Logo Bee Web

Pengertian Neraca Lajur Akuntansi, Jenis dan Contohnya

Neraca lajur ialah lembaran kertas berbentuk lajur yang digunakan perusahaan untuk membuat laporan keuangan secara terperinci.
Penulis:
Lutfatul Malihah
Professional Reviewer:
Loly Meyca Sari Amrullah S. Ak
Kategori: ,
Terbit: 24 Jun 2022
Diperbarui: 30 Oct 2026

Banyak berbagi banyak rejeki :

Daftar Isi

Neraca lajur disebut juga dengan worksheet akuntansi, yakni merupakan lembaran kertas berkolom yang dipakai dalam proses pembukuan akuntansi secara manual. Neraca ini digunakan untuk membantu akuntan dalam menyusun laporan keuangan dengan lebih sistematis dan terstruktur.

Dalam praktiknya, neraca lajur terdiri dari beberapa kolom yang mencakup saldo akun sebelum penyesuaian, penyesuaian, saldo setelah penyesuaian, serta laporan laba rugi dan neraca.

Dengan adanya worksheet akuntansi ini, proses penyesuaian, pengelompokan, serta penyusunan laporan laba rugi dan neraca menjadi lebih mudah dilakukan. Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut ini!

Pengertian Neraca Lajur

Apa yang dimaksud dengan neraca lajur? Dalam buku Pengantar Akuntansi 1 (Teori & Praktek) 2016, karya Diyah Santi, neraca lajur adalah kertas berkolom sebagai kertas kerja yang digunakan untuk membantu pengusunan laporan keuangan.

Neraca ini berisikan semua data tentang akuntansi yang dijadikan landasan yang digunakan untuk memeriksa rekening buku besar yang sudah disesuaikan, guna memudahkan ketika akan membuat laporan keuangan.

Dalam proses siklus akuntansi, neraca ini disusun setelah pembuatan neraca saldo setelah penyesuaian, yang dikhususkan untuk membuat laporan keuangan secara manual.

Biasanya, neraca ini berisi lima lajur yang masing-masing terdiiri dari kolom debit dan kredit, mulai dari nomor akun, nama akun, neraca saldo, jurnal penyesuaian, neraca saldo setelah penesyauan, laba rugi dan neraca atau laporan posisi keuangan.

BACA JUGA: Download Format Worksheet Akuntansi (Neraca Lajur)

Apa saja akun yang ada di dalam neraca lajur? Neraca ini terdiri dari beberapa akun yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Akun-akun ini terbagi ke dalam beberapa bagian utama sesuai dengan format neraca lajur, yaitu akun dalam neraca saldo, akun penyesuaian, akun laba rugi, dan akun neraca.

Posisi Neraca Lajur dalam Siklus Akuntansi

Neraca lajur digunakan pada tahap pengolahan data sebelum laporan keuangan disusun.

Secara umum, prosesnya berkaitan dengan beberapa tahapan berikut:

  • Pencatatan transaksi: Transaksi keuangan dicatat dalam jurnal berdasarkan bukti transaksi.
  • Pemindahbukuan: Catatan jurnal dipindahkan ke akun masing-masing dalam buku besar.
  • Penyusunan neraca saldo: Saldo setiap akun dalam buku besar dirangkum untuk memeriksa keseimbangan debit dan kredit.
  • Penyesuaian akun: Akun tertentu disesuaikan agar mencerminkan kondisi keuangan pada akhir periode.
  • Penyusunan neraca lajur: Data saldo dan penyesuaian dirangkum serta dikelompokkan untuk membantu penyusunan laporan keuangan.
  • Penyusunan laporan keuangan: Informasi yang telah diperiksa digunakan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan.

Dengan adanya neraca lajur, proses pengolahan data menjadi lebih terstruktur karena informasi dari berbagai akun dapat dilihat dalam satu lembar kerja.

Komponen dalam Neraca Lajur

Neraca lajur memiliki beberapa bagian yang digunakan untuk mencatat dan mengelompokkan informasi keuangan.

Secara umum, komponen yang terdapat di dalamnya meliputi:

1. Nomor dan Nama Akun

Bagian ini berisi nomor serta nama akun yang digunakan perusahaan dalam pencatatan akuntansi.

Contohnya adalah kas, piutang usaha, persediaan, peralatan, utang usaha, modal, pendapatan, dan beban.

2. Neraca Saldo

Bagian neraca saldo berisi saldo setiap akun yang diambil dari buku besar sebelum penyesuaian.

Saldo tersebut ditempatkan pada kolom debit atau kredit sesuai dengan posisi masing-masing akun.

3. Penyesuaian

Bagian penyesuaian digunakan untuk mencatat perubahan saldo akun yang diperlukan pada akhir periode akuntansi.

Contohnya meliputi penyusutan aset tetap, pemakaian perlengkapan, dan penyesuaian beban dibayar di muka.

4. Neraca Saldo Setelah Penyesuaian

Bagian ini menunjukkan saldo akun setelah memperhitungkan penyesuaian.

Nilainya diperoleh dengan menggabungkan saldo awal dan perubahan yang tercatat pada bagian penyesuaian.

5. Laba Rugi

Bagian laba rugi berisi akun pendapatan dan beban yang digunakan untuk menghitung laba atau rugi perusahaan selama satu periode.

Selisih antara pendapatan dan beban menunjukkan hasil usaha perusahaan pada periode tersebut.

6. Neraca

Bagian neraca berisi akun aset, liabilitas, dan ekuitas yang digunakan sebagai dasar penyusunan laporan posisi keuangan.

Pengelompokan ini membantu menunjukkan posisi keuangan perusahaan setelah seluruh penyesuaian diperhitungkan.

Fungsi Neraca Lajur

Fungsi Neraca Lajur

Dalam dunia akuntansi, hal ini memainkan peranan penting dalam kegiatan manajemen keuangan sebuah perusahaan. Adapun fungsi yang perlu anda ketahui yaitu sebagai berikut:

1. Menyingkat Data Dalam Pencatatan Keuangan

Memiliki data keuangan perusahaan yang rapi dan ringkas akan mempermudah dalam mencari informasi yang berhubungan dengan transaksi keuangan ketika dibutuhkan, tentunya tanpa proses panjang.

Neraca ini dapat membantu penggunanya untuk memahami data di dalamnya sehingga dapat mempercepat analisis keuangan serta memastikan bahwa seluruh transaksi telah dicatat dengan benar.

2. Memudahkan Dalam pemeriksaan Ulang Data Keuangan

Selain itu, worksheet ini juga dapat membantu dalam proses pemeriksaan data keuangan. Dengan menggunakan neraca ini, maka proses pemeriksaan data keuangan dapat dilakukan dengan mudah sehingga mengurangi bahkan terhindar dari risiko kesalahan pencatatan keuangan.

Dengan demikian, neraca ini dapat menjadi alat untuk memudahkan akuntan atau auditor dalam menelusuri setiap transaksi yang telah dicatat, sehingga dapat mengidentifikasi kesalahan pencatatan sebelum laporan keuangan resmi dibuat.

3. Mendukung Proses Penyusunan Laporan

Laporan ini juga akan membantu memudahkan proses pembuatan laporan keuangan. Jika penggunaannya dilakukan secara tepat maka akan memudahkan sekaligus menghemat waktu dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan.

Jika Anda merasa membuat neraca lajur sudah karena harus menyesuaikan saldo pada setiap kolomnya satu persatu secara manual. Anda bisa menggunakan aplikasi pembukuan keuangan Beecloud.

Untuk itu, Beecloud dibutuhkan pada saat perusahaan ingin menyusun laporan keuangan lebih efisien, laporan akuntansi keuangan bisa langsung disusun dengan rapi tanpa harus manual lagi. Klik banner di bawah ini dan dapatkan gratis uji coba sekarang juga!

Pakai Beecloud, Software Akuntansi Online, Bantu Catat Keuangan Usaha Makin Rapi

Software Beecloud

4. Alat Prosedur Pencatatan Keuangan

Fungsi terakhir ialah sebagai petunjuk prosedur pencatatan keuangan yang sudah dijalankan oleh perusahaan benar-benar berjalan. Dengan ini, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap transaksi telah dicatat sesuai standar akuntansi yang berlaku, sehingga menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan andal.

5. Membantu Proses Pengambilan Keputusan

Neraca lajur memberikan gambaran awal mengenai kondisi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dengan informasi yang tersusun secara sistematis, manajemen dapat mengevaluasi kinerja keuangan dan menentukan strategi bisnis ke depan. Sehingga dapat digunakan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan.

Jenis Neraca Lajur

Biasanya, neraca lajur dapat disusun dengan 6 bentuk, yakni neraca lajur umum, terperinci, audit. 6 kolom, 8 kolom dan 10 kolom, berikut penjelasannya:

1. Neraca Lajur Umum

Jenis pertama adalah worksheet akuntansi umum, biasanya dipakai untuk menganalisa akun yang ada dan berbeda-beda, Biasanya terdiri dari 4 hingga 6 kolom, yang mencakup neraca saldo, jurnal penyesuaian, saldo setelah penyesuaian, serta laporan laba rugi dan neraca.

2. Neraca Lajur Terperinci

Kemudian untuk worksheet akuntansi terperinci biasanya memiliki kolom tambahan yang berisi rincian lebih mendalam, menampung semua informasi yang ada dalam neraca keuangan,

Seperti daftar hutang piutang dagang, pengeluaran produksi, atau premi asuransi. Informasi ini sering disertai dengan halaman pendukung untuk menjelaskan item tertentu secara lebih detail.

3. Neraca Lajur Audit

Selanjutnya adalah neraca audit, yakni neraca yang digunakan untuk memverifikasi keakuratan informasi akuntansi yang menjadi dasar penyusunan laporan keuangan. Jenis neraca ini membantu memastikan bahwa data yang digunakan telah sesuai dan dapat dipercaya

4. Neraca Lajur Kolom

Neraca berkolom ini dibedakan kembali menjadi 3 jenis, yakni 6 kolom, 8 kolom dan 10 kolom. Worksheet ini dibedakan berdasarkan jumlah kolom yang digunakan, yang disesuaikan dengan kebutuhan analisis dan kompleksitas transaksi.

a. Neraca 6 Kolom

Contoh Worksheet Akuntansi Neraca Lajur 6 Kolom

Kolom yang ada dalam neraca 6 kolom diantaranya adalah, nomor akun, total saldo debit dan kredir penyesuaian dan saldo yang ada di neraca setelah penyesuaian.

b. Neraca 8 Kolom

Contoh Worksheet Akuntansi 8 Kolom (Credit: bee.id)

Sedangkan kolom yang dicatat dalam neraca 8 kolom adalah nomor akun, nama akun, saldo yang disesuaikan, neraca saldo setelah penyesuaian, laporan laba rugiu dalam satu periode dan laporan posisi keuangan.

c. Neraca 10 Kolom

Contoh Worksheet Akuntansi 10 Kolom (Credit: bee.id)

Kemudian untuk neraca 10 kolom, terdiri dari seluruh kolom yang ada di neraca 8 kolom dan ditambah dengan saldo debit dan kredit setelah penutupan.

Cara Menyusun Neraca Lajur

Dalam buku "Pengantar Akuntansi", yang mungkin dilakukan dalam membuat neraca saldo adalah dengan cara sebagai berikut:

1. Menyiaplan Lembar Kerja

Langkah pertama adalah menyiapkan lembar kerja, dengan menuliskan nama perusahaan di bagian atas, judul neraca dan periode akuntansi neraca ini di buat.

2. Mengisi Nomor dan Nama Perkiraan

Selanjutnya adalah gunakan nomor akun dan nama akun yang berlaku di sebuah perusahaan. Hal ini akan menjadi referensi utama untuk memudahkan akuntan untuk mengidentifikasi setiap akun saat proses pencatatan

3. Menyusun Neraca Saldo

Langkah selanjutnya dari proses menyusun neraca lajur adalah dengan membuat neraca saldo. Neraca ini disusun dengan merangkum total saldo yang ada di buku besar dari setiap akun-akunnya. Posisi penyesuaiannya juga disesuaikan dengan posisi debit dan kreditnya.

BACA JUGA: Cara Membuat Neraca Saldo, Metode dan Contohnya

4. Mengisi Lajur Penyesuaian

Setelah neraca saldo dibuat, langkah berikutnya adalah mencatat ayat jurnal penyesuaian ke dalam lajur penyesuaian. Jurnal penyesuaian ini diperlukan untuk mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya.

Seperti penyusutan aset, pendapatan diterima di muka, atau beban dibayar di muka. Setiap akun yang memerlukan penyesuaian dicatat sesuai dengan debit atau kreditnya agar laporan keuangan menjadi lebih akurat.

5. Menyusun Neraca Saldo Disesuaikan

Setelah penyesuaian dilakukan, neraca saldo disesuaikan (adjusted trial balance) harus dibuat. Saldo dalam neraca saldo awal dikoreksi dengan angka-angka dari lajur penyesuaian dalam satu periode akuntansi.

Jika terdapat perubahan saldo akibat penyesuaian, maka saldo akhir dihitung kembali sesuai dengan aturan debit dan kredit yang berlaku. Pembukuan perusahaan ini bisa sangat membantu perusahaan dalam pembuatan laporan keuangan.

6. Menyusun Lajur Laba Rugi dan Neraca

Dalam langkah ini, akun dalam neraca saldo disesuaikan akan dipisahkan menjadi dua bagian utama:

  • Akun nominal (pendapatan dan beban) dipindahkan ke lajur laba rugi (income statement).
  • Akun riil (aset, kewajiban, dan ekuitas/modal) dipindahkan ke lajur neraca (balance sheet).

Setelah semua akun dicatat, jumlah total debit dan kredit dibandingkan untuk melihat apakah terdapat laba atau rugi.

7. Menentukan Laba atau Rugi Bersih

Setelah lajur laba rugi dan neraca disusun, langkah terakhir adalah menghitung laba atau rugi bersih. Jika total kredit dalam lajur laba rugi lebih besar dari total debit, maka perusahaan mengalami laba.

Sebaliknya, jika total debit lebih besar dari total kredit, maka perusahaan mengalami rugi. Hasil ini kemudian akan dimasukkan dalam laporan keuangan sebagai bagian dari perubahan ekuitas.

Contoh Neraca Lajur

Contoh Neraca Lajur Neraca Akuntansi

Contoh Neraca Lajur Akuntansi (Credit: bee.id)

Tujuan Neraca Lajur

Tujuan umum dari neraca lajur ialah sebagai landasan dalam memeriksa rekening yang ada di dalam buku besar yang sudah disesuaikan. Adapun tujuan lain dalam pembuatan neraca ini ialah sebagai berikut:

  • Mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan yang benar.
  • Digunakan sebagai perkiraan atau potensi yang akan terjadi ketika ada kegiatan operasional. Dengan begitu pihak manajemen terbantu dalam mengendalikan setiap pengeluaran yang dilakukan perusahaan.
  • Digunakan untuk meringkas informasi dan penggolongan dari neraca saldo yang telah disesuaikan. Hal ini juga wujud persiapan sebelum menyusun laporan keuangan resmi.
  • Mempermudah pencarian kekeliruan yang tanpa sadar dilakukan ketika pembuatan jurnal.
  • Selain itu, tujuan dibuatnya neraca ini adalah sebagai analisis data awal untuk melihat kondisi keuangan perusahaan sebelum laporan dibuat, karena didalamnya memuat data keuangan secara keseluruhan. Sehingga tampilannya lebih ringkas tanpa harus melihat data keuangan dari awal.

Perbedaan Neraca Lajur dan Neraca Saldo

Meskipun namanya mirip, neraca lajur dan neraca saldo merupakan dua hal yang berbeda.

Neraca saldo merupakan daftar saldo seluruh akun dalam buku besar yang digunakan untuk memeriksa keseimbangan debit dan kredit.

Sementara itu, neraca lajur merupakan lembar kerja yang memiliki fungsi lebih luas karena dapat memuat neraca saldo, penyesuaian, saldo setelah penyesuaian, serta pengelompokan akun untuk laporan laba rugi dan neraca.

Berikut perbedaannya:

Aspek Neraca Saldo Neraca Lajur
Pengertian Daftar saldo akun dari buku besar Lembar kerja untuk mengolah data akuntansi
Isi Saldo debit dan kredit setiap akun Saldo akun, penyesuaian, dan pengelompokan laporan
Fungsi Memeriksa keseimbangan saldo debit dan kredit Membantu pemeriksaan dan penyusunan laporan keuangan
Tingkat perincian Lebih sederhana Lebih terperinci

Jadi, neraca saldo merupakan salah satu sumber data yang dapat digunakan dalam penyusunan neraca lajur.

FAQ Seputar Neraca Lajur

1. Apakah neraca lajur wajib dibuat oleh perusahaan?

Tidak. Neraca lajur merupakan alat bantu internal dalam proses akuntansi, sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

2. Apakah neraca lajur termasuk laporan keuangan?

Tidak. Neraca lajur bukan laporan keuangan resmi, melainkan lembar kerja yang membantu proses pemeriksaan dan penyusunan laporan keuangan.

3. Apa perbedaan neraca lajur dan laporan neraca?

Neraca lajur merupakan lembar kerja yang digunakan sebelum laporan keuangan disusun. Sementara itu, laporan neraca atau laporan posisi keuangan menyajikan informasi mengenai aset, liabilitas, dan ekuitas perusahaan pada tanggal tertentu.

4. Apakah neraca lajur bisa dibuat menggunakan Excel?

Bisa. Neraca lajur dapat dibuat menggunakan Microsoft Excel atau aplikasi spreadsheet lainnya. Pengguna hanya perlu menyiapkan format kolom dan memasukkan saldo akun serta penyesuaian sesuai data akuntansi perusahaan.

5. Siapa yang bertanggung jawab menyusun neraca lajur?

Umumnya, neraca lajur disusun oleh bagian akuntansi atau staf keuangan yang bertanggung jawab mengolah data transaksi dan menyiapkan laporan keuangan perusahaan.

Kesimpulan

Dari seluruh penjelasan di atas, neraca lajur atau worksheet adalah lembar kerja akuntansi yang digunakan untuk membantu proses penyusunan laporan keuangan perusahaan secara lebih sistematis.

Dokumen ini berisi berbagai kolom yang mencatat saldo akun sebelum dan sesudah penyesuaian, sehingga mempermudah akuntan dalam melakukan perhitungan serta mendeteksi kesalahan pencatatan sebelum laporan keuangan resmi disusun.

Dengan adanya neraca lajur, perusahaan dapat menghemat waktu dalam proses pencatatan serta memastikan bahwa laporan keuangan yang dihasilkan lebih akurat dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.

Artikel Populer

Feedback Artinya: Jenis, Fungsi, beserta Cara Mendapatkannya
Suatu istilah yang dipakai masyarakat untuk menilai aktivitas seseorang ialah umpan balik atau feedback artinya dalam ba...
Baca Selengkapnya
[DOWNLOAD] Contoh Excel Laporan Keuangan Lengkap!
Membuat laporan keuangan dengan Excel bisa menjadi pilihan praktis bagi pemilik usaha yang ingin mulai mencatat pemasuka...
Baca Selengkapnya
10+ Contoh Kerajinan Pasar Lokal dan Potensi Bisnisnya
Kerajinan pasar lokal merupakan salah satu cerminan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat setempat, merefleksikan t...
Baca Selengkapnya
Apple to Apple Artinya Perbandingan, Ini Penjelasannya
Mungkin Anda pernah mendengar istilah apple to apple dan bertanya-tanya apa sebenarnya maknanya. Istilah apple to apple...
Baca Selengkapnya
Contoh Buku Kas Umum, Format dan Cara Mengisinya
Buku kas umum adalah sebuah alat penting dalam dunia keuangan perusahaan, seringkali menjadi sorotan utama dalam menjaga...
Baca Selengkapnya
Contoh Pembukuan Kas Masuk dan Keluar, Serta Prosesnya
Dalam mengelola keuangan usaha, salah satu pembukuan yang tidak boleh dilewatkan adalah Buku Kas, terutama contoh pembuk...
Baca Selengkapnya
Customer Service Software Akuntansi & Kasir Bee
Jam Operasional: senin - jumat jam 09.00 - 16.00 wib

Siap Mengubah Cara Anda Mengelola Bisnis

Sejak 2010, Bee telah berdedikasi untuk membantu Pengusaha di seluruh Indonesia dalam mengatasi tantangan laporan akuntansi dan keuangan. Kami siap mendukung kesuksesan bisnis Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami.
Logo Bee Web
Bee.id adalah brand dari PT BITS Miliartha, perusahaan penyedia software akuntansi terbaik dan aplikasi pembukuan usaha untuk membantu pemilik bisnis dan akuntan mengelola keuangan secara lebih cepat, mudah, dan akurat. Sebagai solusi akuntansi UMKM yang telah digunakan ribuan pengguna di seluruh Indonesia, Bee siap bantu bisnis Anda berkembang lebih efisien. Coba sekarang! Gratis Trial atau jadwalkan Demo Gratis bersama Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Villa Kalijudan Indah H No. 18B, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Yogyakarta: Virtual Office, hanya melayani kunjungan ke lokasi
Banyuwangi: Virtual Office, hanya melayani kunjungan ke lokasi
Copyright © 2026 Bee.id
magnifiercrossmenuarrow-right