Bagaimanakah Mengatur Manajemen Stok Ritel? Simak Tips Berikut Ini !

Tuesday, 19 November 2019
Anggara Farhan
Anggara Farhan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Tujuan utama dari setiap bisnis ritel adalah menjual produk sesuai target. Karena produk ritel maka proses stok dan inventory harus sempurna. Anda tidak dapat menjual apa pun jika Anda tidak tahu di mana penempatan produk Anda, ke mana harus dijual, dan berapa banyak yang Anda miliki. Disinilah pentingnya pemahaman yang lebih baik tentang apa yang dimaksud dengan manajemen stok ritel dan bagaimana Anda dapat menggunakannya untuk mengubah toko ritel Anda menjadi rapi dan tumbuh dengan baik.

Baca Juga: Strategi Promosi Produk ke Luar Negeri, Efektif untuk Ekspansi Bisnis

Apakah Manajemen Stok Ritel Tersebut?

manajemen stok

Gambar 1. Apakah itu Manajemen Stok? (Sumber: Freepik.com)

Manajemen stok ritel adalah cara mengatur seluruh stok dan penjualan bisnis Anda. (Mirip sistem kasir-POS, point of sales). Ini adalah serangkaian sistem dan alat yang Anda gunakan untuk melacak inventaris di toko Anda. Sistem ini mungkin tampak seperti tugas sederhana, tetapi ada banyak informasi yang digunakan untuk mengelola inventaris Anda tersebut:

  • Berapa banyak dari setiap item yang ada di dalam stok?
  • Apa dan kapan Anda perlu memesan ulang barang?
  • Apakah Anda memesan terlalu banyak atau terlalu sedikit untuk persediaan?
  • Apa barang terlaris dan paling susah laku untuk produk Anda?
  • Haruskah Anda berhenti menjual sesuatu sepenuhnya saat stok berlebih?
  • Apakah penyimpanan inventaris Anda memadai?

Manajemen persediaan dapat ditangani dengan manual atau secara elektronik. Sementara beberapa mungkin masih mencatat persediaan secara manual, hal ini bisa menjadi proses yang panjang dan membosankan, terutama untuk toko-toko dengan inventaris yang lebih besar atau banyak barang yang sangat kecil dalam inventaris mereka.

Seperti Apa Jadinya Sebuah Bisnis Tanpa Manajemen Inventaris yang Baik?

Sejujurnya, ini akan berantakan. Sistem manajemen inventaris menjaga semuanya tetap rapi, sehingga bisnis Anda jelas akan rusak tanpa itu. Pada akhirnya, ini memengaruhi laba bisnis Anda, membuatnya sulit untuk terus beroperasi, apalagi tumbuh.

Kurangnya proses manajemen inventaris yang baik berarti Anda tidak tahu di mana lokasi atau posisi produk Anda sehingga Anda tidak bisa menjualnya. Barang yang salah kelola lebih mudah dicuri. Jadi, Anda tidak hanya menghabiskan uang untuk mengganti barang curian tanpa sadar, tetapi Anda juga menghabiskan banyak biaya untuk ruang penyimpanan yang tidak Anda gunakan, membayar staf yang mungkin mencuri produk Anda, dan membuang-buang uang untuk barang-barang yang tidak dijual.

Mengapa Anda Membutuhkan Solusi Manajemen Inventaris Ritel?

Bayangkan kekacauan yang Anda miliki jika Anda tidak mengelola inventaris Anda. Persediaan apa yang harus Anda jual? Berapa harganya? Dimana itu? Jika dilakukan dengan benar, manajemen inventaris akan menjaga banyak aspek bisnis Anda sejalan. Sistem ini memberi Anda kejelasan untuk melihat begitu banyak masalah sebelum lepas kendali. Ini akan membantu Anda mengatasi tantangan seperti berikut:

  • Menghabiskan Terlalu Banyak untuk Persediaan dan Ruang Penyimpanan
  • Loss Prevention (Penyusutan Ritel). Ruang yang tidak terorganisir dengan baik akan membuatnya lebih mudah bagi pelanggan, dan bahkan staf, untuk mencuri langsung barang Anda tanpa Anda sadari.
  • Kesalahan Administratif: Kesalahan administratif, seperti kesalahan penghitungan stok, adalah penyebab utama hilangnya inventaris dan pencurian di toko ritel. Lebih dari 20% dari kerugian dalam bisnis disebabkan oleh kesalahan administrasi dan dokumen.

Apa Sajakah Metode Manajemen Persediaan yang Biasa Digunakan Dalam Bisnis Ritel?

Metode manajemen inventaris dapat beragam dan bisa jadi seunik bisnis Anda. Beberapa metode dapat bekerja lebih baik untuk bisnis ritel yang berbeda; tapi tidak berarti “satu metode akan cocok untuk semua”.

Untuk membantu Anda memulai, di bawah ini Anda akan menemukan ikhtisar teknik manajemen persediaan paling populer. Memilih yang paling sesuai dengan bisnis Anda dan kebutuhannya akan membantu Anda membangun sistem manajemen inventaris yang akan membuat Anda tetap terorganisir untuk periode berikutnya:

  • Audit Inventaris Fisik: Ini mungkin metode yang paling membosankan dan menjemukan dalam hal mengelola inventaris, tetapi bisa sangat membantu ketika mengelola dan melakukan perbaikan pada anggaran Anda. Anda tidak perlu menghitung inventaris Anda setiap hari. Mesin kasir; point of sales, POS Anda harus melakukan itu, tetapi menghitung inventaris secara fisik beberapa kali setahun membantu menjaga semuanya tetap teratur.
  • Pemeriksaan Spot: Jika Anda akan melakukan audit inventaris fisik, sebaiknya periksa juga sesering mungkin. Itu pada dasarnya berarti Anda memilih beberapa item dalam inventaris Anda untuk dihitung dan memastikan angka yang Anda miliki sesuai dengan angka yang seharusnya Anda miliki.
  • FIFO (first in first out) dan LIFO (last in first out): Metode ini menjelaskan kapan item ditambahkan ke inventaris Anda. FIFO atau masuk pertama, keluar pertama berarti bahwa item tertua dalam inventaris Anda adalah yang pertama kali dijual. LIFO atau last in, first out berarti bahwa item terbaru dalam inventaris Anda adalah yang pertama kali dijual. Anda dapat menggunakan metode ini secara bergantian tergantung pada berbagai item dalam inventaris Anda. Misalnya, item yang trendi mungkin harus dipesan dengan cepat dan tidak terduga, menjadikannya item terakhir yang ditambahkan ke inventaris Anda, tetapi item tersebut akan menjadi yang pertama meninggalkannya karena permintaan tinggi. Item evergreen seperti jeans dapat dimasukkan ke dalam inventaris Anda terlebih dahulu tetapi semuanya mungkin tidak langsung dijual.

kontrol stok

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print

Artikel Yang Mungkin Anda Suka :