6 Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana

Tuesday, 22 October 2019
Anggara Farhan
Anggara Farhan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Laporan Keuangan pada umumnya sangat diperlukan oleh banyak perusahaan. Semua usaha sudah dipastikan mereka membuat pencatatan keuangan agar bisa menganalisa perkembangan bisnis. Sayangnya, ada juga beberapa usaha yang tidak memikirkan hal ini.

Menurut wikipedia.org, laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan suatu usaha pada suatu periode akuntansi yang bisa digunakan untuk menggambarkan kinerja usaha tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan.

Baca Juga: Jika Mengabaikan Akuntansi, Inilah Dampaknya pada Bisnis Anda

Kenapa Harus Membuat Laporan Keuangan?

laporan keuangan
Gambar 1. Kenapa Laporan Keuangan itu Penting? (Sumber: Freepik.com)

Alasan simpelnya, jika Anda tida memiliki catatan keuangan, Anda tidak akan bisa menganalisa perkembangan bisnis Anda…

Contoh lain ibarat sebuah bangunan yang tidak memiliki pondasi, bangunan tidak bisa berdiri dengan tegak. Sama halnya dengan sebuah bisnis yang tidak memiliki data informasi keuangan (pondasi), maka bisnis/usaha tidak akan bisa beridiri kokoh.

Jenis laporan Keuangan:

  • Laporan Neraca (menyajikan informasi bagaimana posisi keuangan dari perusahaan / entitas pada suatu periode)
  • Laporan Laba Rugi (Mencakupi pendapatan dan pengeluaran usaha Anda)
  • Laporan Arus kas (menyajikan perputaran kas perusahaan)

Mungkin juga ada maksud lain dimana sebuah usaha belum memiliki pencatatan keuangan. Bisa jadi karena belum ada staf yang bisa mengerjakannya. Tapi hal ini sebenernya tidak membutuhkan staf khusus, melainkan Anda sendiri bisa membuat laporan keuangan sederhana.

Gimana Caranya? ….

Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana

Setelah mengetahui apa itu laporan data keuangan, kini sudah saatnya Anda mencoba membuatnya. Cara sederhananya adalah Anda cukup melakukan penjurnalan transaksi, memposting ke buku besar, menyusun lapora neraca, dan laporan yang lainnya.

bisa terbilang cara ini merupakan cara yang sederhana. Bagi orang yang paham akuntansi memang cara ini terbilang sangat mudah. Namun tak perlu khawatir bagi Anda yang belum paham, untuk itu ikutilah cara-cara berikut ini:

Langkah #1 Mengumpulkan dan Mencatat Semua Transaksi Menjadi Jurnal

Sebagai awal, Anda bisa mengumpulkan dan mencatat semua data transaksi menjadi sebuah jurnal dalam pembukuan

Transaksi adalah kegiatan umum yang sering dilakukan oleh perusahaan, baik transaksi pembelian, penjualan, penukaran barang, sewa ataupun transaksi lainnya.

Langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk membuat laporan ini adalah mencatat transaksi yang dilakukan oleh perusahaan di tahun berjalan.

Semua transaksi yang berkaitan dengan aktivitas operasional perusahaan harus dicatat dalam sebuah jurnal dengan serinci mungkin.

Nantinya, jurnal yang telah dibuat akan dikumpulkan dan disusun dalam sebuah laporan keuangan.

Langkah #2 Memposting Jurnal ke dalam Buku Besar

Setelah membuat jurnal dari transaksi-transaksi yang ada, setelahnya Anda bisa memposting ke dalam buku besar.

Buku Besar merupakan rincian saldo semua akun. Buku besar menampilkan saldo semua akun yang telah melakukan transaksi.

Jadi, ketika Anda ingin melihat saldo pada akun tertentu, Anda bisa lebih mudah menemukannya di laporan buku besar.

Untuk menyusunnya sangatlah mudah. Anda bisa membuatnya di excel (manual) dengan menulis semua akun yang ada lalu menuliskan pula saldo pada setiap akun.

Langkah #3 Membuat Neraca Saldo

Membuat neraca saldo adalah menyusun daftar rekening-rekening buku besar sesuai dengan saldo debit dan kredit.

Neraca saldo ini disusun apabila semua jurnal sudah dibukukan ke masing-masing rekeningnya dalam buku besar.

Daftar akun pada buku besar dikelompokkan ke dalam kelompok pasiva atau kelompok aktiva dalam laporan neraca saldo ini.

Berikut contoh laporan neraca saldo:

laporan keuangan
Contoh Laporan Neraca Saldo Menggunakan Software Akuntansi BEE

Langkah #4 Mengumpulkan data untuk membuat Jurnal Penyesuaian

Beberapa transaksi mungkin ada yang belum tercatat atau transaksi bisa terjadi di akhir saat pembuatan laporan keuangan dan masih ada yang tidak sesuai dengan keadaan di akhir periode, sehingga data tersebut harus dikumpulkan untuk membuat jurnal penyesuaian.

Maka dari itu perlu dikumpulkan data tertentu yang nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk membuat jurnal penyesuaian.

Langkah #5 Membuat Neraca Lajur

Selannjutnya, Anda bisa membuat Neraca lajur. Neraca lajur bisa disebut dengan kertas kerja.

Neraca lajur adalah suatu cara untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan.

Menyusun neraca lajur dimulai dari neraca saldo dan disesuaikan dengan beberapa data yang diperoleh dari langkah sebelumnya.

Saldo yang telah disesuaikan akan nampak dalam kolom neraca saldo disesuaikan dan merupakan saldo-saldo yang akan dilaporkan dalam neraca dan laporan laba rugi.

Contoh laporan neraca lajur:

laporan keuangan
contoh laporan neraca lajur dari Beeaccounting

Langkah #6 Membuat Laporan Keuangan

Untuk langkah yang terakhir, Anda bisa mulai membuat laporan Neraca, Laba Rugi, dan Arus kas

Cara membuat laporan keuangan posisi keuangan / neraca dan laporan laba rugi dapat disusun langsung dari Neraca Lajur sebagai terusannya.

Karena dalam laporan neraca lajur sudah dipisahkan jumlah-jumlah yang akan dilaporkan dalam neraca dan laporan laba rugi.

Kolom neraca dan laba rugi dalam neraca lajur (daftar kerja) diubah bentuknya sehingga dapat dihasilkan neraca dan laporan laba rugi yang mudah dibaca dan dianalisa.

Supaya lebih mudah lagi, Anda bisa menggunakan software akuntansi Beeaccounting. Segala laporan keuangan terposting otomatis tanpa Anda perlu input-input manual. Anda hanya perlu menginput beberapa transaksi umum perusahaan Anda.

Semua laporan akuntansi tersedia mulai dari laporan neraca, laba rugi, arus kas, laporan penjualan harian, pembelian harian, stok masuk, stok keluar, stok opname dan lainnya

Coba gratis sekarang Anda bisa klik disini untuk mencobanya!

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print

Artikel Yang Mungkin Anda Suka :