🎉 Promo Khusus Pengguna Beeaccounting, Disc. upto se-Juta
00
Hari
:
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Logo Bee Web

Contoh Segmentasi Geografis, Karakteristik dan Komponennya

Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Wednesday, 22 November 2023

Dalam dunia pemasaran melakukan segmentasi pasar bukan hal asing lagi, salah satunya adalah dengan melakukan segmentasi geografis, yakni proses menggali lebih dalam ke dalam karakteristik dan preferensi konsumen dari segi wilayah dan daerah.

Proses segmentasi ini juga tidak hanya sekedar alat untuk memetakan minat berdasarkan lokasi konsumen saja, tetapi juga menjadi fondasi untuk merancang pesan yang lebih relevan dan mengoptimalkan konten agar sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.

Kenali lebih dalam mengenai segmentasi pasar geografi dari pengertian, contoh, karakteristik dan cara penerapannya.

Apa itu Segmentasi Geografis

Segmentasi Geografis Adalah

Salah satu proses segmentasi pasar yang tidak boleh dilewatkan adalah pemetaan geografis (Credit: Freepik.com)

Secara pengertian segmentasi adalah proses pembagian pasar audience menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil, berdasarkan demografis, psikografis, geografis dan lainnya.

Sedangkan untuk segmentasi geografis adalah proses pembagian pasar dan audience menjadi kelompok lebih kecil berdasarkan lokasi fisik atau wilayah geografis. Pendekatan ini melibatkan analisis terhadap karakteristik, kebiasaan, dan kebutuhan konsumen di suatu daerah tertentu.

Segmentasi geografis dapat mencakup pembagian berdasarkan negara, wilayah, kota, atau bahkan karakteristik geografis yang lebih spesifik seperti iklim atau topografi.

Dengan memahami perbedaan-perbedaan geografis ini, pelaku bisnis dapat mengoptimalkan strategi pemasaran, menyusun kampanye yang lebih terarah, dan menyesuaikan produk atau layanan mereka agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.

Baca Juga: Segmentasi Pasar Adalah: Syarat, Jenis, Manfaat dan Contohnya

Kenapa Segmentasi Geografis Penting?

Dalam proses riset dan penyusunan strategi pemasaran segmentasi geografis ini tidak bisa dilewatkan, karena data dari proses segmentasi ini sangat krusial dan mempengaruhi beberapa aspek dari usaha, yakni:

1. Relevansi Lokal

Pemetaan secara geografis membantu pengusaha dalam memahami relevansi produk dengan masyarakat lokal. Dengan memahami perbedaan budaya, bahasa, dan nilai-nilai lokal, perusahaan dapat menyampaikan pesan pemasaran yang lebih relevan. Hal ini meningkatkan daya tarik kampanye pemasaran di setiap wilayah.

2. Optimasi Produk dan Layanan

Manfaat dan peran penting lainnya adalah memungkinkan usaha untuk mengoptimalkan produk dan layanan mereka berdasarkan kebutuhan dan preferensi pasar setempat. Ini dapat mencakup penyesuaian fitur, harga, dan penawaran produk.

3. Penyesuaian Harga yang Tepat

Berikutnya adalah sebagai acuan dalam menetapkan harga selain perhitungan HPP, dimana dengan informasi tentang kondisi ekonomi dan daya beli di setiap wilayah memungkinkan perusahaan menyesuaikan strategi harga. Hal ini membantu memasukkan produk ke dalam kisaran harga yang lebih sesuai dengan pasar lokal.

4. Distribusi yang Efisien:

Selanjutnya dengan mengetahui lokasi konsumen, perusahaan dapat mengoptimalkan distribusi dan logistik. Ini membantu memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih efisien dan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

5. Analisis Kinerja Pasar yang Terfokus

Tidak hanya itu saja proses segmentasi geografis juga akan memudahkan perusahaan dalam melakukan analisis kinerja pasar yang lebih terfokus. Dengan memahami dinamika di masing-masing wilayah, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang pertumbuhan, mengelola persaingan, dan membuat keputusan yang lebih tepat.

