesar Rp 1.000.000.000,- dan HPP (harga pokok penjualan) sebesar Rp 600.000.000,-.

Maka:

Gross profit margin = (Penjualan - HPP) / Penjualan * 100%

= (1.000.000.000 - 600.000.000) / 1.000.000.000 * 100%

= 40%

Jadi, gross profit margin PT Sukses Selalu adalah sebesar 40%. Artinya, dari setiap Rp 100 yang diterima PT Sukses Selalu dari penjualan produk makanan, Rp 40 merupakan keuntungan kotor.

# Contoh 2

PT Selalu Sukses adalah perusahaan yang menjual jasa pembuatan website. Dalam satu bulan, PT Selalu Sukses memiliki pendapatan sebesar Rp 500.000.000,- dan HPP sebesar Rp 250.000.000,-.

Maka:

Gross profit margin = (Pendapatan - HPP) / Pendapatan * 100%

= (500.000.000 - 250.000.000) / 500.000.000 * 100%

= 50%

Jadi, gross profit margin PT Selalu Sukses adalah sebesar 50%. Artinya, dari setiap Rp 100 yang diterima PT Selalu Sukses dari pembuatan website, Rp 50 merupakan keuntungan kotor.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gross Profit Margin

Cara Menentukan Harga Jual Produk

Harga jual dan diskon menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi gross profit (Credit: Freepik.com)

Sejumlah faktor dapat mempengaruhi gross profit margin suatu perusahaan. Pemahaman mendalam tentang faktor-faktor ini membantu pemilik bisnis dan manajer keuangan mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan efisiensi operasional. Berikut adalah beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan:

1. Harga Penjualan dan Diskon

Harga penjualan produk atau jasa secara langsung mempengaruhi pendapatan kotor. Pemberian diskon atau penyesuaian harga dapat mempengaruhi margin keuntungan kotor.

2. Biaya Bahan Baku dan Produksi

Kontrol biaya bahan baku dan produksi sangat kritis. Negosiasi harga dengan pemasok, mencari sumber bahan yang lebih efisien, dan meningkatkan proses produksi dapat membantu mengurangi biaya produksi langsung.

3. Tingkat Produksi

Volume produksi juga berperan dalam menentukan gross profit margin. Dengan meningkatkan produksi, perusahaan dapat membagi biaya produksi langsung ke dalam unit yang lebih banyak, mengurangi beban per unit.

4. Efisiensi Operasional

Proses operasional yang lebih efisien dapat membantu mengurangi biaya produksi. Peninjauan terus-menerus terhadap proses produksi dan identifikasi area untuk peningkatan efisiensi adalah langkah penting.

5. Persaingan di Pasar

Tingkat persaingan di pasar dapat mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk menetapkan harga yang menguntungkan. Pemahaman terhadap strategi harga pesaing dapat membantu perusahaan menyesuaikan pendekatan mereka.

Manfaat Gross Profit Margin

Menurut Kasmir (2019) gross proit memberikan beberapa manfaat penting dalam bisnis, yakni:

  • Analisis penyebab naik turunnya harga jual produk
  • Mengetahui apa penyebab dari naik dan turunnya harga pokok penjualan
  • Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penjualan dari perubahan harga jual
  • Menjadi bentuk pertanggungjawaban bagian produksi dari peribahan harga pokok
  • Menjadi tolak ukur penilaian kinerja manajemen dalam satu periode.
  • Sebagai bahan dalam menentukan kebijakan manajemen di masa depan dengan menganalisis kegagalan dan kesuksesan dari pencapaian periode sebelumnya.

Baca Juga: 8 Cara Menentukan Harga Jual Produk Anda

Cara Meningkatkan Gross Profit Margin

Saat Anda memahami manfaat dari gross profit margin, langkah selanjutnya adalah mengeksplorasi cara meningkatkannya. Tingkatkan efisiensi operasional dan keuntungan dengan mempertimbangkan beberapa strategi berikut:

1. Meningkatkan Harga Jual

Pertimbangkan untuk meninjau kembali harga jual produk atau jasa Anda. Kenaikan harga yang seimbang dapat meningkatkan pendapatan kotor tanpa secara signifikan mengurangi jumlah pelanggan.

2. Mengurangi Biaya Produksi

Lakukan audit biaya produksi dan identifikasi area di mana Anda dapat mengurangi biaya tanpa mengorbankan kualitas. Pemilihan pemasok yang lebih efisien dan negosiasi harga yang lebih baik dapat membantu mengurangi biaya bahan baku.

3. Meningkatkan Efisiensi Produksi

Evaluasi proses produksi Anda. Apakah ada langkah-langkah yang dapat dioptimalkan? Meningkatkan efisiensi produksi dapat mengurangi biaya produksi per unit dan secara positif mempengaruhi gross profit margin.

Mudah Tentukan Harga Jual Sesuai Presentase Margin dengan Beecloud

Dengan memanfaatkan software akuntansi online Beecloud, perusahaan dapat secara efektif menentukan harga jual barang sesuai dengan margin yang diinginkan. Beecloud tidak hanya menyederhanakan proses pencatatan keuangan, tetapi juga memberikan alat analisis yang kuat.

Dengan memasukkan data penjualan, biaya produksi, dan parameter lainnya, Beecloud memungkinkan pengguna untuk menghitung margin keuntungan secara real-time. Kemampuan untuk mengakses informasi ini dengan cepat memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan harga jualnya sesuai dengan target margin yang telah ditetapkan.

Memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cerdas dalam strategi penentuan harga dan meningkatkan keseimbangan antara profitabilitas dan daya saing di pasar. Klik banner di bawah ini untuk informasi selengkanya!

Hitung Hpp Gak Perlu Hafalan Rumus Beecloud

Kesimpulan

Dalam perjalanan mengelola bisnis, gross profit margin membuka jendela luas menuju pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan keuangan suatu perusahaan.

Sebagai pengukur efisiensi dalam menghasilkan keuntungan, margin ini tidak hanya berperan sebagai angka statistik, tetapi juga sebagai alat yang memberikan pandangan mendalam tentang kinerja operasional inti.

Dengan memahami cara menghitung gross profit, perusahaan dapat memetakan perjalanan keuangan mereka dengan lebih baik.

Ini memberikan fondasi yang kokoh untuk pengambilan keputusan yang cerdas, memungkinkan pemilik bisnis dan manajer keuangan untuk melihat di balik angka-angka dan mengidentifikasi peluang dan tantangan yang mungkin muncul.

Pengertian Kode Etik Akuntansi Indonesia dan Tujuannya
Indonesia memiliki IAI atau Ikatan Akuntansi Indonesia yang mengatur profesi akuntan di seluruh Indonesia. IAI ini memiliki kode etik akuntansi
Baca Juga
Cara Menentukan HPP Terbaik Biar Nggak Rugi!
Menentukan HPP adalah sebuah hal penting yang harus dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh harga terbaik untuk kegiatan jual beli. HPP
Baca Juga
Liabilitas dalam Dunia Bisnis. Apa Saja?
Dalam dunia bisnis, liabilitas bukan hal asing lagi. Liabilitas adalah salah satu komponen keuangan penting untuk menunjang sebuah perusahaan. Meskipun
Baca Juga
Teori Akuntansi: Sejarah, Konsep, Jenis, Tujuan, dan Elemen
Teori Akuntansi menjadi landasan utama bagi para akuntan dalam menjalankan pekerjaannya. Tanpa teori ini, mungkin para akuntan akan kebingungan dan
Baca Juga
Cara Membuat Buku Besar Beserta Penjelasannya
Apakah itu buku besar? Buku besar merupakan dokumen akuntansi utama yang berisi semua akun yang dimiliki oleh bisnis, yang berarti
Baca Juga
Pengertian Jurnal Pembelian & Jurnal Penjualan Beserta Contohnya
Jurnal pembelian dan jurnal penjualan - Secara umum, kegiatan utama dalam sebuah perusahaan adalah melakukan penjualan dan pembelian secara terus
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu