Cara Efektif Menentukan Segmentasi Pasar Berdasarkan Tipenya

Friday, 23 August 2019
Anggara Farhan
Anggara Farhan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Segmentasi pasar adalah kegiatan usaha yang membagi target pasar ke dalam beberapa kelompok lebih kecil sehingga lebih mudah dikelola berdasarkan kesamaan yang dimiliki. Dengan kata lain, setiap bagian dari segmen pasar pasti memiliki beberapa kesamaan yang bisa dimanfaatkan pemilik bisnis untuk mengoptimalkan strategi pemasaran, pengiklanan, dan penjualan.

Manfaat dari segmentasi pasar yaitu Anda bisa memperlakukan setiap segmen secara khusus sehingga lebih menarik pihak yang berada dalam segmen tersebut. Hal ini pasti sangat menguntungkan, terlebih bagi perusahaan dengan konsumen yang sangat beragam.

Tentunya Anda menyadari bahwa tidak mungkin menjadi “paket lengkap” bagi semua pelanggan, maka sangat penting untuk mengetahui cara paling efektif menentukan segmentasi pasar berdasarkan tipenya. Di bawah ini, Anda bisa mempelajari dan menerapkannya dalam bisnis sehingga bisa menargetkan konsumen secara lebih khusus dan tentunya meningkatkan keuntungan yang didapat.

Baca Juga: Tips Akuntansi untuk Anda Pengusaha Bisnis Minimarket

1. Segmentasi geografis

Menentukan Segmentasi Pasar
Gambar 1. Segmentasi berdasarkan wilayah (Sumber: Freepik.com)

Jenis segmentasi pasar ini membagi kelompok konsumen berdasarkan wilayah tempat mereka tinggal. Ketertarikan masyarakat, budaya, serta preferensi pastinya berbeda, maka sangat penting untuk menyesuaikan pendekatan dari bisnis yang Anda jalankan.

Contoh sederhananya adalah penjualan produk seperti jaket dan jas hujan. Produsen jaket dan jas hujan sebaiknya lebih fokus menjual produknya di wilayah hujan turun hampir sepanjang tahun, lalu memberi pasokan produk ke wilayah yang cenderung kering hanya pada waktu tertentu seperti musim hujan.

2. Segmentasi demografis

Jenis segmentasi pasar ini membagi konsumen berdasarkan beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jumlah anggota keluarga, pekerjaan, penghasilan, dan masih banyak lagi. Segmentasi demografis adalah strategi yang paling banyak digunakan karena kebanyakan produk yang ada saat ini terkait dengan paling tidak salah satu elemen demografis.

Dari semua faktor yang digunakan untuk segmentasi demografis, yang paling penting mungkin adalah usia karena preferensi orang berubah dengan cepat seiring dengan bertambahnya usia. Bahkan, media komunikasi yang digunakan oleh setiap generasi berbeda. Maka dari itu, penting untuk mengetahui usia berapa konsumen yang ditargetkan serta media apa yang harus digunakan untuk mencapai mereka.

3. Segmentasi psikografis

Tak seperti segmentasi geografis dan demografis, segmentasi psikografis berfokus pada unsur intrinsik dari pelanggan seperti latar belakang, sifat, ketertarikan pribadi, gaya hidup, dan opini. Untuk memahami target pasar dalam segmentasi psikografis, cara yang paling efektif adalah dengan melakukan survey, wawancara, dan studi kasus.

Contoh dari pentingnya segmentasi psikografis adalah perbedaan gaya hidup di wilayah kota kecil dan metropolitan. Tentunya gaya hidup, kebutuhan, dan keinginan masyarakat di dua wilayah ini sangat berbeda. Pihak produsen atau pengusaha harus bisa menentukan cara apa yang paling tepat untuk konsumen di masing-masing wilayah sehingga usaha pemasaran bisa sukses.

4. Segmentasi perilaku

Segmentasi jenis ini memiliki pengukuran yang mirip dengan segmentasi psikografis, namun lebih fokus kepada reaksi yang spesifik serta cara konsumen menentukan pilihan produk maupun jasa. Tanggapan konsumen terhadap suatu produk, cara penggunaannya, serta pemahaman mereka adalah contoh-contoh dari segmentasi perilaku. Cara melakukan segmentasi perilaku juga mirip dengan segmentasi psikografis. Situs ulasan juga bisa menjadi alat bantu dalam melakukan segmentasi perilaku.

Kesetiaan konsumen terhadap merk tertentu merupakan contoh paling nyata dari keberhasilan segmentasi perilaku. Bahkan ketika Anda membaca artikel ini, pasti Anda bisa memikirkan salah satu merk yang selalu Anda jadikan pilihan tanpa ada keraguan. Dengan tingginya kepercayaan konsumen terhadap suatu merk, akan tercipta suatu perilaku konsumen, yaitu pembelian berulang. Segmentasi perilaku bisa dikatakan berhasil jika konsumen menyukai dan tetap setia kepada suatu produk atau jasa dalam jangka waktu panjang.

Melakukan Segmentasi Pasar memang tidak mudah, namun dengan cara di atas, Anda bisa melakukannya dengan mudah.

Semoga Bermanfaat 🙂

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print

Artikel Yang Mungkin Anda Suka :