🎉 Promo Khusus Pengguna Beeaccounting, Disc. upto se-Juta
00
Hari
:
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Logo Bee Web
Panduan Beecloud
Dipublish: Thursday, 23 April 2020

Pembayaran Hutang Gaji

Penulis: Aditya Vahresi
Cari Panduan Lainnya

Dipublish Tgl: Thursday, 23 April 2020

Salah satu kewajiban setiap perusahaan adalah membayarkan gaji pada setiap karyawannya. Dan umumnya gaji pada bulan sebelumnya akan dibayarkan pada awal bulan tanggal selanjutnya. Misalkan gaji untuk bulan November sebesar Rp 18.250.000, akan dibayarkan awal bulan Desember. Nah pada saat itu juga bagian admin biasanya akan melakukan pencatatan biaya gaji sekaligus hutang gaji pada bulan November. Dan pada bulan Desember baru akan dibayarkan hutang gaji tersebut.

Anda bisa membuat jurnal manual pada saat melakukan pembiayanaan gaji & utang gaji dengan rincian jurnalnya seperti berikut :

Dan ketika bulan Desember anda baru bisa membayarkan utang gaji dengan jurnal berikut :

Lalu bagaimana implementasinya pada beecloud ? anda bisa mengikuti langkah berikut

  1. Pastikan anda sudah memiliki akun tampungan untuk "Hutang Gaji", jika belum anda bisa membuat akun tersebut terlebih dahulu pada [Master] -> [Akun] -> |Tambah Baru|
    1. Isi kode akun misal disini saya isi "250002"
    2. Nama akun, misal "Hutang Gaji"
    3. Klasifikasi akun isi "Hutang Lainnya", jika selesai |Simpan|

  2. Selanjutnya buat jurnal untuk hutang gaji dan biaya gaji dengan masuk menu [Kas/Bank] -> [Pembayaran] -> |Tambah Baru|
  3. Atur Tanggal
  4. Atur Cabang (jika anda memiliki beberapa cabang)
  5. Klik |Pilih Akun|

     

  6. Selanjutnya cari akun "Biaya Gaji", dengan memilih klasifikasi "Biaya Operasional" dan pilih |Refresh| dan klik/pilih akun "Biaya Gaji" seperti contoh gambar dibawah

  7. Lalu isi jumlah gaji yang akan dibayarkan. Jika selesai pilih |Tambah|

  8. Jika sudah bertambah seperti gambar dibawah, selanjutnya klik |Pilih Akun| lagi

  9. Cari akun "Hutang Gaji", dengan memilih klasifikasi "Hutang Lainnnya" dan pilih |Refresh| dan klik/pilih akun "Hutang Gaji" seperti contoh gambar dibawah

  10. Lalu isi jumlah sesuai dengan biaya gaji sebelumnya tetapi nilainya di minus, jika selesai pilih |Tambah|

  11. Ganti keterangan dari tiap akun bila perlu, dengan klik icon pencil di kolom action untuk edit

  12. Jika dirasa semua telah selesai pilih |Simpan|

  13. Anda bisa mencek jurnal dari transaksi sebelumnya pada [Akuntansi] -> [Jurnal Umum] -> Atur Tanggal sesuai dengan tanggal transaksi pembayaran sebelumnya dibuat -> |Refresh| -> buka jurnal dengan keterangan biaya gaji. Maka akan tampil seperti gambar berikut

  14. Jika anda cek pada neraca akan bertambah seperti berikut

  15. Ketika bulan selanjutnya/bulan Desember lakukan pembayaran gaji tersebut sekaligus pengenolan dari akun "Hutang Gaji". Dengan membuat transaksi pembayaran lagi seperti contoh gambar berikut

  16. Selanjutnya diisi kita pilih kas yang akan digunakan untuk membayarkan hutang gaji tersebut pada tab menu cara bayar dan juga isi keterangan lainnya yang perlu anda isikan sebagai history pada laporan anda nanti
  17. Jika selesai pilih |Simpan|

  18. Anda bisa mencek lagi untuk jurnal yang dibuat seperti cara nomor 13, maka akan tampil jurnal seperti berikut

  19. Anda juga bisa mencek laporan buku besarnya pada [Akuntansi] -> [Laporan Akuntansi] -> Buku Besar
  20. Pilih akun "Hutang Gaji"
  21. Atur tanggal sesuai dengan tanggal transaksi yang pertama yaitu pembiayaan dan transaksi kedua untuk pembayaran gaji. Jika selesai pilih |Preview|

Mungkin sebagian dari anda akan bertanya kenapa akun "Hutang Gaji" tidak masuk di "Hutang Lancar" ?

  • Karena alasan keamaan dan agar jangan ada "Hutang Usaha" yang melalui jurnal manual, untuk itu beecloud menlock beberapa klasifikasi yang paling penting salah satunya yaitu Hutang Lancar. Maksud dari jurnal manual hutang usaha disini adalah pemilihan akun "hutang usaha" langsung dari menu |Pilih Akun| itu tidak bisa. Anda baru bisa memilih Hutang secara langsung dari |Pilih Hutang| (Gambar 12).

Software Akuntansi Online

Beecloud, software akuntansi online yang bisa mengontrol 48 cabang dari 1 tempat. Didesain khusus untuk kontrol bisnis banyak cabang

Panduan Terkait

Customer Default Per Cabang - Beecloud
Hallo Pebisnis, Sudahkah mengetahui cara pengaturan customer default per cabang di Beecloud? Customer atau pelanggan utama per cabang biasanya digunakan
Baca Juga
Mengetahui Lokasi Stok di Gudang Beecloud
Hallo Pebisnis, Sudahkah mengetahui lokasi stock gudang di Beecloud? Fitur Lokasi Stok pada Gudang ditujukan agar anda dapat menginformasikan dan
Baca Juga
Cetak Barcode dari Transfer Stock yang tersimpan
Halo Pebisnis Tahukan anda, pada aplikasi bee toolkit bisa mengambil data Transfer Stock yang tersimpan di Beecloud anda. Dengan hal
Baca Juga
Cara Mengetahui Presentase Margin Harga Jual Item Beecloud
Halo Pebisnis, Pada panduan kali ini akan dijelaskan terkait cara mengetahui presentase margin harga jual item pada Beecloud. Pada menu
Baca Juga
Fitur Perubahan Harga di Bee Toolkit
Halo Pebisnis Pada aplikasi Bee Toolkit sudah tersedia fitur Perubahan Harga untuk otomatis menampilkan list item yang baru saja terdapat
Baca Juga
Hak Akses Edit Nama Item Saat Transaksi Beecloud
Halo Pebisnis Sekarang anda bisa menentukan siapa saja user yang diperbolahkan merubah deskripsi nama saat transaksi berlangsung. Pada panduan kali
Baca Juga
Customer Service Bee

148rb+ Pengusaha Sudah Pakai Bee

"Operasional makin lancar, bisnis terkontrol dan mudah discale-up"
Hubungi Tim Bee sekarang untuk konsultasi GRATIS
Logo Bee Web
Software Akuntansi & Kasir No. 2 di Indonesia. Memudahkan Pemilik Bisnis dan Akuntan untuk mengerjakan dan menganalisa keuangan lebih cepat, mudah, dan akurat. Gratis Trial atau Demo Gratis dengan Tim Bee.
Jam Operasional
Senin - Jumat, 09:00 - 16:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Tgl Merah LIBUR
Chat via WA
Alamat Kantor
Surabaya: Jl. Klampis Jaya 29J, SurabayaBandung: Aer Space - Jl. Karang Tinggal No.41B, Cipedes, Bandung
Jakarta: Jl. Mampang Prapatan VIII No. 3B, Jakarta Selatan (Sementara Tutup)
Copyright © 2024 Bee.id
magnifiercrossmenu