Disc. 11% khusus Ritel & Distributor
00
Hari
:
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Web Logo Bee
Penulis: Dhea Forekha

General Ledger, Bukti Akurat Detail Keuangan Perusahaan

Dipublish Tgl: Wednesday, 22 June 2022

Tahukah Anda mengapa banyak tempat usaha kecil bisa berkembang menjadi kelas menengah hingga besar tetapi perusahaan besar berbalik pailit atau bangkrut? 

Jawabannya, tergantung dari manajemen tempat usaha tersebut. Ketika manajemen usahanya bagus maka sebuah usaha kecil bisa lekas membesar. Faktor yang mempengaruhinya yakni general ledger atau buku besar keuangan perusahaan. 

Yuk, cari lebih detil tentang general ledger!

Definisi General Ledger

Laki Laki Sedang Menulis Laporan Keuangan

Catatan Perjalanan Keuangan Perusahaan (Sumber: Freepik.com)

Merupakan catatan sebuah perjalanan keuangan perusahaan secara detil, terinci dan terakumulasi dari dasar awal pembukaan usaha. Sedikit berbeda dengan neraca keuangan ya, karena general ledger berperan detil tetapi untuk neraca hanya gambaran umum saja.

Baca Juga: General Ledger: Pengertian, Fungsi, Cara Membuatnya

Contoh, general ledger terdiri dari setiap biaya harian yang dikeluarkan oleh tempat usaha dengan modal yang masuk. Jika dalam sehari ada 4 biaya yang keluar (listrik, bensin, servis motor dan jasa minuman) total Rp. 230.000 maka diambil dari kas kecil perusahaan. Nah, rincian detil tersebut dituliskan di buku besar atau general ledger. Untuk hari kedua, jika ada pengeluaran lagi maka tinggal Anda catat dan kemudian dikalkulasi selama 7 hari atau 30 hari.  

Ketika mendekati masa akhir bulan maka Anda tinggal hitung semua biaya yang masuk, biaya keluar dan modal. Inilah nantinya terbentuk neraca keuangan matang. 

Manfaat Adanya General Ledger

Secara umum, general ledger memiliki manfaat:

  1. Mengetahui semua sirkulasi keuangan harian secara detail sehingga Anda akan tahu untuk apa saja uang yang telah keluar. Detailnya harus disertakan tanggal bulan dan tahun pengeluaran agar tidak terjadi salah paham. 
  2. Catatan keuangan akan terlihat apakah ada selisih harga pokok bahan baku atau tidak. Dengan demikian, Anda bisa menentukan apakah harga barang akan naik atau tidak. 
  3. Sebagai riwayat keuangan baik atau buruk artinya jika Anda melihat modal yang masuk ternyata lebih besar daripada laba yang masuk maka dikatakan perusahaan Anda mengalami masa mengkhawatirkan. 
  4. Tolok ukur perbaikan keuangan. Agar kedepannya menjadi sebuah cambukan untuk Anda tentang mengelola uang keluar. Mungkin bisa mencari bahan baku yang lebih terjangkau dengan kualitas yang sama. 

Proses Membuat General Ledger

  • Mengatur Sesuai Bagan Tempat Usaha

Setiap tempat usaha memiliki bagan atau skema lingkup kerja mulai dari modal awal masuk, pembelanjaan, produksi, pengemasan, dan sebagainya. Ketika bagan tersebut Anda kuasai maka tinggal menata alur keuangan yang masuk dan keluar. Jadi, setiap aktivitas terdapat plot – plot khusus untuk menghitung. 

  • Membuat Data Entri Jurnal

Membuat Data Entri Jurnal

Proses Membuat Data Entri Jurnal (Sumber: Freepik.com)

Yang berisikan detail transaksi usaha yang terjadi. Komponen tersebut antara lain tanggal, jumlah yang keluar, jumlah yang masuk, jumlah dikreditkan, dan gambaran setiap transaksi.

  • Klasifikasi

Klasifikasikan untuk setiap transaksi seperti penjualan, kas kecil, kas besar, biaya operasional dan sebagainya. Untuk tiap data entri harus diletakkan bawah skema tempat usaha dan diklasifikasikan. Bagian bawah jenis buku besar, antara lain aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, atau biaya.

  • Rekonsiliasi

Membuat pembukuan wajib ada neraca percobaan guna memastikan jumlah masuk sama dengan jumlah kredit, cicilan atau pengeluaran. Apabila jumlahnya tak sama, akuntan harus merevisi, menemukan penyakit selisih tersebut. Agar neraca saldo sesuai, misalnya modal pertama Rp.10 juta dengan rincian pengeluaran Rp. 6 juta maka sisanya Rp. 4 juta. Ketika sisanya berkurang maka ada kesalahan hitungan atau ada rincian lain yang belum dimasukkan.

  • Mentransfer Entri Jurnal

Usai Anda melakukan pengecekan atau kroscek antara jumlah masuk sama dengan jumlah keluar maka, langkah lanjutan yaitu mengaplikasikan data entri jurnal ke buku general ledger.

Baca Juga: Contoh Jurnal Umum Akuntansi Perusahaan

Jika Anda ingin detail dan akurasi tinggi dari semua pemasukan dan pengeluaran bisa melalui software kasir minimarket Dari dasar tersebut Anda bisa juga menganalisa manual sehingga ada 2 kroscek yaitu buku fisik dan buku aplikasi keuangan. Jika sama, maka Anda teliti dan jeli dalam menghitung semua anggaran.

Beepos Desktop Minimarket web

Jangan Anda sepelekan buku besar general ledger karena dengan adanya detil anggaran akan nampak jika terjadi kecurangan selama usaha berjalan. Sistem kroscek 2 plot, manual dan aplikasi menjadikan pengawasan terhadap kinerja pegawai.

Cara Membuat Pembukuan Keuangan Sederhana Usaha Kecil
Pembukuan keuangan sederhana dibutuhkan oleh pengusaha untuk melihat progres bisnisnya melalui rekapan aktivitas keuangan di dalam perusahaan. Apakah keuntungan meningkat […]
Baca Juga
Software Kasir Toko dan Retail Terbaik dan Mudah Digunakan dari Bee.id
Mendatangkan banyak pengunjung memang bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi jika toko Anda baru buka. Kemungkinan belum banyak […]
Baca Juga
Cara Membuat Buku Besar Beserta Penjelasannya
Apakah itu buku besar? Buku besar merupakan dokumen akuntansi utama yang berisi semua akun yang dimiliki oleh bisnis, yang berarti […]
Baca Juga

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Copyright © 2022 Bee.id
magnifiercrossmenu