7 Contoh Nota Penjualan dan Cara Mudah Membuatnya

Friday, 5 February 2021
Rininta Oktaviana
Rininta Oktaviana
memahami-pengertian-contoh-nota-penjualan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Berikut contoh nota penjualan yang bisa Anda jadikan referensi nota untuk toko, warung atau usaha lainnya. Terdapat juga penjelasan lengkap tentang apa itu nota penjualan dan apa pentingnya untuk kelangsungan bisnis Anda.

Apa yang Dimaksud Nota Penjualan?

memahami-pengertian-nota-penjualan

Memahami Pengertian Nota Penjualan (Sumber: Freepik.com)

Nota penjualan adalah bukti transaksi pembelian barang secara tunai maupun non tunai yang diberikan oleh penjual kepada pembeli. Umumnya, nota penjualan terdiri dari 2 (dua) rangkap untuk setiap transaksi. Lembar pertama diberikan kepada pembeli, lembar kedua disimpan sebagai dokumentasi pembukuan atau pengecekan laporan stok barang penjual.

Jika pengertian nota penjualan adalah sebagai bukti transaksi lalu apa bedanya dengan faktur penjualan?  Nota penjualan digunakan sebagai bukti transaksi yang dilakukan secara lunas (kontan) saat itu juga. Sedangkan faktur penjualan digunakan jika transaksi yang dilakukan dalam bentuk kredit dengan jatuh tempo sesuai kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Baca Juga: 3+ Aplikasi untuk Cetak Faktur Penjualan di Windows

Informasi Penting dalam Nota Penjualan

Informasi apa saja yang perlu ada dalam nota penjualan?

1. Identitas pemilik usaha, nama, alamat, dsb

2. Hari dan tanggal penerbitan nota

3. Informasi jenis produk barang atau jasa yang dijual kepada pembeli

4. Jumlah produk yang dijual

5. Total harga yang harus dibayarkan pembeli

6. Tanda tangan atau stempel usaha sebagai bukti sah

Manfaat Nota Penjualan Bagi Bisnis UKM

manfaat-nota-penjualan-memudahkan-laporan-keuangan

Manfaat Nota Penjualan untuk Laporan Keuangan (Sumber: Freepik.com)

Dalam bisnis, nota penjualan sebenarnya tidak hanya digunakan sebagai bukti transaksi. Lebih dari itu, nota penjualan memilki manfaat penting yang berguna dalam laporan keuangan usaha, sehingga memudahkan saat melakukan audit dan rekap laporan keuangan secara berkala.

Selain itu mash banya lagi manfaat nota penjualan untk bisnis Anda, di antaranya:

1. Mengetahui riwayat stok barang secara jelas. Berapa banyak barang yang dipesan atau dikirimkan kepada pembeli.

2. Sebagai pengingat mengenai jumlah produk apa saja dan berapa nominal yang harus dibayarkan oleh pembeli.

3. Bagi penjual nota penjualan disimpat sebagai bukti transaksi jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Bagi pembeli, nota penjualan sebagai bukti transaksi yang disimpan dan tidak dapat dipalsukan.

Jenis Nota Penjulan yang Sering Ditemui

Nota digunakan sebagai bukti setiap penjualan yang dilakukan secara lunas. Namun tak jarang nota juga digunakan sebagai bukti pembayaran secara kredit. Penting bagi Pebisnis untuk mengetahui jenis nota yang biasa digunakan dalam berbisnis dan membedakan jenis nota penjualan seperti nota debet dan nota kredit.

1. Nota Debet

Bukti transaksi pengiriman barang yang dibuat oleh pihak kedua akibat salah kirim, tidak cocok, rusak atauu cacat. Nota debet biasanya dikirim bersama dengan barang yang dianggap tidak sesuai oleh pihak kedua. Contohnya, jika Anda membeli 12 pasang kaos kaki namuun 2 di antaranya memiliki lubang atau ukuran yang tidak sesuai pesanan maka jika Anda ingin mengembalikannya perlu membuat nota debet.

2. Nota Kredit

Setelah pihak kedua mengembalikan barang ke pihak pertama, pihak pertama juga akan mengirimkan nota kredit. Nota tersebut dikirimkan bersamaan dengan mengganti barang yang tidak sesuai, sebagi bukti pihak pertama telah mengganti produk tersebut.

Nota kredit juga bisa diartikan sebagai bukti transaksi untuk setiap penjualan yang dilakukan secara kredit.

Cara Mudah Membuat Contoh Nota Penjualan

invoice-berisi-nomor-tanggal-jatuh-tempo

Membuat Nota Penjualan dengan Mudah (Sumber: Freepik.com)

1. Menggunakan Buku Nota

Cara pertama membuat nota penjualan bisa dilakukan dengan menggunakan buku nota, yaitu dengan mencatat transaksi penjualan di kertas nota cetak yang umumnya bisa dibeli di toko-toko terdekat. Caranya, dengan mengisi bagian-bagian yang sudah disediakan. Buku nota biasanya berisi tanggal transaksi, nama barang, kode barang, jumlah barang, harga satuan, harga keseluruhan total barang, tanda terima, dsb.

Karena diisi dengan cara manual tentu saja Anda juga harus menghitung jumlah dan harga barang secara manual. Oleh karena itu dibutuhkan kecermatan dan ketelitian, sebab salah memasukkan nominal dari transaksi akan membuat bisnis Anda  rugi. Apalagi jika transaksi yang dilakukan memliki jumlah yang besar.

2. Membuat Nota Secara Manual

Cara kedua membuat nota penjualan bisa dilakukan secara manual dengan membuat sendiri nota penjualan usaha Anda. Nota dibuat secara manual kemudian dicetak dan diperbanyak. Isi nota manual ini juga tidak berbeda dengan buku nota yang dijual kebanyakan namun kelebihannya adalah Anda bisa mendesain nota sesuai dengan ciri khas usaha Anda.

Buku nota yang dijual bebas umumnya tidak memlikii kop nota. Apabila Anda memiliki suatu usaha dan menginginkan nota memiliki kop nota yang terdapat logo, nama, alamat serta kontak perusahaan maka Anda dapat mebuatnya sendiri.

3. Menggunakan Software

Cara ketiga, bisa menggnakan software atau aplikasi. Cara ini dikenal lebih cepat dan mudah dalam mencatat semua proses transaksi. Dewasa ini banyak bisnis yang sudah go-online. Seiring berjalannya waktu nota penjualan secara digitalpun lebih banyak diminati.

Dengan nota penjualan digital Anda tidak menghitung atau mencatat secara manual sebab dilakukan secara otomatis. Karena tidak dicatat manual, kesalahan dalam membuat nota dapat diminimalisir sehingga dapat mengurangi risiko kerugian pada bisnis.

Jika Anda perlu mengecek riwayat nota penjualan Anda tidak perlu membongkar arsip nota-nota kertas dan mengecek satu per satu. Dengan software, Anda bisa melacaknya dengan mudah dan meminimalisir hilangnya kertas nota karena nota telah tersimpan dalam sebuah sistem yang keamanannya terjaga dengan baik.

Baca Juga: Aplikasi Penjualan Barang untuk Pengusaha Banyak Cabang

7 Contoh Contoh Nota Penjualan Bisnis UMKM

Contoh Nota Penjualan Toko Komputer

contoh-nota-penjualan-toko-komputer

Nota Penjualan Toko Komputer (Sumber: fasrlationo799)

Contoh Nota Penjualan Bisnis Kuliner / Cafe / Resto

contoh-nota-penjualan-resto-kuliner

Nota Penjualan Kuliner/Cafe/Resto (Sumber: warungmakan)

Contoh Nota Penjualan untuk Optik / Toko Kacamata

cetak-nota-penjualan-optik-kacamata

Nota Penjualan Optik (Sumber: contohsuratmenyuratku)

Contoh Nota Penjualan Toko baju

contoh-nota-penjualan-toko-baju

Nota Penjualan Toko Baju (Sumber: docplayer)

Contoh Nota Penjualan Bisnis Bengkel Mobil dan Motor

contoh-nota-penjualan-bengkel

Nota Penjualan Bengkel (Sumber: suratresmi)

Contoh Nota Penjualan untuk Toko Ikan Hias

contoh-nota-penjualan-ikan-hias

Nota Penjualan Ikan Hias (Sumber: Japracool)

Contoh Nota Usaha Laundry

contoh-nota-penjualan-laundry

Nota Penjualan Laundry (Sumber: hancabarasihlaundry)

Pentingnya Nota Penjualan untuk Bisnis

Meski hanya sebuah kertas kecil, nota ternyata berperan penting dalam laporan keuangan perusahaan. Ada beberapa fungsi nota bagi sebuah perusahaan, yaitu:

Pertama, sebagai nota berfungsi sebagai bukti transaksi internal dan eksternal. Dalam hal ini, pihak eksternal dan internal perusahaan akan mendapatkan nota masing-masing sebagai bukti transaksi yang bisa disimpan. Jika ada salah satu pihak melakukan kecurangan, nota bisa menjadi bukti valid.

Kedua, sebagai acuan pengecekan ulang barang yang dibeli dengan kondisi sebenarnya. Karena itu sebaiknya nota disimpan untuk melengkapi laporan keuangan. Nota menjadi sumber informasi akan terjadinya suatu transaksi yang akan dicatat kedalam laporan keuangan.

Ketiga, sebagai catatan barang masuk dan keluar. Anda akan lebih mudah mengetahui rincian barang yang masuk dan keluar.

Keempat, sebagai pengingat piutang pelanggan. Jika transaksi dilakukan secara kredit, maka dengan adanya nota kredit akan sangat membantu mengingatkan penjual dalam menagih piutang pelanggan. Dengan begitu, penjual dapat memperoleh pembayaran sesuai kesepakatan yang disepakati saat piutang dilakukan.

Kesimpulan

Penting untuk diingat nota penjualan sangat penting sebagai buukti transaksi yang sah dan menjadi acuan dalam pembuatan laporan keuangan. Tanpa adanya nota penjuualan akan sulit mendapat rincian harga dan bukti pembayaran yang sah.

Seperti yang telah dijelaskan di atas ada 3 cara mudah untuk membuat nota penjualan. Jika Anda ingin membuat nota yang cepat dan mudah kami sarankan untuk menggunakan software. Software Akuntansi Beeaccounting bisa menjadi solusi cepat Anda. Software ini telah dilengkapi dengan nota penjualan otomatis yang juga terintegrasi dengan laporan keuangan. Jadi Anda tidak perlu lagi membuat laporan keuangan dengan dicocokan dengan nota terlebih dahulu. Dengan Software Akuntansi Beeaccounting seluruh data telah sinkron dan mudah untuk digunakan.

Coba gratis 30 dengan klik di sini atau klik gambar di bawah ini.

Bikin-Nota-Penjualan-Sekali-Klik

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :