Logo Bee Web

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa dan Cara Membuatnya

Setiap bisnis membutuhkan laporan keuangan untuk memantau dan menganalisa kondisi bisnisnya, termasuk laporan laba rugi perusahaan jasa
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Sunday, 3 September 2023

Hampir seluruh pengusaha membutuhkan laporan laba baik untuk perusahaan jasa maupun perusahaan dagang. Dalam artikel kali ini akan membahas tentang contoh laporan laba rugi perusahaan jasa dan cara membuatnya.

Laporan laba rugi sendiri merupakan sebagai sebuah informasi yang mencantumkan kondisi keuangan perusahaan dalam satu periode, kondisi yang disampaikan merupakan kondisi untung atau rugi dengan data penjualan dan pembelian dalam periode tersebut.

Simak penjelasan lengkapnya pada artikel di bawah ini

Apa itu Laporan Laba Rugi?

Cara Membuat Laporan Laba Rugi

Mengenal lebih dalam apa itu laporan laba rugi, unsur dan fungsinya (Credit: Freepik.com)

Laporan laba rugi merupakan salah satu laporan keuangan utama suatu perusahaan yang memberikan gambaran tentang kinerja finansial perusahaan selama periode waktu tertentu, biasanya satu tahun fiskal atau satu kuartal.

Dimana laporan ini memberikan informasi tentang pendapatan perusahaan, biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan pendapatan tersebut, serta hasil keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dari aktivitas operasional perusahaan.

Baik untuk bisnis yang bergerak di bidang jasa maupun dagang. Biasanya laporan ini terdiri dari pendapatan usaha, biaya pokok, marjin kotor, laba operasional, beban operasional dan masih banyak lagi lainnya.

  • Pertama, sebagai alat pemantauan kinerja keuangan, laporan ini membantu mengukur sejauh mana perusahaan berhasil menghasilkan laba dari operasionalnya.
  • Kedua, laporan ini membantu dalam mengevaluasi efisiensi operasional dengan menganalisis biaya operasional relatif terhadap pendapatan.
  • Ketiga, Laporan Laba Rugi digunakan untuk menilai kelayakan proyek baru berdasarkan estimasi pendapatan dan biaya yang terkait.
  • Keempat, laporan ini berperan dalam pengambilan keputusan strategis dengan memberikan informasi yang memungkinkan manajemen merespons perubahan kondisi keuangan.
  • Terakhir, laporan ini menjaga transparansi bagi pemangku kepentingan eksternal, seperti investor dan kreditor, dengan memberikan gambaran jelas tentang kinerja finansial perusahaan.

Baca Juga: Laba Adalah Keuntungan, Apa Bedanya dengan Profit?

Unsur-Unsur dalam Laporan Laba Rugi Usaha Jasa

Laporan Laba Rugi biasanya terdiri dari beberapa bagian utama, yakni:

  • Pendapatan Usaha,  jumlah total pendapatan yang dihasilkan oleh perusahaan dari penjualan produk atau jasa selama periode waktu tertentu.
  • Biaya Pokok Penjualan, biaya langsung yang terkait dengan produksi atau penyediaan produk atau jasa yang dijual. Ini bisa termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead produksi.
  • Marjin Kotor, selisih antara pendapatan usaha dan biaya pokok penjualan. Marjin kotor mencerminkan potensi profitabilitas inti dari operasi perusahaan sebelum mempertimbangkan biaya-biaya lainnya.
  • Biaya Operasional, Ini mencakup biaya-biaya yang terkait dengan operasi sehari-hari perusahaan, seperti biaya penjualan, biaya administrasi, biaya penelitian dan pengembangan, dan lain-lain.
  • Laba Operasional, selisih antara marjin kotor dan biaya operasional. Laba operasional mencerminkan profitabilitas dari operasi inti perusahaan sebelum mempertimbangkan beban keuangan dan pajak.
  • Beban Keuangan, biaya yang terkait dengan utang dan pendanaan perusahaan, seperti bunga yang harus dibayarkan atas pinjaman.
  • Laba Sebelum Pajak, laba operasional dikurangi dengan beban keuangan.
  • Beban Pajak, mencakup pajak penghasilan yang harus dibayarkan oleh perusahaan berdasarkan pendapatan yang diperoleh.
  • Laba Bersih, yakni laba sebelum pajak dikurangi dengan beban pajak. Laba bersih mencerminkan keuntungan atau kerugian bersih yang dihasilkan oleh perusahaan setelah mempertimbangkan semua biaya dan pendapatan.

Perbedaan Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa dan Dagang

Perbedaan Dagang Dan Jasa

Iluastrasi perusahaan dagang dan jasa (Credit: Bee.id)

Baik perusahaan jasa maupun dagang membutuhkan laporan laba rugi untuk memantau kondisi bisnisnya. Namun, ada komponen yang membedakan keduanya, yakni terletak pada kegiatan bisnis.

Perusahaan dagang bergerak di jual beli barang, sedangkan perusahaan jasa bergerak di bidang pelayanan. Selain dari jenis kegiatan berikut beberapa komponen perbedaan laporan laba rugi perusahaan jasa dan dagang:

1. Pendapatan

Perbedaan yang pertama dari segi pendapatan, hal ini berkaitan dengan jenis kegiatan yang dilakukan.

Dimana pendapatan utama perusahaan jasa berasal dari penyediaan jasa kepada pelanggan. Pendapatan ini terkait dengan layanan yang diberikan, seperti konsultasi, pelayanan profesional, atau aktivitas yang melibatkan pengetahuan atau keahlian khusus.

Sedangkan untuk pendapatan perusahaan dagang berasal dari penjualan produk fisik atau barang dagangan yang dibeli atau diproduksi untuk dijual kembali.

2. Biaya Pokok Penjualan

Berikutnya adalah biaya pokok penjualan. biasanya, perusahaan jasa memiliki biaya lebih rendah untuk memberikan layanan daripada biaya pembelian barang fisik. Oleh karena itu, mereka mungkin tidak memiliki komponen biaya pokok penjualan yang sebesar perusahaan dagang.

Sedangkan biaya pokok penjualan terkait dengan biaya pembelian atau produksi barang yang dijual. Ini mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead produksi.

3. Beban Operasional

Selanjutnya adalah dari segi beban operasional, yakni  perusahaan jasa umumnya terkait dengan biaya-biaya operasional seperti gaji pegawai, biaya administrasi, dan biaya overhead lainnya.

Sedangkan untuk bisnis dagang selain biaya operasional umum, perusahaan dagang juga memiliki biaya yang berkaitan dengan persediaan, seperti penyusutan persediaan dan biaya pergudangan.

5. Laba Bersih

Terakhir yang paling menonjol adalah dari segi perhitungan laba rugi. Laba bersih perusahaan jasa dihasilkan dari selisih antara pendapatan jasa dan biaya operasional. Sedangkan untuk laba bersih perusahaan dagang dihasilkan dari selisih antara pendapatan penjualan dan biaya pokok penjualan serta biaya operasional.

Baca Juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang, Lengkap!

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Berikut beberapa contoh laporan laba rugi perusahaan jasa:

# Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Contoh laporan laba rugi perusahaan jasa

Potret laporn laba rugi perusahaan jasa secara umum

# Contoh Laporan Laba Rugi Jasa Bengkel

Laporan Laba Rugi Pendapatan Jasa Dan Penjualan Sparepart

Contoh Laporan Laba Rugi Pendapatan Jasa Dan Penjualan Sparepart (Credit: Bee.id)

Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Berikut adalah langkah-langkah umum untuk membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa:

1. Kumpulkan Data Keuangan

Langkah pertama adalah dengan mengumpulkan semua informasi keuangan yang relevan untuk periode waktu yang ingin Anda analisis. Ini mencakup pendapatan dari layanan yang diberikan, biaya operasional, dan beban lain yang terkait.

2. Identifikasi Pendapatan

Berikutnya mengidentifikasi pendapatan dengan menentukan jumlah pendapatan yang dihasilkan dari berbagai layanan yang diberikan oleh perusahaan. Ini bisa mencakup berbagai jenis layanan atau produk yang perusahaan tawarkan kepada pelanggan.

3. Hitung Biaya Operasional dan Non-operasional

Selanjutnya adalah menghitung semua biaya operasional yang terkait dengan penyediaan layanan. Ini mungkin termasuk gaji dan upah pegawai, biaya overhead operasional, biaya pemasaran, biaya administrasi, dan lain-lain.

Lakukan hal yang sama pada biaya non operasional dengan menghitung semua beban non-operasional yang tidak langsung terkait dengan penyediaan layanan. Ini mungkin mencakup bunga dan biaya keuangan lainnya.

4. Hitung Laba Kotor

Jika biaya operasional dan non-operasional sudah dihitung, maka lanjutkan dengan menghitung laba kotor dihitung dengan mengurangkan biaya operasional dari pendapatan. Ini mencerminkan profitabilitas inti dari operasi jasa perusahaan sebelum mempertimbangkan beban keuangan atau pajak.

5. Hitung Laba Sebelum Pajak dan Laba Bersih

Berikutnya laba sebelum pajak dihitung dengan mengurangkan beban non-operasional dari laba kotor. Ini mencerminkan laba yang dihasilkan sebelum mempertimbangkan pajak penghasilan.

Lalu, lanjutkan dengan menghitung laba bersih dengan mengurangkan pajak penghasilan dari laba sebelum pajak. Laba ini adalah  laba akhir yang dihasilkan oleh perusahaan jasa setelah mempertimbangkan semua biaya dan pendapatan.

Note: langkah-langkah ini memberikan panduan umum. Setiap perusahaan mungkin memiliki kebutuhan dan persyaratan spesifik dalam menyusun laporan laba rugi perusahaan jasa berdasarkan karakteristik bisnis dan keuangan mereka.

Yuk gunakan software akuntansi online Beecloud, bisa bikin laporan laba rugi lima menit tanpa harus jago akuntansi. Langganan sekarang dan dapatkan gratis trial khusus pengguna pertama!

Mudah Hitung Laba Rugi Pakai Beecloud

Pengertian Akuntansi Dasar, Proses, serta Manfaatnya
Salah satu ilmu berguna yang bisa Anda pelajari untuk kehidupan sehari-hari seperti pengelolaan dana pribadi ialah akuntansi dasar. Akuntansi merupakan
Baca Juga
Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dan Contohnya Lengkap
Dalam dunia akuntansi peran jurnal penyesuaian termasuk cukup penting dan termasuk dalam akuntansi dasar yang digunakan sebagai pencatatan perubahan saldo
Baca Juga
Contoh Aktiva Tetap dalam Akuntansi Berdasarkan Jenisnya
Aktiva tetap yang juga dikenal sebagai aset tetap adalah bagian integral dari struktur finansial suatu entitas bisnis. Dalam akuntansi contoh
Baca Juga
Mengenal Aktiva dalam Akuntansi Lengkap dengan Contohnya
Aktiva atau juga disebut dengan aset memiliki dua jenis, pertama adalah aktiva tetap dan kedua adalah aktiva lancar, dimana keduanya
Baca Juga
3 Rumus Mencari HPP di Perusahaan Manufaktur
Dalam menjalankan sebuah bisnis diperlukan HPP atau Harga Pokok Penjualan untuk mengetahui detail biaya yang dikeluarkan untuk beban maupun pengeluaran
Baca Juga
Contoh Neraca Lajur untuk Memudahkan Penyusunan Laporan Keuangan
Membahas dunia akuntansi tentu tidak akan habisnya. Bahkan jenis neraca saja banyak ada neraca pembayaran, neraca saldo bahkan ada neraca
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu