Pencatatan PPh 25 dan PPh 29

Wednesday, 24 February 21
Zakky Ubaid
Zakky Ubaid
IT Support

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Hallo Pebisnis

Pada panduan kali ini akan ditunjukkan tentang cara Pencatatan PPh 25 dan PPh 29.

PPh Pasal 25 adalah Uang Muka PPh Badan, yang besarnya dihitung dengan cara membagi PPh Badan Tahun lalu dengan jumlah bulan tahun takwim (12).

Contoh kasus:

PPh Badan Terhutang Tahun 2020 anda adalah Rp 3,000,000, maka PPh Pasal 25 yang harus anda setorkan setiap bulannya di tahun 2021 adalah:

Rp 3,000,000/12 = Rp 250,000,-

 

Pencatatannya dilakukan dalam 2 tahap, yakni Pengakuan dan Pembayaran

Untuk Jurnal Pengakuan bulan Januari – November, adalah:

    [Debit]. Uang Muka PPh = Rp 250,000

    [Credit]. Hutang PPh = Rp 250,000

Untuk Jurnal Pengakuan bulan Desember, adalah: (PPh 29)

    [Debit]. Biaya PPh : 3.000.000

    [Kredit]. Uang Muka : 2.750.000

    [Kredit]. Hutang PPh : 250.000

Untuk Jurnal Pembayarannya baik PPh 25 dan PPh 29, adalah:

    [Debit]. Hutang PPh = Rp 250,000

    [Credit]. Kas = Rp 250,000

Untuk lebih jelasnya, bisa ikuti langkah – langkah berikut ini

1. Membuat Akun

  • Masuk menu Akuntansi – Daftar AAkun – New untuk membuat Akun baru.

  • Gamabr 1. Buat Akun Baru

  • Ada tiga akun yang akan dibuat, yakni Akun Uang Muka PPh, Hutang PPh, dan Biaya PPh. Untuk penamaan Akun dan kode akun bisa diganti sesuai kebutuhan, yang penting klasifikasinya harus sama dengan gambar – gambar dibawah ini:

Gambar 2. Uang Muka PPh


Gambar 3. Hutang PPh


Gambar 4. Biaya PPh

2. Pencatatan PPh 25

  • Pada akhir Januari, ada pengakuan untuk PPh 25. Inputnya di menu Kas/Bank – Pembayaran – Pembayaran Biaya – New. Pilih akun Uang Muka PPh dengan nominal 250.000 dan Hutang PPh dengan nominal -250.000 (minus)

  • Gambar 5. Pengakuan PPh 25

  • Berikut jurnalnya:

  • Gambar 6. Jurnal Pengakuan PPh 25

  • Pada bulan Februari, dilakukan pembayaran PPh 25. Inputnya di menu yang sama dengan input pengakuan. Pilih akun Hutang PPh dengan nominal 250.000 dan pilih cara bayarnya, pastikan nominal bayarnya juga sama dengan nominal hutang.

  • Gambar 7. Pembayaran PPh 25

  • Berikut jurnalnya:

  • Gambar 8. Jurnal Pembayaran PPh 25

  • Untuk selanjutnya input seperti langkah – langkah yang sudah kami jelaskan, sampai pada pembayaran PPh 25 bulan November

  • 3. Pencatatan PPh 29 (Pelunasan dari PPh 25)

  • Pada bulan Desember, ada pengakuan untuk PPh 29. Inputnya di menu Kas/Bank – Pembayaran – Pembayaran Biaya – New. Pilih akun Biaya PPh dengan nominal 3.000.000 (Akumulasi satu tahun) dan Uang Muka PPh dengan nominal -2.750.000 (Akumulasi yg sudah dibayar) dan Hutang PPh dengan nominal -250.000 (PPh 29)

  • Gambar 9. Pengakuan PPh 29

  • Berikut jurnalnya:

  • Gambar 10. Jurnal Pengakuan PPh 29

  • Pembayaran PPh 29 juag di input di menu yang sama dengan input pengakuan. Pilih akun Hutang PPh dengan nominal 250.000 dan pilih cara bayarnya, pastikan nominal bayarnya juga sama dengan nominal hutang.

Gambar 12. Pembayaran PPh 29

3. Cek laporan Neraca Saldo dan Laba Rugi

  • Pada akhir tahun, pada laporan neraca saldo, saldo akun Uang Muka PPh dan Hutang PPh akan menjadi 0, dan di Laporan Laba Rugi akan ada biaya 3.000.000 pada akun Biaya PPh

Bagikan jika tutorial ini bermanfaat :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print

Panduan Yang Mungkin Juga Anda Butuhkan :