Dalam era digital saat ini, rekomendasi software akuntansi cloud menjadi salah satu topik paling dicari oleh para pemilik usaha yang ingin meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan.
Banyak pelaku UMKM maupun perusahaan menengah di Indonesia mulai beralih dari sistem manual ke platform berbasis cloud.
Karena dinilai lebih praktis, aman, dan mudah diakses kapan saja. Berikut list rekomendasi software akuntansi akuntansi yang bisa Anda gunakan.
Berikut adalah beberapa rekomendasi software akuntansi cloud yang bisa Anda pilih untuk kelola keuangan usaha Anda.
Pertama ada Accurate, Accurate Online adalah rekomendasi software akuntansi cloud yang dikembangkan oleh CPSSoft.
Dirilis secara resmi pada 2015, Accurate Online menawarkan sistem berlangganan bulanan maupun tahunan.
Dengan paket harga mulai dari Rp 277.500 per bulan (1 database + 1 user), belum termasuk add-on, atau menu tambahan lainnya.
Beecloud adalah rekomendasi software akuntansi cloud berbasis online yang dikembangkan oleh PT BITS Miliartha atau yang lebih dikenal dengan Bee.id.
Resmi dirilis pada tahun 2017, Beecloud menawarkan sistem berlangganan bulanan atau tahunan yang fleksibel, bisa cek omset tanpa harus pergi ke kantor.
Dengan harga mulai 100rb-an saja per bulan, menjadikannya pilihan terjangkau sekaligus praktis dibandingkan sistem akuntansi konvensional.
Jika Anda berlangganan 1 tahun, Anda mendapatkan gratis training setara jutaan. Selain itu, Anda juga sudah mendapatkan layanan after sales selama jam kerja, serta akses panduan dan video GRATIS 24/7.
Berikutnya ada Zahir Online, rekomendasi software akuntansi cloud yang dikembangkan oleh PT Zahir Internasional.
Versi cloud-nya dirilis secara resmi pada 2015 sebagai jawaban atas kebutuhan pelaku usaha yang menginginkan akses keuangan secara online, mudah, dan mobile.
Harga langganan awal Zahir Online dimulai dari sekitar Rp899.000 - 150jt per bulan, dengan beberapa pilihan paket yang bisa disesuaikan.
Selanjutnya ada Jurnal Mekari, salah satu software akuntansi berbasis cloud yang dikembangkan oleh PT. Mid Solusi Nusantara.
Dirilis sejak tahun 2015, dengan harga berlanggan mulai dari Rp359.100 – Rp809.100 per bulan, dengan beberapa pilihan paket berdasarkan kebutuhan fitur dan jumlah user.
Kledo adalah software akuntansi berbasis cloud yang dikembangkan oleh PT Kledo Berhati Nyaman dan ditujukan khusus untuk pelaku UMKM di Indonesia.
Pertama kali dirilis pada tahun 2019, Kledo hadir dengan tampilan antarmuka yang modern serta proses pencatatan transaksi yang sederhana.
Harga berlangganan Kledo cukup terjangkau, mulai dari Rp159.900 – Rp279.900 per bulan, dengan pilihan paket sesuai jumlah user dan kebutuhan fitur.
Rekomendasi software akuntansi cloud selanjutnya ada Hashmicro, software ERP berbasis cloud asal Singapura yang menyediakan solusi bisnis lengkap, termasuk sistem akuntansi.
Masuk ke pasar Indonesia sejak 2018, karena sifatnya yang modular dan customizable, harga HashMicro bersifat quote-based (sesuai kebutuhan perusahaan).
Terakhir ada Paper.id, meskipun tidak sepenuhnya merupakan software akuntansi lengkap, karena fokus utamanya adalah invoicing dan manajemen penjualan.
Tapi masuk menjadi salah satu rekomendasi software akuntansi berbasis cloud karena fitur-fitur keuangannya yang cukup dan bisa membantu pelaku usaha dalam proses pencatatan transaksi harian.
Banyak yang mengira bahwa software akuntansi berbasis cloud dan desktop memiliki fungsi yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Software akuntansi desktop umumnya menggunakan sistem pembelian satu kali (one-time purchase) yang kemudian diinstal di komputer tertentu.
Sementara itu, software akuntansi cloud berjalan dengan sistem berlangganan (subscription).
Pada software akuntansi desktop, akses hanya dapat dilakukan melalui komputer tempat software tersebut diinstal. Artinya, ketika Anda berada di luar kantor atau toko, Anda tidak bisa mengecek data secara real-time.
Sebaliknya, software akuntansi cloud memungkinkan akses kapanpun dan di manapun selama terkoneksi dengan internet, sehingga sangat cocok untuk pebisnis yang memiliki mobilitas tinggi atau mengelola beberapa cabang.
Software desktop dapat digunakan tanpa koneksi internet, sehingga tetap bisa dijalankan meskipun terjadi gangguan jaringan. Berbeda dengan itu, software cloud membutuhkan koneksi internet yang stabil agar bisa diakses dan berjalan dengan optimal.
Pada sistem desktop, data disimpan secara lokal di komputer, yang berarti sangat bergantung pada kondisi perangkat tersebut.
Sebaliknya, software akuntansi cloud menyimpan data di server online dengan sistem keamanan tingkat tinggi serta fitur backup otomatis, sehingga data keuangan Anda menjadi lebih aman dan terproteksi.
Setelah mengetahui perbedaan dari software akuntansi berbasis cloud dan desktop, yuk simak penjelasan lengkap tentang fungsinya berikut ini.
Sebuah perusahaan yang baik adalah perusahaan yang mempunyai catatan transaksi yang detail. Mengapa demikian? Hal ini karena data transaksi tersebut sangat penting untuk dijadikan laporan keuangan.
Nah, dengan menggunakan software ini, maka pencatatan transaksi bisa dilakukan secara otomatis. Contoh transaksi yang bisa dilakukan yaitu transaksi penjualan, pembelian, dan transaksi biaya-biaya lainnya. Selain bisa tercatat secara otomatis dengan baik, Anda juga tidak perlu khawatir data hilang karena sudah tersedia back up atau cadangan data.
Selain berfungsi sebagai pencatat transaksi, software akuntansi ini juga berfungsi untuk menyusun laporan keuangan. Proses menyusun laporan keuangan adalah pekerjaan yang rumit karena membutuhkan ketelitian dan kejelian agar mendapatkan hasil yang akurat.
Namun, jika Anda menggunakan software akuntansi, maka proses membuat laporan keuangan tidak menjadi rumit karena semua data transaksi sudah tercatat. Dengan demikian, membuat laporan keuangan menjadi lebih mudah dan cepat.
Setiap transaksi yang dilakukan dalam sebuah perusahaan sangat penting untuk membuat laporan, seperti laporan keuangan. Dengan menggunakan software ini, maka pencatatan pengeluaran transaksi tidak perlu Anda lakukan secara manual. Hal ini karena software tersebut secara otomatis akan mencatat dan membukukan semua transaksi, sehingga memudahkan pekerjaan.
Keuntungan software akuntansi cloud banyak sekali dalam mempermudah urusan akuntansi. Nah, di bawah ini adalah sederet keuntungan dari software tersebut.
Keuntungan yang pertama adalah meminimalisir kesalahan saat melakukan proses akuntansi secara manual. Jika terjadi kesalahan dalam proses input data, maka tidak jarang hal tersebut dapat mengambil waktu yang lama untuk memperbaiki.
Selain itu, bahkan kesalahan terkecil dapat menambah biaya perusahaan. Oleh karena itu, saat ini sudah semakin banyak perusahaan yang hanya mempekerjakan tenaga profesional dalam menggunakan software akuntansi tersebut.
Keuntungan yang selanjutnya adalah mampu menghasilkan laporan secara rinci hanya dengan satu kali klik tombol. Tingkat aksesibilitas yang tinggi ini membuat perusahaan Anda tidak harus menunggu lama untuk membuat laporan keuangan. Dengan demikian, laporan keuangan menjadi mudah, cepat, dan akurat untuk dibuat.
Hal ini sangat berguna ketika pengguna ingin melihat semua data mereka dalam berbagai format. Sebagai contoh, jika seorang akuntan bertanggung jawab terhadap klien penagihan, maka ia bisa dengan mudah membangun templat faktur sesuai masing-masing klien.
Selain itu, software ini juga bisa laporan keuangan ke berbagai tata letak atau format yang berbeda-beda untuk dikirim ke berbagai departemen.
Dengan menggunakan software akuntansi cloud terbaik ini, maka perusahaan bisa menghilangkan banyak pekerjaan manual yang biasa dilakukan saat melakukan akuntansi tradisional.
Oleh karena itu, mempekerjakan seorang ahli komputerisasi software akuntansi, maka akan memungkinkan perusahaan untuk mengurangi SDM dan pengurangan biaya untuk menggaji SDM. Dengan demikian, perusahaan hanya perlu satu karyawan untuk membuat laporan, melakukan pengajuan, dan menangani catatan keuangan.