Logo Bee Web

Apa itu Sustainability dan Apa Manfaatnya Bagi Bisnis?

Artikel ini membahas tentang bisnis berkelanjutan, mulai dari definisi sustainability adalah, manfaat, hingga cara menerapkannya dalam bisnis
Penulis: Lutfatul Malihah
Kategori:
Dipublish Tgl: Friday, 4 August 2023

Bisnis berkelanjutan telah menjadi sorotan utama di era modern ini. Dalam upaya mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan kesenjangan sosial, konsep sustainability atau keberlanjutan telah menjadi pusat perhatian.

Dalam artikel ini, kita akan mempelajari pengertian sustainability, memahami tiga dimensi utamanya, dan mengungkap manfaat pentingnya bagi bisnis. Mari kita mulai!

Pengertian Sustainability Adalah

Sustainable Adalah

Istilah Sustaibable jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah berkelanjutan (Credit: Freepik.com)

Sustainability, atau keberlanjutan, adalah prinsip yang mendasari pembangunan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi masa depan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Dalam konteks bisnis, sustainability mengacu pada pendekatan yang mencakup perlindungan lingkungan, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan kesejahteraan sosial.

Baca Juga: Sustainable: Pengertian dan Pahami Kaitannya dengan Bisnis

3 Dimensi Utama Sustainability

Mari kita pelajari tiga dimensi utama sustainability yang meliputi:

1. Economic Sustainability (Keberlanjutan Ekonomi)

Dimensi ekonomi keberlanjutan berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan adil. Hal ini mencakup pengembangan usaha yang memperhitungkan dampaknya terhadap masyarakat, melibatkan praktik bisnis yang bertanggung jawab, dan menghargai prinsip-prinsip keadilan dalam memperoleh keuntungan ekonomi.

2. Social Sustainability (Keberlanjutan Sosial)

Dimensi sosial keberlanjutan berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan manusia. Bisnis berkelanjutan harus memperhatikan kepentingan semua pemangku kepentingan, termasuk karyawan, komunitas lokal, dan masyarakat secara keseluruhan. Ini melibatkan adanya keadilan, kesetaraan, dan dukungan terhadap hak asasi manusia.

3. Environmental Sustainability (Keberlanjutan Lingkungan)

Dimensi lingkungan keberlanjutan berkaitan dengan perlindungan lingkungan dan sumber daya alam.

Bisnis yang berkelanjutan harus bertindak secara bertanggung jawab terhadap lingkungan, mengurangi dampak negatif mereka, dan mengadopsi praktik yang memperhatikan konservasi, penggunaan energi terbarukan, dan pengelolaan limbah yang efisien.

Prinsip-prinsip Sustainability dalam Kegiatan Bisnis

Usaha Pertambangan Dengan Alat Berat

Aktifitas Pertambangan dengan Alat Berat (Credit: Freepik.com)

Untuk mewujudkan bisnis berkelanjutan, ada beberapa prinsip yang harus diterapkan. Berikut adalah beberapa prinsip tersebut:

1. Mengurangi Penggunaan Sumber Daya Alam

Bisnis berkelanjutan harus berupaya mengurangi penggunaan sumber daya alam dengan mengadopsi teknologi yang lebih efisien, menggunakan bahan baku yang dapat didaur ulang, dan menerapkan proses produksi yang ramah lingkungan.

2. Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Bisnis harus mengurangi emisi gas rumah kaca yang dapat berkontribusi terhadap perubahan iklim. Ini dapat dicapai melalui penggunaan sumber energi terbarukan, pengoptimalan proses produksi, dan pengurangan limbah.

3. Memproduksi Produk yang Berkelanjutan

Bisnis harus memperhatikan siklus hidup produk mereka. Hal ini melibatkan pemilihan bahan baku yang ramah lingkungan, desain produk yang tahan lama, dan kemampuan produk untuk didaur ulang atau diuraikan secara alami setelah digunakan.

4. Mengelola Limbah secara Berkelanjutan

Bisnis berkelanjutan harus mengelola limbahnya dengan bijaksana. Ini meliputi pengurangan limbah, daur ulang, dan pemusnahan yang aman dan bertanggung jawab.

5. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Berkelanjutan

Bisnis harus menciptakan lingkungan kerja yang adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi karyawan mereka. Ini mencakup melindungi hak-hak karyawan, memberikan peluang pengembangan, dan menerapkan kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi.

Manfaat Pentingnya Sustainability bagi Bisnis

Menerapkan prinsip-prinsip sustainability dalam kegiatan bisnis dapat memberikan sejumlah manfaat yang signifikan, antara lain:

1. Mengurangi Biaya Operasional

Dengan mengadopsi praktik berkelanjutan seperti efisiensi energi dan pengelolaan limbah yang baik, bisnis dapat mengurangi biaya operasional jangka panjang mereka.

Penggunaan sumber daya yang lebih efisien mengarah pada penghematan energi, air, dan bahan baku, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya.

Baca Juga: Biaya Operasional: Pengertian, Jenis dan Tips Mengelola

2. Meningkatkan Efisiensi

Dengan menerapkan teknologi dan praktik berkelanjutan, bisnis dapat meningkatkan efisiensi mereka.

Proses produksi yang lebih efisien menghasilkan penggunaan sumber daya yang lebih sedikit, waktu yang lebih singkat, dan pengurangan limbah, sehingga meningkatkan produktivitas dan efisiensi keseluruhan.

3. Meningkatkan Reputasi Perusahaan

Bisnis yang berkomitmen terhadap sustainability cenderung mendapatkan reputasi yang baik di mata konsumen dan masyarakat. Konsumen semakin memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari produk dan layanan yang mereka beli.

Dengan menjadi pelopor dalam praktik bisnis berkelanjutan, perusahaan dapat memenangkan kepercayaan pelanggan, meningkatkan citra merek, dan membedakan diri dari pesaing

4. Menarik dan Mempertahankan Pelanggan

Bisnis berkelanjutan yang menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan tanggung jawab sosial dan lingkungan cenderung menarik pelanggan yang sadar akan isu-isu tersebut.

Mereka lebih cenderung memilih produk dan layanan yang diproduksi dengan cara yang bertanggung jawab dan berdampak positif pada masyarakat dan lingkungan.

5. Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan

Dalam jangka panjang, bisnis berkelanjutan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan mengurangi dampak negatif mereka terhadap lingkungan dan masyarakat, bisnis menciptakan kesempatan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, inovasi, dan pembangunan ekonomi yang lebih seimbang.

Tantangan dalam Penerapan Sustainability

Sustainability

Salah satu tantangan dalam menjalankan bisnis sustainability adalah biaya yang besar (Credit: Freepik.com)

Dalam upaya menerapkan sustainability, bisnis sering dihadapkan pada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Pemahaman terhadap tantangan ini dapat membantu dalam merancang strategi yang efektif untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut.

Berikut adalah beberapa tantangan yang sering dihadapi dalam penerapan sustainability di dunia bisnis:

1. Biaya yang Tinggi

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh bisnis dalam menerapkan sustainability adalah biaya yang tinggi. Banyak langkah-langkah berkelanjutan, seperti investasi dalam teknologi ramah lingkungan atau perubahan dalam rantai pasok, memerlukan investasi awal yang besar.

Untuk bisnis kecil atau menengah dengan sumber daya terbatas, biaya ini bisa menjadi kendala yang signifikan. Namun, penting untuk memahami bahwa biaya ini seringkali dapat dikompensasi dengan penghematan jangka panjang, efisiensi operasional, dan manfaat jangka panjang yang lebih besar.

2. Kurangnya Kesadaran Karyawan

Kesadaran dan pemahaman yang cukup dari para karyawan tentang pentingnya sustainability juga menjadi tantangan yang perlu diatasi. Bagi penerapan sustainability yang sukses, keterlibatan dan dukungan dari seluruh organisasi sangatlah penting.

Namun, seringkali terdapat kesenjangan pengetahuan dan pemahaman di kalangan karyawan mengenai pentingnya keberlanjutan dan peran yang mereka mainkan dalam menerapkannya.

Inisiatif yang dapat diambil adalah melalui pelatihan, kampanye kesadaran, dan komunikasi yang terbuka dan jelas tentang tujuan dan manfaat sustainability.

3. Kurangnya Dukungan Pemerintah

Pemerintah memainkan peran penting dalam mendorong penerapan sustainability melalui kebijakan dan regulasi yang mendukung praktik bisnis berkelanjutan.

Namun, seringkali kurangnya dukungan atau kejelasan dari pemerintah dapat menjadi hambatan bagi bisnis. Ketika kebijakan dan insentif yang tepat tidak ada, bisnis mungkin kesulitan untuk mengambil langkah-langkah berkelanjutan atau merencanakan investasi jangka panjang.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi bisnis untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan berpartisipasi dalam dialog kebijakan untuk mendorong perubahan yang positif.

4. Kurangnya Teknologi yang Memadai

Adopsi teknologi yang memadai menjadi faktor penting dalam menerapkan sustainability. Namun, seringkali terdapat tantangan dalam mencari teknologi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan bisnis secara berkelanjutan.

Beberapa sektor atau industri mungkin masih menghadapi keterbatasan dalam teknologi yang ramah lingkungan, terjangkau, atau efisien. Dalam hal ini, riset dan inovasi menjadi penting untuk mengembangkan solusi teknologi yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.

Tips Menghadapi Tantangan dalam Penerapan Bisnis Berkelanjutan

Mengatasi tantangan-tantangan ini tidaklah mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Dalam menghadapi biaya yang tinggi, bisnis dapat melakukan analisis kelayakan jangka panjang untuk memahami manfaat finansial yang mungkin tercapai.

Untuk mengatasi kurangnya kesadaran karyawan, pendidikan dan komunikasi yang efektif tentang pentingnya sustainability dapat dilakukan. Bisnis juga dapat memperkuat hubungan dengan pemerintah dan ikut serta dalam dialog kebijakan untuk mempengaruhi lingkungan kebijakan yang mendukung.

Terakhir, kolaborasi dengan lembaga penelitian dan berpartisipasi dalam program inovasi dapat membantu mengatasi tantangan teknologi yang ada.

Dalam menghadapi tantangan-tantangan ini, bisnis perlu memahami bahwa penerapan sustainability bukanlah upaya singkat atau sekadar tren, melainkan investasi jangka panjang yang membawa manfaat bagi bisnis itu sendiri, masyarakat, dan planet kita.

Kesimpulan

Sustainability adalah konsep yang semakin penting bagi bisnis di seluruh dunia. Dalam upaya menghadapi tantangan global, bisnis berkelanjutan memiliki peran krusial dalam membentuk masa depan yang lebih baik.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip sustainability, bisnis dapat mengoptimalkan kinerja mereka, mengurangi dampak negatif, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan masyarakat secara keseluruhan. Jadi, mari kita berkomitmen untuk mewujudkan bisnis berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi semua pihak dan planet kita.

Bikin Laporan Akuntansi 1x Klik Pakai Beeaccounting

Yuk Pakai Software Akuntansi Beeaccounting, bisnis yang sukses membutuhkan kontrol yang kuat atas keuangan. Dengan Beeaccaunting Anda dapat dengan mudah mengontrol dan memantau cash flow bisnis Anda.

Dapatkan laporan harian, bulanan, atau tahunan secara otomatis yang memberikan wawasan yang jelas tentang kinerja keuangan bisnis Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini, langganan sekarang dan rasakan perbedaannya!

Market Share Adalah: Definisi, Fungsi hingga Cara Menghitung
Market share adalah istilah dalam ruang lingkup bisnis yang perlu Anda kuasai dengan benar. Keberadaannya memberikan banyak sekali kegunaan, terutama
Baca Juga
Apa itu Inflasi? Ini Arti, Penyebab, Dampak & Cara Ukurnya
Apa itu inflasi? Istilah inflasi mungkin sudah sering kita dengar, terutama saat mengakses informasi berita ekonomi dan keuangan. Inflasi sendiri
Baca Juga
Apa Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan dalam Ekonomi
Apa perbedaan kebutuhan dan keinginan dalam ekonomi? Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menggunakan istilah "kebutuhan" dan "keinginan" secara bergantian, tanpa
Baca Juga
Pengertian ROA (Return on Assets) dan Cara Menghitungnya
Apakah Anda seorang pelaku bisnis yang ingin memantau kinerja perusahaan Anda? Salah satu indikator penting yang perlu Anda perhatikan adalah
Baca Juga
Contoh Globalisasi Bidang Ekonomi: Dampak dan Tantangan
Globalisasi ekonomi adalah fenomena yang tak terhindarkan dalam era modern ini. Konsep ini mencakup interaksi dan ketergantungan antara berbagai negara
Baca Juga
Pasar Oligopoli: Definisi, Ciri, Contoh, dan Jenisnya (Lengkap)
Banyak jenis pasar yang dapat dipahami seperti contohnya pasar oligopoli. Jika pasar monopoli berarti market yang dikuasai satu produsen, bagaimana
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Ruang 59 - Jl. Surya Sumantri No.59, Sukawarna, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu