Logo Bee Web

Balance Sheet Adalah: Komponen, Fungsi, dan Cara Membacanya

Balance sheet adalah laporan keuangan yang menyajikan jumlah aset, kewajiban, dan ekuitas. Simak selengkapnya pada artikel berikut ini
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Sunday, 24 December 2023

Nama lain balance sheet adalah laporan neraca, laporan ini menjadi salah satu dokumen kunci yang menjadi sorotan dalam menganalisis kesehatan finansial perusahaan. Dimana di dalam laporan neraca gambaran menyeluruh mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu.

Sebagai cerminan keuangan perusahaan, balance sheet memiliki peran penting dalam memberikan informasi kepada para pemangku kepentingan, untuk itu dalam artikel ini akan mengupas tuntas dari mulai pengertian, siapa yang membutuhkan, contoh dan informasi penting lainnya.

Apa itu Balance Sheet? Balance Sheet Adalah ...

Balance Sheet

Istilah balance sheet sama dengan neraca keuangan (Credit: Freepik.com)

Balance sheet adalah nama lain dari "neraca keuangan". Hal  ini merujuk suatu dokumen keuangan yang merangkum aset, kewajiban, dan ekuitas suatu perusahaan atau entitas pada suatu titik waktu tertentu.

Dalam istilah yang lebih sederhana, balance sheet memberikan gambaran tentang apa yang dimiliki oleh perusahaan (aset), apa yang harus dibayarkan (kewajiban), dan selisihnya, yang disebut ekuitas.

Secara garis besar, balance sheet bisa diibaratkan sebagai "foto" keuangan yang menunjukkan seberapa seimbangnya aset dengan kewajiban dan ekuitas pada suatu saat.

Dengan kata lain, balance sheet membantu kita melihat apakah perusahaan tersebut memiliki cukup aset untuk menutupi kewajiban-kewajibannya.

Baca Juga: Balance Adalah Keseimbangan, Apa Kaitannya dengan Akuntansi?

Siapa yang Membutuhkan Balance Sheet?

Setiap orang atau entitas yang memiliki keterlibatan atau kepentingan dengan suatu perusahaan membutuhkan balance sheet. Ini mencakup pemegang saham, investor, kreditor, dan bahkan manajemen perusahaan itu sendiri.

1. Manajemen Perusahaan

Balance sheet membantu manajemen dalam mengambil keputusan keuangan strategis. Mereka dapat melihat seberapa baik perusahaan menggunakan sumber daya finansialnya dan mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

2. Investor

Investor menggunakan balance sheet untuk menilai stabilitas keuangan perusahaan. Mereka melihat rasio keuangan, seperti rasio utang terhadap ekuitas, untuk mengukur risiko investasi.

3. Kreditur dan Pemberi Pinjaman

Bank dan lembaga keuangan lainnya melihat balance sheet untuk menilai kemampuan perusahaan untuk membayar hutang. Ini memainkan peran kunci dalam keputusan pemberian pinjaman.

4. Pemegang Saham

Pemegang saham ingin tahu seberapa baik perusahaan menghasilkan nilai. Balance sheet membantu mereka memahami berapa banyak ekuitas yang dimiliki perusahaan dan sejauh mana investasi mereka bisa berkembang.

5. Pemangku Kepentingan Eksternal

Pihak seperti pemerintah dan regulator mungkin menggunakan balance sheet untuk memastikan bahwa perusahaan mematuhi aturan keuangan dan pajak.

Fungsi Balance Sheet

Spreadsheet Untuk Dunia Kerja

Bukan hanya sekedar laporan keuangan, balance sheet juga memiliki fungsi lain bagi perusahaan (Credit: Freepik.com)

Balance sheet memiliki beberapa fungsi utama yang membantu berbagai pihak memahami dan menganalisis keuangan suatu entitas, yakni:

1. Memberikan Gambaran Umum tentang Kondisi Keuangan Perusahaan

Balance sheet menyajikan secara jelas dan terstruktur aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan pada suatu titik waktu.

Hal ini memungkinkan pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk pemilik, investor, dan pihak internal, untuk melihat secara cepat seberapa sehat finansial perusahaan tersebut.

2. Menganalisis Kinerja Keuangan Perusahaan

Dengan melihat perubahan dalam aset dan kewajiban dari waktu ke waktu, kita dapat menganalisis kinerja keuangan perusahaan.

Trend peningkatan aset atau pengurangan kewajiban dapat memberikan indikasi tentang kemajuan atau potensi masalah dalam operasional perusahaan.

3. Menilai Kelayakan untuk Pinjaman atau Investasi

Pihak keuangan, seperti bank atau investor, sering menggunakan balance sheet untuk menilai kelayakan suatu perusahaan untuk mendapatkan pinjaman atau investasi.

Dengan melihat struktur keuangan perusahaan, mereka dapat menentukan sejauh mana perusahaan mampu mengelola kewajiban dan memberikan pengembalian yang diharapkan.

4. Membantu Manajemen dalam Pengambilan Keputusan Keuangan

Bagi manajemen perusahaan, balance sheet adalah panduan berharga dalam pengambilan keputusan keuangan.

Mereka dapat melihat sejauh mana keputusan operasional dan strategis mempengaruhi posisi keuangan perusahaan, membantu mereka membuat keputusan yang lebih cerdas dan terinformasi.

Komponen-Komponen dalam Balance Sheet

Dalam setiap balance sheet, terdapat tiga komponen utama yang bekerja seperti puzzle untuk menciptakan gambaran lengkap tentang keuangan suatu perusahaan: aset, kewajiban, dan ekuitas.

1. Aset: Kekayaan Perusahaan

Aset adalah segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan dan memiliki nilai ekonomi. Ini mencakup tanah, bangunan, mesin, uang tunai, piutang, dan berbagai item lainnya. Aset dapat dibagi menjadi dua kategori utama:

  • Aset Lancar: Termasuk dalam kategori ini adalah aset yang diharapkan dapat dikonversi menjadi uang dalam jangka waktu singkat, seperti persediaan dan piutang.
  • Aset Tidak Lancar: Ini mencakup aset yang dimiliki perusahaan untuk jangka waktu yang lebih lama, seperti properti, peralatan berat, atau investasi jangka panjang.

2. Kewajiban: Tanggung Jawab Finansial

Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dibayar oleh perusahaan. Ini termasuk utang, pinjaman, dan kewajiban lainnya. Kewajiban dapat dibagi menjadi dua kategori utama:

  • Kewajiban Lancar: Melibatkan kewajiban yang diharapkan harus diselesaikan dalam jangka waktu singkat, seperti hutang dagang dan tagihan yang harus segera dibayar.
  • Kewajiban Tidak Lancar: Ini mencakup kewajiban jangka panjang, seperti pinjaman jangka panjang atau obligasi.

3. Ekuitas: Modal Perusahaan

Ekuitas adalah modal yang dimiliki oleh perusahaan. Ini adalah selisih antara total aset dan total kewajiban, dan dapat dibagi menjadi dua kategori utama:

  • Ekuitas Pemilik: Mewakili klaim pemilik perusahaan terhadap aset perusahaan setelah dikurangi dengan kewajiban. Ini mencakup saham dan laba ditahan.
  • Ekuitas Non-Pemilik: Termasuk semua bentuk investasi atau klaim pada aset perusahaan yang berasal dari pihak selain pemilik, seperti hutang konversi atau opsi saham karyawan.

Melalui pemahaman komponen-komponen ini, balance sheet menjadi seperti peta yang membantu kita menjelajahi tanah keuangan suatu perusahaan, memungkinkan pemilik, investor, dan manajemen untuk mengambil keputusan yang terinformasi dan cerdas.

Baca Juga: Panduan Pemula: Cara Mudah Membuat Trial Balance, 5 Menit!

Contoh Balance Sheet/ Laporan Neraca Keuangan

Berikut beberapa contoh balance sheet:

#Contoh Balance Sheet Perusahaan Dagang

Contoh Neraca Keuangan Perusahaan Dagang

Tabel neraca keuangan perusahaan dagang (Credit: bee.id)

#Contoh Balance Sheet Perusahaan Jasa

Contoh Neraca Keuangan Perusahaan Jasa

Tabel laporan neraca keuangan perusahaan jasa (credit: bee.id)

#Balance Sheet Usaha Online Shop

Neraca Saldo Online Shop

Gambaran sekilas neraca saldo online shop (Credit: Freepik.com)

#Contoh Balance Sheet Perusahaan Manufaktur

Laporan Neraca Manufaktur

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Manufaktur (Credit: Pakar.co.id)

Cara Membaca Balance Sheet

Setelah memahami komponen-komponen utama dalam balance sheet, langkah selanjutnya adalah belajar cara membacanya dengan benar. Balance sheet sebenarnya menyampaikan banyak informasi yang dapat memberikan wawasan mendalam tentang keuangan suatu perusahaan. Berikut adalah beberapa panduan cara membaca balance sheet:

1. Pahami Struktur Umum Balance Sheet

Aset akan terletak di sisi kiri balance sheet, diikuti oleh kewajiban dan ekuitas di sisi kanan.

Total aset harus selalu sama dengan total kewajiban dan ekuitas, sesuai dengan prinsip dasar akuntansi yang menyatakan bahwa aset sama dengan kewajiban plus ekuitas.

2. Perhatikan Kategori Aset dan Kewajiban

Aset lancar dan tidak lancar dapat memberikan gambaran tentang likuiditas dan kestabilan perusahaan.

Kewajiban lancar dan tidak lancar mencerminkan tanggung jawab finansial perusahaan dalam jangka waktu yang berbeda.

3. Analisis Rasio Keuangan:

Menghitung rasio keuangan seperti rasio lancar (current ratio) dan rasio utang terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio) dapat memberikan wawasan tambahan tentang kesehatan keuangan perusahaan.

Rasio lancar dapat memberikan gambaran sejauh mana perusahaan dapat melunasi kewajiban lancarnya dengan aset lancar.

Rasio utang terhadap ekuitas mencerminkan seberapa besar perusahaan menggunakan utang untuk mendanai operasinya.

4. Perhatikan Ekuitas

Ekuitas pemilik yang positif adalah tanda baik, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki nilai bersih positif setelah melunasi semua kewajiban.

Melihat perubahan dalam ekuitas pemilik dari periode ke periode dapat memberikan informasi tentang kinerja dan pertumbuhan perusahaan.

5. Bandingkan dengan Periode Sebelumnya

Membandingkan balance sheet dari periode sebelumnya dapat membantu mengidentifikasi tren dan perubahan yang mungkin terjadi dalam keuangan perusahaan.

Membaca balance sheet memerlukan pemahaman tentang konteks industri, ukuran perusahaan, dan tujuan analisis.

Sebagai panduan umum, membaca balance sheet dengan cermat dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi keuangan suatu perusahaan, dan membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat.

Buat Balance Sheet Mudah dan Akurat dengan Beecloud

Selain mengguakan cara manual, Anda bisa menggunakan software akuntansi online Beecloud untuk membuat laporan balance sheet. Tidak hanya itu saja, Beecloud juga bisa menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan keuangan.

Melalui deretan fitur-fitur canggih yang memungkinkan pengguna untuk dengan cepat mencatat aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan dengan user interface yang intuitif. Klik banner di bawah ini untuk informasi selengkapnya!

Beecloud Laporan Akuntansi Jurnal Neraca Buku Besar

Dengan memahami komponen-komponen balance sheet seperti aset, kewajiban, dan ekuitas, serta cara membaca dan menganalisisnya, kita dapat membuka pintu ke pemahaman yang lebih dalam tentang keuangan suatu entitas

Hal ini bukan hanya berguna bagi pihak-pihak yang terlibat langsung dalam perusahaan, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin memiliki wawasan lebih lanjut tentang dunia keuangan.

Laporan Keuangan Interim: Perbedaan, Tujuan dan Komponen
Laporan Keuangan Interim adalah salah satu landasan penting dalam memberikan gambaran kesehatan keuangan perusahaan dalam jangka waktu yang lebih singkat.
Baca Juga
Apa Perbedaan Laporan Pajak Bulanan dan Tahunan?
Laporan Pajak Bulanan – Apakah anda pernah kesulitan membuat Laporan Pajak Bulanan atau Tahunan ? Bagi anda yang belum mengerti
Baca Juga
6 Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana
Laporan keuangan sederhana pada umumnya sangat diperlukan oleh banyak perusahaan. Semua usaha sudah dipastikan mereka membuat pencatatan keuangan agar bisa
Baca Juga
Cara Membuat Laporan Keuangan Toko Kelontong Excel Sederhana
Di sini akan disajikan cara membuat laporan keuangan toko kelontong Excel secara sederhana yang bisa diaplikasikan pada usaha Anda. Laporan
Baca Juga
Akuntansi Pemerintahan: Tujuan, Prinsip, Standar dan Prosesnya
Akuntansi pemerintahan adalah bidang akuntansi yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan publik dan aset negara. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan transparansi,
Baca Juga
Laporan Keuangan Terdiri Dari: Penjelasan dan Jenisnya
Laporan keuangan terdiri dari beberapa bagian yang masing-masing memiliki peran yang sangat penting. Laporan keuangan membantu Anda dalam menjalankan operasional
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu