Logo Bee Web

Manajemen Bisnis: Pengetian, Fungsi da Komponennya

Jadi dapat dikatakan bahwa manajemen bisnis adalah hal penting dalam suatu perusahaan. Manajemen selalu berkaitan dengan nilai ekonomi.
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori: ,
Dipublish Tgl: Tuesday, 4 April 2023

Manajemen bisnis adalah salah satu hal yang diperlukan bagi yang memiliki suatu usaha Jadi tidak heran, bila minat setiap orang berbeda. Akan tetapi, dalam memulai bisnis sebenarnya tidaklah mudah.

Perencanaan yang matang harus bisa dilakukan untuk mendukung kemajuan dari usaha tersebut. Dalam menjalankan suatu bisnis membutuhkan perencanaan matang untuk menjaga kelancaran usaha serta mencapai tujuan.

Apa Itu Manajemen Bisnis?

Apa Itu Manajemen Laba

Salah Satu Acuan dari Manajemen Bisnis Adalah Perencanaan (Credit: Freepik.com)

Secara umum, manajemen bisnis adalah beberapa hal yang lebih mengacu pada perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan di sebuah perusahaan. Semua kegiatan ini ditujukan untuk bisa memastikan bahwa perusahaan akan mencapai tujuannya.

Pengertian lain dari manajemen ini juga berupa usaha yang dilakukan secara sadar berdasarkan rencana yang telah ditetapkan untuk mencapai suatu target. Artinya, tanpa ada manajemen, sangat kecil kemungkinan bisa menciptakan capital gain atau keuntungan.

Manajemen bisnis tentunya telah mencakup segala sesuatu yang diperlukan untuk bisa mencapai tujuan secara mudah. Mulai dari adanya perencanaan, pemantauan, pengoperasian serta evaluasi.

Fungsi Manajemen Bisnis Bagi Perkembangan Usaha

Setelah sebelumnya membahas tentang pentingnya manajemen, berikut ini akan dijelaskan juaga mengenai fungsinya. Berikut ini adalah beberapa fungsi manajemen yang harus Anda ketahui:

1. Perencanaan (Planning)

Fungsi pertama manajemen bisnis adalah perencanaan. Tentunya sebelum memulai suatu usaha dibutuhkan perencanaan seperti : pemasaran, produk yang akan dijual, promosi produk, pembukuan keuangan, serta dokumentasi kearsipan.

Perencanaan ini harus bisa terdokumentasi dengan baik karena menjadi tolak ukur bisnis kedepannya. Apalagi seringkali kesalahan umum dilakukan oleh pemilik bisnis seperti tidak memiliki pembukuan yang baik.

Padahal proses pembukuan yang tepat bisa mempermudah pengelolaan data keuangan. Hal ini juga akan membantu Anda untuk membuat rencana bisnis sesuai dengan modal yang telah ditetapkan.

2. Organizing

Organizing ini selalu berkaitan dengan sumber daya manusia, yakni karyawan. Setelah perencanaan, maka langkah selanjutnya memang harus membentuk kelompok kerja.

Kelompok kerja ini biasanya mencakup orang-orang yang diberikan tugas sama. Dengan adanya pembagian kelompok kerja ini tentu akan memudahkan proses kerja karyawan.

3. Staffing

Staffing ini meliputi semua sumber daya perusahaan, seperti bahan baku, mesin, dan lain-lain. Penggunaan staffing ini harus bisa disesuaikan dengan standar operasional dari perusahaan.

Hal ini agar perusahaan bisa menggunakan manajemen yang baik. Tanpa adanya manajemen, maka pemanfaatan sumber daya bisa melebihi prioritas dan menyebabkan pembengkakan modal.

Masalah seperti ini seringkali menyebabkan kerugian finansial bagi perusahaan. Jadi pada akhirnya, perusahaan akan terancam bangkrut.

4. Directing

Fungsi manajemen keempat yaitu directing, berhubungan erat dengan mengarahkan. Di sini tindakan seorang directing akan memainkan peran penting dalam memotivasi tim untuk bisa bertindak sesuai dengan rencana.

Tidak jarang kinerja karyawan menurun selama kerja dimulai. Ketika hal ini terjadi, manajemen harus bisa segera dilakukan dengan memberikan pengarahan kepada karyawan agar semangat kerja.

Komponen-Komponen dalam Manajemen Bisnis

Manajemen Bisnis Adalah

Manajemen Bisnis Memiliki Beberapa Komponen Penting (Credit: Freepik.com)

Komponen manajemen bisnis mengacu pada bagian yang harus didasari pada sistem manajemen itu sendiri. Setiap komponen memiliki fungsi yang berbeda, seperti penjelasan di bawah ini:

1. Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah salah satu manajemen yang akan mengatur keuangan perusahaan. Dengan menggunakan komponen ini, tentu keuangan perusahaan akan lebih stabil.

2. Manajemen Pemasaran

Komponen ini biasanya berupa kegiatan perencanaan serta pengawasan pemasaran pada suatu produk. Tugas dari manajemen ini yaitu untuk bisa mengendalikan pemasaran produk.

Hal ini karena persaingan antar perusahaan kini semakin begitu sengit. Bahkan, ada banyak perusahaan yang berusaha mencari metode pemasaran baru.

3. Manajemen Produksi

Manajemen produksi ini tentunya mengatur proses produksi barang dari sebuah perusahaan. Tentu saja, hal ini juga termasuk kelayakan serta manajemen operasional pada mesin produksi.

4. Manajemen Penjualan

Komponen manajemen perusahaan ini juga akan bertanggung jawab untuk bisa mengawasi operasi penjualan. Kegiatan administrasi ini tentunya bertujuan untuk bisa memastikan kondisi produk yang baik dan pengiriman cepat.

5. Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Manajemen ini juga akan langsung mengatur semua kegiatan karyawan di perusahaan. Biasanya akan meliputi pengaturan pembagian tanggung jawab, bidang pekerjaan serta disiplin pegawai.

Untuk bisa mencapai semua hal yang ada di atas tidaklah mudah. Selain ketergantungan pada manajemen, ternyata komitmen juga akan mempengaruhi kelangsungan hidup dari suatu perusahaan di masa depan.

Baca Juga: Tips Manajemen Gudang untuk Kontrol Stok Barang - Bee.id

Unsur-Unsur Penting dalam Perencanaan Manajemen Bisnis

Ada beberapa unsur penting dalam perencanaan manajemen bisnis adalah sebagai berikut:

1. Deskripsi Perusahaan Jelas

Sebuah perusahaan tentunya harus memiliki gambaran yang jelas agar konsumen memahami jenis bisnisnya. Misalnya saja seperti kuliner, fashion, jasa, serta grosir perlengkapan lainnya.

Apabila jenis usaha Anda tidak jelas, maka konsumen akan bingung mencari produk yang dibutuhkannya. Oleh karena itu, Anda perlu memberikan informasi produk perusahaan dengan deskripsi.

Deskripsi bisnis ini sangat erat kaitannya dengan merek suatu perusahaan. Anda dapat memulainya dengan cara memperhatikan nama perusahaan terlebih dahulu.

Nama bisnis harus lebih mudah diingat dan mewakili jenis bisnis serta produk terkait yang dijual. Setelah itu, logo perusahaan yang dipasang bersamaan dengan nama perusahaan.

Logo juga biasanya harus bisa menggunakan gambar yang lebih sederhana dan mudah diingat. Warna logo juga bisa menjadi salah satu warna khas perusahaan.

Mungkin tampak sepele, namun nyatanya nama, logo, serta warna perusahaan merupakan hal pertama yang diingat oleh konsumen saat melakukan pembelian. Perusahaan juga membutuhkan alamat usaha agar konsumen tidak terlalu bingung.

Alamat juga dibutuhkan untuk persyaratan formulir dari sebuah perusahaan. Alamat ini akan digunakan di masa mendatang sebagai tempat pengiriman serta pengambilan barang.

Selain itu, deskripsi perusahaan yang jelas juga akan memudahkan pemasaran produk. Hal ini karena konsumen akan mengetahui nilai bisnis Anda dan produknya.

2. Lakukan Analisis Persaingan

Apabila mengetahui produk pesaing Anda bisa membantu menentukan jenis produk yang akan dipasarkan. Apabila produk pesaing lebih baik dari produk perusahaan Anda, berarti kualitasnya harus ditingkatkan agar dapat bersaing.

Tidak ada salahnya dengan meneliti pemasaran yang diterapkan oleh para pesaing. Anda dapat langsung melakukan inovasi dalam hal pemasaran agar konsumen ingin membeli produk tersebut.

Anda juga bisa langsung memeriksa bagaimana pesaing mengoordinasikan karyawan mereka. Mungkin kompetitor Anda sedang menerapkan disiplin yang dapat diterapkan di dalam suatu perusahaan.

3. Memiliki Strategi Pemasaran

Bisnis akan membosankan jika tidak memiliki rencana pemasaran yang matang. Tahap awal pemasaran bisa dilakukan dengan menganalisis produk yang dibutuhkan oleh konsumen. Kemudian strategi pemasaran juga bisa langsung dimulai dengan kampanye iklan yang tepat.

Promosi ini termasuk salah satu pengenalan dari merek perusahaan dan produk yang akan dirilis. Ada berbagai macam promosi yang bisa dilakukan, mulai dari promosi sampai penjualan produk dengan hadiah.

Promosi ini juga biasanya sudah menggunakan media, jadi Anda perlu belajar tentang digital marketing. Digital marketing sendiri merupakan salah satu teknik pemasaran yang menggunakan media online.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Media Promosi Paling Efektif dan Efisien

Strategi pemasaran perusahaan ini harus bisa dirancang dengan cara yang lebih efisien dan berorientasi pada tujuan. Hal ini juga akan mempengaruhi nilai pelanggan dan membangun hubungan dengan pelanggan yang menguntungkan.

4. Laporan Keuangan

Hal yang sering dilupakan dalam perusahaan yaitu data keuangan. Padahal akuntansi penting sekali untuk menjalankan bisnis. Akuntansi yang baik nantinya bisa menjadi acuan bagi jalannya suatu perusahaan.

Untuk mempermudah melakukan manajemen bisnis, Anda bisa menggunakan software akuntansi online Beecloud mengunakan laporan keuangan yang akurat. Dari laporan keuangan ini Anda bisa lebih mudah memutuskan bagaimana bisnis akan dikembangkan berdasarkan laporan angka. Simak informasi selengkapnya pada banner di bawah ini:

Beecloud Bisa Kelola Manajemen Bisnis Tidak Asal Asalan Berdasarkan Laporan Keuangan

5. Dapat Menjaga Kualitas Produk dan Pelayanan

Salah satu hal yang harus selalu dijaga serta ditingkatkan yaitu kualitas produk dan pelayanan. Kedua elemen ini tentunya berkaitan erat dengan pemasaran.

Apabila kualitas barang memburuk, maka konsumen akan kecewa dan penjualan semakin turun. Selain itu dalam hal pelayanan, pelayanan yang cepat dan ramah akan membuat konsumen nyaman dalam berbelanja.

Kesimpulan

Jadi dapat dikatakan bahwa manajemen bisnis adalah hal penting dalam suatu perusahaan. Manajemen selalu berkaiyan dengan nilai ekonomi. Oleh karena itu, sebelum menjalankan suatu bisnis harus tahu dulu manajemennya. Hal ini karena dengan manajemen bisnis akan membantu perusahaan lebih optimal.

Refund Artinya Pengembalian Dana, Bagaimana Prosesnya?
Sebagian besar konsumen tentu sudah memahami bahwa refund artinya pengembalian dana. Namun beberapa diantaranya tidak memahami bahwa proses pengajuan refund
Baca Juga
Pengertian dan Jenis-Jenis Badan Usaha Di Indonesia
Jenis Badan Usaha di Indonesia saat ini dibagi menjadi beberapa tergantung pada dasar acuan yang digunakan apakah berdasarkan lapangan kerja,
Baca Juga
Marketing Eksekutif Adalah: Tugas, Skill dan Gajinya
Seiring dengan perkembangan dunia bisnis yang semakin pesat, peran marketing eksekutif menjadi semakin penting dalam mengarahkan dan membentuk strategi pemasaran
Baca Juga
Sistem ERP (Enterprise Resource Planning) untuk Perusahaan
Apa itu sistem ERP? Enterprise Resource Planning atau yang biasa disebut dengan sistem ERP adalah akronim dari tiga elemen kata
Baca Juga
Expense adalah Beban dalam Akuntansi, Begini Penjelasannya
Expense adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia bisnis untuk menggambarkan pengeluaran-pengeluaran yang diperlukan untuk menjalankan operasional perusahaan. Artikel ini
Baca Juga
Pengertian Studi Kelayakan Bisnis, Pebisnis Wajib Tahu
Studi kelayakan bisnis adalah salah satu hal penting yang wajib dipelajari sebelum membangun sebuah usaha. Sebab, hanya mengandalkan ide dan
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu