Mengapa Usaha Startup Saya gagal? Mungkin ini Alasannya

Thursday, 29 August 2019
Rizal Arisona
Rizal Arisona

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Usaha Startup adalah suatu bisnis yang baru berkembang atau baru di buat. Bisnis stratup identik dengan bisnis yang berbau teknologi. Bisa berupa jasa pembuatan website, aplikasi ataupun yang berbau internet. Pada umumnya startup di buat untuk memberikan jasa pelayanan yang berbau internet. Selain itu startup yang berupa usaha baru, masih di kerjakan oleh beberapa orang saja. Tetapi ada juga beberapa alasan startup gagal bagi mereka.

Bisnis startup mulai populer pada abad 20. Perkembangan zaman yang beralih ke internet, menjadikan bisnis startup lebih di kenal. Di Indonesia sendiri, bisnis startup mempunyai perkembangan yang bagus. Setiap tahunnya  banyak founder startup baru yang bermunculan. Penggunaan internet yang terus meningkat, pastinya akan menjadi lahan yang basah untuk mendirikan sebuah usaha startup.

Baca Juga: Hindari Sikap-Sikap Ini Jika Ingin Usaha Anda Berkembang!

Menjadi Founder Startup Baru yang sukses

Akses internet yang begitu mudahnya, membuat semua perusahaan besar beralih ke internet. Baik untuk media promosi maupun sarana informasi. Hal inilah yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat usaha startup. Peluang bisnis yang tinggi, serta jenis pekerjaan yang bisa di kerjakan di mana saja, asalkan ada koneksi internet. Akan rugi jika tidak Anda manfaatkan. Apalagi jika Anda paham dunia IT.

Walaupun peluang usahanya yang tinggi, tidak semua bisnis startup bisa berkembang. Lebih dari 90% founder startup yang tidak bisa survive di bidang ini. Dan hanya ada 1% saja yang bisa berkembang menjadi unicorn. Beberapa permasalahan menjadi alasan utama kenapa bisnis startup yang Anda lakukan gagal. Berikut ini ada beberapa alasan kenapa bisnis startup yang Anda lakukan gagal.

1. Keterbatasan Pendirinya

Pada umumnya, pendiri sebuah startup memulai karisnya sebagai pekerja. Dengan beberapa alasan mereka beralih ke dunia startup. Dalam memulai bisnis startup di perlukan yang namanya human resource management, maupun jiwa leadership. Sebagai founder startup haruslah mempunyai kedua hal ini. Dengan kedua hal ini Anda dapat mengelola tim yang telah Anda buat dengan baik.

Permasalahan yang sering terjadi dalam sebuah tim adalah perbedaan pandangan dan juga kerja sama tim yang buruk. Untuk memulai bisnis startup di perlukan kerjasama tim yang bagus. Untuk itulah Anda perlu mencari tim yang solid. Selain itu di dalam tim tersebut haruslah profesional, dalam artian tidak ada yang namanya pilih kasih. Walaupun dia teman Anda, misalnya salah, tegur saja.

2. Keterbatasan Dana

alasan startup gagal

Gambar 1. Kekurangan Dana (Sumber: Google.co.id)

Dana menjadi faktor utama dalam sebuah bisnis. Walaupun membutuhkan modal yang besar untuk memulai sebuah bisnis startup, untuk mendapatkan modal tersebut tidaklah mudah. Setelah masalah modal teratasi, tidak serta-merta bisnis yang Anda jalankan akan sukses. Anda perlu mengelola dana tersebut dengan bijak. Entah itu untuk kebutuhan proyek maupun kebutuhan anggota tim.

Banyak founder startup yang gagal karena tidak bisa mengatur pendanaan. Kebutuhan yang banyak menjadikan pemilik bisnis startup sulit untuk mengatur jumlah dana yang masuk. membuat tarif yang mahal menjadi solusi yang sering digunakan. Tetapi dengan harga yang ditawarkan lebih mahal, akan membuat calon konsumen enggan untuk menggunakan jasa yang Anda tawarkan.

3. Gagal Memahami Pasar

Walaupun peluang bisnisnya yang besar, belum berarti akan mudah untuk mengerjakannya. Dalam kasus ini pihak penyedia jasa tidak bisa meyakinkan calon konsumen untuk menggunakan jasanya. Sehingga tidak ada proyek yang Nada kerjakan. Dalam kasus lain, jasa yang Anda tawarkan tidak sesuai dengan permintaan pasar. Perlu adanya inovasi baru untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar.

4. Sulit Berkompetisi

Peluang bisnis yang besar. Pastinya akan ada banyak kompetitor yang bergerak pada bisnis yang sama. Walaupun ada istilah “jangan terlalu fokus pada kompetitor”, nyatanya dampak kompetitor tidak bisa Anda hindari. Untuk dapat mengatasi hal ini, perlu adanya pembeda yang menjadikan bisnis startup yang Anda lakukan berbeda dengan kompetitor lain, sehingga dapat menarik konsumen.

5. Terlalu Percaya diri

Percaya diri, disiplin dan juga fokus merupakan sifat yang bagus dalam dunia bisnis. Akan tetapi jika dilakukan secara berlebihan akan menjadikan Anda seorang yang angkuh. Sifat percaya diri yang tinggi biasanya akan membuat target yang tidak realistis. Selain itu Anda juga tidak akan mau untuk menyesuaikan diri dengan pasar. Hal inilah yang akan membuat bisnis Anda tidak di lirik konsumen.

Memulai bisnis startup diperlukan persiapan yang matang. Mulai dari sumber dana, mencari tim yang kompeten dan solid serta pikiran yang terbuka. Dengan ketiga hal tersebut Anda dapat dengan mudah memuaskan konsumen dengan kinerja tim Anda. Serta hindari kelima faktor diatas. Selain kelima faktor diatas, jika ada faktor yang lainnya, mari kita diskusi bersama di kolom komentar.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :