🔧Diskon se-Juta khusus Bisnis Bengkel, Sisa 3 Hari
00
Hari
:
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Logo Bee Web

10 Contoh Transaksi Perusahaan Dagang

Apa saja jenis transaksi yang dilakukan oleh setiap perusahaan dagang? Berikut ini 10 contoh transaksi perusahaan dagang.
Penulis: Al Faris
Kategori:
Dipublish Tgl: Wednesday, 29 March 2023

Perusahaan dagang bisanya melakukan berbagai transaksi. Ada banyak contoh transaksi perusahaan dagang yang bisa Anda pelajari agar lebih mendalami apa yang dilakukan oleh perusahaan dagang. Transaksi yang dilakukan bisa berupa penjualan, pembelian, dan sebagainya.

Perusahaan dagang sendiri merupakan suatu perusahaan yang bisnis utamanya adalah melakukan pembelian barang dari supplier atau pemasok. Kemudian perusahaan dagang akan menjual barang tersebut kepada konsumen. Contohnya adalah toko kelontong dan supermarket.

Yang perlu diketahui adalah perusahaan dagang perlu menggunakan sistem akuntansi yang tidak jauh beda dengan yang digunakan oleh perusahaan jasa. Jadi perusahaan dagang akan mencatat semua transaksi ke dalam buku besar atau jurnal secara periodik.

10 Contoh Transaksi Perusahaan Dagang Berdasarkan Jenisnya

Transaksi yang dilakukan oleh perusahaan dagang adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menciptakan perubahan posisi keuangan dalam perusahaan. Misalnya saja kegiatan membayar, membeli, atau menjual barang.

Dikutip dari Pakar.co.id, Secara prosesnya, dalam industri perdagangan perusahaan akan membeli suatu barang lalu menjualnya kembali tanpa perlu mengubah esensi dan juga bentuk dari produk tersebut. Itulah mengapa perusahaan dagang merupakan salah satu jenis bisnis yang mudah dijalankan. Periksa detail transaksinya di bawah ini.

1. Pembelian Barang Dagang

Transaksi yang pertama ini terjadi karena perusahaan melakukan pembelian produk dari penyedia barang, misalnya perusahaan lain, perorangan, atau toko. Ada dua jenis transaksi pembelian barang dagang, yaitu pembelian secara tunai maupun secara kredit.

transaksi barang dagang

ilustrasi transaksi antara penjual dan pembeli (Credit: Freepik)

Kalau transaksi dilakukan secara tunai, maka transaksi ini akan dicatat pada bagian debit serta bagian kas di sisi kredit. Tapi jika pembelian dilakukan secara kredit, maka transaksi akan dicatat dengan mendebit akun untuk pembelian kemudian mengkredit akun utang dagang.

2. Retur Pembelian dan Pengurangan Harga

Transaksi perusahaan dagang yang kedua terjadi karena adanya proses pengembalian produk kepada perusahaan. Biasanya, penyebab terjadinya pengembalian barang adalah adanya barang yang mengalami kerusakan, cacat, atau ketidaksesuaian dengan deskripsi dari perusahaan.

3. Penjualan Barang Dagang

Transaksi yang ketiga ini berjalan beriringan dengan transaksi yang pertama. Penjualan barang dagang terjadi saat ada kegiatan menjual barang dari perusahaan kepada konsumen. Transaksi penjualan bisa menggunakan sistem pembayaran kredit maupun tunai.

Contoh:
16 Maret Dijual secara tunai barang dagangan seharga Rp5.000.000,00.
20 Maret Dijual secara kredit barang dagangan seharga Rp8.000.000,00 kepada Toko Jaya

Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal berikut ini.

Penjualan Barang Dagang

4. Retur Penjualan dan Pengurangan Harga

Transaksi yang dilakukan oleh perusahaan dagang ini kurang lebih sama dengan transaksi yang kedua tapi dari sudut pandang berbeda. Pada transaksi ini, pihak perusahaan mengambil barang dagangan dari konsumen karena adanya kerusakan, kecacatan, maupun hal lain lagi.

5. Potongan Penjualan dan Pembelian

Contoh transaksi perusahaan dagang yang berikutnya adalah potongan penjualan dan pembelian. Transaksi yang satu ini akan terjadi saat pihak penjual atau perusahaan menyediakan potongan harga atau diskon produk kepada konsumen bagi yang melunasi piutang berdasarkan kesepakatan.

6. Beban Angkut Penjualan

 

Transaksi yang satu ini berhubungan dengan biaya yang ditanggung perusahaan dagang atau pembeli. Ada supplier yang menanggung biaya angkut dari gudang menuju perusahaan. Sehingga biaya penjualan ditanggung oleh supplier tersebut dan terjadi transaksi beban angkut penjualan.

14 Maret Diterima faktur dari PT Alam atas pengangkutan penjualan barang dagangan yang dilakukan secara kredit sebesar Rp300.000,00.
21 Maret Dibayar beban angkut sebesar Rp200.000,00 atas penjualan barang secara tunai.

Transaksi tersebut akan dicatat dalam jurnal sebagai berikut:

Beban Angkut Penjualan

7. Beban Angkut Pembelian

Biaya angkut pembelian merupakan kebalikan dari biaya angkut penjualan. Transaksi yang satu ini merupakan biaya angkut saat barang dagang dikirim ke pembeli. Dan biaya angkut barang dagang ditanggung oleh pembeli barang tersebut.

8. Persediaan Barang Dagang

Transaksi lain yang terjadi di perusahaan dagang adalah pengadaan bahan atau barang yang digunakan oleh perusahaan untuk kegiatan operasional dan penjualan. Persediaan barang merupakan aset yang sangat penting sehingga transaksi ini biasanya dimonitor dengan ekstra ketat.

Perusahaan dagang bisa menggunakan aplikasi khusus untuk stok barang agar proses penghitungan stok dan proses pengawasan persediaan barang bisa berlangsung dengan lebih teratur dan efisien.

9. Pembayaran Utang

Yang berikutnya dari 10 contoh transaksi perusahaan dagang adalah pembayaran utang. Transaksi ini bisa terjadi jika perusahaan melakukan pinjaman dana ke bank atau pihak lain. Dana yang dipinjam digunakan sebagai modal usaha.

Biasanya, perusahaan dagang mempunyai hutang karena melakukan pembelian barang dagang secara kredit. Jika perusahaan mempunyai hutang, pelunasan sebaiknya dilakukan sesuai dengan kesepakatan. Lebih baik lagi kalau pembayaran dilakukan sebelum jatuh tempo.

10. Penerimaan Piutang

Transaksi lain yang terjadi di perusahaan dagang adalah penerimaan utang. Penerimaan utang muncul karena adanya penjualan yang dilakukan dengan sistem kredit sehingga piutang tercipta. Itulah sebabnya perusahaan perlu melakukan pencatatan transaksi penerimaan utang.

Sehingga nantinya tidak akan terjadi kesalahan saat melakukan pembayaran piutang. Jika tidak dilakukan pencatatan, besar kemungkinan terjadi kesalahan serta kerugian. Kalau perusahaan terus merugi, perkembangan akan terhambat bahkan mungkin akan terjadi kebangkrutan.

Saat ini, banyak perusahaan yang menggunakan software akuntansi untuk mencatat transaksi penjualan piutang dan otomatis memposting jurnalnya. Dengan menggunakan software akuntansi, proses pencatatan transaksi piutang dapat menjadi lebih efisien dan akurat.

Beeaccounting Memudahkan Kontrol Hutang Piutang Untuk Kelola Arus Kas

Dengan menggunakan software akuntansi Beeaccounting, terdapat fitur untuk mencatat transaksi penjualan piutang dengan mudah dan cepat, di mana kita hanya perlu mengisi beberapa informasi seperti nama pelanggan, tanggal penjualan, jumlah piutang, dan lain-lain. Setelah transaksi dicatat, software akuntansi akan secara otomatis membuat jurnal piutang dan memposting ke akun-akun yang terkait.

Berdasarkan seluruh transaksi yang terjadi di perusahaan dagang di atas, bisa disimpulkan bahwa perusahaan dagang memerlukan setidaknya lima akun keuangan berbeda. Akun pertama adalah pembelian untuk menampung saldo semua transaksi pembelian baik secara kredit maupun tunai.

Empat akun lainnya adalah akun retur pembelian serta pengurangan harga, akun beban angkut pembelian, akun penjualan, serta akun potongan penjualan. Pelajari dan pahami seluruh contoh transaksi perusahaan dagang agar bisa lebih mengerti cara kerja setiap perusahaan dagang.

Artikel Terkait

Manajemen Keuangan Syariah: Pengertian, Prinsip, dan Perbedaan
Sistem manajemen keuangan syariah saat ini banyak dilirik oleh masyarakat sehingga pertumbuhannya cukup pesat. Hal ini tentu membuat semakin banyak
Baca Juga
Manajemen Bisnis: Pengetian, Fungsi da Komponennya
Manajemen bisnis adalah salah satu hal yang diperlukan bagi yang memiliki suatu usaha Jadi tidak heran, bila minat setiap orang
Baca Juga
Contoh Business Plan Lengkap serta Penerapannya
Pebisnis manapun pasti ingin mendapatkan sebuah keuntungan lebih, baik untuk saat ini hingga di masa yang akan datang. Salah satu
Baca Juga
Expense adalah Beban dalam Akuntansi, Begini Penjelasannya
Expense adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia bisnis untuk menggambarkan pengeluaran-pengeluaran yang diperlukan untuk menjalankan operasional perusahaan. Artikel ini
Baca Juga
Performance Appraisal: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Tahapannya
Pernah mendengar istilah performance appraisal? Istilah yang sering digunakan untuk penilaian kinerja karyawan dalam menjalankan pekerjaannya. Hal ini biasanya kerap
Baca Juga
Pengertian Chief Financial Officer dan Tugasnya
Mungkin nama jabatan Chief Financial Officer atau CFO masih terdengar jarang di kalangan awam, sebab memang kerjanya cenderung dilakukan di
Baca Juga

Artikel Populer

Wednesday, 15 March 2023
Model AIDA: Pengertian, Kelebihan dan Contohnya
Baca Juga
Wednesday, 28 June 2023
7 Contoh Positioning Produk Brand Ternama dan Strateginya
Baca Juga
Wednesday, 7 June 2023
Feedback Artinya: Jenis, Fungsi, beserta Cara Mendapatkannya
Baca Juga
Wednesday, 7 February 2024
4 Tahapan Proses Manajemen Strategi, Fungsi dan Komponennya
Baca Juga
Monday, 31 October 2022
7 Contoh Ekonomi Kreatif di Indonesia Saat Ini
Baca Juga
Wednesday, 18 October 2023
Contoh Matriks SWOT, Pengertian dan Strategi Penerapannya
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu