Logo Bee Web

Pengertian, Metode, dan Contoh Jurnal Penyusutan Aktiva Tetap

Jurnal penyusutan adalah suatu metode pencatatan di bidang akuntansi. Ketahui pengertian, metode, dan contohnya lengkap di sini.
Penulis: Rininta Oktaviana
Kategori:
Dipublish Tgl: Monday, 24 October 2022

Jurnal penyusutan merupakan bagian yang ada di jurnal akuntansi yang dimana jurnal dari penyusutan aset tetap ini dibuat supaya perusahaan dapat mengetahui, informasi tentang umur pakai atau nilai aktiva tetapnya.

Nilai aktiva tetap ini dapat mengalami penurunan atau bisa juga mengalami kenaikan. Untuk penurunan nilai disebut dengan beban atau pencatatan untuk jurnal depresiasi. Adanya jurnal ini maka perusahaan dapat memanfaatkan sisa nilai asetnya.

Jurnal Penyusutan Aktiva Tetap

karakteristisk penyusutan aset

Ilustrasi Aset Tetap (Sumber: Freepik.com)

Jurnal penyusutan aset tetap atau jurnal depresiasi adalah proses pencatatan dalam akuntansi, yang ada di dalam jurnal laporan keuangan di akhir periode.

Tujuan pembuatan jurnal tersebut adalah supaya perusahaan bisa mengalokasikan beban, dan memanfaatkan nilai pada asetnya dalam periode tertentu. Istilah penyusutan dipakai untuk nilai manfaat yang dapat diperoleh dalam sisa pemakaian aktiva itu sendiri.

Dalam aktiva tetap juga ada harga yang akan mengalami penurunan, untuk aktiva yang berwujud. Jurnal penyusutan peralatan ini misalnya gedung, mesin, kendaraan, dan sebagainya kecuali tanah yang tidak termasuk di dalamnya.

Beban ini akan muncul pada jurnal akumulasi penyusutan beban yang dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:

1. Harga Pendapatan

Harga perolehan/pendapatan muncul ketika perusahaan membeli aktiva baik dalam kondisi bekas ataupun baru. Maka pembeliannya akan dihitung menjadi harga pembelian.

2. Nilai Residual

Nilai residual atau yang juga disebut dengan nilai sisa adalah sisa dari kas aktiva tetap dalam masa pemanfaatannya di periode akhir. Nilai ini memiliki estimasi yang dimana perusahaan akan memutuskan untuk menjualnya.

3. Perkiraan Umur Ekonomis

Perkiraan pada umur ekonomis disebabkan oleh adanya penggunaan/pemanfaatan aktiva. Secara umum hal ini juga digunakan untuk satuan tahun, unit, dan kilometer dan sebagainya, yang bergantung pada keputusan manajemen dari perusahaan tersebut.

Baca Juga: Apa itu Biaya Penyusutan Alat? Berikut Definisi dan Cara Menghitungnya

Metode Jurnal Depresiasi

jurnal penyusutan metode garis lurus

Ilustras Daftar Depresiasi Aset Tetap di Software Akuntansi Beeaccounting (Sumber: Bee.id)

Dalam membuat jurnal depresiasi diperlukan tiga metode, yang diantaranya yaitu:

1. Straight Line Method

Jurnal penyusutan metode garis lurus adalah metode perhitungan jurnal yang dilakukan dengan menggunakan karakteristik, pada nilai beban penyusutan yang setiap tahun jumlahnya sama.

Nilai penyusutan ini tak akan dapat berubah sampai umur ekonomis asetnya berakhir. Penyusutan adalah perpindahan biaya dari suatu beban yang perhitungannya dilakukan berkala, dalam masa pemanfaatannya atau saat masih berfungsi.

Perusahaan biasanya akan menghitung depresiasi hanya untuk aset yang wujudnya fisik saja. Sedangkan penilaian pada nilai aset tak berwujud dilakukan dengan menggunakan perhitungan amortisasi.

Baik perhitungan amortisasi ataupun depresiasi dipakai untuk membebankan aset untuk jangka waktu yang lama, tak hanya di proses pembeliannya saja. Artinya perusahaan pun meregangkan aset dalam jangka waktu tertentu.

Perusahaan pun akan memperoleh keuntungan tanpa harus mengurangi biaya dari laba bersih, karena sudah memperolehnya dari aset. Rumus metode penyusutan garis lurus yaitu:

Metode garis lurus = (Harga perolehan – Nilai Residu) : Usia Ekonomis Aset

2. Service Hour Method

Metode penyusutan service hour method dipakai untuk penentuan ketika jam penggunaan peralatan atau aset sedang berlangsung, hingga beban penyusutannya bergantung dari jam penggunaan tersebut.

Metode ini sering digunakan untuk jenis aset yang sifatnya rentan mengalami kerusakan, jika dipakai dalam waktu lama misalnya seharian penuh. Apalagi jika jenis asetnya berupa kendaraan yang dihitung secara tahunan atau bulanan.

Rumus yang dipakai dalam metode penyusutan service hour method ini adalah:

Biaya Depresiasi = Harga Perolehan – Nilai Residu : Perkiraan Service Hour

3. Productive Output Method

Hasil dari perhitungan pemanfaatan dalam satuan jumlah pada suatu hasil produksi, maka hal itu akan memberi efek perhitungan untuk jurnal depresiasi yang sifatnya fluktuatif. Maka nantinya perusahaan akan menghitung berapa depreasiasi pada setiap unit produknya.

Cara menghitungnya bisa dengan menggunakan rumus berikut:

Beban Penyusutan = Harga Perolehan – Nilai Residu : Taksiran Hasil Unit Produksi

Kelebihan dan Kekurangan Metode Penyusutan Aktiva Tetap

Faktor Yang Mempengaruhi Biaya Penyusutan

jurnal penyusutan metode garis lurus

Setiap metode penyusutan yang sudah dibahas di atas, tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Inilah kelebihan dan kekurangan dari beberaoa metode penyusutan tersebut:

1. Metode Penyusutan Garis Lurus

Metode ini memiliki beban penyusutan yang setiap tahunnya memiliki nilai yang sama besarnya, dan masing-masing beban tak dipengaruhi oleh hasil produksinya. Metode ini lebih cenderung pada aspek waktunya dibandingkan dengan kegunaannya.

Biasanya metode untk membuat jurnal penyusutan garis lurus dipakai di sebagian besar perusahaan karena penerapannya yang cenderung mudah.

Keunggulan dari metode ini adalah mudah digunakan dan bisa diterapkan di akuntansi dengan mudah, terutama dalam menentukan tarif penyusutan.

Walaupun mempunyai keunggulan tapi metode ini juga mempunyai kekurangan yaitu adanya beban perbaikan/pemeliharaan yang sama per periode. Manfaat ekonomis pada aktiva per tahunnya pasti sama.

Beban penyusutan yang sudah diakui tidak menunjukkan usaha yang dilakukan dalam menghasilkan keuntungan. Laba yang telah dihasilkan setiap tahunnya juga tidak menunjukkan tingkat pengembalian yang sebenarnya, dari usia pemakaian aktiva.

2. Metode Penyusutan Saldo Menurun

Metode penyusutan pada saldo menurun menjadi suatu metoda penyusutan pada aset/aktiva tetap dari persentase tertentu, dan juga dapat dihitung dari harga buku di tahun terkait.

Jumlah persentase tersebut yaitu dua kali lipat dari persentase pada tarif penyusutan yang menggunakan metode garis lurus.

Dalam perhitungannya metode yang satu ini dihitung dengan cara mengalikan persentase, atau bisa juga dengan menggunakan tarif tertentu yang ada di nilai buku dari suatu aset.

Nilai buku dari setiap akhir tahun akan memiliki grafik yang menurun yang nantinya mengakibatkan beban penurunan, yang ada di beban penyusutan.

Keunggulan dari metode penyusutan saldo menurun adalah biayanya lebih hemat, dibandingkan dengan metode penyusutan garis lurus. Tapi kekurangannya juga ada, yaitu penerapannya lebih rumit dan lebih sulit di dalam akuntansi.

Penyebabnya adalah ada banyak variabel perhitungan yang juga harus terlibat di dalamnya.

3. Metode Penyusutan Jumlah Angka Tahun

Untuk metode penyusutan yang satu ini, jumlah penyusutan pada aktiva tetap akan terus menurun per tahunnya dan hampir serupa dengan metode saldo menurun. Tapi pada metode ini penyusutan akan dipercepat dari pertimbangan biaya perawatan.

Ditambah lagi dengan perbaikan pada aktiva tetap yang cenderung bertambah seiring dengan bertambahnya usia pemakaian dari aktiva tersebut. keunggulan dari metode penyusutan ini adalah, biayanya yang lebih hemat.

Tapi sayangnya ada aturan pajak yang dimana pemakaian metode ini dibatasi. Sehingga metode ini tak bisa digunakan dalam laporan pajak maka perusahaan jarang menggunakan metode ini.

Contoh Jurnal Penyusutan

jurnal penyusutan

Ilustrasi Beeaccounting Software Rental Depresiasi Asset (Sumber: Bee.id)

Salah satu contoh dari jurnal depresiasi dengan menggunakan metode garis lurus adalah sebagai berikut:

Misalnya PT A memiliki kendaraan yang dibeli di Bulan Januari tahun 2020 dengan harga Rp.150 juta. Perkiraan umur penggunaannya adalah 5 tahun dengan nilai sisa rupiah sekitar Rp.50 juta. Cara menghitung jurnalnya yaitu:

Beban penyusutan= (150.000.000 – 50.000.000) : 5 tahun

= 20.000.000

Jurnal penyusutan tahunan:

Beban penyusutan kendaraan di Bulan Desember 2020 adalah Rp.20.000.000,- sama halnya dengan akumulasi penyusutan kendaraan juga di angka yang sama.

Baca Juga: Cara Menghitung Depresiasi dan Penjelasannya Dalam Akuntansi

Kesimpulan

Penghitungan jurnal penyusutan untuk setiap aktiva tetap yang ada di perusahaan menjadi hal yang penting, untuk mengetahui nilai penyusutannya dengan menggunakan beberapa metode termasik metode jurnal penyusutan metode garis lurus.

Menghitung nilai depresiasi suatu aset merupakan hal yang sangat membingungkan jika Anda orang yang awam dalam akuntansi. Sangat direkomendasikan untuk menggunakan alat bantu atau software akuntansi agar Anda lebih mudah dalam menghitung nilai depresiasi. Coba gratis  klik di sini atau klik gambar di bawah ini.

Masih Bingung Cara Hitung Biaya Penyusutan Aset Beeaccounting

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Tips Bisnis

Coba Gratis

Follow Social Media Bee

4 Langkah Mudah Belajar Accounting untuk Pebisnis Pemula
Salah satu hal yang turut mensukseskan bisnis yang sedang Anda bangun saat ini adalah dengan menggunakan sistem akuntansi yang baik.
Baca Juga
Cash Ratio Adalah: Cara Hitung, Cara Baca & Cara Optimalkan
Dalam dunia keuangan perusahaan, rasio kas dan cash ratio adalah salah satu indikator penting yang memberikan gambaran tentang kemampuan suatu
Baca Juga
Karakteristik Perusahaan Jasa dan Siklus Akuntansi Jasa
Karakteristik perusahaan jasa adalah menjual jasa kepada pelanggannya. Perusahaan jasa memperoleh laba berasal dari pendapatan jasa yang diterima dikurangi dengan
Baca Juga
Perhitungan Laba Rugi dalam Laporan Keuangan Perusahaan
Dаlаm menjalankan usaha аtаu bіѕnіѕ, diperlukan perhitungan laba rugi dalam laporan keuangan perusahaan untuk mеngеlоlа uѕаhа. Inі tеrmаѕuk kеgіаtаn perusahaan
Baca Juga
Jenis-jenis Biaya Produksi dan Contohnya
Ada banyak hal yang perlu Anda pelajari sebelum benar-benar membuka sebuah bisnis, seperti salah satunya jenis jenis biaya produksi. Ya,
Baca Juga
9 Tahapan Siklus Akuntansi Pengertian dan Contohnya
Siklus Akuntansi - Akuntansi memiliki tujuan sebagai penyedia informasi untuk manajemen sebuah perusahaan. Berdasarkan data akuntansi yang dikumpulkan dan diproses
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu