Bagaimana Membangun Usaha Digital Printing di Era Digital?

Monday, 2 September 2019
Anggara Farhan
Anggara Farhan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Memulai usaha digital printing membutuhkan investasi yag minimal. Yang Anda butuhkan hanyalah mesin cetak skala kecil, laptop atau komputer desktop, alat pemotong, perangkat lunak desain, dan tinta. Jika usaha sudah maju, Anda kedepan butuh alat bantu perangkat lunak akuntansi untuk memudahkan Anda membuat laporan keuangan yang komprehensif terutama untuk melacak pendapatan dan pengeluaran, mengelola inventaris Anda dan sebagainya.

Jika Anda bekerja dengan anggaran yang kecil, Anda dapat bekerja dari rumah. Namun, membuka outlet digital printing yang terpisah dari rumah akan memudahkan Anda mengembangkan bisnis dan menjangkau pelanggan.

Jika Anda memiliki minat untuk desain, Anda dapat mempertimbangkan memulai bisnis di ceruk ini. Tergantung pada preferensi Anda, Anda dapat mengambil segmen majalah, brosur, iklan, label, kartu nama atau bahkan T-shirt atau yang sedang tren saat ini yaitu membuka digital printing. Pasar ini masih cukup besar, hanya saja tantangan disrupsi di era digital ini yang perlu Anda antisipasi.

Baca Juga: 5 Rahasia Membangun E-Commerce Yang Sukses

Apa itu Usaha Digital Printing?

usaha digital printing
Gambar 1. Apa itu Usaha Digital Printing? (Sumber: Google.co.id)

Sudah banyak orang yang ingin membangun usaha digital printing yang sukses. Sehingga menjadikan usaha ini sebagai peluang usaha digital printing yang sukses. Layanan pencetakan digital sangat populer di kalangan pelajar, individu, dan bisnis di seluruh dunia. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan untuk pencetakan digital serta penurunan pencetakan offset tradisional. Foto, PDF, dokumen dan ilustrasi Microsoft Office Word sekarang dapat dicetak pada kain, stok kartu, kanvas, kertas foto dan bahan lainnya.

Proses pencetakan digital menggunakan tinta cair atau toner dan memiliki kemampuan data variabel. Hal ini membuatnya jadi ideal khususnya bagi pelanggan yang membutuhkan produk yang dipersonalisasi, seperti materi promo khusus. Dengan printer digital, Anda dapat mencetak nama, alamat, dan kode kupon unik pada materi yang Anda gunakan.

3 Tips Praktis untuk Membuka dan Meningkatkan Omzet Usaha Digital Printing di Era Digital

Untuk memulai atau bertahan hidup dalam lanskap digital yang berkembang pesat saat ini, kita yang berada di industri percetakan perlu beradaptasi dan itu harus dilakukan dengan CEPAT.

Dalam lima tahun terakhir, menurut perusahaan riset industri terkemuka IBISWorld, seperti dilansir dari mailingsystemstechnology.com, pasar pencetakan digital memiliki data sebagai berikut:

  • Pendapatan industri percetakan menurun rata-rata 2,1% per tahun
  • Perusahaan percetakan telah menghilang setiap tahun sebesar 3,2%
  • Jumlah orang yang dipekerjakan oleh perusahaan percetakan telah menurun 4,2% per tahun

IBISWorld memperkirakan industri ini akan terus menurun – meskipun lambat – untuk lima tahun ke depan.

Bagaimana mengatasi hal ini?

Kuncinya adalah adaptasi dengan perkembangan jaman. Berikut adalah enam produk yang dapat Anda tawarkan untuk mengantisipasi perubahan jaman tersebut:

1. Desain Situs Web Bisnis

Situs web untuk bisnis tidak lagi opsional! Itu adalah etalase dan ceruk bisnis baru. Lihat saja statistik ini:

  • 95% konsumen mengunjungi situs web bisnis sebelum menghubungi mereka secara offline
  • 66% pelanggan baru mencari info secara online untuk menemukan bisnis lokal
  • 46% dari semua pencarian online adalah untuk informasi tentang produk dan layanan
  • 75% pencari info tidak pernah masuk dalam halaman hasil halaman pertama di search engine seperti Google.

Hal ini membuka ceruk bisnis bisnis pengembangan situs web. Inilah intinya:

Banyak usaha kecil yang tidak memiliki pengalaman untuk membuat situs web pemasaran dan penjualan mereka sendiri, dan ada begitu banyak “pengembang web” di luar sana yang tidak bisa memasarkan jasa dan tidak berpikir seperti Anda. Dengan menawarkan layanan desain situs web kepada klien Anda selain pencetakan offline, Anda akan dapat memberi mereka potensi peningkatan omzet usaha. Dan itu berarti akan lebih banyak lagi pemesanan ulang (repeat order)!

2. Mencari ceruk bisnis yang masih relevan untuk beberapa tahun kedepan

Beberapa produk digital printing paling populer dan diprediksi masih bisa bertahan dalam beberapa tahun kedepan meliputi:

  • Advertisements
  • Dokumen hukum dan keuangan
  • Katalog dan buklet
  • Label
  • Majalah
  • Kartu nama
  • Undangan pernikahan
  • Menu restoran
  • Brosur
  • Penutup CD
  • Kartu pos
  • Amplop khusus

Di era digital seperti saat ini, Anda bahkan dapat mencetak desain unik pada kaos, tas ransel, tas jinjing dan produk promosi. Seperti halnya membangun usaha digital printing baju, ataupun usaha digital printing rumahan. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, dari pelajar hingga profesional bisnis. Plus, Anda dapat mengubah proposisi penjualan unik Anda berdasarkan kelompok pelanggan tertarget.

3. Promosi sekaligus buka jasa iklan bayar per klik (PPC, pay per click)

Anda pernah lihat iklan PPC? Biasanya di bagian atas dan di sebelah kanan hasil pencarian Google. Mereka juga datang dalam bentuk iklan banner (juga disebut iklan bergambar) di berbagai situs web. Iklan bertarget ini bisa sangat efektif untuk membangun kesadaran merek untuk klien Anda dan sekaligus membuka ceruk bisnis tersendiri dibidang desain.

Proses penargetan dan pembuatan kampanye PPC yang efektif memang agak rumit. Jika Anda sudah punya pengalaman di bidang digital printing, tidaklah sulit untuk merambah ke segmen bisnis ini.

Perkembangan teknologi yang pesat, sudah seharusnya diantisipasi mulai saat ini. Jika tidak bisnis Anda akan makin tertinggal dan mati dengan sendirinya, tak terkecuali di bidang digital printing.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print

Artikel Yang Mungkin Anda Suka :