Komponen Penting Segmentasi Geografis

Berikut beberapa komponen penting dalam melakukan proses segmentasi pasar geografis:

  • Lokasi: mengacu pada pembagian konsumen berdasarkan tempat tinggal mereka, seperti negara, wilayah, atau kota.
  • Iklim dan Cuaca: Variabel ini menekankan pengaruh cuaca dan iklim terhadap preferensi pasar terhadap produk tertentu.
  • Budaya dan Agama: Segmentasi ini mempertimbangkan perbedaan budaya dan keyakinan agama yang mempengaruhi perilaku konsumen.
  • Demografi: Melibatkan pemahaman terhadap karakteristik demografis, seperti usia, jenis kelamin, dan pendapatan, serta kepadatan penduduk suatu wilayah.

Contoh Segmentasi Geografis

Contoh Segmentasi Geografis

Ilustrasi proses segmenasi geografis menggunakan peta (Credit: Freepik.com)

Berikut beberapa contoh segmentasi geografis berdasarkan komponenya:

1. Contoh Segmentasi Geografis Berdasarkan Lokasi

Contoh paling mendasar dari pemetaan geografis adalah berdasarkan dari iklimnya. Misalnya, mereka dapat menargetkan produk pakaian insulasi tinggi untuk daerah-daerah yang memiliki iklim dingin sepanjang tahun, seperti di Kanada atau Norwegia.

Disisi lain, mereka dapat memasarkan pakaian yang lebih ringan dan bernapas untuk wilayah dengan iklim tropis, seperti di Indonesia atau Brasil.

Dari iklim ini Anda bisa menyesuaikan sekiranya produk mana yang paling cocok untuk di jual dan mana yang kurang cocok.

2. Contoh Segmentasi Geografis Berdasarkan Iklim

Masih berkaitan dengan lokasi bisnis, dimana iklim juga berkaitan dengan dimana lokasi bisnis ini berada. Contohnya jika bisnis Anda fokus pada penjualan peralatan musim dingin, seperti jaket dan sarung tangan.

Akan cenderung lebih sukses di daerah dengan musim dingin yang panjang. Sementara bisnis pakaian renang mungkin lebih berkembang di daerah dengan iklim hangat sepanjang tahun.

3. Contoh Segmentasi Geografis Berdasarkan Budaya dan Agama

Budaya dan agama merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan, dan kedua hal ini akan mempengaruhi satu sama lain.Contohnya pada aspek halal dan non-halal.

Misalnya, menjual produk berbasis daging babi atau minuman beralkohol dapat menjadi tantangan di daerah dengan mayoritas penduduk Muslim karena kepercayaan agama.

Di sisi lain, produk tersebut mungkin sangat diminati di daerah dengan budaya Barat yang lebih liberal.

4. Contoh Segmentasi Geografis Berdasarkan Demografi

Pada dasarnya segmentasi demografis ada sendiri dan menjadi salah satu segmentasi pasar yang tidak bisa dilewatkan, namun komponen ini juga sangat penting dan pengaruh dalam proses pemetaan geografis.

Contohnya, sebuah perusahaan yang memahami bahwa di suatu daerah terdapat banyak keluarga muda mungkin akan fokus pada pemasaran produk bayi atau anak-anak.

Sementara di daerah dengan populasi lansia yang tinggi, perusahaan mungkin lebih tertarik pada produk yang relevan dengan kelompok usia tersebut.

Baca Juga: 7+ Contoh Segmentasi Pasar Berbagai Produk dan Manfaatnya

Cara Melakukan Segmentasi Geografis Sederhana

Segmentasi pasar atas dasar geografis dilakukan dengan cara membagi pasar menjadi kelompok-kelompok berdasarkan lokasi fisik atau geografis. Berikut adalah cara umum yang digunakan dalam segmentasi pasar geografis:

1. Menganalisa Lokasi Fisik

Langkah pertama adalah dengan mengumpulkan data terkait lokasi fisik konsumen, seperti negara, wilayah, kota, atau daerah tertentu. Kemudian data yang didapatkan diolah dan dianalisis untuk mengidentifikasi pola dan tren yang mungkin muncul berdasarkan lokasi fisik tersebut.

2. Pengelompokkan Wilayah

Berikutnya adalah bagi pasar menjadi kelompok berdasarkan kriteria geografis, seperti regional, nasional, atau internasional. Selain lokasi, pertimbangkan variabel lain seperti iklim, budaya, dan demografi yang dapat mempengaruhi preferensi konsumen.

3. Pahami Perbedaan Iklim dan Cuaca

Berikutnya adalah memahami perbedaan iklim dan cuaca di berbagai wilayah, dan menyesuaikan produk atau layanan sesuai dengan kebutuhan yang muncul dari kondisi tersebut.

4. Analisis Budaya dan Agama

Langkah selanjutnya adalah pelajari budaya dan nilai-nilai agama di setiap wilayah untuk memahami cara hidup dan kebiasaan konsumen. Sesuaikan strategi pemasaran dan pesan agar sesuai dengan nilai-nilai budaya dan agama setempat.

5. Pertimbangkan Faktor Demografis

Selanjutnya adalah pertimbangkan karakteristik demografis seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, dan kepadatan penduduk di setiap wilayah. Rancang strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik demografis setiap segmen.

Melalui pengumpulan dan analisis data segmentasi pasar berdasarkan geografi, serta penerapan strategi pemasaran yang sesuai dengan konteks lokal, perusahaan dapat meningkatkan relevansi dan efektivitas pemasaran, meningkatkan kepuasan konsumen, dan memperluas penetrasi pasar di seluruh geografi yang dituju.

Jangan lupa gunakan juga, aplikasi kasir online Beepos, catat penjualan secara praktis lengkap dengan setting progam promo,  mambership dengan pelayanan akurat bantu tingkatkan loyalitas pelanggan. Klik banner di bawah ini untuk informasi selengkapnya!

Beepos Bikin Pelanggan Puas Belanja Dengan Layanan Kasir Yang Cepat Dan Aman

Artikel Terkait

7 Ide Bisnis Rumahan Lagi Trend di Tahun 2023
Kebutuhan pokok yang makin naik dan gaji yang tak sebanding membuat kebanyakan orang mulai mencoba hal baru, seperti dengan membuka
Baca Juga
9 Manfaat Statistik dalam Bisnis dan Metodenya
Apakah Anda pernah mendengar tentang statistik bisnis? Jika belum, jangan khawatir. Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda apa itu statistik
Baca Juga
Kompetitor Adalah Pesaing, Pahami Arti dan Cara Analisisnya
Kompetitor adalah pesaing usaha yang berbisnis dibidang yang sama, menawarkan produk/ jasa yang sama. Bisa berada di wilayah yang berbeda
Baca Juga
Cara Menghitung Persen di Excel, Kalkulator dan Contohnya
Dalam cara menghitung persen, sering kali panduan langkah demi langkah seperti di artikel ini bisa sangat membantu. Itulah sebabnya kami
Baca Juga
Mau Belajar Membuat Akuntansi Laporan Keuangan? Ini Caranya!
Laporan keuangan berperan penting dalam operasional usaha, baik skala besar hingga kecil sekalipun. Selain memudahkan proses administrasi, juga memperlancar keuangan
Baca Juga
10 Tips Membuat Booklet yang Efektif untuk Bisnis
Apakah Anda tahu apa itu booklet? Dalam era digital yang semakin maju seperti saat ini, banyak bisnis yang mengandalkan strategi
Baca Juga

Artikel Populer

Model AIDA: Pengertian, Kelebihan dan Contohnya
Apakah Anda pernah mendengar tentang konsep Marketing AIDA dalam pemasaran? Dengan menggunakan model ini, Anda dapat meningkatkan perhatian, minat, keinginan,
Baca Juga
Berbagai Contoh Proposal Bisnis Lengkap dengan Rinciannya
Proposal bisnis merupakan suatu rencana bisnis yang ditulis dalam bentuk dokumen. Pelaku bisnis perlu membuat proposal bisnis sebelum memulai suatu
Baca Juga
Contoh Matriks SWOT, Pengertian dan Strategi Penerapannya
Matriks SWOT berfungsi sebagai alat atau metode analisa peluang atau ancaman dalam bisnis, dengan analisis ini pebisnis lebih waspada dan
Baca Juga
[DOWNLOAD] Contoh Cash Flow Excel dan Template Membuatnya Gratis
Contoh cash flow excel berfungsi untuk mengonversi data-data akuntansi pada laporan laba rugi dan neraca menjadi suatu informasi mengenai pergerakan
Baca Juga
5 Format Laporan Keuangan dan Contohnya Lengkap!
Dalam dunia bisnis, laporan keuangan merupakan landasan vital yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kesehatan finansial suatu entitas. Format laporan keuangan
Baca Juga
Jenis dan Contoh Pelayanan Prima di Berbagai Bidang Usaha
Pelayanan prima atau service excellent merupakan rangkaian tindakan yang diberikan untuk memberikan layanan kepada pelanggan secara maksimal agar mereka mendapat
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu