Toko Kelontong: Pengertian dan Asal Mula Bisnis Modal Kecil Indonesia

Wednesday, 10 March 2021
Rininta Oktaviana
Rininta Oktaviana
toko-kelontong-adalah

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

“Budi tolongin ibu beli telur setengah kilo sama gula sekilo ya di toko kelontong bu Ira” kata Ibu.

Masih ingatkah Anda dengan momen masa kecil ketika asik bermain atau menonton tv tiba-tiba ibu menyuruh untuk membelikan sesuatu di warung dekat rumah? Saat itu kita merespon dengan nada beragam, ada yang kesal tapi tetap pergi dengan muka cemberut, ada juga yang senang malah minta uang tambahan untuk beli jajan.

Di tengah jalan menuju toko warung tersebut kita biasanya mengingat-ingat apa yang harus dibeli,

“Telur setengah kilo, gula sekilo”

“Telur setengah kilo, gula sekilo”

“Telur setengah kilo, gula sekilo”

“Telur setengah kilo, gula sekilo”

“Telur sekilo, gula setengah kilo”

Eh…………..

Nah kalau lupa gini berabe urusannya. Bisa putar balik ke rumah buat nanya ke ibu lagi atau bondo nekat beli aja tapi nanti sampai rumah kena marah ibu, haha.

Apa itu Toko Kelontong?

penampakan-toko-kelontong

Potret Toko Kelontong di Sekitar Kita (Sumber: Unsplash.com)

Toko kelontong adalah toko yang menjual berbagai jenis kebutuhan sehari-hari. Seperti berbagai kebutuhan rumah tangga yang relatif lengkap mulai dari beras, bumbu dapur, alat-alat mandi, pembersih rumah, dsb.

Toko kelontong masih memiliki peminat dari masa ke masa. Tak hanya dekat secara jarak, kedekatan relasi dengan pemilik juga menjadi salah satu faktor kenyamanan berbelanja. Tak sedikit juga yang menawarkan kredit sehingga kita bisa berhutang dalam jangka waktu tertentu. Suatu pengalaman yang tidak bisa didapatkan saat berbelanja di minimarket atau swalayan.

Toko kelontong masuk dalam UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) pernah menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia mencakup 99,9% dari total pelaku usaha di Indonesia. Ketika Indonesia mengalami krisis pada 1989, UMKM menjadi penyelamat.

Asal Mula Toko Kelontong

sejarah-toko-kelontong-di-indonesia

Toko Kelontong Sudah Ada Sejak Abad 19 (Sumber: Unsplash.com)

Menurut KBBI, kelontong memiliki dua arti, yang pertama yaitu alat kelentungan yang selalu dibunyikan oleh penjaja barang dagangan untuk menarik perhatian pembeli. Arti kedua yaitu, barang-barang untuk keperluan sehari-hari seperti sabun, sikat gigi, cangkir, mangkuk.

Pedagang kelontong diperkirakan mulai bermunculan sejak abad ke-19 dengan menjual kebutuhan rumah tangga, sabun, beras hingga bumbu dapur. Saat itu kebutuhan-kebutuhan rumah tangga umumnya dijual oleh para pedagang Tionghoa. Awalnya mereka berjualan dengan berkeliling menggunakan kelontongan, namun lambat laun mereka memilih berdagang di tempat permanen.

Sejak saat itu, toko kelontong menjadi pilihan utama masyarakat karena memiliki barang-barang lengkap dan dapat ditemui di tempat-tempat strategis tak jauh dari pemukiman warga.

Menjamurnya toko ritel modern tidak serta-merta mengusir keberadaan toko kelontong. Masih banyak orang yang lebih memilih untuk membeli kebutuhan di toko kelontong terutama di daerah padat penduduk atau pedesaan. Selain tidak kalah lengkap, selisih harga juga menjadi alasan lainnya.

Baca Juga: Cara Sederhana Membuat Laporan Stok

Bedanya Toko Kelontong Grosir dan Eceran

Berdasarkan target pembelinya, toko kelontong dibagi menjadi 2 yaitu grosir dan eceran. Perbedaan utamanya terletak pada cara penjualan, grosir tidak menjual barang secara satuan justru biasanya toko kelontong eceran membeli barang di sini. Sedangkan eceran pembelinya kebanyakan kalangan rumah tangga yang bisa beli satuan.

Toko Kelontong Grosir

toko-kelontong-grosir

Grosir Memiliki Banyak Stok Barang (Sumber: Unsplash.com)

Untuk membuka usah toko kelontong grosir dibutuhkan modal yang cukup besar. Hal ini dikarenakan belanja barangnya partai besar. Namun jika grosir sudah memiliki banyak pelanggan dan omsetnya bagus biasanya distributor memberikan fasilitas bayar tempo.

Toko kelontong grosir juga memiliki potensi omzet yang besar dibandingkan dengan eceran karena tidak menjual satuan. Tingkat persaingan toko grosir juga tidak seketat eceran karena karena tidak semua orang mau menggeluti bisnis ini dikarenakan membutuhkan modal yang besar.

Toko Kelontong Eceran

toko-kelontong-eceran

Eceran Penyelamat Konsumen Akhir (Sumber: Unsplash.com)

Untuk membuka usaha toko kelontong eceran tidak membutuhkan modal besar. Untuk menghasilkan laba besar juga diperlukan strategi dengan mencari pelanggan sebanyak-banyaknya dan barang harus komplit. Meski merintis toko kelontong eceran termasuk mudah namun persaingan cukup ketat. Ada baiknya jika toko kelontong eceran sudah ramai dan banyak pelanggan bisa merangkap sebagai semi agen yang artinya selain menjual eceran juga menjual secara grosir.

Apa Saja yang Dijual di Toko Kelontong?

1. Alat Tulis

Alat tulis banyak dibutuhkan sehari-hari terutama oleh pelajar. Alat tulis sendiri pun bermacam-macam, mulai dari buku tulis, buku gambar, penghapus, pensil, pulpen, penggaris, amplop, map, gunting, kertas folio, kertas HVS, lakban, kertas kado, kertas mika, dan seterusnya.

2. Minuman

Paling tidak harus ada air mineral yang menjadi kebutuhan sehari-hari. Untuk air mineral sendiri, sediakan dalam berbagai ukuran, mulai dari air mineral dalam gelas, botol ukuran normal, 1 liter, hingga ukuran galon. Selanjutnya bisa ditambahkan dengan minuman ringan hingga minuman sachet sesuai kebutuhan pasar.

3. Perlengkapan Rumah Tangga

Anda bisa menjual sapu ijuk, sapu lidi, pel, ember, dan barang-barang lainnya yang dapat menunjang kebutuhan rumah tangga.

4. Jajanan dan Makanan Ringan

Supaya warung Anda laris manis, cobalah untuk menjual makanan ringan yang diburu anak-anak, misalnya permen, wafer, coklat, biskuit, dan jajanan enak lainnya yang dapat dibeli dengan harga murah. Anda juga bisa menjual bumbu masak atau mie instan berbagai rasa yang sering diburu masyarakat.

toko-menjual-sembako

Super Lengkap Mulai dari Sembako Hingga Kebutuhan Rumah Tangga (Sumber: Unsplash.com)

5. Obat-obatan

Biasanya karena apotik terlalu jauh dari rumah sehingga banyak orang yang lebih suka membeli obat di toko terdekat. Anda bisa menjual obat yang sudah mendapatkan izin edar di pasaran seperti minyak kayu putih, minyak angin, obat penurun demam, obat batuk, obat sakit kepala, obat influenza, koyo, salep atau bedak gatal, dan sebagainya.

6. Sembako

Sembako atau Sembilan Bahan Pokok  merupakan kebutuhan utama yang diincar masyarakat. Barang yang dalam Sembako menurut Peraturan Menteri Perdagangan No. 27/2017 adalah beras, jagung, kedelai, gula, minyak goreng, bawang merah, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam.

7. Peralatan Mandi dan Mencuci

Peralatan mandi bisa mencakup sabun, sampo, kondisioner, sikat gigi, pasta gigi, sabun muka, deodoran, dll. Untuk peralatan mencuci ada sabun cuci piring, sabun cuci baju, pewangi pakaian, dll.

8. Keperluan Bayi

Keperluan bayi sama pentingnya seperti obat-obatan. Yang termasuk ke dalam kategori ini ialah popok, sampo bayi, sabun bayi, hingga minyak telon.

9. Lain-lain

5 Rahasia Sebelum Buka Usaha Toko Kelontong

strategi-menentukan-tempat-bisnis

Kawasan Strategis Menentukan Keberhasilan Bisnis (Sumber: Unsplash.com)

1. Cari Letak yang Strategis

Tempat merupakan salah satu faktor yang menentukan kesuksesan sebuah toko kelontong.  Pemilihan tempat harus strategis yaitu di pemukiman penduduk dan dihuni oleh target pasar yang sudah ditentukan. Misalnya, membuka toko kelontong di area perkantoran.

2. Survey Kebutuhan Pembeli

Survey ini dilakukan untuk melihat kebutuhan masyarakat sekitar. Caranya pun cukup mudah, Anda hanya perlu membaur ke warga sekitar. Tampung semua aspirasi yang mereka keluhkan sehari-hari. Barang apa saja yang selalu habis dan butuh diisi ulang secara langsung.

3. Cari Tempat Kulakan yang Tepat

Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar maka sebaiknya mencari tempat suplier barang yang menawarkan harga yang murah. Tujuannya untuk meminimalkan modal namun akan mendapat keuntungan besar.

4. Berikan Pelayanan Terbaik

Pelanggan adalah raja sehingga perlu membutuhkan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik dapat menjadi nilai positif toko dan membuat pelanggan menjadi loyal. Meskipun Anda membuka warung di depan rumah usahakan untuk tetap bersikap ramah dan profesional meskipun pelanggannya adalah tetangga sendiri.

5. Atur Tata Letak dan Dekorasi Toko Agar Menarik

Toko berisi banyak barang maka dibutuhkan tata letak yang tepat agar tidak membingungkan dan tidak berantakan. Tata letak yang tepat juga menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam melayani pelanggan. Anda bisa memulainya dengan memisahkan barang berdasarkan jenisnya.

Baca Juga: 4 Kelebihan Aplikasi Stok Barang, Salah Satunya untuk Stock Opname

Kesimpulan

Salah satu jenis usaha yang masih cukup menjanjikan dan menguntungkan hingga saat ini adalah usaha warung atau toko kelontong. Hanya saja, persaingan saat ini semakin ketat dengan kehadiran pemain-pemain besar yang juga memiliki nama besar serta reputasi yang sangat baik. Maka dari itu dibutuhkan tips bagaimana mengelola toko kelontong agar sukses.

Toko kelontong memiliki berbagai macam produk seperti sembako, jajanan, alat tulis, dll. Oleh sebab itu diperlukan kontrol stok yang tepat dan pencatatan penjualan yang mudah. Kesalahan dalam menghitung stok bisa berakibat fatal bagi bisnis. Untuk menghindari kesalahan hitung stok dan pecatatan penjualan Anda bisa menggunakan Software Kasir Beepos yang memiliki fitur lengkap seperti potong stok otomatis, pembuatan faktur otomatis, pencatatan pengeluaran dan pemasukan, penghitungan aset, dan bisa pantau secara realtime laporan keuangan seperti laba dan rugi.

Coba gratis 14 hari dengan klik di sini atau klik gambar di bawah ini.

Hindari-Selisih-Stok-dan-Catat-Penjualan-Toko-Kelontong

 

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :