Logo Bee Web

Teori Ekonomi Mikro: Definisi dan Contoh Masalah di Indonesia

Berikut 5 contoh ekonomi mikro, mulai dari penawaran hingga biaya. Ada juga contoh masalah ekonomi mikro seperti naiknya harga BBM.
Penulis: Rizal Arisona
Kategori:
Dipublish Tgl: Sunday, 21 May 2023

Teori ekonomi mikro adalah bidang studi yang mempelajari perilaku individu, rumah tangga, dan perusahaan dalam pengambilan keputusan ekonomi serta interaksi mereka di pasar. Dalam contoh ekonomi mikro, kita dapat memahami bagaimana entitas-individu tersebut berinteraksi dan bagaimana keputusan mereka mempengaruhi pasar.

Apakah Anda pernah bertanya-tanya tentang bagaimana individu dan perusahaan membuat keputusan ekonomi? Atau bagaimana interaksi di antara mereka mempengaruhi pasar dan alokasi sumber daya?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini terletak dalam ilmu ekonomi mikro. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi definisi, teori, dan memberikan contoh ekonomi mikro. Mari kita mulai!

Pengertian Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku individu, rumah tangga, dan perusahaan dalam mengambil keputusan ekonomi serta interaksi antara mereka di pasar. Ekonomi mikro fokus pada analisis tingkat mikro, yang berkaitan dengan keputusan ekonomi yang dilakukan oleh entitas individu atau kecil.

Dalam ekonomi mikro, perhatian diberikan pada berbagai aspek, seperti harga, permintaan dan penawaran, produksi, alokasi sumber daya, perilaku konsumen, dan keputusan investasi perusahaan.

Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana individu dan perusahaan berinteraksi di pasar, bagaimana mereka mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang terbatas, dan bagaimana keputusan-keputusan ini mempengaruhi alokasi sumber daya dan tingkat kesejahteraan dalam masyarakat.

Salah satu konsep utama dalam ekonomi mikro adalah hukum permintaan dan penawaran. Hukum permintaan menyatakan bahwa jumlah barang atau layanan yang diminta oleh konsumen akan meningkat ketika harganya turun, sedangkan hukum penawaran menyatakan bahwa produsen akan lebih banyak menawarkan barang atau layanan saat harganya naik.

Interaksi antara permintaan dan penawaran ini kemudian menentukan harga pasar suatu produk atau layanan.

Teori Ekonomi Mikro

Ada empat jenis teori mikro ekonomi yang tujuannya adalah untuk menganalisis kegagalan dari suatu keputusan dan memunculkan hasil analisis yang rasional agar pasar memiliki persaingan yang sehat. Adapun empat teori tersebut adalah berikut ini:

1. Teori Produksi

Teori ini menjadi salah satu dasar dalam menganalisa jumlah biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi barang / jasa.

Analisa yang dilakukan cukup menyeluruh pada berbagai hal yang ada kaitannya dengan produksi, mulai dari harga bahan pokok, biaya transport atau pengiriman bahan pokok, gaji karyawan yang melakukan produksi, biaya listrik untuk mesin produksi, dan sebagainya.

2. Teori Harga

Teori harga menjelaskan mengenai harga yang seimbang antara pembeli dan penjual. Pada kasus tertentu, pembentukan / penentuan harga bisa dilakukan setelah adanya proses tawar menawar. Harga sendiri dapat mempengaruhi jumlah penawaran dan permintaan.

3. Teori Distribusi

Gambaran Kegiatan Distribusi Di Ekonomi

Gambaran Kegiatan Distribusi (Credit: Freepik.com)

Distribusi merupakan kegiatan yang melibatkan pengiriman barang / jasa dari pihak produsen kepada pembeli (bisa konsumen akhir atau supplier dan retail).

Pihak yang mendistribusikan bisa produsen langsung, atau dengan jasa pihak ketiga misalnya ekspedisi. Sedangkan teori distribusi ada untuk menganalisis keuntungan, upah karyawan, dan bunga / pajak yang perlu dibayar.

4. Teori Konsumsi

Teori jenis ini mengarah pada perilaku pihak yang mengkonsumsi alias konsumen dalam hal memenuhi kebutuhan. Beberapa subjek yang bisa dipelajari dalam teori ini adalah:

  • Konsep utility (kegunaan)
  • Hubungan antara jumlah barang dan kegunaannya
  • Perilaku konsumen (consumer behavior)
  • Syarat tercapainya kepuasan konsumen
  • Kurva indiferen
  • Marginal utility

Contoh Ekonomi Mikro

Contoh dari kegiatan mikro ekonomi dapat Anda temukan ketika konsumen dan produsen melakukan interaksi atau kegiatan ekonomi yang sifatnya rasional seperti daftar di bawah ini:

1. Permintaan

Maksud dari permintaan dalam hal ini adalah jumlah barang atau jasa yang diminta oleh konsumen dan mampu untuk mereka beli dalam kurun waktu dan satuan harga tertentu.

Contoh ilmu ekonomi mikro dalam jenis ini adalah ketika jumlah permintaan barang atau jasa bertambah, maka harganya akan semakin murah, dan sebaliknya.

2. Penawaran

Contoh ekonomi mikro selanjutnya adalah penawaran, yaitu ketika barang / jasa sudah selesai diproduksi dan siap untuk ditawarkan atau dijual kepada konsumen dengan satuan harga tertentu dan di waktu tertentu juga.

Jika pada permintaan pelaku utamanya adalah konsumen / pembeli, maka dalam hal penawaran pelaku utamanya merupakan produsen. Teori penawaran berbanding terbalik dengan teori permintaan.

Jadi jika harga barang / jasa naik, maka jumlah penawaran juga ikut meningkat. Lalu saat penawaran untuk barang / jasa turun, maka harganya pun ikut turun.

3. Harga

Contoh kegiatan ekonomi mikro lainnya adalah harga. Pada ilmu mikro ekonomi, harga sama dengan alat ukur untuk barang / jasa. Harga ditentukan oleh penjual berdasarkan kurva permintan, biaya produksi, dan kondisi perekonomian.

4. Pasar

Pasar adalah sebuah tempat yang mempertemukan para pembeli dan penjual. Namun dalam hal ini, penjual bukan selalu produsen, karena biasa saja supplier atau retail.

Ketika kedua pihak melakukan pertukaran barang / jasa dengan uang, maka disebut dengan transaksi ekonomi. Perubahan zaman dan kemajuan teknologi membuat pasar tidak harus tempat fisik, tapi bisa juga secara virtual / online.

5. Biaya

Satu lagi contoh ekonomi mikro paling umum adalah biaya, yaitu yang perlu dikeluarkan oleh produsen untuk memproduksi barang / jasa. Harga dari produk sendiri salah satunya sangat tergantung pada biaya ini. Semakin banyak biaya produksi, maka semakin mahal juga harga barang / jasa, dan sebaliknya.

Catat Biaya Produksi Menggunakan Beecloud

Dalam mengelola biaya produksi, penggunaan software akuntansi seperti Beecloud dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi usaha kecil. Beecloud merupakan solusi yang dapat membantu perusahaan dalam menghitung dan mengelola berbagai jenis biaya dengan lebih efisien.

Contoh Masalah Ekonomi Mikro di Indonesia

Berikut adalah beberapa contoh masalah ekonomi mikro yang sering dihadapi di Indonesia:

1. Ketimpangan Pendapatan

Indonesia mengalami ketimpangan pendapatan yang signifikan antara kelompok masyarakat. Beberapa kelompok masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap sumber daya dan peluang ekonomi, sementara sebagian besar masyarakat berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

2. Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Beberapa sektor industri di Indonesia menghadapi masalah persaingan usaha yang tidak sehat, seperti praktik monopoli atau oligopoli. Hal ini dapat menghambat daya saing, inovasi, dan pertumbuhan bisnis kecil dan menengah.3.

3. Ketidakseimbangan Pasar Tenaga Kerja

Pasar tenaga kerja di Indonesia sering menghadapi tantangan, seperti tingkat pengangguran yang tinggi, ketidaksesuaian antara keterampilan pekerja dengan permintaan pasar, dan rendahnya upah yang tidak sebanding dengan biaya hidup.

4. Ketidakmerataan Akses ke Layanan Keuangan

Sebagian besar penduduk di Indonesia masih memiliki akses terbatas ke layanan keuangan formal, seperti bank dan lembaga keuangan lainnya. Hal ini dapat menghambat perkembangan usaha kecil dan menengah serta akses terhadap pembiayaan yang diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Bisnis UMKM Adalah, Definisi dan Perkembangannya

5. Harga Pangan yang Tidak Stabil

Fluktuasi harga pangan menjadi masalah ekonomi mikro di Indonesia. Perubahan harga yang tiba-tiba dan tidak stabil dapat mempengaruhi daya beli konsumen dan mengurangi kesejahteraan masyarakat.

6. Ketidakmerataan Akses Terhadap Infrastruktur

Ketidakmerataan akses terhadap infrastruktur seperti transportasi, energi, dan telekomunikasi menjadi masalah dalam pengembangan bisnis di daerah terpencil. Kurangnya infrastruktur yang memadai dapat menghambat pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah tersebut.

7. Kerentanan Terhadap Krisis Ekonomi Global

Indonesia merupakan bagian dari perekonomian global yang rentan terhadap gejolak dan krisis ekonomi. Perubahan ekonomi global seperti fluktuasi harga komoditas dan ketidakstabilan pasar keuangan dapat berdampak negatif pada ekonomi mikro di Indonesia.

Poin-poin tersebut mencerminkan beberapa masalah yang terkait dengan ekonomi mikro di Indonesia. Mengatasi masalah-masalah ini membutuhkan upaya dan kebijakan yang komprehensif untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kesimpulan

Dalam teori ekonomi mikro, kita telah melihat bagaimana pengertian ekonomi mikro membahas perilaku individu, rumah tangga, dan perusahaan dalam pengambilan keputusan ekonomi serta interaksi mereka di pasar.

Selain itu, kita juga mempelajari berbagai konsep dan prinsip yang menjadi dasar teori ekonomi mikro, seperti permintaan dan penawaran, elastisitas harga, utilitas, biaya produksi, dan lain sebagainya.

Contoh-contoh nyata ekonomi mikro yang telah dijabarkan juga memberikan gambaran bagaimana teori ini berlaku dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keputusan konsumen, produsen, maupun dalam penghitungan biaya produksi.

Adanya software akuntansi seperti Beecloud juga memberikan manfaat yang signifikan dalam mengelola biaya produksi dengan lebih efisien, memperoleh informasi yang akurat, melakukan analisis kinerja, perencanaan anggaran, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan pemahaman tentang teori ekonomi mikro dan penerapannya dalam contoh-contoh di atas, Anda dapat mengembangkan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana ekonomi beroperasi pada tingkat mikro.

Hal ini akan membantu Anda dalam mengambil keputusan yang cerdas dalam kehidupan sehari-hari, bisnis, atau bahkan dalam memahami kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan ekonomi mikro.

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Tips Bisnis

Coba Gratis

Follow Social Media Bee

Analisis SWOT dalam Bisnis, Tahapan dan Contohnya Lengkap
Analisis SWOT adalah cara yang digunakan untuk melakukan analisa dan evaluasi kekuatan, kelemahan, ancaman, sekaligus peluang dalam bisnis. Analisa ini
Baca Juga
Akuntansi Sektor Publik: Arti, Karakteristik, Jenis dan Manfaat
Membahas tentang akuntansi sektor publik sangatlah menarik. Berbeda dengan akuntansi biasa, untuk sektor publik ranahnya di seputar lembaga pemerintah. Masuk
Baca Juga
Sistem Ekonomi Pasar: Pengertian, Kelebihan dan Contoh
Sistem ekonomi pasar adalah salah satu jenis sistem ekonomi yang digunakan di seluruh dunia. Sistem ini memiliki ciri-ciri khusus, kelebihan,
Baca Juga
4 Contoh Ekonomi Deskriptif yang Nyata
Jika sebelumnya Anda pernah mempelajari tentang ilmu ini, sepertinya pembahasan mengenai ekonomi deskriptif tidak akan begitu asing untuk Anda. Namun
Baca Juga
Apa Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan dalam Ekonomi
Apa perbedaan kebutuhan dan keinginan dalam ekonomi? Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menggunakan istilah "kebutuhan" dan "keinginan" secara bergantian, tanpa
Baca Juga
EOQ Adalah: Cara Mengurangi Biaya Persediaan hingga 50%!
Apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana perusahaan bisa mengatur persediaan barangnya dengan begitu efisien sehingga dapat menghemat biaya dan meningkatkan produktivitas?
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu