Logo Bee Web

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa dan Cara Membuatnya

Setiap bisnis membutuhkan laporan keuangan untuk memantau dan menganalisa kondisi bisnisnya, termasuk laporan laba rugi perusahaan jasa
Penulis:
Lutfatul Malihah
Kategori:
Terbit: 3 Sep 2023
Diperbarui: 30 Oct 2026

Banyak berbagi banyak rejeki :

Daftar Isi

Hampir seluruh pengusaha membutuhkan laporan laba baik untuk perusahaan jasa maupun perusahaan dagang. Dalam artikel kali ini akan membahas tentang contoh laporan laba rugi perusahaan jasa dan cara membuatnya.

Laporan laba rugi sendiri merupakan sebagai sebuah informasi yang mencantumkan kondisi keuangan perusahaan dalam satu periode, kondisi yang disampaikan merupakan kondisi untung atau rugi dengan data penjualan dan pembelian dalam periode tersebut.

Simak penjelasan lengkapnya pada artikel di bawah ini

Karakteristik Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

4 Komponen Laba Rugi

Akun apa saja yang biasanya ada di laba rugi? Akun pendapatan, akun beban, laba dan rugi (Credit: bee.id)

Perusahaan jasa merupakan usaha yang kegiatan utamanya memberikan layanan kepada pelanggan, bukan menjual barang sebagai kegiatan utama.

Contohnya adalah usaha konsultan, bengkel, salon, biro perjalanan, jasa kebersihan, dan penyedia layanan profesional lainnya.

Karakteristik laporan laba rugi perusahaan jasa mengikuti jenis layanan dan biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan usaha tersebut.

Beberapa karakteristiknya antara lain:

  • Pendapatan berasal dari layanan: Penghasilan utama diperoleh dari jasa yang diberikan kepada pelanggan, seperti biaya konsultasi, perbaikan, perawatan, atau layanan profesional.
  • Tidak selalu memiliki persediaan barang dagang: Sebagian besar usaha jasa tidak membeli barang untuk dijual kembali sebagai kegiatan utama.
  • Memiliki biaya langsung jasa: Beberapa usaha mengeluarkan biaya yang berhubungan langsung dengan layanan, seperti honor tenaga ahli, bahan habis pakai, atau biaya tenaga teknis.
  • Memiliki beban operasional: Biaya seperti gaji administrasi, sewa tempat, listrik, internet, dan pemasaran tetap perlu dicatat.
  • Dapat memiliki pendapatan tambahan: Selain pendapatan jasa, perusahaan mungkin memperoleh pendapatan lain, misalnya bunga bank atau pendapatan dari aktivitas di luar kegiatan utama.

Tidak semua perusahaan jasa memiliki susunan akun yang sama. Karena itu, format laporan perlu disesuaikan dengan kegiatan dan jenis biaya masing-masing usaha.

Baca Juga: Laba Adalah Keuntungan, Apa Bedanya dengan Profit?

Komponen Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Sebelum membuat laporan, kenali terlebih dahulu komponen yang biasanya digunakan dalam laporan laba rugi perusahaan jasa.

1. Pendapatan Jasa

Pendapatan jasa adalah penghasilan yang diperoleh perusahaan dari layanan yang diberikan kepada pelanggan.

Contohnya:

  • Pendapatan jasa konsultasi.
  • Pendapatan jasa perbaikan.
  • Pendapatan jasa perawatan.
  • Pendapatan jasa desain.
  • Pendapatan jasa profesional lainnya.

Jika perusahaan memiliki beberapa jenis layanan, pendapatan dapat dikelompokkan berdasarkan jenis jasa agar lebih mudah dianalisis.

2. Biaya Langsung Jasa

Biaya langsung jasa merupakan biaya yang berhubungan langsung dengan penyediaan layanan kepada pelanggan.

Contohnya:

  • Honor tenaga ahli yang menangani proyek tertentu.
  • Upah teknisi untuk pekerjaan perbaikan.
  • Bahan habis pakai yang digunakan untuk memberikan layanan.
  • Biaya tenaga kerja langsung sesuai pekerjaan yang diselesaikan.

Tidak semua usaha jasa memiliki biaya langsung yang perlu disajikan secara terpisah. Pengelompokannya bergantung pada karakteristik kegiatan usaha dan kebijakan akuntansi perusahaan.

Jika biaya langsung jasa disajikan, selisih antara pendapatan jasa dan biaya tersebut dapat digunakan untuk menghitung laba kotor.

3. Laba Kotor

Laba kotor merupakan selisih antara pendapatan bersih dan biaya langsung jasa.

Rumusnya:

Laba Kotor = Pendapatan Bersih − Biaya Langsung Jasa

Komponen ini membantu perusahaan melihat hasil pendapatan setelah dikurangi biaya yang berkaitan langsung dengan layanan.

Jika perusahaan tidak memiliki biaya langsung jasa yang disajikan terpisah, laporan dapat menggunakan susunan yang lebih sederhana tanpa memaksakan adanya perhitungan laba kotor.

4. Beban Operasional

Beban operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan kegiatan usaha sehari-hari, tetapi tidak diklasifikasikan sebagai biaya langsung jasa.

Contohnya:

  • Gaji staf administrasi.
  • Sewa kantor atau tempat usaha.
  • Biaya listrik dan air.
  • Biaya internet dan telepon.
  • Biaya pemasaran.
  • Biaya administrasi.
  • Penyusutan peralatan kantor.

Beban operasional perlu dicatat berdasarkan jenis dan periode terjadinya agar perusahaan dapat mengetahui pengeluaran yang paling besar.

5. Laba Operasional

Laba operasional menunjukkan hasil kegiatan utama perusahaan setelah memperhitungkan pendapatan dan biaya operasional.

Jika perusahaan menyajikan laba kotor, rumus sederhananya:

Laba Operasional = Laba Kotor − Beban Operasional

Jika tidak ada pemisahan biaya langsung jasa, perhitungannya mengikuti struktur laporan yang digunakan perusahaan.

6. Pendapatan dan Beban Non-operasional

Komponen ini mencakup pendapatan dan beban yang tidak berasal langsung dari kegiatan utama perusahaan.

Contohnya:

  • Pendapatan bunga.
  • Keuntungan atau kerugian dari pelepasan aset.
  • Beban bunga pinjaman.
  • Biaya keuangan lainnya.

Penyajiannya secara terpisah membantu perusahaan membedakan hasil kegiatan utama dengan aktivitas di luar operasional.

7. Beban Pajak Penghasilan

Beban pajak penghasilan merupakan pajak yang diakui perusahaan berdasarkan ketentuan perpajakan dan standar akuntansi yang berlaku.

Perhitungannya perlu memperhatikan kondisi perusahaan dan ketentuan pajak yang relevan.

8. Laba atau Rugi Bersih

Laba bersih merupakan hasil akhir setelah seluruh pendapatan dan beban diperhitungkan, termasuk beban pajak penghasilan.

Jika pendapatan lebih besar daripada total beban, perusahaan memperoleh laba bersih.

Sebaliknya, jika total beban lebih besar daripada pendapatan, perusahaan mengalami rugi bersih.

Baca Juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang, Lengkap!

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa Beecloud

Berikut contoh laporan laba rugi perusahaan jasa konsultasi selama Januari 2026.

Misalnya, perusahaan memperoleh pendapatan jasa sebesar Rp50.000.000 dengan biaya langsung jasa sebesar Rp12.000.000.

Selain itu, terdapat beberapa beban operasional dan pendapatan lainnya selama periode tersebut.

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Nama Usaha: Konsultan ABC
Periode: Januari 2026

Keterangan Jumlah
Pendapatan Jasa Rp50.000.000
Biaya Langsung Jasa (Rp12.000.000)
Laba Kotor Rp38.000.000
Beban Operasional
Gaji Staf Administrasi Rp10.000.000
Beban Sewa Rp4.000.000
Beban Listrik dan Air Rp1.500.000
Beban Pemasaran Rp1.500.000
Total Beban Operasional (Rp17.000.000)
Laba Operasional Rp21.000.000
Pendapatan Bunga Rp500.000
Beban Bunga (Rp500.000)
Laba Sebelum Pajak Rp21.000.000
Beban Pajak Ilustratif (Rp4.200.000)
Laba Bersih Rp16.800.000

Catatan: Angka pajak pada contoh ini hanya ilustrasi untuk menunjukkan susunan laporan, bukan perhitungan pajak yang berlaku.

Dari laporan tersebut, Konsultan ABC memperoleh laba bersih sebesar Rp16.800.000 selama Januari 2026.

Artinya, setelah pendapatan dikurangi biaya langsung jasa, beban operasional, beban lainnya, dan pajak ilustratif, perusahaan masih menghasilkan keuntungan.

Contoh Laporan Laba Rugi Usaha Bengkel

Bengkel merupakan salah satu contoh usaha jasa yang dapat memiliki lebih dari satu sumber pendapatan.

Selain menerima pendapatan dari jasa perbaikan kendaraan, bengkel juga dapat memperoleh pendapatan dari penjualan suku cadang.

Karena itu, pencatatan pendapatan dan biaya perlu dipisahkan agar hasil usaha dapat diketahui dengan lebih jelas.

Misalnya, Bengkel ABC memiliki data keuangan selama Januari 2026 sebagai berikut:

  • Pendapatan jasa perbaikan: Rp25.000.000.
  • Penjualan suku cadang: Rp15.000.000.
  • Biaya langsung jasa perbaikan: Rp5.000.000.
  • HPP suku cadang terjual: Rp8.000.000.
  • Gaji staf administrasi: Rp5.000.000.
  • Beban sewa: Rp3.000.000.
  • Beban listrik dan air: Rp1.000.000.
  • Beban pemasaran: Rp500.000.
  • Pendapatan lainnya: Rp200.000.
  • Beban bunga: Rp200.000.
  • Beban pajak ilustratif: Rp3.500.000.

Berdasarkan data tersebut, berikut contoh laporan laba ruginya.

Contoh Laporan Laba Rugi Bengkel ABC

Periode: Januari 2026

Keterangan Jumlah
Pendapatan Jasa Perbaikan Rp25.000.000
Penjualan Suku Cadang Rp15.000.000
Total Pendapatan Rp40.000.000
Biaya Langsung Jasa (Rp5.000.000)
HPP Suku Cadang (Rp8.000.000)
Laba Kotor Rp27.000.000
Beban Operasional
Gaji Staf Administrasi Rp5.000.000
Beban Sewa Rp3.000.000
Beban Listrik dan Air Rp1.000.000
Beban Pemasaran Rp500.000
Total Beban Operasional (Rp9.500.000)
Laba Operasional Rp17.500.000
Pendapatan Lainnya Rp200.000
Beban Bunga (Rp200.000)
Laba Sebelum Pajak Rp17.500.000
Beban Pajak Ilustratif (Rp3.500.000)
Laba Bersih Rp14.000.000

Catatan: Contoh ini menggunakan asumsi biaya langsung jasa dan HPP suku cadang dapat diidentifikasi secara terpisah. Angka pajak hanya ilustrasi.

Dari contoh tersebut, Bengkel ABC memperoleh laba bersih sebesar Rp14.000.000 selama Januari 2026.

Pemisahan pendapatan jasa dan penjualan suku cadang membantu pemilik bengkel melihat sumber pendapatan serta biaya yang berkaitan dengan masing-masing kegiatan.

Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Berikut adalah langkah-langkah umum untuk membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa:

1. Kumpulkan Data Keuangan

Langkah pertama adalah dengan mengumpulkan semua informasi keuangan yang relevan untuk periode waktu yang ingin Anda analisis. Ini mencakup pendapatan dari layanan yang diberikan, biaya operasional, dan beban lain yang terkait.

2. Identifikasi Pendapatan

Berikutnya mengidentifikasi pendapatan dengan menentukan jumlah pendapatan yang dihasilkan dari berbagai layanan yang diberikan oleh perusahaan. Ini bisa mencakup berbagai jenis layanan atau produk yang perusahaan tawarkan kepada pelanggan.

3. Hitung Biaya Operasional dan Non-operasional

Selanjutnya adalah menghitung semua biaya operasional yang terkait dengan penyediaan layanan. Ini mungkin termasuk gaji dan upah pegawai, biaya overhead operasional, biaya pemasaran, biaya administrasi, dan lain-lain.

Lakukan hal yang sama pada biaya non operasional dengan menghitung semua beban non-operasional yang tidak langsung terkait dengan penyediaan layanan. Ini mungkin mencakup bunga dan biaya keuangan lainnya.

4. Hitung Laba Kotor

Jika biaya operasional dan non-operasional sudah dihitung, maka lanjutkan dengan menghitung laba kotor dihitung dengan mengurangkan biaya operasional dari pendapatan. Ini mencerminkan profitabilitas inti dari operasi jasa perusahaan sebelum mempertimbangkan beban keuangan atau pajak.

5. Hitung Laba Sebelum Pajak dan Laba Bersih

Berikutnya laba sebelum pajak dihitung dengan mengurangkan beban non-operasional dari laba kotor. Ini mencerminkan laba yang dihasilkan sebelum mempertimbangkan pajak penghasilan.

Lalu, lanjutkan dengan menghitung laba bersih dengan mengurangkan pajak penghasilan dari laba sebelum pajak. Laba ini adalah  laba akhir yang dihasilkan oleh perusahaan jasa setelah mempertimbangkan semua biaya dan pendapatan.

Note: langkah-langkah ini memberikan panduan umum. Setiap perusahaan mungkin memiliki kebutuhan dan persyaratan spesifik dalam menyusun laporan laba rugi perusahaan jasa berdasarkan karakteristik bisnis dan keuangan mereka.

Yuk gunakan software akuntansi online Beecloud, bisa bikin laporan laba rugi lima menit tanpa harus jago akuntansi. Langganan sekarang dan dapatkan gratis trial khusus pengguna pertama!

Pakai Software Akuntansi Beecloud, Laporan Laba Rugi Langsung Jadi!

Software Beecloud

Cara Menghitung Laba Bersih Perusahaan Jasa

Untuk menghitung laba bersih, perusahaan perlu memperhitungkan seluruh pendapatan dan beban selama periode tertentu.

Jika menggunakan format multiple step dan memiliki biaya langsung jasa, alur perhitungannya adalah:

1. Menghitung laba kotor

Laba Kotor = Pendapatan Bersih − Biaya Langsung Jasa

2. Menghitung laba operasional

Laba Operasional = Laba Kotor − Beban Operasional

3. Menghitung laba sebelum pajak

Laba Sebelum Pajak = Laba Operasional + Pendapatan Lainnya − Beban Lainnya

4. Menghitung laba bersih

Laba Bersih = Laba Sebelum Pajak − Beban Pajak Penghasilan

Contohnya, jika perusahaan memperoleh laba sebelum pajak Rp20.000.000 dan memiliki beban pajak ilustratif Rp4.000.000, maka:

Laba Bersih = Rp20.000.000 − Rp4.000.000

Laba Bersih = Rp16.000.000

Perlu diingat, jika perusahaan tidak memiliki biaya langsung jasa yang disajikan terpisah, susunan perhitungannya dapat lebih sederhana. Jangan mengurangi beban operasional dari pendapatan lalu menyebut hasilnya sebagai laba kotor.

FAQ Seputar Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

1. Apa saja isi laporan laba rugi perusahaan jasa?

Secara umum, laporan laba rugi perusahaan jasa dapat berisi pendapatan jasa, biaya langsung jasa jika ada, beban operasional, pendapatan dan beban lainnya, pajak penghasilan, serta laba atau rugi bersih.

Susunannya dapat berbeda sesuai karakteristik usaha.

2. Apakah perusahaan jasa memiliki HPP?

Tidak semua perusahaan jasa memiliki HPP seperti perusahaan dagang.

Namun, perusahaan jasa dapat memiliki biaya langsung untuk menghasilkan layanan, misalnya upah teknisi, honor tenaga ahli, atau bahan yang digunakan dalam pekerjaan.

Biaya tersebut dapat disajikan sebagai biaya jasa sesuai kebijakan akuntansi perusahaan.

3. Apakah usaha bengkel termasuk perusahaan jasa?

Bengkel termasuk usaha jasa karena kegiatan utamanya memberikan layanan perbaikan dan perawatan kendaraan.

Namun, bengkel juga dapat menjual suku cadang. Jika demikian, pendapatan jasa dan penjualan suku cadang sebaiknya dicatat secara terpisah.

4. Apa perbedaan laporan laba rugi perusahaan jasa dan dagang?

Perbedaan utamanya terletak pada sumber pendapatan dan biaya yang berkaitan dengan kegiatan usaha.

Perusahaan jasa memperoleh pendapatan dari layanan, sedangkan perusahaan dagang memperoleh pendapatan dari penjualan barang.

Perusahaan dagang umumnya memiliki perhitungan HPP barang dagangan, sedangkan perusahaan jasa dapat memiliki biaya langsung jasa sesuai jenis layanannya.

5. Apakah laporan laba rugi perusahaan jasa bisa dibuat di Excel?

Bisa. Excel dapat digunakan untuk mencatat pendapatan, biaya langsung jasa, beban operasional, dan menghitung laba bersih menggunakan rumus.

Namun, data transaksi tetap perlu diperiksa agar hasil laporan sesuai dengan kondisi keuangan sebenarnya.

Kesimpulan

Laporan laba rugi perusahaan jasa digunakan untuk mengetahui hasil usaha dari layanan yang diberikan selama periode tertentu.

Komponen utamanya meliputi pendapatan jasa, biaya langsung jasa jika ada, beban operasional, pendapatan dan beban lainnya, serta laba atau rugi bersih.

Setiap usaha jasa dapat memiliki susunan akun yang berbeda. Usaha konsultasi, bengkel, salon, dan jasa profesional lainnya perlu menyesuaikan pencatatan dengan jenis layanan dan biaya yang dikeluarkan.

Dengan pencatatan yang teratur dan pemisahan biaya yang tepat, pemilik usaha dapat mengetahui sumber pendapatan, mengendalikan pengeluaran, dan mengevaluasi keuntungan bisnis.

Artikel Populer

Feedback Artinya: Jenis, Fungsi, beserta Cara Mendapatkannya
Suatu istilah yang dipakai masyarakat untuk menilai aktivitas seseorang ialah umpan balik atau feedback artinya dalam ba...
Baca Selengkapnya
[DOWNLOAD] Contoh Excel Laporan Keuangan Lengkap!
Membuat laporan keuangan dengan Excel bisa menjadi pilihan praktis bagi pemilik usaha yang ingin mulai mencatat pemasuka...
Baca Selengkapnya
10+ Contoh Kerajinan Pasar Lokal dan Potensi Bisnisnya
Kerajinan pasar lokal merupakan salah satu cerminan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat setempat, merefleksikan t...
Baca Selengkapnya
Apple to Apple Artinya Perbandingan, Ini Penjelasannya
Mungkin Anda pernah mendengar istilah apple to apple dan bertanya-tanya apa sebenarnya maknanya. Istilah apple to apple...
Baca Selengkapnya
LOI Adalah Letter of Intent, Begini Contoh dan Cara Membuatnya
Sebagai pebisnis, ketika Anda ingin menjalin kerja sama, pasti langkah awalnya adalah menyampaikan maksud dan tujuan mel...
Baca Selengkapnya
(DOWNLOAD) Contoh Buku Kas Umum, Format dan Cara Mengisinya
Buku kas umum adalah catatan yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi uang masuk dan uang keluar dalam suatu usah...
Baca Selengkapnya
Customer Service Software Akuntansi & Kasir Bee
Jam Operasional: senin - jumat jam 09.00 - 16.00 wib

Siap Mengubah Cara Anda Mengelola Bisnis

Sejak 2010, Bee telah berdedikasi untuk membantu Pengusaha di seluruh Indonesia dalam mengatasi tantangan laporan akuntansi dan keuangan. Kami siap mendukung kesuksesan bisnis Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami.
Logo Bee Web
Bee.id adalah brand dari PT BITS Miliartha, perusahaan penyedia software akuntansi terbaik dan aplikasi pembukuan usaha untuk membantu pemilik bisnis dan akuntan mengelola keuangan secara lebih cepat, mudah, dan akurat. Sebagai solusi akuntansi UMKM yang telah digunakan ribuan pengguna di seluruh Indonesia, Bee siap bantu bisnis Anda berkembang lebih efisien. Coba sekarang! Gratis Trial atau jadwalkan Demo Gratis bersama Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Kontak
No. GSM klik bawah ini
Logo GSM Telp
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Villa Kalijudan Indah H No. 18B, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Yogyakarta: Virtual Office, hanya melayani kunjungan ke lokasi
Banyuwangi: Virtual Office, hanya melayani kunjungan ke lokasi
Copyright © 2026 Bee.id
magnifiercrossmenuarrow-right