
Slogan merupakan kalimat pendek yang memiliki kekuatan dalam membangun citra merek dan mempengaruhi perilaku konsumen. Sebuah slogan yang baik mampu membedakan suatu merek dari pesaingnya dan meningkatkan kepercayaan dan kesetiaan konsumen.
Selain itu, slogan juga berfungsi sebagai alat komunikasi yang efektif dalam kampanye iklan dan pemasaran. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan atau organisasi untuk memikirkan dengan seksama dan kreatif dalam memilih dan merumuskan sebuah slogan yang tepat dan menarik bagi target pasar mereka.
Dalam artikel ini, akan dibahas tentang pengertian, jenis-jenis, ciri-ciri, serta tips dan trik dalam membuat slogan yang efektif dan berkesan bagi konsumen.
Slogan yang Menarik Bisa Jadi Strategi Promosi (Sumber: Freepik.com)
Slogan adalah rangkaian kata atau kalimat singkat yang dirancang untuk menyampaikan pesan utama secara jelas dan mudah diingat. Slogan dapat berisi ajakan, imbauan, prinsip, atau pesan yang ingin ditanamkan kepada audiens.
Dalam pemasaran, slogan sering digunakan untuk memperkuat identitas merek dan membantu konsumen mengingat pesan yang ingin disampaikan perusahaan.
Sementara itu, dalam pendidikan dan kampanye sosial, slogan lebih sering digunakan untuk mengajak orang melakukan kebiasaan positif atau meningkatkan kesadaran terhadap suatu isu.
Contohnya, slogan “Rajin Pangkal Pandai” menyampaikan pesan bahwa kebiasaan belajar dapat membantu seseorang memperoleh pengetahuan.
Dari contoh tersebut, dapat dilihat bahwa slogan tidak harus menjual produk. Hal terpenting adalah pesan yang disampaikan sesuai dengan tujuan dan mudah dipahami oleh orang yang membacanya.
Baca Juga: Brand Adalah dan Cara Membangun Brand Yang Kuat
Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai pengertian slogan menurut para ahli:
Menurut Jusuf Sjarif Badudu, slogan adalah susunan kata atau frasa yang singkat dan mudah diingat, memiliki makna yang menarik dan menonjol, serta dikemas dengan bunyi yang menarik perhatian sehingga mudah diingat.
Sukini berpendapat bahwa slogan merupakan kalimat yang singkat, padat, dan persuasif. Susunan kata dalam slogan tidak biasa dan dibuat dengan tujuan untuk menarik perhatian dan mengkomunikasikan pesan penting dalam waktu singkat.
Menurut Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, dalam bukunya yang berjudul "Marketing Management", slogan dapat diartikan sebagai kata atau frasa yang singkat, mudah diingat, dan menggambarkan manfaat utama atau karakteristik produk. Slogan juga dapat membantu membedakan merek dari pesaingnya.
Sedangkan menurut David Aaker, dalam bukunya yang berjudul "Building Strong Brands", slogan adalah kata atau frasa pendek yang mencerminkan nilai, manfaat, atau karakteristik produk. Slogan juga dapat membantu konsumen memahami pesan utama dari suatu merek.
Slogan memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Slogan membantu menyampaikan inti pesan tanpa penjelasan panjang. Hal ini berguna ketika pesan harus ditampilkan pada poster, iklan, kemasan produk, atau media promosi lainnya.
Slogan dapat berisi ajakan untuk melakukan tindakan tertentu, misalnya menjaga kebersihan, menggunakan helm, atau menghemat energi.
Dalam pemasaran, slogan dapat membantu memperkuat citra merek dan membedakan pesan sebuah produk dari produk lain.
Kalimat yang sederhana, relevan, dan mudah diucapkan cenderung lebih mudah diingat daripada pesan yang terlalu panjang atau rumit.
Slogan juga dapat digunakan dalam kampanye kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan keselamatan untuk mengingatkan masyarakat terhadap suatu hal.
Slogan yang baik tidak harus menggunakan kata-kata rumit. Justru, pesan yang sederhana sering kali lebih mudah dipahami dan diingat.
Berikut ciri-ciri slogan yang perlu diperhatikan.
Slogan sebaiknya menyampaikan satu pesan utama tanpa penjelasan yang berlebihan.
Contoh: “Hemat Energi, Selamatkan Bumi.”
Pemilihan kata yang sederhana, susunan kalimat yang jelas, dan ritme yang enak dibaca dapat membantu orang mengingat slogan.
Pembaca harus bisa memahami maksud slogan tanpa perlu menebak-nebak artinya.
Contoh: “Gunakan Helm, Lindungi Diri” menyampaikan ajakan yang jelas tentang keselamatan berkendara.
Slogan pendidikan perlu menekankan pesan yang berkaitan dengan belajar atau pengetahuan. Sementara itu, slogan produk perlu mencerminkan manfaat, karakter, atau posisi merek yang ingin dibangun.
Slogan dapat menggunakan pilihan kata, pertanyaan, perbandingan, atau permainan kata yang relevan untuk menarik perhatian audiens.
Kalimat yang terlalu panjang atau memiliki susunan kata yang rumit dapat membuat slogan sulit diingat dan disampaikan kembali.
Khusus untuk merek atau produk, slogan sebaiknya tidak terlalu umum. Pesan yang spesifik membantu membedakan merek dari pesaing.
Contoh Slogan untuk Kampanye atau Protes (Sumber: Freepik.com)
Jenis slogan dapat dikelompokkan berdasarkan tujuan dan konteks penggunaannya. Berikut kategori yang umum dijumpai.
Slogan pendidikan berisi pesan atau ajakan yang berkaitan dengan kegiatan belajar, semangat menuntut ilmu, kedisiplinan, dan pengembangan diri.
Contoh slogan pendidikan:
Slogan kesehatan digunakan untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan, menerapkan kebiasaan hidup sehat, atau meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan penyakit.
Contoh slogan kesehatan:
Slogan lingkungan berisi pesan tentang pelestarian alam, pengurangan sampah, penghematan energi, dan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.
Contoh slogan lingkungan:
Slogan kebersihan menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, baik di rumah, sekolah, kantor, maupun fasilitas umum.
Contoh slogan kebersihan:
Slogan keselamatan bertujuan mengingatkan orang agar memperhatikan keamanan saat berkendara, bekerja, atau menggunakan fasilitas umum.
Contoh slogan keselamatan:
Slogan layanan masyarakat digunakan untuk menyampaikan imbauan atau ajakan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Contoh slogan layanan masyarakat:
Slogan produk atau jasa digunakan dalam pemasaran untuk memperkenalkan manfaat, karakter, atau posisi sebuah produk di benak konsumen.
Contoh slogan produk yang bisa dijadikan inspirasi:
Contoh di atas merupakan slogan ilustratif, bukan klaim bahwa slogan tersebut digunakan oleh merek tertentu. Untuk slogan bisnis, pastikan pesan sesuai dengan manfaat produk yang benar-benar dapat diberikan.
Slogan perusahaan atau organisasi biasanya mencerminkan nilai, tujuan, atau janji yang ingin disampaikan kepada pelanggan maupun masyarakat.
Contoh slogan perusahaan:
Slogan perusahaan sebaiknya tidak hanya terdengar menarik, tetapi juga sesuai dengan nilai dan perilaku organisasi sehari-hari.
Slogan Adalah Kalimat Unik Sebuah Brand, dengan Ciri Simple Tapi Signifikan (Sumber: Freepik.com)
Setiap slogan yang efektif terdiri dari unsur-unsur yang memastikan pesan yang disampaikan mudah dipahami, mudah diingat, dan memotivasi orang untuk bertindak. Berikut adalah unsur-unsur penting yang terdapat pada sebuah slogan:
Dengan memperhatikan unsur-unsur di atas, Anda dapat membuat slogan yang efektif dan memotivasi konsumen untuk bertindak.
Namun, ingatlah bahwa tidak semua slogan harus mencakup semua unsur tersebut. Pilihlah unsur yang paling sesuai dengan merek atau produk Anda dan sampaikan pesan dengan cara yang tepat.
Selain Singkat dan Signifikan, Slogan Juga Harus Unik dan Berbeda dari yang Lain (Sumber: Freepik.com)
Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh sebuah slogan yang baik dan efektif :
Slogan harus singkat, padat, dan mudah diingat agar konsumen mudah mengingatnya dan dapat dengan mudah menghubungkan dengan produk atau merek tertentu.
Slogan harus memiliki daya persuasif dan dapat mempengaruhi konsumen untuk membeli produk atau memilih merek tertentu. Dan slogan yang baik harus memiliki daya tarik yang kuat dan dapat menarik perhatian konsumen.
Slogan yang baik harus unik dan membedakan produk atau merek dari pesaingnya. Harus sesuai dengan merek atau produk yang dipromosikan, dan harus mencerminkan nilai dan citra merek yang ingin dibangun.
Slogan yang baik harus menggambarkan karakteristik atau manfaat produk dengan cara yang menarik dan mudah diingat.
Slogan harus mudah diucapkan dan diucapkan dengan jelas agar mudah dipahami dan diingat oleh konsumen.
Dengan memperhatikan ciri-ciri di atas, maka dapat membantu dalam pembuatan slogan yang efektif dan memenuhi tujuan komunikasi merek atau produk yang ingin disampaikan.
Berikut adalah beberapa tips dan trik dalam membuat slogan yang efektif, antaranya :
Slogan yang efektif harus fokus pada manfaat produk atau merek, bukan fitur produk. Cari tahu manfaat apa yang ingin ditawarkan oleh merek atau produk dan gunakan sebagai dasar dalam membuat slogan.
Membuat slogan yang unik adalah kunci dalam membuat merek atau produk berbeda dengan yang lain. Pastikan slogan tidak terdengar umum dan membosankan.
Slogan yang mudah diingat akan membantu merek atau produk Anda terus dipikirkan oleh konsumen. Buatlah kata-kata atau frasa yang singkat, mudah diucapkan, dan mudah diingat.
Kata-kata yang kuat dapat mempengaruhi konsumen dan meninggalkan kesan yang kuat. Gunakan kata-kata yang memiliki daya tarik dan dapat memancing minat konsumen.
Slogan yang dibuat harus sesuai dengan target pasar. Pilih kata-kata yang sesuai dengan kepribadian dan nilai-nilai yang dihargai oleh target pasar.
Menggunakan perbandingan dapat membantu konsumen memahami manfaat produk atau merek. Perbandingan yang dilakukan haruslah positif dan tidak merendahkan merek atau produk pesaing.
Sebelum memutuskan untuk menggunakan slogan tertentu, uji coba slogan dengan konsumen potensial untuk mendapatkan umpan balik dan saran perbaikan. Dengan begitu, slogan dapat disesuaikan dan dibuat lebih efektif.
Dengan mengikuti tips dan trik di atas, Anda dapat membuat slogan yang efektif dan memenuhi tujuan komunikasi merek atau produk Anda.
Baca Juga: Brand Awareness adalah Kesadaran, Begini Penjelasannya
Berikut adalah beberapa contoh slogan yang bisa menjadi inspirasi dalam membuat slogan:
Contoh Slogan Brand Nike (Sumber: Nike)
Nike adalah sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang desain, pengembangan, pemasaran, dan penjualan produk alas kaki, pakaian, dan peralatan olahraga.
Brand Nike didirikan pada tahun 1964 oleh Phil Knight dan Bill Bowerman di Oregon, Amerika Serikat, dan saat ini telah menjadi salah satu merek terkemuka di dunia dalam industri olahraga.
Nike terkenal dengan slogan "Just Do It" yang terus dikenal hingga saat ini, dan telah berkolaborasi dengan berbagai atlet terkenal dan tim olahraga di seluruh dunia.
Apple adalah perusahaan teknologi multinasional yang terkenal dengan produk-produk seperti iPhone, iPad, MacBook, dan Apple Watch. Slogan yang sering dikaitkan dengan brand Apple adalah "Think Different" yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997.
Slogan ini mempromosikan nilai-nilai kreativitas dan inovasi yang dianut oleh Apple dan sering dikaitkan dengan keberhasilan produk-produk mereka. Apple dikenal dengan inovasi produk yang terus menerus, desain yang elegan, dan sistem operasi yang mudah digunakan.
Slogan yang sering dikaitkan dengan brand McDonald's adalah "I'm Lovin' It" yang diperkenalkan pada tahun 2003. Slogan ini dimaksudkan untuk mempromosikan nilai-nilai kegembiraan, kelezatan, dan kenyamanan yang dirasakan oleh konsumen ketika mengkonsumsi produk McDonald's.
Salah Satu Tagline Ikonik Milik Brand Indonesia (Sumber: ik.imagekit.io)
Slogan "Indomie Seleraku" digunakan untuk mempromosikan Indomie sebagai makanan yang disukai oleh banyak orang, dan menyampaikan bahwa Indomie cocok dikonsumsi kapan saja dan di mana saja.
Slogan "Kopiko, Gantinya Ngopi" digunakan untuk mempromosikan Kopiko sebagai pengganti kopi yang praktis dan enak dikonsumsi kapan saja dan di mana saja.
Slogan ini menekankan bahwa konsumen dapat menikmati rasa kopi yang autentik dan berkualitas tanpa perlu membuat kopi yang rumit.
Contoh tagline dari brand Sari Roti (Sumber: Sari Roti)
Slogan "Rotinya Indonesia" digunakan untuk menunjukkan bahwa Sari Roti merupakan roti yang dibuat di Indonesia, untuk orang Indonesia, dengan bahan-bahan berkualitas dari Indonesia.
Slogan ini juga menunjukkan komitmen Sari Roti dalam mendukung produk lokal dan menjadi bagian dari mendorong perekonomian Indonesia.
Slogan "Apapun makanannya, minumnya Teh Botol SOSRO" menunjukkan bahwa Teh Botol Sosro adalah minuman teh yang cocok untuk disantap dengan berbagai jenis makanan, dari nasi hingga mie, sehingga menjadi pilihan utama dalam berbagai situasi makan.
Slogan ini menunjukkan betapa seringnya Teh Botol Sosro dihadirkan di berbagai acara makan, dan telah menjadi salah satu bagian dari tradisi minum teh di Indonesia
Beecloud adalah sebuah brand software akuntansi online berbasis cloud asal Indonesia yang menyediakan solusi untuk membantu pengelolaan keuangan bisnis. Slogan "Bisnisnya Jalan, Bossnya jalan-jalan" menggambarkan bahwa dengan menggunakan software akuntansi Beecloud.
Pengguna dapat dengan mudah mengelola keuangan bisnis dari mana saja dan kapan saja, sehingga pemilik bisnis bisa lebih leluasa untuk melakukan perjalanan atau melakukan aktivitas lainnya tanpa harus khawatir terkendala dengan tugas keuangan bisnis.
Slogan-slogan di atas memiliki karakteristik yang berbeda, namun semua memiliki kekuatan untuk mengkomunikasikan pesan merek yang kuat, mudah diingat, dan memotivasi konsumen untuk bertindak.
Slogan, tagline, dan motto sering dianggap sama karena ketiganya menggunakan kalimat pendek. Namun, penggunaannya dapat berbeda.
| Aspek | Slogan | Tagline | Motto |
|---|---|---|---|
| Fokus | Pesan, ajakan, atau kampanye | Identitas dan posisi merek | Prinsip atau nilai yang dipegang |
| Penggunaan | Iklan, kampanye, edukasi | Komunikasi merek | Organisasi atau individu |
| Contoh konteks | Kampanye menjaga kebersihan | Kalimat khas sebuah merek | Prinsip kerja perusahaan |
Dalam praktik pemasaran, batas antara slogan dan tagline tidak selalu tegas. Sebuah merek bisa menggunakan slogan untuk kampanye tertentu sekaligus memiliki tagline yang lebih konsisten dalam komunikasi mereknya.
Karena itu, pemilihan istilah sebaiknya mengikuti fungsi dan konteks penggunaannya, bukan sekadar bentuk kalimatnya.
Membuat slogan tidak harus dimulai dengan mencari kata-kata yang terdengar unik. Mulailah dengan menentukan pesan yang ingin disampaikan.
Tentukan apakah slogan dibuat untuk promosi produk, kampanye sosial, pendidikan, atau identitas perusahaan.
Tujuan yang jelas membantu Anda memilih pesan dan gaya bahasa yang tepat.
Pahami siapa yang akan membaca slogan tersebut. Gunakan bahasa yang sesuai dengan kebiasaan, kebutuhan, dan cara berpikir audiens.
Slogan untuk anak sekolah tentu berbeda dengan slogan untuk pelanggan bisnis.
Hindari memasukkan terlalu banyak manfaat atau ajakan dalam satu kalimat.
Misalnya, jika ingin membuat slogan untuk layanan pencatatan keuangan, tentukan apakah pesan utamanya adalah kemudahan pencatatan, keteraturan laporan, atau efisiensi kerja.
Pilih kata yang mudah dipahami dan diucapkan. Jangan menggunakan istilah rumit hanya agar slogan terdengar lebih canggih.
Untuk slogan produk, cari manfaat atau karakter yang membedakan produk dari pilihan lain. Hindari klaim umum yang bisa digunakan oleh semua merek.
Jangan berhenti pada satu kalimat. Buat beberapa pilihan dengan pendekatan berbeda, misalnya berfokus pada manfaat, pengalaman, atau ajakan.
Setelah itu, bandingkan mana yang paling sesuai dengan tujuan dan karakter merek.
Tunjukkan pilihan slogan kepada beberapa orang yang mewakili target audiens. Tanyakan pesan apa yang mereka tangkap, apakah kalimatnya mudah diingat, dan apakah mereka memahami maksudnya.
Untuk kebutuhan bisnis, uji slogan dalam materi pemasaran yang relevan dan evaluasi apakah pesan tersebut membantu komunikasi produk.
Ada beberapa kesalahan yang dapat membuat slogan kurang efektif.
Slogan yang baik bukan sekadar terdengar menarik. Pesannya harus relevan, mudah dipahami, dan sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Slogan adalah kalimat singkat yang digunakan untuk menyampaikan pesan, mengajak audiens melakukan sesuatu, atau memperkuat identitas produk dan organisasi.
Ciri slogan yang baik antara lain singkat, mudah diingat, memiliki pesan yang jelas, relevan dengan tujuan, dan sesuai dengan audiens. Jenis slogan dapat dibedakan berdasarkan penggunaannya, seperti slogan pendidikan, kesehatan, lingkungan, keselamatan, layanan masyarakat, produk, dan perusahaan.
Untuk membuat slogan yang efektif, tentukan tujuan, kenali audiens, fokus pada satu pesan utama, gunakan bahasa sederhana, dan uji pemahamannya sebelum digunakan.
Dengan pendekatan tersebut, slogan dapat menjadi bagian dari komunikasi yang lebih jelas dan konsisten, baik untuk kampanye sosial maupun pemasaran bisnis.
Slogan adalah kalimat singkat yang digunakan untuk menyampaikan pesan, ajakan, atau identitas secara mudah diingat. Slogan dapat digunakan dalam pendidikan, kampanye sosial, pemasaran, dan komunikasi perusahaan.
Arti slogan adalah pesan utama yang dirangkum dalam kalimat pendek agar mudah dipahami dan diingat oleh audiens.
Ciri-ciri slogan antara lain singkat, mudah diingat, memiliki pesan yang jelas, sesuai dengan tujuan, menarik perhatian, mudah diucapkan, dan relevan dengan audiens.
Jenis slogan berdasarkan penggunaannya antara lain slogan pendidikan, kesehatan, lingkungan, kebersihan, keselamatan, layanan masyarakat, produk atau jasa, serta perusahaan atau organisasi.
Contoh slogan produk yang dibuat untuk ilustrasi adalah “Rasa Nikmat, Teman Setiap Saat” dan “Lebih Praktis untuk Aktivitas Harian”. Untuk merek tertentu, gunakan slogan yang sudah diverifikasi agar tidak salah mengaitkan kalimat dengan merek tersebut.
Salah satu slogan Indomie yang dikenal luas adalah “Indomie Seleraku”. Kalimat ini menghubungkan merek dengan selera konsumen dan kebiasaan makan sehari-hari.
Contohnya, “Hemat Energi, Selamatkan Bumi”. Kalimat tersebut singkat, mudah dipahami, dan menyampaikan ajakan yang jelas.
Slogan dapat menggunakan kalimat ajakan, pernyataan singkat, imbauan, atau permainan kata. Jenis kalimat yang dipilih harus sesuai dengan tujuan pesan dan audiens yang dituju.







