Logo Bee Web

Planning Adalah Perencanaan, Ini Fungsi dan Contohnya dalam Bisnis

planning adalah perencanaan, dalam bisnis istilah ini menggambarkan bagaimana proses sebuah bisnis direncanakan dari visi-misi hingga evaluasi
Penulis:
Lutfatul Malihah
Kategori:
Terbit: 12 Dec 2023
Diperbarui: 28 Oct 2026

Banyak berbagi banyak rejeki :

Daftar Isi

Planning adalah perencanaan, yaitu proses menentukan tujuan dan menyusun langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapainya. Dalam manajemen, planning membantu seseorang atau organisasi menentukan apa yang ingin dicapai, bagaimana cara mencapainya, sumber daya yang dibutuhkan, dan kapan tindakan harus dilakukan.

Contoh planning dalam bisnis adalah menyusun target penjualan bulanan, menentukan anggaran pemasaran, membuat jadwal produksi, dan menetapkan strategi untuk meningkatkan jumlah pelanggan.

Dengan perencanaan yang jelas, kegiatan bisnis dapat berjalan lebih terarah, penggunaan sumber daya lebih terkontrol, dan hasil pekerjaan lebih mudah dievaluasi.

Artikel ini membahas arti planning, fungsi dalam manajemen, tahapan penyusunannya, serta contoh planning sederhana yang dapat diterapkan dalam bisnis.

Apa itu Planning? Planning Adalah …

Planning Adalah Perencanaan

Planning berasal dari bahasa Inggris yang artinya perencanaan (Credit: Freepik.com)

Secara bahasa, planning berasal dari bahasa Inggris yang berarti perencanaan. Kata ini merujuk pada proses memikirkan dan menyusun tindakan sebelum suatu kegiatan dilaksanakan.

Dalam manajemen, planning merupakan salah satu fungsi dasar yang digunakan untuk menentukan tujuan dan cara terbaik untuk mencapainya.

Perencanaan tidak hanya berkaitan dengan menentukan target. Proses ini juga meliputi analisis kondisi saat ini, pemilihan strategi, penentuan prioritas, pembagian tanggung jawab, serta penyusunan jadwal dan anggaran.

Sebagai contoh, pemilik toko ingin meningkatkan penjualan dalam tiga bulan ke depan. Ia perlu melihat data penjualan sebelumnya, menentukan target yang realistis, memilih strategi promosi, menetapkan anggaran, dan memantau hasilnya.

Rangkaian langkah tersebut merupakan bagian dari planning.

Baca Juga: 9 Langkah Cara Membuat Marketing Plan Paling Efektif

Fungsi Planning dalam Bisnis

Perencanaan memiliki peran yang cukup krusial dalam bisnis, yakni:

1. Mengarahkan Visi dan Misi

Dalam proses awal bisnis, perencanaan bisnis ini membantu Anda  menetapkan visi dan misi perusahaan. Dengan merumuskan tujuan jangka panjang, perusahaan dapat memiliki pandangan yang jelas tentang arah yang ingin diambil, memberikan fokus yang konsisten kepada seluruh organisasi.

2. Mengelola Sumber Daya

Kedua adalah membantu dalam pengelolaan sumber dimana, dalam hal-hal yang bersangkutan dengan operasional bisnis sudah tercantum dalam planning yang disusun di awal.

Termasuk alokasi dana, tenaga kerja, waktu, dan aset lainnya. Dengan rinci bagaimana sumber daya ini akan digunakan, perusahaan dapat memaksimalkan produktivitas dan menghindari pemborosan.

3. Mengidentifikasi Peluang dan Risiko

Berikutnya adalah mengidenti potensi resiko bisnis, hal ini bisa dilakukan setelah melalui proses analisis lingkungan eksternal dan internal.

Dengan perencanaan ini dapat memberikan landasan untuk membuat keputusan strategis yang informasinya didukung oleh pemahaman yang mendalam tentang pasar dan lingkungan bisnis.

4. Mengembangkan Strategi dan Rencana Tindakan

Tidak hanya itu saja, perencanaan bisnis juga bisa membantu Anda merinci strategi yang akan diadopsi perusahaan untuk mencapai tujuan-tujuannya.

Ini mencakup rencana taktis dan operasional yang memberikan panduan langkah demi langkah untuk mencapai target jangka pendek dan jangka panjang.

5. Mengukur Kinerja dan Melakukan Evaluasi

Fungsi terakhir business planning adalah mencakup pengembangan metrik dan indikator kinerja yang memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi kemajuan mereka.

Melalui pemantauan secara teratur, perusahaan dapat mengidentifikasi apakah strategi yang diimplementasikan berhasil atau apakah penyesuaian perlu dilakukan.

Cara Sederhana Menyusun Perencanaan Bisnis

Perencanaan Bisnis

Ilustrasi proses perencanaan bisnis (Credit: Frepik.com)

Berikut langkah-langkah menyusun planning bisnis secara sederhana yang bisa Anda jadikan sebagai referensi:

1. Menentukan Tujuan Bisnis

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan ketika mulai menyusun planning adalah dengan menentukan tujuan dari bisnis, seperti merumuskan visi jangka panjang dan misi perusahaan.

Visi mencerminkan gambaran masa depan yang diinginkan, sementara misi menetapkan tujuan inti perusahaan dan nilai-nilai yang dianut.

2. Analisis SWOT

Berikutnya, untuk memperkuat perencanaan yang Anda susun melakukan analisis terlebih dahulu, baik analisa bisnis, pasar, peluang, hingga kelemahan. Ini bisa Anda lakukan menggunakan metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).

Selain itu, metode analisis ini juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kekuatan internal, kelemahan, peluang, dan ancaman eksternal perusahaan. Ini membantu dalam memahami posisi relatif dan memberikan landasan untuk strategi.

2. Rancang Strategi

Jika proses analisis sudah dilakukan berikutnya adalah menentukan strategi untuk mencapai tujuan bisnis dan sesuaikan dengan hasil analisa yang sudah Anda lakukan sebelumnya.

Fokuskan pada strategi pemasaran, operasional, keuangan, dan sumber daya manusia. Pastikan strategi tersebut selaras dengan visi dan tujuan perusahaan.

3. Alokasikan Sumber Daya

Langkah selanjutnya adalah alokasikan sumber daya seperti anggaran, tenaga kerja, dan waktu sesuai dengan prioritas strategis. Pastikan bahwa penggunaan sumber daya mendukung pencapaian tujuan bisnis.

4. Rencanakan Penggunaan Teknologi

Selanjutnya adalah mulai rencanakan untuk menggunakan teknologi, dimana penggunaan teknologi dalam bisnis bukan hal asing lagi, melainkan menjadi kebutuhan untuk menunjang efisiensi kerja.

Seperti menggunakan media sosial sebagai promosi, aplikasi kasir untuk meningkatkan pelayanan, software akuntansi untuk mengelola keuangan dan beberapa lainnya. Meskipun membutuhkan biaya lebih ketika menggunakannya, namun Anda bisa menghemat biaya operasional jauh lebih banyak di masa depan.

Salah satu rekomendasi software akuntansi online cocok untuk UMKM ada Beecloud, miliki fitur pencatatan transaksi, kontrol stok, manajemen aset hingga laporan akuntansi dengan harga raturan ribu saja perbulan mudahkan Anda kelola bisnis dalam jangka panjang. Klik banner di bawah ini untuk informasi selengkapnya!

Beecloud Untuk Laporan Keuangan Usaha Umkm

5. Evaluasi Berkala

Terakhir adalah tetapkan jadwal untuk memantau dan mengevaluasi kemajuan. Lakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja perusahaan, dan sesuaikan rencana jika diperlukan berdasarkan hasil pemantauan.

Baca Juga: Contoh Perencanaan Usaha: Tips Membuat Usaha yang Sukses

Contoh Planning dalam Bisnis

Berikut contoh planning sederhana untuk meningkatkan penjualan sebuah toko selama satu bulan.

Tujuan: meningkatkan penjualan bulanan sebesar 10% dibandingkan bulan sebelumnya.

Contoh ini bersifat ilustratif. Target perlu disesuaikan dengan kondisi bisnis yang sebenarnya.

Komponen Rencana
Tujuan Meningkatkan penjualan bulanan sebesar 10%
Analisis awal Memeriksa penjualan produk, jumlah transaksi, dan pola pembelian pelanggan
Strategi Memprioritaskan produk yang paling diminati dan memperbaiki promosi
Tindakan Menyusun paket produk, menjalankan promosi terpilih, dan menghubungi pelanggan yang relevan
Anggaran Menetapkan batas biaya promosi sesuai kemampuan bisnis
Penanggung jawab Pemilik toko dan staf yang menangani penjualan
Periode Satu bulan
Indikator evaluasi Omzet, jumlah transaksi, margin, dan biaya promosi

Bagaimana cara mengevaluasi planning tersebut?

Pada akhir bulan, bandingkan hasil aktual dengan target yang ditentukan.

Jika omzet meningkat, periksa apakah peningkatan tersebut juga menghasilkan margin yang sehat. Kenaikan penjualan belum tentu meningkatkan keuntungan apabila diskon atau biaya promosi terlalu besar.

Jika target tidak tercapai, evaluasi faktor penyebabnya, misalnya permintaan pelanggan, ketersediaan stok, efektivitas promosi, atau perubahan harga.

Dengan demikian, evaluasi planning tidak hanya melihat apakah target tercapai, tetapi juga memahami faktor yang memengaruhi hasil.

Contoh Planning dalam Manajemen

Planning digunakan di berbagai fungsi manajemen. Bentuknya dapat berbeda sesuai tujuan masing-masing bagian.

1. Planning pemasaran

Tim pemasaran menyusun rencana untuk meningkatkan jumlah calon pelanggan melalui konten, iklan, promosi, atau kegiatan pemasaran lainnya.

Rencana dapat mencakup target, anggaran, jadwal kampanye, pembagian tugas, dan indikator keberhasilan.

2. Planning keuangan

Perusahaan menyusun rencana anggaran untuk memperkirakan pendapatan, pengeluaran, kebutuhan kas, dan prioritas penggunaan dana.

Tujuannya agar pengeluaran dapat dikendalikan dan kebutuhan operasional tetap terpenuhi.

3. Planning operasional

Planning operasional membantu mengatur aktivitas harian, seperti jadwal kerja, pembelian bahan baku, persediaan, kapasitas produksi, dan pengiriman barang.

Perencanaan yang baik membantu mengurangi keterlambatan dan penggunaan sumber daya yang tidak efisien.

4. Planning sumber daya manusia

Perusahaan merencanakan kebutuhan tenaga kerja, pembagian tugas, pelatihan, dan jadwal kerja sesuai kebutuhan operasional.

Hal ini membantu memastikan pekerjaan dapat diselesaikan dengan kapasitas tim yang tersedia.

Contoh Planning Bisnis Kuliner

Berikut beberapa contoh planning bisnis sederhana dari beberapa bidang usaha:

1. Visi dan Misi

  • Visi: Menjadi destinasi kuliner terkemuka yang menyediakan pengalaman gastronomi unik.
  • Misi: Memberikan hidangan berkualitas tinggi dengan bahan baku lokal, mempromosikan keberlanjutan, dan menciptakan atmosfer hangat bagi pelanggan.

2. Analisis SWOT

  • Strengths: Koki berpengalaman, menu inovatif.
  • Weaknesses: Ketergantungan pada pasokan lokal.
  • Opportunities: Kemitraan dengan penyedia lokal, ekspansi menu.
  • Threats: Persaingan ketat di pasar kuliner.

3. Tujuan Bisnis

  • Meningkatkan penjualan sebesar 20% dalam 12 bulan.
  • Membuka dua cabang baru dalam dua tahun.
  • Memberikan kualitas terbaik dan konsisten kepada pelanggan.
  • Menjadi usaha jangka panjang dan bermanfaat untuk banyak orang

4. Strategi

  • Fokus pada pemasaran online dan media sosial.
  • Kolaborasi dengan penyedia lokal untuk mendapatkan bahan berkualitas.
  • Menawarkan menu yang menarik dan berbeda setiap harinya
  • Menarik dan unik

5. Alokasi Sumber Daya

Contoh Rincian Anggaran Bisnis Kuliner

Ilustrasi rencana anggaran usaha kuliner (Credit: bee.id)

  • 20% dari anggaran untuk pemasaran.
  • Peningkatan kapasitas dapur dengan investasi 15%.

6. Rencana Taktis dan Operasional

  • Pelatihan karyawan untuk meningkatkan pelayanan.
  • Peluncuran menu baru setiap musim.
  • Menawarkan program menarik kepada pelanggan, seperti diskon, membership dan sejenisnya.
  • Desain lokasi restoran menarik dan unik

7. Pemantauan dan Evaluasi

  • Tinjauan kinerja penjualan setiap bulan.
  • Umpan balik pelanggan melalui survey online.
  • Perbaiki hal-hal yang dirasa kurang efisien.
  • Evaluasi rasa makanan dan seterusnya.

Begitulah gambaran sederhana mengenai contoh planning bisnis kuliner secara sederhana yang bisa Anda jadikan referensi dan panduan ketika akan membuka usaha.

Apa Perbedaan Planning dan Plan?

Planning dan plan berkaitan, tetapi penggunaannya berbeda.

Istilah Arti Contoh penggunaan
Planning Proses atau kegiatan perencanaan Business planning
Plan Rencana yang disusun Marketing plan
Planning process Proses perencanaan Planning process perusahaan
Planning stage Tahap perencanaan Planning stage proyek

Secara sederhana, planning lebih menekankan proses merencanakan, sedangkan plan merujuk pada rencana atau susunan tindakan yang dihasilkan.

Contoh kalimat:

  • We are planning a new marketing campaign. Artinya, kami sedang merencanakan kampanye pemasaran baru.
  • The marketing plan is ready. Artinya, rencana pemasaran sudah siap.

Apa Perbedaan Planning dan Perencanaan Strategis?

Planning merupakan istilah umum untuk proses perencanaan. Perencanaan strategis atau strategic planning adalah bentuk perencanaan yang lebih berfokus pada arah jangka panjang, prioritas utama, dan cara organisasi mencapai tujuan strategisnya.

Aspek Planning Umum Strategic Planning
Fokus Tujuan dan tindakan yang perlu dilakukan Arah dan prioritas strategis
Cakupan Dapat berupa kegiatan harian hingga jangka panjang Biasanya berfokus pada arah jangka menengah atau panjang
Contoh Menyusun jadwal promosi bulanan Menentukan segmen pasar yang ingin dikembangkan perusahaan

Keduanya saling berkaitan. Perencanaan strategis menetapkan arah utama, sedangkan rencana taktis dan operasional menerjemahkannya menjadi kegiatan yang lebih konkret.

Apa Saja Kendala dalam Planning?

Perencanaan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Beberapa kendala yang umum terjadi adalah:

  • Tujuan tidak jelas. Tim kesulitan menentukan prioritas karena hasil yang diharapkan tidak terukur.
  • Data kurang memadai. Rencana dibuat berdasarkan perkiraan tanpa memeriksa kondisi bisnis yang sebenarnya.
  • Anggaran tidak realistis. Biaya yang dibutuhkan lebih besar daripada sumber daya yang tersedia.
  • Tanggung jawab tidak jelas. Pekerjaan terlambat karena tidak ada penanggung jawab yang ditetapkan.
  • Tidak ada evaluasi berkala. Hambatan baru diketahui ketika hasil sudah jauh dari target.
  • Rencana terlalu kaku. Organisasi tidak menyesuaikan tindakan ketika kondisi pasar atau kebutuhan berubah.

Untuk mengurangi kendala tersebut, buat rencana yang terukur, tetapkan tanggung jawab, gunakan data yang relevan, dan evaluasi hasil secara berkala.

Kesimpulan

Planning adalah perencanaan, yaitu proses menentukan tujuan dan menyusun langkah untuk mencapainya. Dalam manajemen, planning membantu menetapkan prioritas, memilih strategi, mengalokasikan sumber daya, mengantisipasi risiko, dan mengevaluasi hasil.

Contoh planning dalam bisnis antara lain menyusun target penjualan, merencanakan anggaran, menentukan strategi pemasaran, dan mengatur kegiatan operasional.

Agar efektif, planning perlu didasarkan pada informasi yang relevan, memiliki tujuan yang jelas, disertai pembagian tugas dan jadwal, serta dievaluasi berdasarkan hasil aktual.

Dengan perencanaan yang terarah, bisnis dapat mengambil keputusan dengan lebih terstruktur dan menggunakan sumber daya sesuai prioritas.

FAQ tentang Planning

Planning artinya apa?

Planning artinya perencanaan, yaitu proses menentukan tujuan dan menyusun langkah untuk mencapai tujuan tersebut.

Apa yang dimaksud dengan planning dalam manajemen?

Planning dalam manajemen adalah proses menetapkan tujuan organisasi, memilih strategi, menentukan tindakan, dan mengalokasikan sumber daya untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Apa contoh planning?

Contoh planning adalah menyusun target penjualan bulanan, membuat anggaran pemasaran, menentukan jadwal produksi, dan merencanakan kebutuhan tenaga kerja.

Apa fungsi planning?

Fungsi planning antara lain menentukan tujuan, mengarahkan tindakan, mengalokasikan sumber daya, mengantisipasi risiko, menjadi pedoman kerja, dan memudahkan evaluasi.

Apa perbedaan plan dan planning?

Planning merujuk pada proses perencanaan, sedangkan plan merujuk pada rencana yang dihasilkan. Contohnya, planning a campaign berarti merencanakan kampanye, sedangkan campaign plan berarti rencana kampanye.

Apa itu planning dalam bisnis?

Planning dalam bisnis adalah proses menentukan tujuan usaha dan menyusun langkah untuk mencapainya, termasuk perencanaan pemasaran, keuangan, operasional, dan sumber daya manusia.

Artikel Populer

Feedback Artinya: Jenis, Fungsi, beserta Cara Mendapatkannya
Suatu istilah yang dipakai masyarakat untuk menilai aktivitas seseorang ialah umpan balik atau feedback artinya dalam ba...
Baca Selengkapnya
[DOWNLOAD] Contoh Excel Laporan Keuangan Lengkap!
Membuat laporan keuangan dengan Excel bisa menjadi pilihan praktis bagi pemilik usaha yang ingin mulai mencatat pemasuka...
Baca Selengkapnya
10+ Contoh Kerajinan Pasar Lokal dan Potensi Bisnisnya
Kerajinan pasar lokal merupakan salah satu cerminan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat setempat, merefleksikan t...
Baca Selengkapnya
Apple to Apple Artinya Perbandingan, Ini Penjelasannya
Mungkin Anda pernah mendengar istilah apple to apple dan bertanya-tanya apa sebenarnya maknanya. Istilah apple to apple...
Baca Selengkapnya
Contoh Buku Kas Umum, Format dan Cara Mengisinya
Buku kas umum adalah sebuah alat penting dalam dunia keuangan perusahaan, seringkali menjadi sorotan utama dalam menjaga...
Baca Selengkapnya
Contoh Pembukuan Kas Masuk dan Keluar, Serta Prosesnya
Dalam mengelola keuangan usaha, salah satu pembukuan yang tidak boleh dilewatkan adalah Buku Kas, terutama contoh pembuk...
Baca Selengkapnya
Customer Service Software Akuntansi & Kasir Bee
Jam Operasional: senin - jumat jam 09.00 - 16.00 wib

Siap Mengubah Cara Anda Mengelola Bisnis

Sejak 2010, Bee telah berdedikasi untuk membantu Pengusaha di seluruh Indonesia dalam mengatasi tantangan laporan akuntansi dan keuangan. Kami siap mendukung kesuksesan bisnis Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami.
Logo Bee Web
Bee.id adalah brand dari PT BITS Miliartha, perusahaan penyedia software akuntansi terbaik dan aplikasi pembukuan usaha untuk membantu pemilik bisnis dan akuntan mengelola keuangan secara lebih cepat, mudah, dan akurat. Sebagai solusi akuntansi UMKM yang telah digunakan ribuan pengguna di seluruh Indonesia, Bee siap bantu bisnis Anda berkembang lebih efisien. Coba sekarang! Gratis Trial atau jadwalkan Demo Gratis bersama Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Villa Kalijudan Indah H No. 18B, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Yogyakarta: Virtual Office, hanya melayani kunjungan ke lokasi
Banyuwangi: Virtual Office, hanya melayani kunjungan ke lokasi
Copyright © 2026 Bee.id
magnifiercrossmenuarrow-right