🎉 Promo Khusus Pengguna Beeaccounting, Disc. upto se-Juta
00
Hari
:
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Logo Bee Web

Pengertian ROA (Return on Assets) dan Cara Menghitungnya

Pelajari pengertian ROA, cara menghitungnya, dan cara mengoptimalkan penggunaan aset untuk meningkatkan return of asset Anda di artikel ini.
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori: ,
Dipublish Tgl: Tuesday, 13 June 2023

Apakah Anda seorang pelaku bisnis yang ingin memantau kinerja perusahaan Anda? Salah satu indikator penting yang perlu Anda perhatikan adalah Return on Assets (ROA).

Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami mengenai Return on Assets , manfaatnya bagi bisnis Anda, faktor-faktor yang mempengaruhinya, cara menghitungnya secara mudah, perbedaan ROA dengan Return on Equity (ROE), dan kesimpulan yang dapat Anda ambil. Mari kita mulai!

Apa itu ROA ?

Return On Assets

ROA adalah singkatan dari Return on Assets (Credit: stock.adobe.com)

ROA atau Return on Assets adalah salah satu metrik penting dalam dunia bisnis untuk mengevaluasi seberapa efisien perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari aset yang dimiliki. Return on Assets memberikan gambaran tentang sejauh mana perusahaan mampu memaksimalkan penggunaan asetnya dalam menghasilkan laba.

Dalam kata lain, Return on Assets mengukur seberapa baik perusahaan memanfaatkan asetnya untuk menghasilkan Return of Asset (ROA). Return of Asset ini merujuk pada keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan dari aset yang dimiliki.

Menurut TAS Consultoria, pengertian ROA adalah rasio atau metrik manajemen yang digunakan untuk menghitung profitabilitas bisnis dalam kaitannya dengan aset dan modal. Artinya, perhitungan Return on Assets dapat memberikan informasi mendasar, khususnya di bidang keuangan dan pemasaran, untuk menentukan langkah strategis ke depan berdasarkan perhitungan dan rasio yang ada.

Baca Juga: Profitabilitas Adalah: Pengertian, Jenis & Cara Menghitungnya

Sederhannya, ROA adalah rasio keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan berdasarkan jumlah aset yang dimiliki. ROA juga dapat memberikan gambaran tentang tingkat efisiensi perusahaan dalam mengelola aset untuk mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.

Manfaat Return on Assets

Bagaimana Return on Assets dapat memberikan manfaat bagi bisnis Anda? Mari kita lihat lebih lanjut. Return on Assets memiliki beberapa manfaat penting yang dapat membantu Anda dalam mengukur kinerja perusahaan:

1. Mengukur Efisiensi Penggunaan Aset

Return on Assets memungkinkan Anda untuk menilai sejauh mana perusahaan memanfaatkan asetnya secara efisien. Dengan membandingkan ROA dengan industri sejenis, Anda dapat melihat apakah perusahaan Anda lebih efisien atau tidak dalam menghasilkan keuntungan dari aset yang dimiliki.

2. Membandingkan Kinerja antar Perusahaan

Return on Assets juga memungkinkan perbandingan kinerja antar perusahaan dalam industri yang sama. Dengan menggunakan ROA, perusahaan dapat melihat bagaimana mereka berkinerja dibandingkan dengan pesaing mereka dan mengidentifikasi area di mana mereka dapat meningkatkan penggunaan aset mereka.

3. Evaluasi Penggunaan Modal

ROA membantu investor dan kreditor dalam menilai sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan keuntungan dari modal yang diinvestasikan. Investor dapat menggunakan Return on Assets sebagai salah satu faktor dalam mengambil keputusan investasi, sementara kreditor dapat menggunakan Return on Assets sebagai indikator keuangan dalam mengevaluasi kemampuan perusahaan untuk membayar hutang.

4. Identifikasi Efisiensi Operasional

ROA juga dapat membantu dalam mengidentifikasi efisiensi operasional perusahaan. Jika Return on Assets menurun dari waktu ke waktu, hal ini dapat mengindikasikan bahwa perusahaan tidak menggunakan asetnya secara efisien atau mungkin menghadapi masalah operasional yang perlu ditangani.

5. Pendekatan Strategi Bisnis

Selain itu aset ini juga dapat memberikan wawasan kepada manajemen perusahaan dalam merencanakan strategi bisnis jangka panjang.

Dengan mengevaluasi Return on Assets secara berkala, perusahaan dapat mengidentifikasi apakah investasi yang dilakukan telah memberikan hasil yang diharapkan dan apakah ada perluasan atau pengurangan aset yang diperlukan untuk mencapai tujuan bisnis.

Perlu dicatat bahwa manfaat ROA dapat berbeda-beda tergantung pada industri dan situasi masing-masing perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan konteks dan informasi tambahan yang relevan saat menggunakan ROA sebagai alat evaluasi keuangan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Return on Assets (ROA)

Rumus Roa

Fungsi dari ROA salah satunya adalah memanajemen aset (Credit: Freepik.com)

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi ROA perusahaan Anda. Untuk membantu Anda memahami faktor-faktor tersebut, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Pengelolaan Aset

Cara Anda mengelola aset perusahaan dapat mempengaruhi aset . Jika aset dikelola dengan efisien, Return on Assets akan meningkat. Sebaliknya, jika aset tidak dioptimalkan dengan baik, Return on Assets dapat menurun.

2. Struktur Modal

Struktur modal perusahaan, seperti proporsi antara utang dan ekuitas, dapat mempengaruhi ROA. Jika perusahaan terlalu banyak berhutang, bunga yang harus dibayarkan dapat mempengaruhi keuntungan yang dihasilkan dari aset.

4. Efisiensi Operasional

Efisiensi operasional juga memainkan peran penting dalam ROA. Semakin efisien operasi perusahaan, semakin tinggi ROA yang dapat dicapai.

5. Perubahan Ekonomi

Faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi, persaingan pasar, dan kebijakan pemerintah, juga dapat mempengaruhi ROA. Oleh karena itu, penting untuk memantau perubahan lingkungan bisnis yang dapat mempengaruhi kinerja aset perusahaan.

Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, Anda dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan ROA perusahaan Anda.

Cara Menghitung ROA (Return on Asset) dengan Mudah

Setelah memahami konsep dan manfaatnya, Anda tentu ingin tahu bagaimana menghitungnya secara mudah. Berikut adalah rumus sederhana untuk menghitungnya:

Return on Assets = Laba Bersih / Total Aset

Rumus ini menghitung rasio antara laba bersih yang dihasilkan oleh perusahaan dengan total aset yang dimiliki. Laba bersih dapat ditemukan dalam laporan keuangan perusahaan, sedangkan total aset dapat ditemukan dalam neraca perusahaan.

Menggunakan rumus ini, Anda dapat memantau dan membandingkan Return on Assets perusahaan dari waktu ke waktu untuk melihat apakah efisiensi aset meningkat atau menurun.

Cara Menghitung ROA Tingkat Lanjut

Selain rumus sederhana yang telah dijelaskan sebelumnya, terdapat juga cara menghitung Return on Assets dengan tingkat kekompleksan yang lebih tinggi. Metode ini lebih cocok untuk perusahaan dengan struktur keuangan yang kompleks. Berikut adalah rumus ROA tingkat lanjut:

ROA = (Laba Bersih + (Biaya Bunga x (1 - Pajak)) / (Total Aset - Aset Tidak Lancar)

Rumus ini mempertimbangkan biaya bunga dan pajak yang dibayarkan oleh perusahaan, serta mengurangi aset tidak lancar dari total aset. Cara menghitung ROA tingkat lanjut ini memberikan gambaran yang lebih akurat tentang efisiensi aset perusahaan.

Perbedaan Return on Assets (ROA) dengan Return on Equity (ROE)

Selain ROA, ada juga metrik lain yang penting untuk dievaluasi, yaitu Return on Equity (ROE). Meskipun keduanya berkaitan dengan pengukuran kinerja keuangan perusahaan, ada perbedaan signifikan antara ROA dan ROE.

ROA adalah rasio yang mengukur efisiensi penggunaan aset untuk menghasilkan laba, sedangkan ROE mengukur seberapa baik perusahaan menghasilkan laba bagi para pemegang saham dengan modal yang diinvestasikan.

Perbedaan utama antara ROA dan ROE terletak pada penggunaan modal. ROA menggunakan total aset dalam perhitungannya, sedangkan ROE menggunakan ekuitas atau modal yang diinvestasikan oleh pemilik atau pemegang saham perusahaan.

Memahami perbedaan ini penting agar Anda dapat menggunakan metrik yang tepat untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan Anda.

Baca Juga: ROE adalah Return on Equity, Begini Penjelasan dan Fungsinya Untuk Bisnis

Kesimpulan

Menghitung Return on Assets (ROA) merupakan langkah penting dalam memantau kinerja bisnis Anda. ROA memberikan gambaran tentang sejauh mana aset perusahaan digunakan secara efisien untuk menghasilkan keuntungan.

Beecloud Bisnis Lebih Profesional, Pembukuan Rapi

Dalam menghitung aset, aplikasi pembukuan keuangan Beecloud dapat membantu memudahkan perhitungan penyusutan aset perusahaan. Dengan Beecloud, Anda dapat dengan mudah dan akurat mengelola penyusutan aset, menghemat waktu, dan memastikan laporan keuangan yang akurat.

Dengan memanfaatkan aplikasi seperti Beecloud, Anda dapat meningkatkan efisiensi penggunaan aset, meningkatkan ROA, dan mencapai kesuksesan dalam bisnis Anda.

Artikel Terkait

Harga Perolehan Adalah, Fungsi, Cara Hitung dan Contohnya
Harga perolehan adalah total biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh dan menyajikan aset tetap agar siap digunakan. Harga ini memiliki peran
Baca Juga
Dumping adalah Menjual Produk ke Luar Negeri dengan Harga Lebih Murah
Dumping adalah praktik menjual barang ke luar negeri dengan harga lebih murah daripada harga jual di dalam negeri sendiri. Praktek
Baca Juga
Demand Adalah: Perbedaan, Jenis, Faktor
Penjualan bisnis Anda bisa mengalami peningkatan bila mengetahui serta mempelajari demand dan demand adalah permintaan dalam bahasa Indonesia. Analisis permintaan
Baca Juga
Apa Saja Konsep Kewirausahaan yang Harus Dimiliki Pengusaha?
Konsep kewirausahaan bukan hanya tentang uang dan keuntungan, tetapi juga tentang menciptakan nilai, memecahkan masalah, dan memberikan dampak positif bagi
Baca Juga
Market Share Adalah: Definisi, Fungsi hingga Cara Menghitung
Market share adalah istilah dalam ruang lingkup bisnis yang perlu Anda kuasai dengan benar. Keberadaannya memberikan banyak sekali kegunaan, terutama
Baca Juga
Fungsi dan Komponen Wajib dalam Kartu Nama Perusahaan
Kartu nama perusahaan atau yang disebut sebagai kartu bisnis adalah alat komunikasi bisnis yang penting. Kartu ini berfungsi sebagai representasi
Baca Juga

Artikel Populer

Model AIDA: Pengertian, Kelebihan dan Contohnya
Apakah Anda pernah mendengar tentang konsep Marketing AIDA dalam pemasaran? Dengan menggunakan model ini, Anda dapat meningkatkan perhatian, minat, keinginan,
Baca Juga
Berbagai Contoh Proposal Bisnis Lengkap dengan Rinciannya
Proposal bisnis merupakan suatu rencana bisnis yang ditulis dalam bentuk dokumen. Pelaku bisnis perlu membuat proposal bisnis sebelum memulai suatu
Baca Juga
Contoh Matriks SWOT, Pengertian dan Strategi Penerapannya
Matriks SWOT berfungsi sebagai alat atau metode analisa peluang atau ancaman dalam bisnis, dengan analisis ini pebisnis lebih waspada dan
Baca Juga
[DOWNLOAD] Contoh Cash Flow Excel dan Template Membuatnya Gratis
Contoh cash flow excel berfungsi untuk mengonversi data-data akuntansi pada laporan laba rugi dan neraca menjadi suatu informasi mengenai pergerakan
Baca Juga
5 Format Laporan Keuangan dan Contohnya Lengkap!
Dalam dunia bisnis, laporan keuangan merupakan landasan vital yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kesehatan finansial suatu entitas. Format laporan keuangan
Baca Juga
Jenis dan Contoh Pelayanan Prima di Berbagai Bidang Usaha
Pelayanan prima atau service excellent merupakan rangkaian tindakan yang diberikan untuk memberikan layanan kepada pelanggan secara maksimal agar mereka mendapat
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu