Logo Bee Web

Apa Itu Brand Positioning? Begini Penjelasan Lengkapnya

Brand positioning adalah upaya agar brand atau perusahaan Anda sukses menempati posisi di benak konsumen, simak penjelasan lengkapnya
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori: ,
Dipublish Tgl: Saturday, 8 April 2023

Salah satu strategi pemasaran yang efektif adalah melakukan brand positioning. Kegiatan ini berkaitan dengan upaya menempatkan brand, agar memiliki tempat tersendiri di mata konsumen.

Goal tersebut memiliki keuntungan dimana brand Anda akan jauh lebih dikenal dan revenue perusahaan meningkat. Lebih lanjut mengenai upaya marketing ini, berikut ulasan lebih detailnya.

Apa Itu Brand Positioning?

USP

Upaya Membanun Brand Awareness Guna Meningkatkan Brand Positioning Diantara Konsumen (Credit: Freepik.com/ @vector4stock)

Brand positioning adalah upaya agar brand atau perusahaan Anda sukses menempati posisi di benak konsumen. Strategi ini masuk ke dalam salah satu upaya marketing bisnis agar produk/jasa semakin laris.

Strategi pemasaran satu ini lebih condong ke pembuatan logo dan tagline brand. Tujuan dibentuknya dua instrumen tersebut agar bisa dikenali bedanya dengan perusahaan lain.

Brand positioning juga berguna sebagai gambaran bagaimana brand bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Strategi branding ini juga erat kaitannya dengan bagaimana preferensi konsumen.

Baca Juga: Branding Adalah: Pengertian, Jenis, Elemen & Caranya Lengkap

Jenis-Jenis Brand Positioning

Upaya memposisikan brand ke tengah konsumen ternyata bisa dilakukan dengan beberapa jenis. Selain memahami apa itu brand positioning, kenali juga beberapa jenisnya di ulasan berikut.

1. Price Based Positioning

Seperti namanya, price based positioning adalah jenis strategi yang dilakukan oleh perusahaan yang berani menawarkan harga murah untuk bersaing dengan kompetitor. Strategi ini sangat ampuh untuk menyasar kalangan pembeli secara lebih luas.

Walau fokus utamanya adalah harga, kualitas juga tidak boleh diabaikan oleh produsen. Jangan sampai terlalu fokus menekankan harga murah, kualitas produk dikesampingkan.

Jika terus demikian, Anda hanya akan mendapatkan ‘cap’ produk murahan dari konsumen. Tetap cari strategi dimana Anda bisa menjual barang dengan harga miring tetapi kualitasnya tidak mengecewakan.

2. Convenience Based Positioning

Selanjutnya, strategi brand positioning adalah dengan menonjolkan alasan suatu brand menjadi pilihan teratas dibanding kompetitor lainnya. Untuk menjadi brand pilihan teratas, dalam menerapkan strategi ini perusahaan memaksimalkan layanannya.

Seperti misalnya akses lokasi berbelanja yang mudah, efektivitas penggunaan barang, dan sejenisnya. Tampilan luar produk juga masuk ke dalam jenis strategi ini, dimana berperan sebagai first impression.

Penempatan citra produk yang nyaman membuat konsumen memiliki peningkatan daya tarik membeli. Tidak jarang lebih banyak yang mengutamakan kenyamanan dan berpengaruh ke keputusan pembelian.

3. Quality Based Positioning

Jenis brand positioning ini lebih berfokus pada bagaimana perusahaan ingin dipandang dari segi kualitasnya. Strategi ini memang sangat menekankan kualitas produk/layanan walau harus dengan biaya mahal.

Hadirnya sebuah kualitas tidak lepas dari bagaimana proses pembuatannya. Selain itu, biaya produksinya pasti lebih mahal baik karena bahan baku hingga cara membuatnya. Sasaran utama dari penerapan strategi ini umumnya kalangan menengah atas.

Kalangan tersebut lebih cenderung memilih barang atau layanan premium, karena lebih mendambakan kenyamanan. Harga jual yang mahal dinilai worth it jika diimbangi dengan kualitas produk/layanan paripurna.

Cara Menerapkan Strategi Brand Positioning Pada Bisnis

Brand Positioning adalah

Langkah Awal yang Bisa Dilakukan Untuk Meningkatkan Brand Positoning Adalah Fokus Pada Keunggulan Produk (Credit: Freepik.com)

Mengingat perannya yang sangat penting bagi bisnis, brand positioning harus diterapkan. Akan tetapi Anda harus jitu dalam menerapkan strategi satu ini dengan beberapa cara seperti:

1. Berfokus Pada Keunggulan Produk/Layanan

Fokus pada keunggulan produk merupakan strategi agar apa yang Anda tawarkan unggul dibanding kompetitor. Cara melakukannya dengan riset pasar terlebih dahulu untuk analisis pesang. Selain itu, keunggulan yang menjadi nilai jual harus ada sebagai pembeda.

Branding yang sukses melakukan hal ini akan memiliki pondasi kuat di tengah pasar. Memenangkan hati pelanggan sehingga lebih loyal tentunya tidak akan sulit.

2. Melakukan Segmentasi Pasar

Melakukan segmentasi pasar bertujuan agar perusahaan fokus menuju target pasar yang sesuai. Cara untuk melakukan segmentasi pasar bisa dengan beberapa langkah mudah seperti:

  • Analisis data demografis
  • Riset pelanggan/pasar
  • Penentuan kebutuhan/keinginan konsumen

Setelah melakukan serangkaian hal di atas, saatnya menentukan target pasar yang akan Anda bidik. Hal ini penting untuk memposisikan jenama agar tersegmentasi secara tepat.

3. Berfokus Pada Customer Experience

Kebutuhan dan keinginan pelanggan pertama-tama harus dipahami produsen. Hal ini akan membuat produsen tahu untuk membuat jawaban atas kebutuhan dan keinginan pelanggan. Goal utamanya adalah pengalaman pelanggan yang mengesankan akan diperoleh.

Untuk menerapkan strategi brand positioning ini, Anda harus melakukan riset pasar dahulu. Pastikan produk/layanan Anda memang yang dibutuhkan/diinginkan konsumen.

4. Melakukan Strategi Pemasaran Terkoordinasi

Penerapan strategi brand positioning ini memastikan bahwa semua elemen pemasaran saling bersinergi. Mulai dari desain jenama, tagline, pesan, sampai warna semua harus bekerjasama. Pengalaman pelanggan harus bisa konsisten mempromosikan pesan dari merk Anda.

Misalnya Anda akan menekankan brand yang berfokus pada kualitas produk. Berarti Anda harus memastikan bahwa produk yang ditawarkan memiliki kualitas optimal, bisa menggalang dukungan pelanggan.

5. Hubungan Pelanggan yang Dipertahankan

Menerapkan hubungan dengan pelanggan yang baik harus fokus pada apa yang dibutuhkan dan diharapkan konsumen. Ada beberapa cara mudah untuk mempertahankan hubungan produsen dengan konsumen seperti:

  • Mengadakan survei pelanggan
  • Memantau ulasan terutama secara daring
  • Memastikan tim layanan punya kemampuan melayani pelanggan

Agar hubungan Anda sebagai produsen dan konsumen tetap ‘mesra’, pastikan produk/layanan memenuhi harapan. Lakukan uji produk dan dukungan pelanggan agar tahu kekurangan produk, dan bisa membenahinya secepatnya.

Baca Juga: Brand Awareness adalah Kesadaran, Begini Penjelasannya

Contoh Brand Positioning

Contoh Brand Positioning Pada Produk Luxury

Ilsutrasi Penerapan Brand Positioning Brand Gucci x KAI (Credit: Twitter/ @94KD93)

Ada beberapa macam contoh penerapan strategi branding satu ini. Lebih lengkap tentang contoh brand positioning adalah sebagai berikut:

1. Aneka Produk Luxury Brand

Anda tentu sudah tidak asing dengan beberapa luxury brand fashion seperti Louis Vittuon, Gucci, Channel, sampai Hermes. Ragam brand tersebut sudah puluhan tahun dikenal sebagai jenama mewah berkualitas tinggi.

Produk-produk dari daratan Eropa ini dijual dengan harga yang sangat fantastis, menyasar pangsa pasar eksklusif. Misalnya tas dengan harga ratusan juta, atau sepotong dress yang harganya bahkan bisa untuk membeli sebuah rumah.

Secara logika, sangat jarang orang yang secara suka rela membeli item fashion berharga ratusan juta. Nyatanya, sejumlah kalangan bahkan sampai rela berebut membeli tas keluaran baru dari luxury brand tersebut.

Hal ini tidak lepas dari upaya brand positioning yang sukses dilakukan aneka jenama tersebut. Para perusahaan fashion mewah melakukan strategi khusus yang membuat produknya memiliki nilai tinggi. Mulai dari bahan baku, ketersediaan, hingga kualitas layanannya.

2. Es Krim Mixue

Akhir-akhir ini banyak gerai es krim Mixue yang bertebaran, bahkan mayoritas gerainya tidak pernah sepi. Hal ini merupakan contoh penerapan brand positioning yang sangat menarik. Perusahaan mixue membuka sistem open franchise dengan fasilitas dan harga affordable.

Hal inilah yang membuat banyak pelaku usaha tertarik untuk membeli franchise es krim dari Tiongkok ini. Belum lagi secara harga masih sangat ramah kantong sehingga menyasar kalangan luas.

Mixue menerapkan strategi price based positioning yang tergolong jitu. Hal ini didukung juga oleh produksi hingga pengadaan bahan baku yang dilakukan secara mandiri. Selain itu, secara pelayanan, konsumen juga terkesan dengan ragam variasi menu yang ditawarkan.

KESIMPULAN

Kesimpulannya, brand positioning merupakan hal penting yang jangan sampai pemilik bisnis lewatkan. Melalui strategi ini, Anda akan dengan mudah mendapatkan konsumen loyal sehingga pondasi bisnis lebih kokoh.

Melakukan upaya branding tersebut sebenarnya bisa dimulai dari pengelolaan internal bisnis secara optimal. Anda bisa menggunakan software akuntansi online Beecloud sebagai amunisi pengelolaan bisnis lebih profesional.

Beecloud Terintegrasi Laporan Akuntansi Langsung Jadi

Kini tidak perlu lagi repot memikirkan membuat laporan keuangan secara manual. Anda bisa menggunakan Beecloud dengan mudah, tinggal klik-klik, masukkan transaksi, laporan akuntansi langsung jadi. Manajemen bisnis bisa diatur lebih mudah dan lebih menguntungkan tentunya.

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Tips Bisnis

Coba Gratis

Follow Social Media Bee

Aset Adalah: Jenis, Sifat dan Manfaatnya, Lengkap!
Aset adalah bagian yang paling penting dari sebuah bisnis. Aset berfungsi sebagai sarana untuk menghasilkan laba dan meningkatkan nilai perusahaan.
Baca Juga
Contoh Surat Penawaran Kerjasama dan Strukturnya
Hampir semua individu, perusahaan, lembaga, dan instansi akan membutuhkan kerjasama dengan pihak lain. Dalam hal ini surat kerjasama menjadi bukti
Baca Juga
Sistem ERP (Enterprise Resource Planning) untuk Perusahaan
Apa itu sistem ERP? Enterprise Resource Planning atau yang biasa disebut dengan sistem ERP adalah akronim dari tiga elemen kata
Baca Juga
Fraud Triangle: Penyebab, Jenis, dan Cara Mencegahnya
Apakah Anda pernah mendengar tentang "fraud triangle" atau "segitiga kecurangan"? Dalam dunia bisnis yang kompleks, segigita kecurangan menjadi ancaman nyata
Baca Juga
Telemarketing Adalah: Tugas serta Peran Pentingnya
Telemarketer yaitu orang yang melakukan pemasaran via telepon dan salah satu tugas telemarketing adalah menawarkan produk atau layanan. Umumnya teknik
Baca Juga
Apa itu Supervisor, Tugas, Fungsi, dan Tanggung Jawabnya
Mungkin banyak yang sudah familiar dengan istilah apa itu supervisor? Secara umum tugasnya adalah menjembatani antara manajer atau pemilik perusahaan
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu