Logo Bee Web

Contoh Laporan Kegiatan Usaha dan Cara Membuatnya

laporan kegiatan usaha adalah rangkuman informasi yang menyajikan data usaha sesuai kondisi, fakta dan keadaan real perusahaan.
Penulis: Lutfatul Malihah
Dipublish Tgl: Saturday, 3 February 2024

Laporan kegiatan usaha menjadi salah satu landasan perusahaan dalam mengevaluasi kinerja. Melalui laporan ini, perusahaan dapat menggambarkan pencapaian, tantangan, dan strategi yang telah diimplementasikan selama periode tertentu.

Keterbukaan dalam menyajikan informasi tentang kegiatan operasional, keuangan, dan pengembangan bisnis menjadi kunci utama bagi pemangku kepentingan untuk memahami dampak positif yang dihasilkan serta mengevaluasi potensi risiko yang mungkin dihadapi.

Dengan melibatkan para pembaca dalam perjalanan bisnis mereka, laporan kegiatan usaha tidak hanya menjadi dokumentasi yang transparan, tetapi juga sarana untuk menginspirasi inovasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Apa yang Dimaksud dengan Laporan Kegiatan Usaha?

Laporan Kegiatan Usaha

Ilustrasi penyusunan laporan kegiatan usaha (Credit: Freepik.com)

Menurut James C. Van Horne, laporan hasil usaha adalah ringkasan pendapatan dan biaya perusahaan selama satu periode yang diakhiri dengan laba rugi.

Sedangkan laporan kegiatan usaha adalah rangkuman informasi yang menyajikan data usaha sesuai kondisi, fakta dan keadaan real perusahaan. Penyusunan laporan ini bisa dilakukan sesuai dengan periode yang ditentukan, bisa per-minggu, bulan, 3 bulan dn seterusnya.

Dengan adanya laporan kegiatan usaha ini, pelaku usaha bisa lebih mudah dalam memantau perkembangan usaha secara berkala dan bisa digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bisnis dimasa yang akan datang.

Manfaat Laporan Kagiatan Usaha

Berikut adalah lima manfaat utama dari penyusunan dan penyajian laporan kegiatan usaha:

1. Evaluasi Kinerja

Manfaat pertama dari laporan kegiatan usaha adalah evaluasi kinerja, dimana laporan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang pencapaian perusahaan selama periode tertentu.

Dengan demikian memungkinkan manajemen untuk secara objektif mengevaluasi kinerja operasional, keuangan, dan strategi bisnis yang telah diimplementasikan.

Analisis terhadap target dan proyeksi yang telah ditetapkan akan membantu mengidentifikasi keberhasilan dan kekurangan.

2. Pemantauan Keuangan

Berikutnya mencakup aspek keuangan perusahaan, termasuk pendapatan, biaya, laba bersih, dan posisi keuangan secara keseluruhan. Dengan memantau parameter keuangan ini, perusahaan dapat mengidentifikasi tren, mengelola likuiditas, dan membuat keputusan keuangan yang lebih baik untuk mendukung kelangsungan bisnis.

3. Transparansi dan Akuntabilitas

Berikutnya meningkatkan transparansi perusahaan terhadap pemangku kepentingan seperti pemegang saham, kreditur, dan regulator.

Keterbukaan ini menciptakan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dan meningkatkan akuntabilitas perusahaan terhadap tindakan dan keputusan yang diambil.

4. Basis Pengambilan Keputusan

Manajemen perusahaan menggunakan laporan kegiatan ini sebagai dasar untuk pengambilan keputusan strategis. Data dan analisis yang terdapat dalam laporan membantu dalam merancang rencana bisnis yang lebih efektif, menentukan arah strategis, dan mengidentifikasi peluang atau risiko yang mungkin dihadapi.

5. Kepatuhan Regulator

Berikutnya, laporan ini sering kali merupakan persyaratan regulator dan badan pengawas. Dengan menyusun laporan yang akurat dan lengkap.

Perusahaan dapat memastikan bahwa mereka memenuhi kewajiban hukum dan regulasi yang berlaku. Ini membantu menciptakan lingkungan bisnis yang stabil dan dapat dipercaya.

Dengan kesemuanya, laporan kegiatan ini tidak hanya menjadi alat untuk merekam sejarah bisnis, tetapi juga instrumen yang sangat penting untuk mengelola, mengukur, dan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Struktur Isi Laporan Kegiatan Usaha

Secara garis besar laporan kegiatan usaha dapat disusun dengan cara berikut ini:

1. Cover

Pada bagian depan berisi tentang informasi perusahaan, mulai dari nama, logo dan alamat. Cover ini biasanya didesain lebih menarik daripada halaman lainnya.

2. Kata Pengantar

Bagian berikutnya berisi tentang garis besar dari informasi laporan, untuk menginformasikan kepada pembaca apa sebenarnya maksud dari dibuatnya laporan kegiatan.

3. Daftar Isi

Halaman selanjutnya berisi tentang bagian-bagian dari laporan, biasanya berisi tentang judul dan sub judul setiap pembahasan yang ada dalam laporan lengkap dengan nomor halamannya.

Adanya daftar isi ini akan memudahkan pengguna menemukan halaman yang ingin mereka tuju.

4. BAB I: Pendahuluan

Kemudian pada bab ini mencakup latar belakang laporan dan sub-bab yang menguraikan tujuan dan manfaat laporan kegiatan.

5. BAB II: Isi Pembahasan

Berikutnya pada bab pembahasan, berisi tentang apa saja kegiatan usaha yang dijalankan, mulai dari laporan kegiatan hingga laporan keuangan dan kendala yang ditemui.

Dalam pembuatan laporan keuangan ini Anda bisa menggunakan aplikasi pembukuan keuangan Beecloud, dengan Beecloud Anda bisa membuat laporan keuangan akurat, real time tanpa harus jago akuntansi dulu. Klik banner di bawah ini untuk informasi selengkapnya!

Pakai Beecloud, Bisa Buat Jurnal Umum Otomatis Tanpa Harus Jago Akunting Dulu

6: BAB III: Penutup

Halaman berikutnya adalah penutup, laporan ini mencakup ringkasan kegiatan bisnis yang dilakukan, diikuti dengan analisis hambatan dan solusi potensial. Selain itu, sub-bagian yang membahas kritik dan saran juga dapat disertakan.

7. Lampiran (jika ada)

Terakhir adalah lampiran, ini bersifat kondisional, jika memang ada bisa dilampirkan jika tidak ada juga tidak apa-apa. Lampiran ini bisa berupa bukti transaksi dan sejenisnya.

Contoh Laporan Kegiatan Usaha

Berikut ini beberapa contoh laporan usaha:

#Contoh Laporan Kegiatan Usaha (Text)

COVER

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat menyelesaikan laporan ini. Laporan kegiatan usaha makanan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan evaluasi atas segala aktivitas yang telah dilakukan dalam menjalankan usaha ini.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, dan kerjasama dalam pengembangan usaha ini. Semua kontribusi dan saran yang diberikan sangat berarti bagi peningkatan kualitas layanan dan produk yang kami tawarkan.

BAB I: PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam era globalisasi ini, bisnis di bidang kuliner semakin berkembang pesat. Makanan menjadi kebutuhan pokok manusia dan industri kuliner menjadi salah satu sektor yang terus berkembang. Dalam konteks tersebut, kami memulai usaha makanan dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif dalam memenuhi kebutuhan konsumen.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam usaha makanan kami meliputi identifikasi target pasar, pengelolaan bahan baku, pengembangan produk, strategi pemasaran, serta evaluasi keuangan. Rumusan masalah ini menjadi landasan dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kinerja usaha.

BAB II: ISI PEMBAHASAN

2.1 Pengelolaan Bahan Baku

Dalam menjalankan usaha makanan, pengelolaan bahan baku menjadi salah satu aspek kritis. Kami melakukan kerjasama dengan pemasok yang terpercaya, mengimplementasikan sistem inventarisasi yang efisien, dan memastikan kualitas bahan baku yang digunakan memenuhi standar keamanan pangan.

2.2 Pengembangan Produk

Untuk memenuhi selera konsumen yang beragam, kami terus melakukan inovasi dalam pengembangan produk. Riset pasar, uji coba produk, dan feedback dari pelanggan menjadi dasar utama dalam menciptakan menu-menu baru yang dapat meningkatkan daya tarik usaha kami.

2.3 Strategi Pemasaran

Dalam upaya memperluas pangsa pasar, kami mengimplementasikan strategi pemasaran yang komprehensif. Melalui media sosial, promosi khusus, dan kerjasama dengan komunitas lokal, kami berusaha membangun citra positif dan meningkatkan awareness terhadap brand kami.

2.4 Laporan Keuangan

Terdiri dari laporan neraca, perubahan modal, arus kas, laporan laba rugi dan laporan keuangan lainnya.
BAB III: PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa usaha makanan ini telah mengalami perkembangan positif. Dukungan dari konsumen, pihak terkait, dan karyawan menjadi pendorong utama dalam kesuksesan ini.

3.2 Rekomendasi

Untuk meningkatkan kinerja usaha di masa depan, kami merekomendasikan adanya peningkatan dalam pengelolaan persediaan, terus melakukan inovasi produk, dan memperluas jaringan pemasaran. Evaluasi rutin perlu dilakukan guna memastikan usaha berada pada jalur yang benar.

Demikianlah laporan ini disusun dengan harapan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan dan kinerja usaha makanan ini. Semua masukan dan saran yang diberikan akan sangat kami hargai untuk perbaikan dan pengembangan kedepannya. Terima kasih.

[Disertakan Tanda Tangan dan Nama Penanggung Jawab Usaha]

Lampiran

#Contoh Laporan Kegiatan Usaha Per-Bagian

Berikut contoh laporan kegiatan usaha lengkap:

a. Cover

Cover Laporan Kegiatan Usaha

Contoh Cover Laporan Kegiatan Usaha (Credit: Freepik.com)

b. Kata pengantar

Contoh kalimat kata pengantar laporan:

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan kegiatan usaha sederhana ini. Laporan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan evaluasi atas upaya kami dalam menjalankan kegiatan usaha yang telah berlangsung selama periode tertentu.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam kesuksesan kegiatan usaha ini. Tak lupa pula kepada para karyawan, mitra usaha, dan pelanggan yang telah menjadi bagian integral dari perjalanan kami.

Laporan ini mencakup berbagai aspek, termasuk gambaran umum tentang usaha, pencapaian yang telah diraih, kendala yang dihadapi, serta langkah-langkah yang akan diambil untuk meningkatkan kinerja usaha di masa mendatang. Semua informasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas dan transparan mengenai kondisi usaha kami.

Kami menyadari bahwa keberhasilan usaha ini tidak lepas dari dukungan dan kerjasama semua pihak. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca laporan ini sangat kami harapkan guna perbaikan dan peningkatan di masa depan.

Semoga laporan ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang perkembangan usaha kami. Terima kasih atas perhatian dan dukungan Anda.

Hormat kami,
[Your Name]
[Posisi dalam Usaha]
[Tanggal]

c. Daftar Isi

Daftar Isi

Contoh Daftar Isi Laporan Kegiatan (Credit; Bee.id)

d. Bab I: Pendahuluan

Bab I

Contoh BAB I: Pendahuluan (Credit: Bee.id)

e. Bab II: Isi Pembahasan

Bab Ii

Contoh BAB II: Pendahuluan (Credit: Bee.id)

f. Bab III: Penutup

Bab III

Contoh BAB III: Pendahuluan (Credit: Bee.id)

Kesimpulan

Secara keseluruhan, laporan kegiatan usaha ini mencerminkan pencapaian positif dan perkembangan yang signifikan dalam menjalankan bisnis makanan. Dengan pengelolaan bahan baku yang efisien, pengembangan produk yang inovatif, serta strategi pemasaran yang terarah, usaha ini berhasil mendapatkan dukungan konsumen dan memperluas pangsa pasar.

Meskipun demikian, kesimpulan ini juga menyoroti pentingnya evaluasi rutin dan perbaikan terus-menerus untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

 

Pengertian Biaya Overhead Serta Jenis dan Fungsinya
Overhead adalah sejumlah biaya yang harus dipersiapkan pada saat menjalankan bisnis, yang tidak terkait secara langsung terhadap aktivitas produksi barang
Baca Juga
Contoh Invoice Tagihan dan Cara Mudah Membuatnya
Contoh invoice tagihan adalah dokumen yang sangat penting dalam menjalankan bisnis. Karena, dokumen ini memiliki fungsi bisnis yang sangat signifikan.
Baca Juga
4 Langkah Mudah Belajar Accounting untuk Pebisnis Pemula
Salah satu hal yang turut mensukseskan bisnis yang sedang Anda bangun saat ini adalah dengan menggunakan sistem akuntansi yang baik.
Baca Juga
Pengertian Akuntansi: Fungsi, Prinsip dan Siklusnya (Lengkap)
Pengertian akuntansi secara garis besar adalah proses pembukuan, pengelolaan dan penyajian data transaksi dan beberapa data lain yang berkaitan dengan
Baca Juga
Contoh Laporan Keuangan Sederhana Menggunakan Excel
Jika saat ini Anda sedang mencari contoh laporan keuangan sederhana menggunakan excel Anda sudah sangat tepat berada di artikel ini.
Baca Juga
Neraca Saldo Perusahaan Dagang, Metode dan Contohnya
Neraca saldo perusahaan dagang adalah sebagai suatu gambaran menyeluruh tentang posisi keuangan pada suatu periode waktu tertentu, neraca saldo ini
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu